falahluqmanulhakiem

Mencoba berbagi, agar senantiasa berarti

MENGENAL “APA YANG TERCATAT DALAM SEJARAH DUNIA PADA BULAN JANUARI.”

INILAH PERISTIWA-PERISTIWA YANG TERCATAT DALAM SEJARAH DUNIA PADA BULAN JANUARI :

1 JANUARI

  • 1 Januari Pertama Kali Dirayakan Sebagai Tahun Baru

1 Januari tahun 45 Sebelum Masehi (SM), untuk pertama kalinya dalam sejarah, tanggal 1 Januari dirayakan sebagai hari tahun baru. Tak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, dia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ke-7 SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, ahli astronomi dari Aleksandria, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dikalkulasi sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau July. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, yaitu Kaisar Agustinus, menjadi bulan Agustus.

  • Haiti Merdeka

1 Januari 1804, Haiti menjadi negara Amerika Latin pertama yang meraih kemerdekaannya. Haiti sejak abad ke-17 dijajah oleh Spanyol, kemudian berpindah ke tangan Perancis. Perancis banyak memperkerjakan budak-budak Afrika di Haiti. Di tahun 1793, kaum budak Haiti di bawah pimpinan L’Ouverture melakukan pemberontakan melawan penjajahan Perancis. L’Ouverture kemudian menghapuskan perbudakan di Haiti dan membuat konstitusi. Namun, ia kemudian ditangkap oleh pasukan Napoleon dan dihukum di Perancis. Perjuangannya kemudian dilanjutkan oleh Jenderal Dessalines. Pada tahun 1804, Haiti berhasil merdeka dan Dessalines dinobatkan sebagai kaisar. Namun tak lama kemudian, Dessalines tewas dibunuh dan sejak itu hingga kini, Haiti selalu dililit berbagai krisis politik.

Pada tahun 1905-1934, Amerika Serikat menguasai Haiti, namun kemudian terpaksa angkat kaki dari sana setelah mendapatkan perlawanan rakyat. Meskipun begitu, AS tetap selalu ikut campur dalam urusan dalam negeri Haiti. Pada tahun 1994, AS dengan 20.000 pasukannya menyerbu Haiti dengan alasan untuk membantu militer Haiti dalam menggulingkan Presiden mereka saat itu, Jean Bertrand Aristide. Hingga kini, AS masih memiliki pangkalan militer di haiti.

  • Australia Merdeka

1 Januari 1901, para imigran Eropa di Australia meraih kemerdekaannya dari Inggris dan hari ini dijadikan sebagai hari kemerdekaan Australia. Imigran Eropa yang datang ke benua Australia adalah orang-orang Belanda, pada tahun 1606, Namun, di akhir abad ke-18, Inggris menduduki benua ini dan menjadikannya sebagai tempat pembuangan para pelaku kriminal. Pada pertengahan abad ke-19, ditemukanlah tambang emas di Australia sehingga benua itu pun ramai didatangi para imigran. Sejak itu pula, para imigran memperjuangkan independensi mereka untuk mengatur sendiri Australia, terlepas dari kontrol Inggris. Meskipun kini Australia merupakan sebuah negara merdeka, negara ini masih tetap tergabung dalam persemakmuran Inggris.

  • Sudan Merdeka

1 Januari 1956, Sudan meraih kemerdekaannya dari Mesir dan Inggris. Kedua negara ini saling bersaing untuk menguasai wilayah Sudan, namun akhirnya pada tahun 1899, Inggris dan Mesir menandatangani kesepakatan mengenai penguasaan bersama atas Sudan. Atas dasar perjanjian itu, Gubernur Jenderal Sudan dipilih oleh pemerintah Mesir dengan persetujuan Inggris. Perjanjian antara Inggris dan Mesir itu dilakukan setahun setelah ditumpasnya perjuangan rakyat Sudan di bahwa pimpinan Syaikh Muhammad bin Ahmad. Pada pertengahan abad ke-20, semangat kemerdekaan bangsa Sudan kembali berkobar dan akhirnya pada tahun 1956, Inggris dan Mesir mengakui kemerdekaan Sudan secara resmi.

  • Daru Quthni Meninggal Dunia

8 Dzulqa’dah 385, Ali bin Umar Daru Quthni, seorang penulis yang ahli hadis dan fiqih muslim, meninggal dunia di kota Bagdad. Setelah menempuh pendidikan dasarnya, Daru Quthni melakukan perjalanan ke Mesir dan Suriah untuk mencari ilmu. Selain menguasai hadis dan fiqih, Daru Quthni juga mahir di bidang sastra dan syair. Di antara karya-karya yang ditinggalkan Daru Quthni adalah kitab kumpulan hadis Rasulullah, berjudul “Sunan Daru Quthni.” Karyanya yang lain berjudul “Al-Mukhtalif wal Mu’talaf”.

2 JANUARI

  • Isaac Asimov Lahir

2 Januari tahun 1920, Isaac Asimov, seorang penulis dan ahli kimia terkenal Rusia, terlahir ke dunia. Asimov amat menyenangi ilmu kimia dan di bidang inilah ia meraih gelar doktornya. Namun, yang menjadikan Asimov lebih terkenal daripada ilmuwan lainnya adalah kemampuannya menerangkan masalah ilmiah dengan bahasa yang sederhana kepada masyarakat, terutama kepada pemuda dan remaja. Asimov menghasilkan karya-karya penulisan sebanyak 280 judul, berupa buku ilmiah, fiksi ilmiah, novel misteri, matematika, dan lain-lain.

Karya Asimov berupa fiksi ilmiah di antaranya berjudul “Fantastic Voyage” dan “Pebble In The Sky”. Karyanya di bidang sains antara lain berjudul “Asimov’s Biographical Encyclopedia of Science and Technology” dan “Asimov’s Chronology of Science and Discovery.”

  • Kotak Pos Modern Pertama

161 tahun yang lalu, tanggal 2 Januari 1843, sistem pos sebagaimana yang kita kenal dewasa ini, mulai dijalankan untuk pertama kalinya. Kotak pos pertama di dunia dipasang di kota Wina, Austria. Sebelumnya, distribusi surat dilakukan melalui kurir yang mengendarai kuda, unta, atau menggunakan kapal.

  • Patrice Lumumba Lahir

79 tahun yang lalu, tanggal 2 Januari 1925, Patrice Lumumba, pemimpin perjuangan kemerdekaan rakyat Kongo melawan penjajahan Belgia, terlahir ke dunia. Setelah merdeka, rakyat Kongo membentuk Republik Demokratik Kongo pada tahun 1960. Saat itu, Lumumba terpilih sebagai perdana menteri dan menteri pertahanan. Namun, tak lama setelah merdeka, atas provokasi negara-negara Barat, terutama Belgia dan Amerika Serikat, sebagian rakyat Kongo dari wilayah Katanga, mengumumkan pemisahan diri. Sebagai PM, Lumumba berusaha menstabilkan situasi, namun tidak berhasil karena pemerintahan dan angkatan militernya baru berdiri dan tidak solid.

Kemudian Lumumba meminta bantuan PBB untuk mengusir tentara Belgia dan membantunya untuk menstabilkan situasi. Namun, PBB tidak berbuat banyak dan malah mengakomodasi pemisahan diri Katanga. Akhirnya, Lumumba meminta bantuan Uni Soviet dan mengajak negara-negara Afrika lain untuk bersatu dengannya melawan imperialis Barat. Langkah Lumumba ini membuat negara-negara Barat and Presiden Kongo, Kasavubu, yang pro-Barat, cemas dan khawatir. Akhirnya, Lumumba dipecat dari posisinya dan akhirnya dibunuh.

  • Publius Ovidius Naso Meninggal

1934 tahun yang lalu, tanggal 2 Januari tahun 69, Publius Ovidius Naso, yang dikenal dengan julukan Ovid, seorang penyair Romawi terkenal, meninggal dunia. Dia dilahirkan tanggal 20 Maret 43 SM, yaitu setahun setelah tewasnya Julius Caesar. Ayah Ovid menginginkannya menjadi politikus, namun Ovid lebih menyukai dunia sastra. Sebelum berusia 20 tahun, Ovid telah membacakan syair-syairnya di depan khalayak. Ketika Ovid mencapai usia 30, dia menjadi penyair Roma yang paling sukses saat itu. Kesuksesannya berlangsung sampai usianya ke-50 tahun, ketika Kaisar Agustinus membuangnya dengan alasan yang tidak diketahui hingga kini. Di tempat pembuangannya, yaitu di kota Tomis di tepi Laut Hitam, Ovid menulis syair-syair mengenai keterasingan.

Publius Ovidius Naso adalah penyair yang paling berpengaruh pada Abad Pertengahan dan banyak penyair-penyair besar di zaman setelahnya yang terpengaruh oleh syair-syairnya, di antaranya William Shakespeare dan John Milton.

  • Nashir Khusrou Qabadian Lahir

1030 tahun yang lalu, tanggal 9 Dzulqa’dah tahun 394 Hijriah, Nashir Khusrou Qabadian, seorang penyair dan penulis termasyhur Iran, terlahir ke dunia di kota Balkh, yang kini termasuk wilayah Afganistan. Sejak kecil, Nashir Khusrou telah mempelajari berbagai ilmu yang berkembang di zamannya dan telah menghapal Al-Quran. Selain mahir di bidang sastra Persia, Nashir Khusrou juga menguasai ilmu hitung, teknik sipil, astronomi, kedokteran, farmasi, dan teologi.

Kehidupan Nashir Khusrou penuh dengan lika-liku. Awalnya, ia bekerja sebagai sekretaris dalam pemerintahan Mahmud dan Mas’ud Ghaznawi. Namun, setelah terjadi perubahan pemikiran dalam dirinya, Nasir Khusrou meninggalkan dunia politik dan melakukan penelitian di bidang agama. Ia juga melakukan perjalanan ke berbagai tempat. Hasil perjalanannya itu dicatatnya dalam buku “Safar Nameh”. Dia juga banyak meninggalkan karya penulisan lain, di antaranya berjudul “Wajhud-Din” dan “Raushan-naiy Nameh”.

3 JANUARI

  • Pietro Metastasio Lahir

306 tahun yang lalu, tanggal 3 Januari 1698, Pietro Metastasio, seorang seniman terkemuka Italia, terlahir ke dunia di kota Roma. Dia diasuh oleh orangtua angkatnya, seorang hakim yang mengenali bakatnya di bidang seni. Metastasio kemudian lebih tertarik untuk mendalami bidang teater dan pada usianya yang ke-empat belas, Metastasio telah berhasl menulis naskah tragedi pertamanya, berjudul Justin.Selanjutnya, Metastasio semakin menggeluti dunia seni panggung, dan selama hidupnya dia menyusun tak kurang dari 1800 karya, terdiri dari naskah grand opera, ballet, dan naskah perayaan dalam festival-festival yang berupa campuran antara dialog dengan musik.

Metastasio banyak mengambil inspirasi untuk karya-karyanya dari mitos atau sejarah, dan banyak menampilkan kehidupan kuno dari berbagai bangsa ke atas panggung. Pietro Metastasio meninggal dunia tahun 1782.

  • Pesan Imam Khomeini Kepada Gorbachev

15 tahun yang lalu, tanggal 3 Januari 1988, Imam Khomeini, pemimpin Revolusi Islma Iran, mengirimkan surat kepada Mikail Gorbachev, presiden terakhir Uni Soviet. Dalam surat itu, Imam Khomeini mengajak Gorbachev untuk menyingkirkan paham Marxisme dan memeluk Islam. Dengan argumentasi yang jernih dan jitu, Imam Khomeini menunjukkan kesalahan sistem sosialis. Beliau menulis, “Kebenaran harus diungkapkan, bahwa masalah utama negara Anda bukanlah masalah kepemilikan, ekonomi, dan kebebasan. Masalah utama Anda adalah ketiadaan keyakinan terhadap Tuhan sebagaimana yang juga dialami oleh negara-negara Barat. Ketidakyakinan Barat terhadap Tuhan inilah yang kini membawa, atau akan membawa, mereka ke jalan buntu. Masalah utama Anda adalah pertempuran yang panjang dan tanpa arti, dengan Tuhan dan Pencipta Segala Wujud.”

Di akhir suratnya, Imam Khomeini menulis, “Bagi semua orang, telah jelas bahwa sejak saat ini, komunisme harus dicari dari dalam musium sejarah politik dunia. Saya harap Anda mempelajari Islam secara sungguh-sungguh. Hal ini bukan karena Islam dan umat Islam memerlukan Anda, namun karena nilai-nilai Islam yang tinggi dan universal-lah yang mampu memberikan jalan kesejahteraan dan kebebasan bagi semua bangsa.”

Ramalan Imam Khomeini tentang keruntuhan sistem komunis yang ditulis dalam surat ini, terbukti pada tiga tahun berikutnya, yaitu bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991.

  • Dinasti Samania Hancur

1035 tahun yang lalu, tanggal 10 Dzulqa’dah tahun 389 Hijriah, Dinasti Samania yang telah berdiri selama 128 tahun di Khurasan, Asia Tengah, dan sebagian Iran tengah, akhirnya hancur di tangan Ilik Khan. Ilik Khan adalah salah seorang di antara budak-budak Turki, yang karena infiltrasi mereka di dalam pemerintahan Samania, mereka berhasil melumpuhkan kerajaan itu.

Selama masa kekuasaannya, raja-raja dari Dinasti Samania banyak berupaya untuk memajukan kota-kota wilayah kekuasaan mereka. Mereka melakukan pengembangan ilmu dan sastra serta memberikan penghormatan yang tinggi kepada para ulama. Pada saat itu, banyak pusat-pusat keilmuan dibangun di berbagai kota. Setelah hancurnya dinasti ini, kekuasaan di Iran dipegang oleh Dinasti Ali Buyeh dan Dinasti Turki bernama Ghaznawi.

  • Perjanjian Start II Ditandatangani

11 tahun yang lalu, tanggal 3 Januari 1993, Presiden Rusia, Boris Yeltsin dan Presiden Amerika Serikat, Geroge Bush, menandatangani perjanjian yang dinamakan “Start Two”. Perjanjian ini berisi pengurangan secara radikal, yaitu mencapai dua pertiga, dari persenjataan ofensif strategis yang dimiliki kedua negara. Perjanjian ini merupakan kelanjutan dari perjanjian “Start One” yang ditandatangani oleh Ronald Reagan dan Mikail Gorbachev pada tahun 1987. Dalam perjanjian pertama itu, kedua negara sepakat untuk memusnahkan rudal-rudal jarak dekat mereka.

Sabth Mardini Lahir

598 tahun yang lalu, tanggal 10 Dzulqa’dah tahun 826 Hijriah, Sabth Mardini, seorang astronom dan matematikawan muslim, terlahir ke dunia di kota Damaskus. Menurut catatan para sejarawan, karya-karya penulisan yang ditinggalkan oleh Sabth Mardini mencapai 32 judul dan hingga kini sebagiannya masih tersimpan dalam bentuk tulisan tangan. Di antara karya Sabth Mardini adalah buku berjudul “Daqayiqul Haqayiq” yang merupakan buku matematika.

4 JANUARI

  • Isaac Newton Lahir

4 Januari 1642, fisikawan dan matematikawan Inggris, terlahir ke dunia di tengah sebuah keluarga petani. Awalnya, Newton tidak menunjukkan prestasi yang baik di sekolahnya. Namun, setelah ia diterima di Cambrige University, ia menunjukkan kemampuan yang luar biasa di bidang matematika dan fisika. Penemuan pertama Newton terjadi ketika usianya baru menginjak duapuluhan, yaitu teori pembiasan cahaya. Dalam teori ini, Newton menemukan bahwa warna putih sesungguhnya merupakan gabungan dari warna-warna pelangi. Selanjutnya, Newton berhasil menciptakan teropong refleksi pertama di dunia. Penemuan Newton yang spektakuler adalah di bidang mekanika. Ada tiga teori besar yang dikemukakan Newton dalam bidang ini, pertama, teori bahwa suatu benda bergerak karena ada kekuatan dari luar. Kedua, teori bahwa setiap gerak akan menimbulkan gerak sebanding dengan arah berlawanan. Dan ketiga, teori gravitasi. Semua teori mekanika Newton ini kelak dimanfaatkan manusia untuk menjwab hampir semua masalah alam.

  • Myanmar Merdeka

4 Januari 1948, Myanmar, yang sebelumnya bernama Birma, berhasil meraih kemerdekaan dari Inggris. Sejak abad ke-16, negara-negara Eropa, di antaranya Inggris, Belanda, dan Perancis, telah berebut sumber alam Myanmar yang kaya. Setelah terjadinya dua perang besar antara rakyat Myanmar melawan para penjajah, pada pertengahan abad ke -19, Inggris menguasai Myanmar secara resmi dan menyatukan Myanmar dengan India. Pada era Perang Dunia Kedua, Myanmar diduduki Jepang. Era pendudukan Jepang ini dimanfaatkan rakyat Myanmar untuk mengorganisir gerakan kemerdekaan mereka, dengan mendirikan Liga Rakyat Merdeka Anti-Fasis (AFPFL) di bawah pimpinan Aung San.

Setelah Jepang kalah, Inggris kembali ke Myanmar, namun karena melihat AFPFL telah berpengaruh besar di tengah rakyat, akhirnya Inggris sepakat untuk menyerahkan kemerdekaan kepada Myanmar. Dalam pemilu pertama Myanmar tahun 1947, anggota AFPFL terpilih sebagai mayoritas anggota parlemen. Namun tak lama kemudian Aung San dibunuh oleh lawan politiknya. Pengganti Aung San sebagai ketua AFPFL adalah U Nu yang kemudian terpilih sebagai Perdana Menteri pertama Myanmar.

  • Imam Ridha a.s. Lahir

11 Dzulqa’dah tahun 138 Hijriah, Imam Ali bin Musa Ar-Ridha a.s., Imam ke-delapan kaum muslimin dan keturunan Rasulullah SAWW generasi ke-7, terlahir ke dunia di kota Madinah. Setelah wafatnya ayahanda Imam Ridha, yaitu Imam Musa Al-Kadhim a.s., Imam Ridha meneruskan tugas ayah beliau sebagai pemimpin dan pembimbing umat Islam. Khalifah Ma’mun dari Dinasti Abbasiah yang berkuasa saat itu, merasa khawatir atas pengaruh Imam Ridha di tengah umat Islam. Demi menarik simpati rakyat dan mencari legalitas atas kekuasaannya, Khalifah Ma’mun kemudian mengangkat Imam Ridha sebagai putra mahkota. Imam Ridha juga dipaksa untuk meninggalkan Madinah dan tinggal di Marv, di timur laut Iran dengan tujuan agar Khalifah Ma’mun dapat lebih mudah mengontrol segala perilaku Imam Ridha.

Namun, keinginan Ma’mun untuk menghilangkan pengaruh Imam Ridha atas umat Islam tidak tercapai. Ketinggian iman, ilmu, dan akhlak Imam Ridha telah menimbulkan pengaruh besar di kalangan rakyat Khurasan dan masyarakat menjadi sadar akan hakikat Ahlul Bait Rasulullah. Untuk menghancurkan popularitas Imam Ridha di tengah masyarakat, Ma’mun bahkan mengundang pemuka berbagai agama untuk berdebat dengan Imam Ridha. Namun, ketinggian ilmu Imam Ridha malah membuat para pemuka agama itu mengakui kebenaran Imam Ridha. Akhirnya, Ma’mun mengambil keputusan untuk membunuh Imam Ridha dengan cara meracuni beliau pada tahun 203 Hijriah.

Salah satu hadis dari Imam Ridha a.s. adalah sebagai berikut, “Orang yang akan dekat denganku di hari kiamat adalah orang yang selama di dunia berakhlak lebih baik dan bersikap lebih dermawan terhadap keluarganya.”

  • Syaikh Mufid Lahir

11 Dzulqa’dah 336 Hijriah, Muhammad bin Muhammad yang dikenal dengan panggilan “Syaikh Mufid”, seorang ilmuwan dan ahli fiqih besar muslim, terlahir ke dunia di kota Bagdad. Beliau dibesarkan dalam sebuah keluarga yang mencintai ilmu dan pendidikan dasar Syaikh Mufid didapatnya dari keluarganya. Setelah itu, beliau melanjutkan pelajarannya dengan menuntut ilmu kepada ulama-ulama besar zaman itu. Di antara gerakan pemikiran yang dilakukan oleh Syaikh Mufid adalah melakukan perdebatan dengan ilmuwan-ilmuwan berbagai agama. Melalui perdebatan ini, Syaikh Mufid mengembangkan ilmu teologi, fiqih, dan perbandingan agama di kalangan kaum muslimin. Syaikh Mufid juga membimbing banyak murid-murid yang kemudian di antaranya menjadi ulama besar, seperti Syaikh Thusi, Sayyid Murtadha, dan Sayyid Ridha. Syaikh Mufid meninggalkan karya penulisan sebanyak 200 jilid, di antaranya berjudul “Al-Irsyad”, “Al-Arkan”, dan “Ushulul Fiqih.”

5 JANUARI

  • Perang Romawi dan Persia Dimulai

5 Januari 603, dimulailah perang antara Romawi dan Persia yang berlangsung selama 24 tahun. Perang ini terjadi akibat terbunuhnya Maurice, Kaisar Romawi yang merupakan pelindung dan sekutu dekat Khusrou Parvis, raja Iran saat itu. Setelah kematian ayahnya, putra Maurice datang ke Iran untuk meminta pertolongan dari Khusrou Parvis. Khusrou Parvis kmudian mengirimkan pasukannya ke Romawi untuk membalas denddam atas kematian Maurice. Dalam waktu singkat beberapa kota di Romawi berhasil ditaklukkan. Kaisar baru Romawi, yaitu Fukas, kemudian mengajak Khusrou Parvis berunding. Namun, kemenangan yang diraih Khusrou Parvis membuatnya merasa kuat dan menolak melakukan perundingan. Akibatnya, perang terus berlangsung hingga 24 tahun dengan kemenangan secara silih-berganti diperoleh Iran dan Romawi.

  • Mata Uang Kertas Pertama di Eropa

5 Januari 1691, mata uang kertas pertama Eropa dicetak dan didistribusikan. Uang kertas pertama ini dicetak oleh Stockholm Bank di Swedia . Sebelum dicetaknya uang kertas ini, rakyat Eropa menggunakan mata uang berupa logam empat persegi berukuran besar. Beberapa lembar dari mata uang kertas pertama itu kini masih tersimpan di Stockholm Bank.

  • Sanksi AS Atas Kuba Dikurangi

5 Januari 1999, Presiden AS, Bill Clinton mengumumkan bahwa AS akan mengambil langkah-langkah perluasan bantuan kemanusiaan terhadap Kuba. Di antara langkah-langkah pemerintah AS tersebut adalah pemeberian izin kontak langsung antara ilmuwan dan akademisi kedua negara.

Selain itu warga Kuba juga diperbolehkan menerima transfer uang dari AS dan pelayanan surat-menyurat secara langsung antara kedua negara. Tujuan AS dalam hal ini adalah untuk menginfiltrasi rakyat Kuba agar melakukan perlawanan terhadap rezim Castro yang berkuasa di negara itu, yang diistilahkan oleh Madeleine Albright, Menlu AS waktu itu, sebagai “bantuan kepada gerakan kemerdekaan yang dilakukan rakyat Kuba.”

AS dan Kuba memutuskan hubungan diplomatik mereka sejak tahun 1978 karena sistem komunis yang dianut rezim Castro dan perlawanan Castro terhadap tekanan-tekanan AS.

  • Perjanjian Dardanela Ditandatangani

5 Januari1809, perjanjian Dardanela ditandatangani oleh pemerintahan Ottoman dan Inggris. Berdasarkan perjanjian ini, Inggris berjanji untuk meninggalkan semua wilayah kekuasaan Ottoman, antara lain Mesir, dan menghentikan pendudukannya atas wilayah-wilayah tersebut. Sebaliknya, pemerintah Ottoman berjanji untuk mengakui secara resmi hak-hak konsuler Inggris di wilayah Ottoman. Tujuan Inggris untuk menandatangani perjanjian ini adalah untuk menjaga keamanan maritimnya di perairan Mediterania terhadap kemungkinan ancaman serangan angkatan laut Rusia. Tujuan ini bisa dicapai Inggris, karena berdasarkan perjanjian Dardanela, Ottoman berjanji bahwa selama perdamaian antara Inggris dan Ottoman berlangsung, tidak akan ada kapal perang yang diizinkan melintasi selat Bosforus dan Dardanela yang dikuasai oleh Ottoman.

  • Adib Naishaburi Meninggal

12 Dzulqa’dah tahun 1344 Hijriah, Adib Naishaburi, seorang penyair terkemuka Iran, meninggal dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1281 Hijriah di Naishabur, sebuah kota di timur laut Iran. Sejak kecil, karena terserang penyakit cacar, dia kehilangan kemampuan pengelihatan salah satu matanya. Meskipun demikian, Adib Naishaburi tetap bersemangat menuntut ilmu hingga akhirnya menguasai sastra Arab dan ilmu-ilmu yang berkembang di zamannya. Adib Naishaburi kemudian mengajar dan mulai menyusun syair. Syair-syair Naishaburi memiliki kekhasan dalam pemilihan kata-kata yang bermakna dalam. Buku kumpulan syair Naishaburi terdiri 2000 bait syair yang sangat elegan dalam bahasa Arab dan Persia.

6 JANUARI

  • Indira Gandhi Kembali Terpilih Sebagai PM

6 Januari 1980, Indira Gandhi meraih suara mayoritas rakyatnya dan kembali menjadi Perdana Menteri India. Indira terpilih menjadi Perdana Menteri India pada tahun 1966 menggantikan PM saat itu, Lal Bahadur Shastri, yang meninggal mendadak. Pada tahun 1971, Indira menang dalam pemilu nasional dan kembali menjadi PM. Namun, pada tahun 1975, ia dijatuhi hukuman karena terbukti melakukan kecurangan dalam pemilu 1971 tersebut. Indira menolak hukuman itu dan menyatakan diri tidak bersalah. Ia kemudian memberlakukan situasi darurat di India. Selama periode ini, Indira melakukan kontrol ketat terhadap berbagai aspek kehidupan di India dan memenjarakan banyak oposannya. Pada tahun 1977, Indira menyelenggarakan pemilu untuk meredam kritik bahwa dirinya telah menginjak-injak demokrasi di India. Namun, kali ini Indira Gandhi kalah dan tersingkir dari kursi Perdana Menteri.

Pada pemilu 1980, Indira Gandhi kembali terpilih sebagai PM namun pada tanggal 31 Oktober 1984, akibat kebijakan represifnya terhadap kelompok Sikh, Indira ditembak oleh pengawalnya sendiri yang berdarah Sikh.

  • Theodore Roosevelt Meninggal

6 Januari 1919, Theodore Roosevelt, Presiden Amerika Serikat ke-26, meninggal dunia pada usia ke-60 tahun akibat penyakit tropikal. Theodore Roosevelt mulai aktif dalam kancah politik sejak tahun 1880-an dengan memperoleh beberapa pos politik di New York. Roosevelt sejak awal karir politiknya dikenal sebagai pribadi yang gemar perang. Pada tahun 1898, sebagai asisten sekretaris angkatan Laut AS, dia memprovokasi perang terhadap Spanyol. Ketika Perang AS-Spanyol dimulai, Roosevelt membentuk kavaleri sukarela “Rough Riders” yang berperan besar dalam kemenangan AS di pertempuran di Kuba.

Kesuksesan Roosevelt dalam militer membuatnya terpilih sebagai Gubernur New York tahun 1898 dan menjadi Wapres tahun 1900. Setahun kemudian Presiden McKinley terbunuh dan Roosevelt menggantikan posisinya. Roosevelt juga merupakan pendukung utama masuknya AS ke kancah Perang Dunia I. Namun demikian, di sela-sela kegemarannya terhadap perang, Roosevelt malah dianugerahi hadiah Nobel Perdamaian tahun 1906 atas upayanya sebagai negosiator dalam menghentikan Perang Rusia-Jepang.

  • Demonstrasi Mendukung Imam Khomeini

6 Januari 1977, demonstrasi besar dilakukan warga berbagai kota di Iran menyusul dimuatnya sebuah artikel yang menghina Imam Khomeini di koran Etela’at terbitan hari itu. Rezim Shah Pahlevi yang berkuasa di Iran saat itu memuat artikel tersebut dengan tujuan untuk mengurangi kecintaan rakyat terhadap Imam Khomeini. Ternyata sebaliknya, rakyat Iran malah sangat marah dan melangsungkan demonstrasi besar-besaran. Setahun kemudian, revolusi Islam yang dipimpin oleh Imam Khomeini meraih kemenangan dan Shah Pahlevi pun terguling dari kekuasaannya.

  • Ali Isfandiari Meninggal Dunia

6 Januari 1960, Ali Isfandiari yang dikenal dengan julukan Nima Yushej, seorang penyair besar Iran, meninggal dunia. Nima Yushej lahir di sebuah desa bernama Yush di Provinsi Mazandaran, Iran utara. Setelah melalui masa kanak-kanak di desa kelahirannya, ia pergi ke Teheran untuk meneruskan pendidikan. Nima Yushej kemudian mulai menyusun syair. Syair-syair Nima Yushej umumnya berisi masalah-masalah dalam masyarakat dengan bahasa yang sederhana dan penuh empati, serta dengan pola yang keluar dari pakem syair klasik. Oleh karena itulah Nima Yushej dianggap sebagai pembangun aliran “syair baru” dalam khazanah kesusasteraan Persia.

  • Ibnu Jauzi Lahir

13 Dzulqa’dah tahun 508 Hijriah, Ibnu Jauzi, seorang ahli fiqih dan Al-Quran abad ke-6 Hijriah, terlahir ke dunia di kota Bagdad. Ibnu Jauzi banyak melakukan perjalanan ke berbagai kota untuk menuntut ilmu, sampai akhirnya dia dikenal sebagai ilmuwan besar pada zamannya. Ibnu Jauzi banyak menulis buku di bidang agama, di antaranya berjudul “Al-Muntazham” dan “Mawaidzul Muluk”. Dia meninggal tahun 597 Hijriah.

  • Anwari Meninggal

13 Dzulqa’dah tahun 583 Hijriah, Muhammad bin Muhammad Anwari Abiwardi, seorang penyair dan cendikiawan termasyhur Iran abad ke-6, meninggal dunia. Anwari menghabiskan masa mudanya dengan menimba ilmu di berbagai bidang, seperti sastra, filsafat, dan matematika. Setelah itu, ia mulai menyusun syair. Anwari melalui syair-syairnya dikenal mampu menjelaskan masalah yang rumit dalam bahasa yang sederhana dan lancar. Kumpulan syairnya yang berjudul “Anwari” hingga kini masih beredar di Iran dan berkali-kali dicetak ulang.

7 JANUARI

  • Pol Pot Terguling

7 Januari 1979, akibat serangan dari tentara Vietnam ke Kamboja, Pol Pot, pemimpin kelompok Khmer Merah yang berkuasa di Kamboja saat itu, akhirnya terguling dan pemerintahan pro-Vietnam, Hang Samarin, naik ke kursi kepemimpinan negara itu. Kamboja adalah sebuah negeri yang dipenuhi oleh pertikaian. Setelah lepas dari penjajahan Perancis pada tanggal 9 November 1953, Kamboja menjadi sebuah negara merdeka dengan dipimpin oleh Raja Norodom Sihanouk. Pada tahun 1970, Sihanouk digulingkan oleh kudeta sekutu poliknya sendiri, Marsekal Lon Nol. Lon Nol kemudian menghapuskan bentuk kerajaan dan menyatakan Kamboja sebagai sebuah negara republik.

Situasi Kamboja yang penuh dengan konflik internal, maupun konflik regional dengan Thailand dan Vietnam, dimanfaatkan oleh Kelompok Khmer Merah yang beraliran komunis untuk meraih kekuasaan. Kelompok ini di bawah pimpinan Pol Pot, sedikit demi sedikit berhasil merebut kontrol atas berbagai wilayah di Kamboja. Akhirnya, pada tanggal 17 April 1975, Khmer Merah masuk ke dalam kota Phnom Penh. Dalam beberapa hari, mereka menghukum mati sejumlah besar rakyat Kamboja yang dianggap pendukung rezim Lon Nol atau warga yang bukan berasal dari kelas petani. Sekitar 1,7 juta warga Kamboja tewas dibunuh oleh Rezim Pol Pot selama 44 bulan berkuasa, dari 1975-1979.

  • Perintah Larangan Jilbab di Iran

7 Januari 1936, Shah Reza Pahlevi mengeluarkan perintah yang melarang penggunaan segala bentuk pakaian Islami oleh kaum perempuan Iran. Perintah ini dikeluarkan setelah berlangsungnya program pengubahan model pakaian lelaki Iran, dari pakaian tradisional menjadi jas dan dasi model Barat . Tujuan dari perintah Shah Reza ini adalah untuk menjauhkan nilai-nilai Islam dari masyarakat dan meniru gaya hidup Barat secara membabi-buta. Shah Reza mendapat inspirasi untuk mengubah gaya berpakaian rakyatnya setelah melakukan kunjungan ke Turki. Saat itu Presiden Turki, Kemal Attaturk, juga tengah melakukan sekularisasi besar-besaran di negaranya.

  • Ghulamreza Takhti Tewas

7 Januari 1968, juara dunia gulat asal Iran, Ghulamreza Takhti tewas akibat dibunuh antek-antek rezim Shah Pahlevi yang despotik.

Takhti selama hidupnya berhasil mengumpulkan sembilan medali emas dan perak dalam berbagai pertandingan internasional, di antaranya Olimpiade. Keberhasilannya itu membuatnya amat diidolakan oleh rakyat Iran. Sebaliknya, Takhti juga sangat mencintai rakyat Iran. Ia adalah seorang olahragawan yang amat membaur dengan masyarakat. Kecintaannya dan pembelaannya kepada rakyat kecil membuatnya menentang sikap represif rezim Shah Pahlevi dan itulah sebabnya dia dibunuh oleh rezim tersebut.

  • Sulaiman Khatir Syahid

7 Januari 1986, Sulaiman Khatir, seorang anggota polisi perbatasan Mesir dan Gurun Sinai, gugur syahid dalam penjara. Khatir dijatuhi hukuman penjara seumur hidup akibat tindakannya membunuh beberapa orang Zionis di Gurun Sinai. Pembunuhan ini dilakukannya sebagai protes atas ditandatanganinya perjanjian Camp David oleh Mesir dan Zionis. Setelah beberapa lama dalam penjara, Sulaiman Khatir ditemukan tewas tergantung. Pemerintah Mesir mengklaim bahwa Khatir tewas akibat bunuh diri. Setelah diumumkannya kematian Sulaiman Khatir, ribuan mahasiswa di berbagai kota di Mesir mengadakan unjuk rasa atas tindakan pemerintah mereka.

  • Ayatullah Dzun-Nuri Lahir

14 Dzulqa’dah tahun 1294 Hijriah, Ayatullah Dzun-Nuri, seorang ulama dan cendikiawan muslim terkemuka asal Tabriz, Iran, terlahir ke dunia. Sejak kecil, beliau telah mempelajari ilmu-ilmu agama dan sastra Arab dan kemudian beliau melanjutkan pendidikan ke Najaf, Irak. Setelah meraih derajat mujtahid, beliau kembali ke Iran dan mengabdikan hidupnya di bidang pengajaran dan penulisan buku. Di antara karya-karya yang ditinggalkan oleh Ayatullah Dzun-Nuri adalah buku berjudul “Qadha wa Syahadat” dan “Syarhi bar Urwatul Wutsqa”.

8 JANUARI

  • Galileo Gelilei Meninggal

8 Januari 1642, Galileo Galilei, seorang ilmuwan, astronom, dan fisikawan Italia terkenal, meninggal dunia pada usia 78 tahun. Dia dilahirkan di kota Piza, Italia, pada tahun 1563. Hingga usianya ke-19, Galileo menuntut ilmu di bidang sastra, dan setelah itu barulah ia menekuni bidang fisika dan matematika. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ibnu Haitsam, seorang astronom terkenal muslim, Galileo berhasil menciptakan teropong bintang untuk observatorium. Dengan alat ciptaannya itu, Galileo membuktikan bahwa permukaan bulan tidaklah rata dan setiap bimasakti terdiri dari sekumpulan bintang besar dan kecil.

Galileo juga membuktikan bahwa matahari adalah poros dari tatasurya dan posisinya tetap, sementara planet-planet lain, termasuk bumi, berkeliling mengitari matahari. Penemuan Galileo ini mendukung pendapat Abu Raihan Biruni, seorang ilmuwan Iran yang beberapa abad sebelumnya telah membuktikan bahwa bumi bergerak mengelilingi matahari. Pada zaman itu, Gereja Roma berpendapat bahwa bumilah yang menjadi poros tata surya. Karena itu, Gereja Roma mengadili Galileo dan menganggapnya telah kafir. Untuk menyelamatkan dirinya dari hukuman, Galileo pun mengingkari pendapatnya sendiri mengenai perputaran bumi mengelilingi matahari.

  • Amir Kabir Meninggal

8 Januari 1852, Mirza Muhammad Taqi Khan Amir Kabir, politisi dan penasehat terkemuka dinasti Qajar Iran, tewas terbunuh atas perintah Shah Nashiruddin. Amir Kabir lahir dan besar di keluarga yang miskin. Setelah dewasa, keluarga kerajaan mengenali kemampuan Amir Kabir yang besar lalu mengangkatnya sebagai penasehat kerajaan. Selama masa jabatannya yang singkat, Amir Kabir banyak melakukan reformasi yang memihak rakyat banyak serta mencegah masuknya kekuatan asing dalam urusan internal Iran. Di bidang keilmuan, Amir Kabir mendirikan sekolah teknik pertama di Iran, yaitu Darul Funun, menerbitkan buku-buku terjemahan serta koran-koran ilmiah dan budaya. Amir Kabir juga melakukan langkah-langkah untuk memerangi penyelewengan dalam pemerintahan sehingga para penguasa Iran dan kekuatan-kekuatan asing yang memiliki kepentingan di Iran membencinya. Akhirnya, Shah Nashiruddin mengasingkan Amir Kabir ke kota Kashan, lalu dibunuh.

  • Martin Luther King Meninggal

8 Januari 1968, Martin Luther King, pemimpin perjuangan kaum kulit hitam Amerika, tewas akibat tembakan dari seorang pria tak dikenal. Luther King dilahirkan pada tahun 1929 di kota Atlanta dan menuntut ilmu di Boston University. Setelah lulus, Luther King memulai perjuangannya menentang rasialisme di Amerika. Saat itu, perjuangan anti rasialisme dan anti undang-undang yang terkait dengan pengakuan keistimewaan kaum kulit putih di atas kaum kulit hitam, tengah berkecamuk di seluruh penjuru Amerika Serikat.

Martin Luther King amat gigih mendorong kaumnya agar terus berjuang menuntut persamaan hak dengan kaum kulit putih dan dia menggalang berbagai demosntrasi anti-rasialisme. Pada tahun 1964, Martin Luther King dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian. Hingga kini, kasus pembunuhan terhadap Martin Luther King masih belum terungkap, namun banyak saksi menyatakan bahwa CIA terlibat dalam pembunuhan ini.

  • Ayatullah Mirza Husain Nainy Lahir

15 Dzulqa’dah 1276 Hijriah, Ayatullah Mirza Husain Nainy, seorang ulama besar Islam, terlahir ke dunia. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya, beliau melanjutkan pendidikan ke Najaf, Irak, hingga mencapai derajat mujtahid. Ayatullah Nainy menguasai berbagai bidang ilmu, seperti matematika, hikmah, filsafat, irfan, dan fiqih. Keluasan ilmunya membuat Ayatullah Naini memiliki tempat istimewa di kalangan para ilmuwan Najaf saat itu.

Ayatullah Nainy banyak meninggalkan karya penulisan. Karya beliau yang terpenting berjudul “Tanbihul Ummah” yang membahas berbagai bentuk pemerintahan despotik dan kewajiban para ulama dalam menghadapi pemerintahan seperti ini. Buku ini meningkatkan perasaan anti-despotisme di tengah rakyat Iran dan amat berperan dalam menggalang revolusi konstitusional Iran pada periode Dinasti Qajar. Atayullah Nainy juga menyusun buku ilmu ushul-fiqih dengan bahasa yang sederhana dan jauh kerumitan.

9 JANUARI

  • Pembangunan Bendungan Aswan Dimulai

9 Januari 1960, dimulailah proyek pembangunan bendungan rakasasa di sungai Nil, Mesir. Bendungan yang dinamakan “Bendungan Aswan” ini merupakan salah satu program ekonomi terpenting Presiden Mesir saat itu, Gamal Abdul Naser. Rencana pembangunan bendungan Aswan diumumkan tahun 1953 dan negara-negara Barat telah menyatakan kesiapan mereka untuk ikut serta dalam proyek ini. Namun, akibat nasionalisasi Terusan Suez oleh Gamal Abdul Naser pada tahun 1956 yang disusul dengan serangan dari Perancis, Inggris, dan Israel terhadap Mesir, pemerintah negara-negara Barat membatalkan bantuan mereka untuk menekan Mesir. Uni Soviet kemudian memanfaatkan kesempatan ini dengan memberikan bantuan dana dan teknologi kepada Mesir. Bendungan ini memiliki tinggi 114 meter, panjang 3600 meter, dan memproduksi listrik sebesar 2100 megawat. Selain itu, bendungan Aswan juga amat membantu dalam pengairan pertanaian Mesir.

  • Kerusuhan Anti AS di Panama

9 Januari 1964, menyusul dikibarkannya bendera Amerika Serikat di kawasan Terusan Panama, meletuslah kerusuhan besar menentang AS di negeri itu. Kerusuhan ini menewaskan dan melukai beberapa warga Panama akibat serangan dari tentara AS. Dalam Perang Dunia Kedua, AS mendirikan pangkalan militer di 134 daerah di Panama dan secara praktis negara ini telah diduduki oleh militer AS. Pada tahun 1947, akibat penentangan keras warga Panama, militer AS terpaksa angkat kaki dari negera ini. Namun, Panama dan AS masih terikat perjanjian pengelolaan bersama Terusan Panama. Akibat kerusuhan tahun 1964 itu, pada tahun 1967, Panama dan AS memberpaharui perjanjian mereka yang menyerahkan sepenuhnya pengurusan Terusan Panama kepada rakyat negeri ini.

  • Demonstrasi Besar di Kota Qom

9 Januari 1978, terjadi demostrasi menentang rezim Shah Pahlevi di kota Qom, Iran. Demonstrasi ini merupakan unjuk rasa besar-besaran pertama yang terjadi di Iran setelah 14 tahun berlalu sejak Kebangkitan 5 Januari 1964. Dengan demikian, jiwa perjuangan rakyat Iran untuk menentang rezim despotis yang berkuasa di negeri mereka, bangkit kembali. Demostrasi ini berlangsung akibat dimuatnya artikel yang menghina Imam Khomeini di sebuah surat kabar terbitan Teheran. Pada hari itu, para ulama dan rakyat kota Qom berkumpul di Masjid Besar dan menyerukan yel-yel anti rezim Shah. Tentara menghadapi demonstrasi ini dengan senjata sehingga banyak warga kota yang gugur syahid atau luka-luka. Kemudian, sebagian besar ulama kota inipun dibuang oleh pemerintah Shah ke kota-kota lain. Setahun kemudian, revolusi Islam meraih kemenangannya di Iran dan rezim Shah berhasil digulingkan.

  • Operasi Karbala Lima Dimulai

9 Januari 1987, dimulailah operasi militer Iran melawan agresor Irak yang diberi sandi Karbala Lima. Operasi Karbala Lima ini bertujuan untuk menaklukkan kota Basrah, kota terpenting kedua di Irak. Karena pentingnya kota ini, tentara Irak mendirikan barikade yang sangat kokoh sehingga hampir tidak mungkin ditembus. Namun, pejuang Iran yang berbekal semangat relijius yang amat besar, mampu menembus barikade kota ini. Dalam perang ini Irak kehilangan lebih dari 80 pesawat perang dan 700 tank militernya. Ribuan tentara Irak juga tewas atau luka-luka.

Operasi Karbala Lima ini merupakan serangan balik atas agresi Irak terhadap Iran yang dimulai tahun 1980. Saat itu, Rezim Saddam yang didukung oleh negara-negara Barat, Amerika, dan Uni Soviet berusaha menaklukkan Republik Islam yang baru saja berdiri. Namun, meskipun didukung oleh dua negara adidaya dunia, Irak tetap tidak berhasil mengalahkan Iran, bahkan tentara Iran berbalik masuk ke wilayah Irak, yaitu kota Basrah. Perang kedua negara ini berakhir setelah kedua pihak menerima rancangan gencatan sejata yang diajukan oleh PBB.

  • Ayatullah Mazandarani Meninggal

16 Dzulqa’dah 1309 Hijriah, Ayatullah Zainal Abidin Mazandarani, seorang ulama besar Iran, meninggal dunia. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya, beliau pergi ke kota Najaf, Irak, untuk menuntut ilmu di hauzah ilmiah. Di Najaf, Ayatullah Mazandarani menimba ilmu dari ulama-ulama besar zaman itu, di antaranya Syaikh Murtadha Anshari. Selain berkecimpung di bidang ilmu, Ayatullah Zainal Abidin Mazandarani juga selalu memperhatikan kaum fakir miskin.

10 JANUARI

  • Semen Portland Dipatenkan

10 Januari 1824, Joseph Aspdin memperoleh hak paten atas semen hasil temuannya. Aspdin menyatakan bahwa ia telah melakukan eksperimen untuk menciptakan adonan semen tersebut sejak tahun 1811. Ia menamakan semen buatannya itu dengan nama Semen Portland karena warnanya menyerupai batu Portland. Semen ini hingga kini masih banyak digunakan dalam pembangunan gedung-gedung.

Lima ribu tahun yang lalu, orang-orang Mesir telah membuat semen dengan mencampurkan kapur yang dibakar dan batu. Orang-orang Romawi mengembangkan proses ini lebih lanjut dan karya mereka kini masih bisa ditemukan di Inggris, di antaranya di London Wall. Pada abad ke-18, campuran semen mulai diteliti secara ilmiah dan mulai banyak digunakan secara luas. Semen-semen modern yang pertama diproduksi antara lain adalah semen Smeaton pada tahun 1750 dan semen “Romawi” yang diperkenalkan oleh Parker pada akhir abad ke-18.

  • Liga Bangsa-Bangsa Berdiri

10 Januari 1920, Liga Bangsa-Bangsa secara resmi memulai pekerjaannya. Liga Bangsa-Bangsa dibentuk setelah Perang Dunia Pertama dengan tujuan untuk mewadahi kepentingan bangsa-bangsa dan menjaga perdamaian dunia. Pendirian lembaga ini diprakarsai oleh Presiden AS waktu itu Woodrow Wilson, dalam perjanjian damai di Versailes. Namun, AS sendiri tidak bergabung dalam Liga Bangsa-Bangsa. Pada awalnya, Afrika dan Uni Soviet juga tidak bergabung ke dalam organisasi ini. Perancis dan Inggris pun hanya bertindak sebagai pendukung, bukan anggota.

Ketiadaan jaminan akan terlaksananya keputusan yang dihasilkan Liga Bangsa-Bangsa merupakan masalah terbesar yang dihadapi oleh organisasi ini. Bahkan, kekuatan-kekuatan besar saat itu, seperti Italia dan Jerman menganggap enteng organisasi ini. Berbagai konflik menjelang Perang Dunia Kedua dan kekecewaan sebagian negara-negara anggota membuat organsasi ini akhirnya bubar begitu saja. Pada tahun 1946, pasca Perang Dunia II, berdirilah PBB yang menggantikan fungsi Liga Bangsa-Bangsa.

  • Sidang Pertama PBB

9 Januari 1946, majelis umum PBB yang terdiri dari 51 negara, mengadakan sidang pertama mereka di Westminster Central Hall di kota London, Inggris. Seminggu kemudian, Dewan Keamanan PBB juga mengadakan pertemuan pertamanya untuk memutuskan prosedur organisasi ini. Lalu, pada tanggal 24 Januari, Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi pertamanya, yang berisi seruan kepada masyarakat dunia agar menggunakan energi atom dengan tujuan damai serta menghapuskan senjata atom dan senjata pembunuh massal lainnya.

  • Presiden Irlandia Pertama Terpilih

10 Januari 1922, Arthur Griffith terpilih sebagai presiden negara Irlandia yang baru berdiri. Arthur Griffith adalah pendiri partai politik yang memperjuangkan kemerdekaan Irlandia, Sinn Fein, pada tahun 1905. Partai ini kemudian menjadi sayap politik tidak resmi dari kelompok-kelompok militan Irlandia yang berjuang mengusir Inggris dari tanah air mereka. Pada tahun 1911, pemerintah liberal Inggris telah menyetujui negosiasi kemerdekaan untuk Irlandia, namun tertunda akibat meletusnya Perang Dunia Pertama. Pada tahun 1916, pejuang kemerdekaan Irlandia kembali memberontak, namun gagal meraih kemenangan. Pada tahun 1918, diadakan pemilu di Irlandia dan Partai Sinn Fein meraih suara mayoritas. Partai ini kemudian mendirikan Parlemen Irlandia yang independen dan memproklamasikan kemerdekaan Irlandia pada bulan Januari 1919.

  • Ayatullah Hairy Yazdi Meninggal

17 Dzulqa’dah 1355 Hijriah, Ayatullah Al-Udzma Syaikh Abdul Karim Hairy Yazdi, seorang ulama besar muslim dan pendiri hauzah ilmiah di kota Qom, Iran, meninggal dunia. Beliau dilahirkan di kota Yazd, Iran tengah dan setelah melalui pendidikan dasarnya, beliau pergi ke Irak untuk melanjutkan pendidikan. Setelah mencapai derajat mujtahid, Ayatullah Hairy Yazdi kembali ke Iran dan di sana beliau melihat perlunya didirikan sebuah pusat pendidikan Islam yang maju. Oleh karena itulah pada tahun 1962, Ayatullah Hairy Yazdi mendirikan hauzah ilmiah di kota Qom yang dengan cepat berkembang dan kini menjadi salah satu pusat pendidikan Islam penting di dunia. Di hauzah yang didirikannya, Ayatullah Hairy Yazdi banyak mendidik murid-murid yang kemudian menjadi ulama besar, di antaranya Imam Khomeini.

Ayatullah Hairy Yazdi juga meninggalkan karya-karya penulisan, di antaranya berjudul “Kitab Ar-Ridha”, “Kitab Ash-Sholah”, dan “Kitab Al-Mawarits”.

11 JANUARI

Mexico City Dibangun

Januari 1325, Mexico City yang kini menjadi ibukota Meksiko, dibangun oleh raja terakhir Dinasti Aztec. Aztec adalah salah satu di antara suku-suku bangsa kulit merah Amerika Selatan yang datang ke Meksiko pada abad ke-12. Kehidupan bangsa Aztec berpusat pada pertanian. Namun pada abad ke-16, bangsa Spanyol datang ke Meksiko untuk menancapkan imperialismenya di kawasan itu. Bangsa Aztec melakukan perlawanan dan terjadilah pertempuran di antara keduanya yang dimenangkan oleh Spanyol. Sejak saat itu, jutaan orang Spanyol berdatangan ke Meksiko dan tinggal di sana, sementara bangsa Aztec tersingkir dan akhirnya punah.

Chadli Bendjedid Mengundurkan Diri

11 Januari 1992, menyusul kemenangan besar Front Penyelamat Islam Aljazair (FIS), presiden negara itu, Chadli Bendjedid mengundurkan diri. Pengunduran diri Bendjedid ini atas desakan sebagian anggota kabinetnya, terutama pihak militer, yang tidak menginginkan berkuasanya sebuah partai Islam di Aljazair. Parlemen Aljazair kemudian dibubarkan dan hasil pemilu dibatalkan. Demonstrasi besar-besaran kemudian melanda Aljazair. Mohamed Boudiaf kemudian mendirikan Dewan Tinggi Negara yang menjalankan pemerintahan dan menyatakan Aljazair dalam situasi darurat.

Chadli Bendjedid terpilih sebagai presiden Aljazair sejak tahun 1979. Situasi ekonomi yang terus memburuk, membuat rakyat Aljazair tidak puas atas kepemimpinan Bendjedi. Pada tahun 1988, setelah terjadi berbagai demonstrasi menentang pemerintahannya, Bendjedid melakukan reformasi yang di antaranya memberi kebebasan berdirinya partai-partai baru. Pada tahun 1989, Partai Front Penyelamat Islam (FIS) berdiri dan dalam waktu singkat berhasil menarik banyak anggota serta meraih suara mayoritas dalam pemilu 1991. Setelah digagalkannya hasil pemilu oleh penguasa militer, banyak anggota FIS yang ditangkap dan partai itu dibubarkan oleh penguasa.

Edward FitzGerald Meninggal

11 Januari 1880, Edward FitzGerald, seorang penyair dan penulis Inggris terkenal, meninggal dunia pada usia 71 tahun. Fitzgerald dilahirkan pada tahun 1809 di Suffolk, Inggris. Ia menjadi terkenal karena karya terjemahannya atas syair-syair Rubaiyyat Umar Khayam. Rubaiyyat hasil terjemahan FitzGerald menjadi salah satu puisi Inggris yang paling populer. Di antara karya FitzGerald lainnya adalah Euphranor, dibuat tahun 1851, yang berisi dialog Platonic, serta Polonius, dibuat tahun1852, yang merupakan kumpulan aphorisme.

Umar Khayam Naishaburi Lahir

985 tahun yang lalu, tanggal 18 Dzulqa’dah 439 Hijriah, Umar Khayam Naishaburi, seorang matematikawan, astronom, filsuf, dan penyair besar Iran, terlahir ke dunia di kota Naishabur, timur laut Iran. Meskipun ketinggian ilmu Khayam jauh melampui kemampuannya di bidang sastra, namun Umar Khayam lebih terkenal di dunia sebagai seorang penyair. Syair-syairnya yang berstruktur rubaiyyat dan mengandung keindahan serta makna yang dalam telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dunia.

Selain menghasilkan karya syair, Umar Khayam juga melakukan perbaikan terhadap kalender Persia. Kalender hasil susunan Umar Khayam dikenal dengan nama “Taqwim-e Jalali”. Karya Umar Khayam yang lain adalah buku “Nuruz-nameh” dan “Tarikh-e Adab-e Jasn-e Nuruz”, dan “Jabar wa Muqabalah” yang diterjemahkan ke dalam bahasa Perancis pada tahun 1851.

Ayatullah Kashiful Githa’ Meninggal Dunia

51 tahun yang lalu, tanggal 18 Dzulqa’dah 1373 Hijriah, Ayatullah Syaikh Muhammad Husain Kashiful Githa’, seorang ulama dan sastrawan besar muslim meninggal dunia. Beliau menuntut ilmu fiqih dan ushul fiqih dari ulama-ulama besar di zamannya sampai akhirnya mencapai derajat tinggi di bidang ilmu agama. Selain menguasai ilmu agama, Ayatullah Khasiful Githa juga mahir di bidang sastra dan menciptakan syair-syair yang indah. Ayatullah Kashiful Githa juga dikenal sebagai pejuang politik di zamannya, menentang imperialisme asing. Karya-karya Ayatullah Kashiful Githa mencapai 80 judul, di antaranya “Al-Firdaus Al-A’la”, “Al-Ayaatul Bayyinaat” dan “As-Siyasatul Husainiyah”.

12 JANUARI

Dewan Revolusi Iran Berdiri

12 Januari 1979, pada situasi yang sangat krusial, yaitu ketika AS memberikan dukungan terang-terangan dan dari segala segi kepada Rezim Syah Pahlevi, Imam Khomeini mengeluarkan instruksi sangat berani kepada para pengikutnya, berupa pembentukan sebuah lembaga penggerak revolusi bernama Dewan Revolusi. Dewan ini dibentuk untuk menjadi wadah koordinasi di antara kelompok-kelompok revolusioner, pemusatan agenda-agenda revolusi, serta bertugas untuk membentuk pemerintahan sementara. Dalam pesannya saat memberikan instruksi tersebut, Imam Khomeini mengatakan,

“Yang dikehendaki oleh rakyat Iran tidak hanya sekedar perginya Syah atau runtuhnya pemerintahan despotik. Yang diinginkan oleh rakyat Iran adalah berdirinya sebuah pemerintahan Islami yang kelak akan menjamin terciptanya keadilan, kebebasan, dan independensi bangsa”.

Segera setelah jatuhnya Syah, Dewan Revolusi memainkan peranan sebagai pembuat sejumlah undang-undang sampai terbentuknya Majlis Syura Islami atau parlemen Iran.

Pierre de Fermat Meninggal

12 Januari 1665, Pierre de Fermat, seorang matematikawan Perancis yang terkenal dengan teori angka dan probabilitas angka, meninggal dunia. Sesungguhnya Fermat adalah seorang pengacara. Adapaun di bidang matematika, dia dikenal sebagai seorang amatiran. Namun, teori angkanya yang dikenal sebagai “Teori Terakhir Fermat” membuatnya menjadi terkenal sebagai matematikawan. Ia meramalkan sejumlah angka yang saat itu belum diketahui oleh kalangan ahli matematika. Keberadaan angka-angka itu kelak bisa dibuktikan oleh generasi matematikawan sesudahnya.

Jack London Lahir

12 Januari 1876, Jack London, seorang penulis berkebangsaan Amerika terlahir ke dunia. Selama bertahun-tahun, London melakukan penjelajahan di kawasan dingin Kutub Utara dan lautan tak bersahabat di sekitar kawasan itu. Ia juga melakukan penelitian antropologis secara langsung dengan cara berkenalan dengan suku-suku yang tinggal di kawasan tersebut. Sampai akhir hayatnya, London yang meninggal pada usia 40 tahun dan menghabiskan 17 tahun dari hidupnya untuk menulis, berhasil menulis 51 karya cerita panjang, dan 125 cerita pendek yang berlatar belakang kehidupan masyarakat eskimo.

Iran dan Turki Ottoman Menandatangani Perjanjian Rum

19 Dzulqa’dah tahun 1238 Hijtriah, perjanjian Rum, yaitu sebuah kesepakatan yang dibuat oleh para wakil pemerintahan Iran dan Turtki Ottoman ditandatangani di sebuah kawasan bernama “Rum” yang terletak di sebelah timur Turki. Perjanjian ini dibuat menyusul kekalahan beruntun yang diderita Turki Ottoman dalam perangnya melawan Iran. Berdasarkan perjanjian ini, Iran melepaskan klaim kekuasaanya atas Sulaimaniah dan wilayah barat dari kawasan Zahab. Akan tetapi, sebagai konsesinya, Iran memperoleh kekuasaan atas Khurramsyahr, Pulau Khidr, dan pinggiran Sungai Arwand. Iran juga memilik hak untuk berlayar di kawasan-kawasan laut sekitar daerah-daerah tadi.

13 JANUARI

Bartholomew Diaz Lahir

13 Januari 1450, Bartholomew Diaz, seorang pelaut dan discover berkebangsaan Spanyol terlahir ke dunia. Setelahmengarungi Samudera Atlantik, pada tahun 1488 Diaz berhasil mencapai kawasan paling selatan dari benua Afrika. Sepuluh tahun kemudian, pelaut Spanyol lainnya yang bernama Vasco de Gama menelusuri jejak pelayaran Diaz untuk kemudian menemukan jalan laut yang mencapai kawasan timur Asia melalui kawasan selatan. Bagi orang-orang Eropa, jalan laut menuju Asia ini sangat penting, terutama saat Imperium Turki Ottoman menutup jalan darat yang menghubungkan Eropa dan Asia pada tahun 1453.

Sidang Negara-Negara Sekutu Eropa

13 Januari 1941, negara-negara sekutu Perang Dunia II bersidang di London. Sidang yang diprakarsai oleh Churchil tersebut diselenggerakan dengan tujuan untuk menyatukan kebijakan negara-negara sekutu dalam menghadapi Jerman dan Italia. Hadir dalam sidang tersebut para utusan dari negera Belanda, Belgia, perancis, Yunani, Norwegia, Luxemburg, Denmark, dan tuan rumah Inggris.

Seminar Revolusi di Universitas Teheran

13 Januari 1979, berlangsung sebuah seminar revolusioner di Universitas Teheran yang diadakan oleh mahasiswa dan warga kota Teheran. Dari seminar tersebut, tergambar aspirasi generasi muda dan mahasiswa Iran yang menentang pemerintahan diktatoris Syah dan menginginkan dipulangkannya Imam Khomeini dari penggasingannya. Saat berlangsungnya seminar, pasukan keamanan Rezim Syah mengepung kampus Universitas. Dam pesannya menanggapi seminar tersebut, Imam Khomeini dari Paris mengatakan,

“Atas dasar tanggung jawab agama, saya mengingatkan bangsa Iran yang terhormat, serta semua lembaga pemerintahan dan sosial di Iran, agar menjauhi perpecahan dan bersikap waspada dalam menghadapi konspirasi musuh-musuh revolusi Islam”.

Ibnu Sina lahir

20 Dzulqa’dah tahun 370 Hijriah, seorang ilmuwan jenius dunia Islam bernama Ibnu Sina atau yang dikenal juga dengan nama Syaikh Ar-Rais terlahir ke dunia. Ilmuwan berdarah Persia ini sejak kecil sudah menunjukkan bakatnya yang luar biasa di bidang keilmuan. Sejak usia kanak-kanak ia sudah menguasai ilmu-ilmu dasar. Pada usia 10 tahun, ia sudah mampu menghapal Al-Quran. Seluruh bidang ilmu bisa dikatakan ia pelajari secara sempurna. Ia belajar logika, matematika, kedokteran, dan filsafat.

Setelah berhasil menyembuhkan penyakit akut yang diderita Nuh bin Mansur, Raja Kekaisaran Samani saat itu, Ibnu Sina diperkenankan untuk memperoleh akses membaca buku-buku berharga yang ada pada perpustakaan negara. Setelah itu, ia mulai menulis sejumlah buku berharga yang memberikan sumbangsih tiada tandingannya bagi dunia ilmu pengetahuan. Ibnu Sina yang mulai menulis pada usia 21 tahun, sampai akhir hayatnya berhasilnya menulis buku-buku yang bahkan masih digunakan sebagai literatur oleh ilmuwan masa kini meskpiun karya-karyanya itu telah berusia lebih dari satu millenium. Di anatar karya-karyanya yang terkenal adalah buku berjudul, Syifa, Isyarat, dan Qanun.

14 JANUARI

  • Albert Scheitzer Lahir

14 Januari 1875, Albert Schweitzer, seorang teolog, dokter, dan musisi Perancis, terlahir ke dunia. Schweitzer awalnya mempelajari teologi dan meraih gelar doktor di bidang filsafat. Ia kemudian menjadi pendeta di Gereja St. Nicholas di Strasbourg. Sementara itu, Schweitzer juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menjadi pemusik profesional. Dari bermain musik, Schweitzer mendapatkan uang untuk meneruskan sekolah di bidang kedokteran dan mendirikan rumah sakit di Afrika. Schweitzer mulai menuntut ilmu di bidang kedokteran pada tahun 1905, ketika ia memutuskan untuk pergi ke Afrika sebagai dokter, bukan sebagai pastor. Pada tahun 1913, Schweitzer mendirikan rumah sakit di Lambarene, Afrika dan menghabiskan usianya untuk menjadi dokter, ahli bedah, pastor, administrator, penulis, dan musisi di rumah sakit itu. Pada tahun 1952, Schweitzer mendapat hadiah Nobel di bidang perdamaian. Uang hadiah Nobel itu digunakannya untuk membangun rumah sakit khusus penderita lepra di Lambarene.

  • Konferensi Casablanca Dimulai

14 Januari 1942, konferensi perang pertama antara negara-negara Sekutu, dimulai di Casablanca, Maroko. Tujuan dari konferensi ini adalah untuk menentukan strategi kekuatan Sekutu dan cara mengakhiri perang. Selain itu, dibahas pula rencana serangan Sekutu ke Sicilia dan pengeboman AS ke negara-negara Axis. Awalnya, ada tiga pemimpin negara besar yang direncanakan ikut dalam konferensi ini, yaitu Roosevelt, Churchill, dan Stalin. Namun, Stalin menolak hadir karena negerinya tengah terancam oleh Hitler dan musim dingin yang ganas. Dalam konferensi ini dihasilkan deklarasi bersama bahwa perang hanya akan berakhir dengan penyerahan tanpa syarat dari negara-negara Axis.

  • Dewan Kerajaan Iran Dibentuk

14 Januari 1979, Raja Iran, Syah Pahlevi, memerintahkan didirikannya Dewan Kerajaan untuk meredam gelombang demontsrasi di Iran. Dewan Kerajaan ini bertugas untuk memindahkan kekuasaan dari Shah ke anaknya. Dengan cara itu, Shah berharap, perlawanan rakyat terhadap dirinya dapat berhenti. Namun, rakyat Iran menyadari taktik raja mereka yang despotik itu dan tetap menyuarakan dukungan mereka kepada Imam Khomeini.

Pada hari yang sama, Imam Khomeini yang saat itu tengah berada di pengasingannya di Paris, mengumumkan bahwa pemerintahan baru revolusioner akan segera dibentuk. Menyusul pengumuman Imam Khomeini tersebut, ketua Dewan Kerajaan, Jalaluddin Tehrani berangkat ke Paris untuk menemui Imam Khomeini. Namun, Imam menyatakan hanya bersedia menerima Jalaluddin Tehrani dengan dua syarat, yaitu: Tehrani mundur dari Dewan Kerajaan dan mengeluarkan pernyataan bahwa Dewan tersebut illegal. Tehrani menerima syarat dari Imam Khomeini dan dengan demikian bubarlah Dewan Kerajaan tersebut.

  • Abu Ayad Gugur Syahid

14 Januari 1991, agen dinas Rahasia Israel, Mossad, melakukan teror terhadap Abu Ayad, salah seorang pejabat tinggi PLO di Tunisia. Abu Ayad adalah anggota komite pusat dan pejabat keamanan kelompok Fatah, salah satu sayap terpenting PLO. Bersama Abu Ayad, beberapa tokoh PLO lain juga menjadi korban dalam aksi teror Mossad di Tunisia tersebut. Teror tersebut membuktikan bahwa rezim Israel dalam aksinya untuk meredam perjuangan rakyat Palestina sama sekai tidak memperdiulikan hukum internasional. Selain melakukan teror terhadap pejabat Palestina di Tunisia, Israel juga melakukan aksi serupa di negara-negara lain seperti Libanon.

  • Ibnu Nafis Meninggal

21 Dzulqa’dah 687 Hijriah, Ibnu Nafis, seorang cendikiawan dan tabib muslim, serta penemu sistem sirkulasi darah, meninggal dunia. Dia dilahirkan di Damaskus dan di kota itu pula dia menuntut ilmu di bidang keislaman dan kedokteran dari ulama-ulama terkemuka pada saat itu. Salah satu kitab yang paling awal ditulis oleh Ibnu Nafis adalah Penjelasan Terhadap Kitab Al-Qanun yang di sana ia memberikan penjelasan mengenai sistem sirkulasi darah. Berdasarkan tulisan Ibnu Nafis ini, tiga abad yang lalu seorang ilmuwan Eropa, Miguel Serveto mengeluarkan hasil penyelididkannya mengenai masalah yang sama. Karya lain Ibnu Nafis adalah Ash-Shamil yang berisi tentang teknik operasi.

15 JANUARI

  • El Salvador Merdeka

15 Januari 1839, setelah bubarnya Federasi Amerika Tengah, El Salvador memproklamasikan kemerdekaannya. El Salvador dihuni oleh bangsa Indian suku Pipil saat Spanyol datang ke kawasan ini pada abad ke-16. Awalnya, suku Pipil melakukan perlawanan terhadap pasukan Spanyol, namun akhirnya kalah dan tersingkir. Bangsa Spanyol menjajah El Salvador hingga abad ke-19. Lepas dari Spanyol, El Salvador menjadi bagian dari Guatemala, lalu pada tahun 1821, El Salvador dan beberapa negara Amerika Tengah lainnya dikuasai oleh Meksiko. Pada tahun 1824, negara-negara Amerika Tengah melepaskan diri dari kekuasaan Meksiko dan membentuk Federasi Amerika Tengah. Federasi ini bubar pada tahun 1839 dan sejak itu pula El Salvador menjadi negara yang merdeka penuh. Namun konflik internal dan perang saudara silih berganti melanda El Salvador sehingga hingga kini rakyat negara ini masih belum merasakan ketentraman.

  • Georg Simon Ohm Meninggal

15 Januari 1854, Georg Simon Ohm, seorang matematikawan dan fisikawan Jerman terkenal, meninggal dunia pada usia 67 tahun. Dia dilahirkan pada tahun 1787 dan menuntut ilmu matematika di University of Erlangen dan meraih doktor pada tahun 1811. Dengan menggunakan peralatan hasil ciptaannya sendiri, Ohm berhasil menemukan hukum dasar listrik yang menjadi dasar bagi lahirnya teorema-teorema listrik lainnya. Teori listrik yang ditemukan oleh Ohm itu disebut sebagai Hukum Ohm, yang menyatakan bahwa besar arus yang mengalir dalam rangkaian tertutup adalah berbanding lurus dengan besar tegangan yang terdapat pada jepit catu daya dan berbanding terbalik dengan besar resistensi yang dilewatinya (I=V/R).

Sayangnya, ketika Ohm mempublikasikan penemuannya pada tahun 1827, penemuan itu dilecehkan oleh teman-teman sekerjanya dan dia terpaksa mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai guru sekolah menengah. Namun akhirnya pada tahun 1833 ia diangkat sebagai profesor di Nurenberg University.

  • Militer Iran Bergabung dengan Rakyat

15 Januari 1979, ketika gelombang perlawanan rakyat Iran terhadap rezim Shah semakin memuncak, militer Iran akhirnya memilih bergabung dengan rakyat dan bersama rakyat berjuang mengibarkan revolusi Islam. Sebelumnya, Imam Khomeini dari tempat pengasingan beliau di Paris, berkali-kali mengirimkan pesan kepada angkatan bersenjata Iran agar bergabung dengan rakyat dan menyelamatkan bangsa Iran dari kekuatan imperialis asing dan penguasa yang despotik.

  • Nizamul-Mulk Lahir

22 Dzulqa’dah 408 Hijriah, Nizhamul-Mulk, seorang cendikiawan dan politikus Iran terkemuka abad ke-5 Hijriah, terlahir ke dunia di kota Thus, timur laut Iran. Nizhamul-Mulk pada masa pemerintahan Dinasti Saljuk diangkat sebagai menteri dan ia memegang posisi itu selama tiga puluh tahun. Selama masa jabatannya tersebut, Nizhamul Mulk banyak melakukan kebijakan yang berpengaruh besar bagi kemajuan Iran, di antaranya pendirian berbagai sekolah yang dikenal dengan nama “Nizhamiyah”.

Nizhamul Mulk juga merupakan seorang penulis. Salah satu karyanya berjudul “Siyasat-Nameh” yang merupakan penuturan pengalamannya selama menjadi menteri dan pandangannya mengenai metode-metode pemerintahan yang baik. Hingga saat ini, buku ini dianggap sebagai salah satu buku sastra Iran yang terpenting.

  • Majma’ul Bayan Selesai Ditulis

22 Dzulqa’dah 536 Hijriah, kitab tafsir Al-Quran termasyhur, “Majma’ul Bayan”, selesai ditulis. Kitab tafsir ini ditulis oleh Syaikh Thabrasi, salah seorang mufassir besar muslim asal Iran. Karena ketinggian ilmunya, Syaikh Tabrasi digelari “Aminul Islam” atau penjaga Islam. Selain menulis kitab Majmaul Bayan, Syekh Thabrasi juga menulis berbagai buku lainnya yang menjadi bahan rujukan penting dalam studi ilmu-ilmu Islam. Kitab tafsir Majmaul Bayan sendiri hingga kini masih terus dicetak ulang di Iran, Mesir, dan Libanon.

16 JANUARI

  • AS Menyerang Meksiko

16 Januari 1846, AS menyerang Meksiko dan dimulailah perang antara kedua negara tersebut, yang berlangsung selama dua tahun. Alasan yang dipakai AS untuk memulai perang ini adalah adanya gangguan terhadap warga AS yang hijrah ke Meksiko. Namun sesungguhnya, AS berkeinginan untuk menguasai sebagian wilayah Meksiko. Di akhir perang yang tidak berimbang itu, AS merebut sebagian wilayah Meksiko, yaitu California, Texas, Navada, Utah, Arizona, dan New Meksiko.

Thaha Husain Lahir

16 Januari 1889, Doktor Thaha Husain, seorang penulis terkenal dari Mesir, terlahir ke dunia. Thaha Husain sejak kecil telah kehilangan pengelihatannya, namun dengan kecerdasannya yang tinggi, ia berhasil menyelesaikan pendidikannya di Universitas Mesir. Gelar doktor Thaha Husein diraihnya dari Universitas Sorbonne, Perancis. Thaha Husein kemudian menjabat berbagai poisisi penting di bidang ilmu dan budaya, di antaranya sebagai Menteri Kebudayaan Mesir. Di sela-sela kesibukannya, Thaha Husain banyak menulis buku, di antaranya berjudul “Sejarah Sastra Arab” dam “Al-Ayyam”. Penulis Mesir ini meninggal dunia tahun 1973.

  • Shah Pahlevi Meninggalkan Iran

16 Januari 1979, seiring dengan semakin memuncaknya perlawanan rakyat Iran terhadap rezim penguasa negara itu, Shah Muhammad Reza Pahlevi, raja terakhir Iran, akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan Iran dengan alasan untuk pengobatan medis. Muhammad Reza Pahlevi naik tahta pada tahun 1944 setelah ayahnya Shah Reza Pahlevi diasingkan oleh pasukan Sekutu akibat dukungannya kepada Jerman dalam Perang Dunia Kedua. Pada tahun 1954, Shah Pahlevi sempat pergi dari Iran karena memuncaknya perlawanan rakyat terhadap dirinya. Namun, tiga hari kemudian, dia berhasil merebut kembali tahtanya melalui kudeta terhadap pemerintahan Musaddeq yang dipilih oleh rakyat Iran. Kudeta ini didukung oleh AS sehingga setelah itu, infiltrasi AS dalam pemerintahan Shah Pahlevi menajdi sangat besar. Pemerintahan Shah yang despotik dan merupakan perpanjangan tangan kepentingan AS di Iran, membuat rakyat negara ini kembali bangkit menentang rezim Shah dengan dipimpin oleh Imam Khomeini.

  • Vincent Auriol Terpilih Sebagai Presiden Perancis

16 Januari 1947, Vincent Auriol terpilih sebagai Presiden Perancis dan menjabat hingga tahun 1954. Auriol dilahirkan pada tahun 1884 di Revel, Perancis dan memulai karirnya sebagai seorang pengacara. Auriol adalah anggota partai sosialis di Perancis dan mendirikan sebuah surat kabar sosialis pada tahun 1908. Ia mulai mencalonkan diri dalam pemilu pada tahun 1914. Setahun kemudian, ia terpilih sebagai walikota Toulouse. Karirnya semakin meningkat sejak terpilih sebagai Menteri Keuangan Perancis. Salah satu kebijakannya yang terkenal adalah tindakannya mendevaluasi mata uang Frank sebesar 30 persen terhadap dollar Amerika pada bulan September 1936, sehingga menimbulkan pelarian modal dan ketidakmenentuan ekonomi di Perancis. Vincent Auriol meninggal dunia tahun 1966.

  • UU Anti Alkohol Diberlakukan di AS

16 Januari 1919, Amandemen ke-18 Undang-Undang Dasar Amerika Serikat secara resmi diberlakukan. Amandemen ke-18 ini berisi larangan pembuatan, penjualan, atau distribusi minuman keras di wilayah AS. Gerakan untuk melarang penjualan minuman keras di AS dimulai pada awal abad-19, ketika warga negara ini melihat bahwa minuman keras telah menimbulkan dampak negatif dalam masyarakat. Di akhir abad ke-19, kelompok anti alkohol ini berhasil meraih posisi kuat dalam politik sehingga gerakan anti alkohol semakin menguat dan pada tahun 1917, Kongres AS mengesahkan Amandemen ke-18. Namun, pemerintah AS tetap tidak berdaya dalam melawan distribusi alkohol di negaranya. Bahkan, pada tahun 1933, disahkan amandemen ke-21 yang menarik kembali larangan produksi dan penjualan minuman keras tersebut.

  • Ibnu Najar Lahir

23 Dzulqa’dah 578 Hijriah, Ibnu Najar, seorang sejarawan, ahli hadis, dan sastrawan muslim terkenal, terlahir ke dunia di kota Bagdad. Dia memulai pendidikan agamanya sejak kecil dengan cara menghapal Al-Quran dan kemudian melakukan perjalanan ke berbagai kota untuk menuntut ilmu. Dalam perjalanannya tesebut, selain mengumpulkan hadis dan melengkapi pengetahuan agamanya, Ibnu Najar juga melakukan berbagai penelitian sejarah. Ibnu Najar banyak menulis buku-buku, di antaranya berjudul “Manaqibul Imam”.

17 JANUARI

  • Puncak Everest Ditemukan

17 Januari 1841, puncak tertinggi di dunia ditemukan oleh Sir George Everest, seorang pendaki asal Inggris. Puncak tertinggi yang kemudian diberi nama sesuai dengan nama penemunya, yaitu puncak Everest itu, memiliki ketinggian 8800 meter. Namun, George Everest sendiri tidak berhasil mencapai puncak tertinggi di dunia itu. Pada tanggal 29 Mei 1953, Sir Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Tenzing Norgay seorang penduduk asli Nepal, menjadi orang pertama yang berhasil mencapai puncak Everest. Mereka anggota ekspedisi Inggris yang dipimpin oleh Sir John Hunt. Tim ini berangkat dari Kathmandu, Nepal pada tanggal 10 maret 1953, dan melakukan pendakian dari sisi selatan yang dikenal sebagai lereng yang tidak mungkin dapat didaki. Pada setiap pendakian yang berhasil mencapai lereng yang landai mereka membuat beberapa buah pos-pos perkemahan, masing-masing pos dijaga oleh beberapa orang anggota, sehingga makin mendekati puncak anggotanya semakin berkurang. Pos perkemahan terakhir hanya berupa sebuah tenda kecil yang berada pada ketinggian 8.504 meter, didirikan oleh Hillary dan Tenzing Norgay, yang berhasil mencapai puncak.

  • Anton Chekhov Lahir

17 Januari 1860, Anton Chekhov, seorang penulis terkenal Rusia, terlahir ke dunia. Chekhov dilahirkan dalam keluarga miskin, namun ia berhasil menyelesaikan pendidikannya di fakultas kedokteran Universitas Moskow. Ia merupakan salah seorang penulis besar dalam genre cerita pendek modern. Dalam karya-karyanya, terlihat kombinasi perilaku netral antara seorang ilmuwan, dokter, dan pemahaman atas psikologi yang dimiliki Chekov. Chekov sering merekam kehidupan kota-kota kecil Rusia dimana kejadian tragis digambarkannya sebagai kejadian kecil yang merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Tokoh-tokoh yang banyak dipakai oleh Chekov dalam karnya adalah orang-orang yang pasif dan putus asa. Di antara karya Chekhov adalah “Three Sisters” dan “The Shooting Party”.

  • Nawab Safawi Dijatuhi Hukuman Mati

17 Januari 1956, Nawab Safawi, seorang ulama pejuang Iran, beserta tiga rekan seperjuangannya, dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan militer rezim Shah Pahlevi. Nawab Safawi adalah pemimpin Jamiyyat-e Fedaiyyan-e Islam atau perkumpulan orang-orang yang siap berkorban demi Islam. Dia dilahirkan pada tahun 1927 dan pada usia muda pergi ke Najaf, Irak, untuk menuntut ilmu di hauzah ilmiah. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Nawab Safawi kembali ke Iran dan memulai perjuangannya menentang despotisme pemerintahan Shah Iran sampai akhirnya gugur syahid akibat dihukum mati rezim Shah. Tiga orang rekan seperjuangan Nawab Safawi yang juga dihukum mati adalah Tahmashab, Zulqadr, dan Wahidi.

  • Perang Teluk Dimulai

17 Januari 1991, batas waktu yang ditetapkan oleh PBB untuk Irak agar keluar dari Kuwait, telah habis, dan pesawat-pesawat tempur pasukan multinasional mulai menjatuhkan bom-bomnya ke wilayah Irak. Aksi militer yang diberi sandi “Operasi Badai Gurun” itu dipimpin oleh Jenderal AS, Norman Schwarzkopf dan melibatkan angkatan bersenjata dari 32 negara, termasuk Inggris, AS, Mesir, Perancis, Arab Saudi, dan Kuwait. Operasi militer ini ditujukan untuk menyerang Irak dan memaksa tentara rezim Saddam agar mundur dari wilayah Kuwait yang diinvasi Irak beberapa bulan sebelumnya.

Selama enam minggu, kekuatan multinasional menghujani Irak dengan serangan udara yang masif. Tentara Irak yang kekurangan senjata hanya memberikan sedikit perlawanan, di antaranya dengan melemparkan rudal Scud ke Israel dengan harapan Israel akan terprovokasi untuk terlibat dalam perang sehingga memicu datangnya bantuan dari negara-negara Arab terhadap Irak. Namun, atas desakan AS, Israel tidak terjun ke kancah perang tersebut. Pada tanggal 24 Februari, serangan darat dimulai, namun juga hanya mendapat perlawanan yang lemah dari tentara Irak. Perang Teluk berakhir pada tanggal 28 Februari dengan diumumkannya gencatan senjata oleh Persiden AS George Bush.

  • Perjanjian Hudaibyah Ditandatangani

Pada bulan Dzulqa’dah tahun ke-enam Hijriah, Rasulullah beserta sekitar 1400 kaum muslimin, dengan tanpa membawa perlengkapan perang, berangkat dari Madinah ke Mekah dengan niat untuk menunaikan ibadah haji. Namun di tengah perjalanan, di sebuah kawasan bernama Hudaibiyah, rombongan Rsulullah dicegat kaum musyrikin. Setelah melalui perundingan panjang antara kedua pihak, akhirnya disepakati untuk ditandatangani perjanjian Hudaibiyah, yang di antaranya berisi ketetapan bahwa tahun itu, kaum muslimin tidak boleh memasuki Mekah untuk menunaikan ibadah haji, namun tahun depan larangan tersebut akan dicabut. Perjanjian Hudaibiyah merupakan keberhasilan diplomatis besar yang dicapai kaum muslimin. Dua tahun kemudian, yaitu tahun delapan Hijriah, kaum muslimin bahkan berhasil menguasai kota Mekah tanpa terjadi pertumpahan darah.

18 JANUARI

Montesquieu Lahir

Tanggal 18 Januari 1689, Charles de Montesquieu, seorang penulis dan filsuf terkenal Perancis, terlahir ke dunia. Montesquieu mulai terkenal setelah menulis “Persian Letters” pada tahun 1721, yang berupa satire atas politik dan kondisi sosial Perancis. Buku ini menjadi salah satu buku yang menggerakkan revolusi di Perancis. Karya Montesquieu terpenting berjudul “The Spirit of Law”. Di dalam buku itu, Montesquieu membagi sistem pemerintahan di dunia menjadi tiga, yaitu republik, monarkhi, dan despotisme. Montesquieu juga menyatakan ada hubungan antara iklim, geografi, dan kondisi sebuah negara dengan bentuk pemerintahan di negara itu. Selain itu, dalam buku ini Montesquieu juga menyampaikan pendapatnya yang amat terkenal, yaitu bahwa kekuasaan dalam pemerintah harus dibagi-bagi agar hak-hak dan kemerdekaan individu dapat terjamin.

Raja Urduwan Kelima Meninggal

Tanggal 18 Januari 226, Raja Urduwan Kelima tewas terbunuh dan dengan demikian berakhirlah kekuasaan Dinasti Ashkani di Iran. Dinasti Ashkani mulai berkuasa di Iran sejak tahun 250 sebelum Masehi dan berkuasa selama hampir 500 tahun. Sebagian besar periode pemerintahan Ashkani dipenuhi dengan perang melawan Romawi dan bangsa-bangsa Asia Tengah. Konflik internal dan kelemahan pemerintahan raja Urduwan Kelima membuatnya tidak mampu menghadapi pemberontakan Ardeshir Babakan yang dimulai tahun 223. Setelah Dinasti Ashkani runtuh, kekuasaan di Iran dipegang oleh Dinasti Sasania.

Konferensi Damai Paris Dimulai

Tanggal 18 Januari 1919, sebuah konferensi perdamaian bersejarah dimulai di Istana Versailles, Paris, Perancis. Konferensi ini diikuti oleh wakil dari 27 negara dunia dan dipimpin oleh Perdana Menteri Perancis saat itu, George Clemenceau. Dalam konferensi ini ditandatangani “Perjanjian Versailles”

yang di antaranya berisi perintah untuk Jerman agar membayar ganti rugi perang yang sangat besar dan menyerahkan sebagian wilayah yang didudukinya kepada negara-negara Sekutu. Konferensi ini juga membahas pembentukan Liga Bangsa-Bangsa.

James Cook Menemukan Hawaii

Tanggal 18 Januari 1778, Kapten James Cook dari Inggris menjadi orang Eropa pertama yang mendarat di kepulauan Hawaii. Dua hari kemudian, ia mendarat di pulau Kauai dan memberi nama kepulauan di kawasan itu dengan nama Sandwich Islands. James Cook adalah seorang pelaut Inggris yang banyak melakukan ekspedisi keliling dunia. Pada tahun 1768, ia menahkodai kapal yang membawa ilmuwan Inggris ke Tahiti. Pada tahun 1771, ia kembali ke Inggris dengan membawa penemuan baru, yaitu benua Australia dan Selandia Baru. Pada tahun 1772, ia memimpin ekspedisi ke Pasifik Selatan dan akhirnya menemukan daerah Kaledonia Baru.

Awalnya, Cook dan pelautnya disambut dengan antusias oleh penduduk pribumi Hawaii. Namun ketika setahun kemudian Cook dan rombongannya kembali ke Hawaii, yaitu tahun 1779, terjadi konflik dan bentrokan antara pelaut Inggris dan penduduk pribumi. Kapten Cook sendiri ikut tewas dalam bentrokan itu.

Rasulullah Berangkat Haji Wada’

Tanggal 25 Dzulqa’dah tahun ke sepuluh Hijriah, Rasulullah beserta lebih dari 100.000 kaum muslimin, keluar dari kota Madinah dengan tujuan untuk menunaikan haji ke kota Mekah. Seusai menunaikan ibadah haji, dalam perjalanan pulang ke Madinah, Rasulullah memerintahkan kafilahnya untuk berhenti di sebuah daerah bernama Ghadir Khum. Di tempat itu, Rasulullah SAWW menyampaikan wasiat penting mengenai kepemimpinan ummat sepeninggalnya. Saat itu pula, Rasulullah melantik Ali bin Abi Thalib sebagai imam atau pemimpin ummat Islam. Perjalanan haji Rasulullah bersama kaum muslimin tahun ke-10 Hijriah itu merupakan perjalanan haji terakhir yang beliau lakukan. Karenanya, ibadah haji yang dilakukan Rasulullah waktu itu dikenal dengan nama Haji Wada’, atau haji perpisahan.

Mirza Farahani Meninggal

Tanggal 25 Dzaulqa’dah 1237 Hijriah, Mirza Isa Qaem-e Maqam-e Awwal, yang terkenal dengan nama Mirza Buzurgh Farahani, seorang politisi dan sastrawan terkenal Iran pada era Qajar, meninggal dunia di kota Tabriz, barat laut Iran. Selama masa hidupnya, Mirza Farahani banyak melakukan usaha untuk memajukan Iran dan melakukan reformasi di negara tersebut. Buku-buku yang ditulis oleh Mirza Farahani di antaranya berjudul “Ahkamul Jihad wa Asbabur-Rashad”.

19 JANUARI

Granada Jatuh Ke Tangan Tentara Salib

Tanggal 19 Januari 1492, setelah sembilan bulan dikepung, kota Granada yang terletak di selatan Spanyol akhirnya jatuh ke tangan Tentara Salib. Granada merupakan kota terakhir di Spanyol yang dikuasai oleh pasukan muslim. Kota ini dikuasai oleh kaum muslimin sejak tahun 711. Saat itu pasukan muslim datang ke Andalusia atau Spanyol, dengan melewati selat Gibraltar. Setelah dikuasai kaum muslimin, selama berabad-abad, kota Granada menjadi pusat peradaban Islam.

Aminullah Husain Lahir

Tanggal 19 Januari 1907, Aminullah Husain, seorang musisi terkenal Iran, terlahir ke dunia di Turkmenistan. Sejak usia 12 tahun, Aminullah Husain menggeluti dunia musik. Pada tahun 1917, ia dan keluarganya pergi ke Jerman. Di sana ia menyelesaikan pendidikannya di bidang kedokteran dan kemudian kembali menekuni dunia musik. Karya Aminullah Husain yang pertama kali terkenal berjudul “Menuju Cahaya” dan karyanya yang terpenting diberinya judul “Simfoni Pasir”.

Federico Felini Lahir

Tanggal 19 Januari 1920, Federico Felini, seorang sinematografer terkenal Itali, terlahir ke dunia di kota Rimini. Felini memulai karirnya dengan bermain teater dan mulai terjun ke dunia perfilman pada tahun 1939. Kemajuan besar dalam karirnya dimulai ketika ia membuat naskah film “Roma, Citta Aperta” yang menjadi cikal bakal film beraliran neorealisme di Italia. Pada tahun 1950, Felini mulai menyutradarai sendiri naskah filmnya yang juga beraliran neorealisme. Karya Felini yang terpenting dan tercatat dalam sejarah perfilman berjudul “La Dolce Vita” yang memenangkan festival film Cannes.

Demonstrasi Menentang PM Bakhtiar

Tanggal 19 Januari 1979, rakyat Iran kembali melakukan demonstrasi besar-besaran menentang pemerintahan Perdana Menteri Shapour Bakhtiar. Demonstrasi ini terjadi dalam era revolusi Islam di Iran untuk menentang rezim Shah Pahlevi. Pada hari ini, Imam Khomeini dari tempat pengasingannya di Paris, menyampaikan pesan kepada rakyat Iran bahwa beliau akan segera kembali ke Iran dan akan berjuang bersama rakyat Iran untuk menegakkan kemerdekaan dan kebebasan di Iran.

Indira Gandhi Menjadi Perdana Menteri

Tanggal 19 Januari 1966, menyusul kematian PM India, Lal Bahadur Shastri, Indira Gandhi yang saat itu menjadi pejabat penting dalam pemerintahan Shastri, menduduki posisi PM India. Setahun kemudian, diadakan pemilu di India dan Indira Gandhi terpilih sebagai Perdana Menteri. Indira Gandhi adalah putri dari Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri Republik India pertama. Karir Indira di bidang politik semakin meningkat sejak ia dipilih sebagai anggota dewan eksekutif Partai Kongres. Pada tahun 1959, Indira terpilih sebagai presiden partai tersebut. Namun dalam pemilu tahun 1977, Indira Gandhi dan partainya tersingkir dari kekuasaan dan tahun berikutnya, Indira membentuk partai baru bernama Partai Kongres “I”. Huruf “I” di sini merupakan inisial dari nama Indira. Pada tahun 1980, Indira Gandhi kembali meraih posisi sebagai PM setelah sebelumnya sempat ditahan sebentar atas tuduhan korupsi. Pada awal tahun 1980-an, gerakan separatis Sikh semakin meningkat dan selama masa pemerintahannya, Indira bertindak represif dan tentaranya membunuh ratusan orang Sikh. Akhirnya, pada tanggal 31 Oktober 1984, Indira Gandhi tewas ditembak pengawalnya sendiri yang merupakan keturunan Sikh.

Mas’ud bin Umar Taftazani Lahir

Tanggal 26 Dzulqa’dah tahun 722 Hijriah, Mas’ud bin Umar Taftazani, seorang faqih, mufasir, teolog, dan sastrawan muslim terkenal asal Iran, terlahir ke dunia di kota Quchan, timur laut Iran. Selama beberapa waktu, Taftazani melakukan perjalanan ke Khurasan dan kota-kota Asia Tengah lainnya untuk menuntut ilmu. Karena kecerdasannya yang tinggi, Taftazani dengan cepat mencapai ketinggian ilmu dan pada usia 16 tahun ia telah mulai menulis buku-buku yang sebagiannya hingga kini masih menjadi buku pegangan di hauzah-hauzah ilmiah. Buku-buku karya Taftazani di antaranya berjudul “Al Mathawawl” dan “Al Irsyad”. Pada tahun 772, Taftazani diundang Raja Timur agar datang ke kota Samarkand untuk mengajar di sana. Beliau tinggal di kota itu hingga menutup usia pada tahun 792 Hijriah.

20 JANUARI

Laos Dijajah Perancis

Tanggal 20 Januari 1893, dalam periode perluasan imperialisme Perancis di Asia, Laos dimasukkan ke dalam wilayah koloni Perancis. Penjajahan itu berlangsung selama 52 tahun. Ketika Perang Dunia Kedua akan berakhir, tentara Jepang datang dan menjajah Laos. Akan tetapi, pendudukan tentara Jepang atas Laos hanya berlangsung sebentar karena tentara Perancis kembali datang ke Laos dan berhasil memukul mundur tentara Jepang dari kawasan itu. Tahun 1949, Laos diberi status otonomi oleh Perancis, sampai akhirnya rakyat kawasan tersebut bangkit melawan penjajah Perancis. Laos akhirnya memperoleh kemerdekaannya tahun 1953.

Adolf Sax Meninggal Dunia

Tanggal 20 Januari tahun 1894, Adolf Sax, seorang musisi berkebangsaan Jerman meninggal dunia dalam usia 75 tahun. Sax yang dilahirkan tahun 1819, sejak usia muda telah menunjukkan minatnya yang sangat besar di dunia musik. Ayahnya adalah seorang pembuat dan penjual alat-alat musik. Menginjak usia dewasa, Sax meneruskan profesi ayahnya, dan bahkan mampu menciptakan sebuah alat musik tiup baru yang kemudian diberi nama sesuai dengan namanya, yaitu Saxophone.

Imam Khomeini Memastikan Diri Akan Kembali ke Iran

Tanggal 20 Januari tahun 1979, pemimpin besar gerakan revolusi Islam Iran Imam Khomeini mengumumkan tekad bulatnya untuk kembali ke Iran dari pengasingannya di Paris. Berita ini langsung tersebar ke seluruh penjuru Iran dan disambut dengan suka cita oleh rakyat Iran yang sudah lama muak diperintah oleh rezim diktator Syah Pahlevi. Di mana-mana, rakyat sudah mulai membicarakan tata cara penyambutan atas kepulangan pemimpin agung mereka.

Di sisi lain, antek-antek Syah adalah pihak yang paling gelisah dan cemas dengan keputusan kembalinya Imam ke Iran ini. Sebagian memutuskan untuk mengundurkan diri, sebagiannya lagi memutuskan untuk menyingkir ke luar negeri. Ada pula pihak-pihak tertentu yang tetap meneruskan aksi-aksi represifnya terhadap rakyat Iran. Akan tetapi, apapun tindakan yang diambil oleh antek-antek kerajaan, tidak ada satupun yang mampu menghalangi gelombang dahsyat revolusi Islam Iran.

Arafat Terpilih Sebagai Presiden Palestina

Tanggal 20 Januari tahun 1996, Yaser Arafat, pemimpin gerakan pembebesan Palestina (PLO), terpilih sebagai Presiden Palestina dalam sebuah pemilihan umum yang diselenggarakan dengan amat terbatas dengan memperoleh 88,1 % suara. Dengan demikian, Arafat memiliki kekuasaan atas dua kawasan kecil di tanah Palestina, yaitu Jalur Gaza dan Tepi Barat. Media-media Barat menyebut peristiwa ini sebagai pemilihan presiden secara demokratis pertama bagi Bangsa Palestina. Padahal fakta menunjukkan bahwa lebih dari dua juta pengungsi di luar kawasan pendudukan, yang merupakan kelompok mayoritas Bangsa Palestina, tidak diperbolehkan untuk menggunakan hak pilihnya oleh Rezim Zionis.

Azad Bergerami Meninggal Dunia

Tanggal 27 Dzulqa’dah tahun 1200 Hijriah, Azad Belgerami, sejarawan dan sufi muslim asal India meninggal dunia. Sejak usia remaja, ia sudah mempelajari ilmu-ilmu dasar keislaman, juga bahasa Arab dan Persia. Dalam dua bahasa asing itu, Belgerami bahkan sampai memiliki kemampuan untuk membuat syair-syair yang bermutu. Karena kemampuannya yang brilian dalam membuat syair-syair yang memuji Rasulullah SAWW, Belgerami digelari sebagai “Orang Baik India”. Di antara karya-karya Belgerami adalah buku berjudul “Delgosha Name”, dan “Matsnawi”.

21 JANUARI

300 Ribu Warga Teluk Benggali Tewas Akibat Angin Topan

21 Januari tahun 1737, sebuah topan dahsyat melanda Teluk Benggala. Akibatnya, 300 ribu warga setempat tewas seketika. Teluk Benggala adalah sebuah kawasan di selatan Benua Asia. Daerah itu memang sangat sering dilanda angin topan. Akan tetapi, angin topan yang terjadi tahun 1737 adalah bencana dahsyat dengan korban paling banyak sepanjang sejarah di kawasan tersebut.

Raja Louis XVI Dihukum Pancung

21 Januari tahun 1793, Raja Perancis Louis XVI dihukum pancung dengan menggunakan alat penjagal terkenal di Perancis waktu itu, yaitu guilllotine. Peristiwa tersebut terjadi empat tahun setelah berlangsungnya revolusi Perancis. Raja Louis XVI naik takhta kerajaan pada tahun 1773. Tahun 1789, rakyat Perancis bangkit melakukan revolusi yang dipicu oleh buruknya situasi ekonomi Perancis. Pada tahun itu juga, Tahun 1792, perjuangan rakyat Perancis berhasil menumbangkan sistem kerajaan Perancis. Raja Louis sendiri terguling dari kekuasaan. Akan tetapi, ia kemudian diketahui meminta bantuan dari pihak asing untuk mengembalikan kekuasaannya. Ia akhirnya dihukum pancung dengan tuduhan telah melakukan pengkhianatan kepada negara.

Lenin Meninggal Dunia

21 Januari tahun 1934 Vladimir Illych Ulyanov yang dikenal dengan nama Lenin meninggal dunia. Lenin yang dilahirkan tahun 1870 adalah pemimpin revolusi Sovyet. Sejak muda, Lenin telah aktif dalam gerakan Marxis yang bertujuan menggulingkan kekaisaran Rusia. Akibatnya, dia pernah dipenjara dan dibuang ke Siberia. Setelah menjalani masa pembuangannya, Lenin pergi ke London dan di sana ia mendirikan Partai Buruh Sosial Demokratik Rusia. Sejak awal, ada dua kubu yang berseteru dalam partai ini. Pertama, kubu Bolshevik yang cenderung pada militerisme di bawah pimpinan Lenin dan kedua, kubu Menshevik yang cenderung demokratis. Pada tahun 1912, Lenin mendirikan Partai Bolshevik.

Setelah kemenangan revolusi Rusia 1905, Lenin kembali ke Rusia, namun pada tahun 1907 ia dibuang oleh Kaisar Nicholas II yang berkuasa saat itu. Pada tahun 1914, meletuslah Perang Dunia Pertama yang mengakibatkan tergulingnya Kaisar Nicholas II dan berakhirnya era kekaisaran di Rusia.

Pada tahun 1917, Lenin memimpin pemberontakan Bolshevik di Rusia. Partai Bolshevik di bawah pimpinan Lenin menggulingkan pemerintah Rusia saat itu dan dalam dua hari, terbentuklah pemerintahan baru dengan Lenin sebagai pemimpinnya. Pemerintahan Bolshevik Rusia kemudian berganti nama dengan Republik Sosialis Uni Soviet dan merupakan negara Marxis pertama di dunia.

Suasana Kemenangan Revolusi Islam Makin Terasa di Iran

21 Januari 1979, terjadi sejumlah peristiwa yang menandai semakin dekatnya kemenangan revolusi Islam Iran. Penjara-penjara politik sudah tidak terkontrol lagi sehingga banyak tahanan politik yang berhasil membebaskan diri dari sekapan penjara Rezim Syah. Pada hari itu juga, sejumlah perwira angkatan udara Iran melakukan aksi turun ke jalan menyatakan solidaritas mereka terhadap gerakan revolusi. Pada hari yang sama, berita-berita utama di koran-koran besar nasional secara serentak dipenuhi dengan laporan tentang akan kembalinya Imam Khomeini dari Paris ke Iran.

Abul Qasim Thabrani Wafat

28 Dzulqa’dah tahun 360 Hijriah, Abul Qasim Thabrani, seorang ulama terkenal asal Isfahan, Iran, meninggal dunia. Ia adalah ilmuwan dan ahli hadits terkenal abad keempat hijriah. Untuk mempelajari ilmu-ilmu keislaman, Thabrani melakukan banyak perjalanan ke negeri-negeri muslim, dan selama 33 tahun lamanya, ia melakukan riset atas sejumlah bidang studi ilmu keislaman. Ada tiga kitab ilmu hadits terkenal yang ditulisnya,masing-masing bernama “Mu’jam Kabir”, “Mu’jam Wasath”, dan “Mu’jam Shagir”.

22 JANUARI

Francis Bacon Lahir

Tanggal 22 Januari 1561, Francis Bacon, filsuf dan matematikawan asal Inggris terlahir ke dunia. Ia awalnya adalah seorang politisi. Akan tetapi, setelah terkena tuduhan melakukan korupsi, Bacon dipenjara. Di dalam tahanan itulah ia menunjukkan kejeniusannya. Di penjara, Bacon menulis sejumlah buku. Lewat buku-bukunya, Bacon memberikan sumbangan tak terhingga kepada kemajuan ilmu matematika dan filsafat Eropa. Di antara buku-bukunya yang terkenal adalah “The Logic of Sensation”. Ia juga pernah menulis buku berisikan utopianya tentang pembangunan kota dan peradaban di bawah laut bernama “The New Atlantis”.

Ratu Victoria meninggal Dunia

Tanggal 22 januari tahun 1901, Victoria, Ratu Inggris terkenal, meninggal dunia pada usia 82 tahun. Ia dilahirkan tahun 1819 di kota London. Pada usia yang masih sangat muda, yaitu 18 tahun, Victoria sudah menjadi penguasa kerajaan Inggris, menggantikan pamannya, Raja Wiliam IV, yang meninggal dunia. Ratu Victoria memerintah selama 63 tahun sehingga merupakan masa pemerintahan terlama dalam sejarah Inggris. Victoria berhasil mempertahankan keberadaan sistem monarkhi di Inggrsi dan menjadikannya sebagai institusi politik seremonial. Pada masa pemerintahannya itulah, aksi represi terhadap rakyat di kawasan-kawasan koloni Inggris meningkat secara signifikan.

Pada tahun 1839, sepupu Victoria, Albert, seorang pangeran dari Jerman, datang ke Inggris dan lima hari kemudian, ia dilamar oleh Ratu Victoria. Pangeran Albert menerimanya dan mereka menikah pada bulan Februari tahun 1840. Pasangan ini memiliki sembilan anak, di antaranya Raja Edward VII. Setelah kematian Victoria, kekuasaan Imperium Inggris di bawah kepemimpinan Raja Edward VII, semakin melemah.

Panitia Peyambutan Kepulangan Imam Khomeini Dibentuk

Tanggal 22 Januari 1979, dalam rangka menyambut kepulangan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Imam Khomeini dari Paris, sebuah panitia penyambutan dibentuk oleh para ulama dan tokoh-tokoh masyarakat Teheran. Pembentukan panitia ini ternyata bukan hanya didukung oleh warga Teheran. Rakyat Iran dari berbagai pelosok negeri juga berdatangan ke Teheran untuk menyatakan dukungannya kepada pembentukan panitia tersebut. Mereka juga datang ke Teheran sekaligus untuk langsung terlibat dalam upacara sambutan atas kedatangan pemimpin agung mereka.

Fisikawan Andrei Sakharov Ditangkap

Tanggal 22 Januari 1980, Andrei Sakharov, ilmuwan nuklir Soviet, ditangkap oleh pemerintah Kremlin karena protes kerasnya atas invasi tentara merah Uni Soviet ke Afghanistan. Sakharov dilahirkan tahun 1921. Pada tahun, 1948, setelah menyelesaikan masa belajarnya di jurusan Fisika Universitas Moskow, Sakharov direkrut oleh Badan Nuklir Uni Soviet untuk dilibatkan dalam proyek pembuatan bom hidrogen. Sakharov adalah tokoh utama di balik kesuksesan tim Uni Soviet dalam merakit bom hidrogen pertama di dunia yang dibuat pada tanggal 22 November 1955.

Pada tahun 1957, ia mulai tertarik kepada masalah-masalah yang terkait dengan dampak negatif proyek-proyek senjata nuklir terhadap lingkungan dan keamanan dunia. Akan tetapi, berbagai kritikannya terhadap masalah dampak proyek nuklir itu masih disebut sangat lunak. Barulah pada tahun 1969, ia menulis sebuah essay di Koran New York Times. Pada essay-nya itu, ia menyerukan demokrasi, pluralisme, dan pembebasan masyarakat Soviet dari intoleransi dan dogmatisme. Ia juga menyeru masyarakat dunia agar peduli dengan masa depan.

Pada tahun 1975, Sakharov mendapatkan hadiah Nobel di bidang perdamaian. Ia menjadi orang Soviet pertama yang memperoleh penghargaan tersebut. Akhirnya, menyusul kritikannya yang sangat keras atas aksi invasi Soviet ke Afghanistan, Sakharov ditangkap dan diasingkan ke Gorky. Di tempat pengasingannya itu, Sakharov menjalani hari-hari kehidupannya dengan sangat berat. Pada tahun 1986, saat pemimpin reformis Soviet Mikhail Gorbacfhev berkuasa, Sakharov dibebaskan dan diperbolehkan kembali ke Moskow.

23 JANUARI

Gempa Bumi di Provinsi Shensi Cina

Tanggal 23 Januari tahun 1556, sebuah gempa bumi dahsyat terjadi di Provinsi Shensi Cina. Kawasan Shensi memang sudah lama dikenal sebagai salah satu jalur gempa bumi di daratan Cina. Akan tetapi, gempa bumi yang terjadi pada tahun 1556 itu sangatlah dahsyat karena sampai mengambil nyawa sekitar 830 ribu penduduk setempat.

Partai Fascist Italia Berdiri

Tanggal 23 Januari tahun 1919, Partai Fascist pimpinan Benito Mussolini didirikan. Pembentukan partai ini didasarkan pada keinginan untuk merombak kekuasaan Imperium Roma. Kelompok yang anggotanya selalau mengenakan baju hitam ini menganut doktrin diktatorisme yang sama sekali tidak mentolerir segala bentuk kebebasan.

Pada tahun 1922, Mussolini dan rekan-rekannya menguasai kota Roma. Ia sendiri mengangkat dirinya menjadi penguasa Italia dengan jabatan perdana menteri. Ia kemudian secara perlahan memperlebar kekuasaannya di seluruh Italia. Akan tetapi, pada tahun 1945, yaitu ketika Perang Dunia II berakhir, Mussolini ditangkap oleh kelompok nasionalis Italia, dan akhirnya dihukum mati oleh kelompok tersebut.

Knesset Mengumumkan Baitul Maqdis Sebagai Ibukota Israel

Tanggal 23 Januari 1950, Parlemen Israel Knesset mengumumkan Baitul Maqdis sebagai ibu kota Israel. Pengumuman ini hanya berselang dua tahun dari terbentuknya negara ilegal Israel. Pengumuman ini langsung mendapatkan reaksi keras dari negara-negara Arab dan muslim karena Baitl Maqdis adalah salah satu kota suci ummat Islam dan pernah menjadi kiblat shalat kaum muslimin. Akibat penentangan yang meluas tersebut, upaya Israel untuk mendapatkan pengakuan dari negara-negara dunia terkait pemindahan ibu kota dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis itu tidak mendapatkan sambutan sebagaimana yang diharapkan. Negara-negara dunia enggan memindahkan kantor kedutaannya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis, dan hingga kini, ibu kota Israel tetap Tel Aviv.

Imam Al-Jawad Gugur Syahid

Di hari terakhir bulan Dzulqa’dah tahun 220 Hijriah, Muhamad Taqi bin Ali Al-Jawad, imam kesembilan para pengikut Ahlul Bait, gugur sebagai syahid di tangan musuh-musuh Islam. Imam Al-Jawad adalah generasi kedelapan keturunan Rasulullah SAWW. Beliau dilahirkan pada bulan Ramadhan tahun 195 Hijriah.

Setelah ayahandanya Imam Ali Ar-Ridha gugur di tangan Khalifah Al-Makmun, Imam Al-Jawad menerima tampuk imamah atau kepemimpinan atas ummat Islam. Pada masa imamah Imam Al-Jawad, ilmu-ilmu keislaman tengah berkembang pesat dan faham-faham baru dari dunia luar seperti berbagai aliran filsafat Yunani mulai masuk kepada masyarakat Islam. Sebagai orang yang dikenal memiliki ilmu sangat tinggi, Imam Al-Jawad menjadi pusat kunjungan para ulama dan cendekiawan muslim yang ingin mempelajari ilmu-ilmu keislaman. Imam juga aktif mengadakan berbagai pengajian dan majelis-majelis diskusi dengan para ilmuwan zaman itu. Dalam berbagai kesempatan, Imam juga secara konsisten menunjukkan berbagai kebobrokan pemerintahan represif Bani Abbasiah saat itu. Tindakan-tindakan politik Imam Al-Jawad inilah yang membuat gerah kalangan istana yang saat itu dipimpin oleh Khalifah Al-Mu’tashim.

Akhirnya, Al-Mu’tashim mengambil langkah pintas namun keji untuk membungkam gerakan Imam Al-Jawad dengan cara membunuhnya. Imam Al-Jawad gugur sebagai syahid menyusul jejak langkah ayahanda dan para pendahulunya pada usia yang masih sangat muda, yaitu 25 tahun. Salah satu haditsnya kami kutipkan berikut ini,

“Siapapun yang beramal tanpa pengetahuan, ia pasti tidak akan mampu melakukan perbaikan. Alih-alih melakukan perbaikan, ia malah akan melakukan kerusakan”.

24 JANUARI

Perjanjian Breda Ditandatangani

Tanggal 24 Januari tahun 1667, perjanjian Breda ditandatangani oleh Inggris dan Belanda. Atas dasar perjanjian ini, Belanda harus menyerahkan daerah jajahannya di Amerika kepada Inggris. Pada tahun 1602, pemerintah Belanda memerintahkan Perusahaan dagang Hindia Belanda (VOC) untuk mencari jalan pintas menuju India dan mereka mengklaim semua wilayah yang ditemukan sebagai jajahan Belanda. Pada tahun 1621, sebuah perusahaan baru bernama WIC didirikan untuk memonopoli perdagangan di Amerika dan Afrika Barat. Perusahaan ini pun kemudian mendirikan berbagai pemukiman dan pusat perdagangan Eropa di Amerika, di antaranya Manhattan, New York, dan Philadelphia. Pada tahun 1664, tentara Inggris datang menyerang koloni Belanda di Amerika dan meletuslah perang Inggris-Belanda kedua selama tahun 1665 hingga 1667. Perang ini diakhiri dengan Perjanjian Breda. Sebagai kompensasi atas diserahkannya koloni Belanda di Amerika kepada Inggris, Inggris menyerahkan Suriname kepada Belanda.

Ernest Hoffman Lahir

Tanggal 24 Januari tahun 1776, Ernest Theodor Wilhelm Amadeus Hoffman, seorang penulis dan pemusik terkenal Jerman, terlahir ke dunia di kota Konigsberg. Hoffman adalah seorang figur utama dari Romantisme Jerman dalam bidang penulisan maupun musik. Karya-karya Hoffman banyak memperlihatkan kemampuan imajinasinya yang fantastis, meskipun tetap memperhatikan dunia kehidupan sehari-hari. Novel-novel pertama karya Hoffman, di antaranya berjudul Ritter Gluck dan Don Juan, yang berkisah tentang pengalaman supernaturalnya, kegilaan, dan musik. Karya-karya penulisan Hoffman banyak memberi inspirasi kepada para musisi, misalnya Offenbach yang menciptakan karya musik berjudul The Tales of Hoffman. Karya musik Hoffman yang terpenting adakah opera berjudul Undone yang pertama kali ditampilkan di The Royal Theatre of Berlin yang dianggap sebagai basis musik romantis Jerman. Ernest Hoffman meninggal dunia tahun 1822.

Penggalian Minyak Pertama Berhasil Dilakukan

Tanggal 24 Januari 1859, untuk pertama kalinya, sumur pengeboran minyak berhasil mengeluarkan minyak dari dalam bumi. Sumur ini dibuat oleh Edwin Lorentine Drake di tengah kawasan pertanian di barat laut Pennsylvania. Drake memilih lokasi tersebut untuk usaha pengeboran minyaknya karena sebelumnya, warga kawasan itu sudah sering menemukan minyak ketika menggali sumur untuk mencari air biasa. Sumur ini kemudian dikenal dengan nama The Drake Well, dan keberhasilan pengeboran minyak pertama ini memulai eksplorasi minyak di seluruh dunia.

Bandara Iran Ditutup

Tanggal 24 Januari 1979, setelah tersebar kabar bahwa Imam Khomeini akan segera kembali ke Iran dari tempat pengasingan beliau di Paris, Perdana Menteri Rezim Pahlevi, Shapour Bakhtiar, memerintahkan agar seluruh bandara di Iran ditutup untuk mengahalangi kedatangan Imam Khomeini. Tindakan ini menimbulkan kemarahan rakyat dan terjadilah berbagai demonstrasi besar di Iran. Tokoh-tokoh pejuang revolusi, di antaranya Ayatullah Murtadha Muthhari dan Doktor Behesti juga mengadakan aksi mogok di mesjid Universitas Teheran.

Imam Ali dan Fathimah Az-Zahra Menikah

Tanggal 1 Dzulhijjah tahun ke-3 Hijriah, Fathimah Az-Zahra, putri Rasulullah SAWW dan Ali bin Abi Thalib, menikah. Sayyidah Fathimah adalah seorang muslimah yang sangat agung dan penuh dengan sifat-sifat yang mulia. Banyak tokoh-tokoh bangsa Arab yang datang meminang beliau, namun selalu dijawab Rasulullah bahwa pernikahan putri beliau tergantung kepada kehendak Allah. Akhirnya, ketika Imam Ali meminang Fathimah, Rasulullah mendatangi putri beliau dan menanyakan pendapatnya. Sayyidah Fathimah menerima pinangan Imam Ali dan mereka pun dinikahkan oleh Rasulullah, dengan mahar berupa pakaian perang Imam Ali. Pasangan mulia itu menjalani kehidupan dengan amat sederhana dan mereka dikaruniai anak-anak yang kelak menjadi pejuang pembela Islam, yaitu Imam Hasan, Imam Husain, dan Sayyidah Zainab alayhimussalam.

25 JANUARI

25 Januari

Industri Percetakan Lahir

Tanggal 25 Januari tahun 1456, industri percetakan lahir dengan dicetaknya Injil Gutenberg atau dikenal dengan nama Mazarin Bible. Injil cetakan pertama ini bentuknya seperti manuskrip, tidak memiliki nomer halaman, judul halaman, dan identitas buku lainnya. Pencetakan Injil Gutenberg ini merupakan hasil dari penemuan mesin cetak dengan huruf bergerak oleh Johann Gutenberg pada tahun 1450. Namun sesungguhnya, penemuan mesin cetak pertama kali ditemukan oleh bangsa Cina pada tahun 594 yang menggunakan metode penyekaan terhadap cetakan yang terbuat dari sebuah kayu.

Edouard Manet Lahir

Tanggal 25 Januari 1832, Edouard Manet, seorang pelukis Perancis, terlahir ke dunia. Manet merupakan pemimpin para pelukis muda pemberontak dari aliran lukisan yang tengah berkembang saat itu dan mempelopori gerakan impresionisme di Perancis. Lukisannya banyak memotret kehidupan sehari-hari, menggunakan area warna yang luas dan simpel, serta menggunakan teknik kuas yang cepat dan hidup. Karya-karya lukis Edouard Manet di antaranya berjudul “Olympia” dan “The Bar at the Folies Bergere”. Pelukis Perancis ini meninggal dunia tahun 1832.

Syaikh Shamil Meninggal Dunia

Tanggal 25 Januari 1871, Syaikh Shamil, seorang ulama pejuang di Kaukasus meninggal dunia di Madinah. Beliau dilahirkan pada tahun 1797 di Dagestan, sebuah kawasan di Kaukasus utara, di selatan Rusia. Sejak kecil, beliau telah mempelajari ilmu-ilmu agama. Setelah terjadinya perang antara Iran dan Rusia dan dijajahnya Kaukasus oleh Rusia pada awal abad ke-19, rakyat kawasan ini melakukan perlawanan terhadap bangsa Rusia. Syaikh Shamil pada tahun 1834 memulai perjuangan bersenjatanya melawan pasukan Tzar Rusia setelah dia terpilih sebagai pemimpin politik dan agama suku-suku Dagestan. Setelah berkali-kali mengalami kekalahan, tentara Rusia kemudian mengirimkan 50.000 pasukan ke Kaukasus sehingga tahun 1839, perjuangan Syaikh Shamil terpaksa terhenti sementara waktu. Dua tahun kemudian, sekali lagi Syaikh Shamil memulai perjuangannya hingga tahun 1859. Namun akhirnya, karena Rusia memiliki peralatan militer yang lebih lengkap dan maju serta mundurnya sebagian pendukung Syaikh Shamil, perjuangan bangsa Kaukasus kembali dibungkam Rusia dan Syaikh Shamil ditangkap. Di akhir masa kehidupannya, Syaikh Shamil pergi ke Madinah dan meninggal di sana.

Mikroba Penyebab Penyakit Lepra Ditemukan

Ttanggal 25 Januari 1873, Dokter Armuer Hansen dari Norwegia berhasil menemukan mikroba penyebab penyakit lepra, yang diberi nama Mycobacterium leprae. Penyakit lepra kemudian disebut juga sebagai Penyakit Hansen atau Hansen Disease. Penyakit ini telah muncul sejak ratusan tahun sebelumnya, namun baru pada tahun 1873 ditemukan penyebabnya. Penemuan mikroba ini membuat proses pengobatan penyakit lepra mengalami kemajuan. Obat terbaru yang dianggap sebagai kemajuan besar dalam sejarah lepra adalah MDT (multidrug therapy) yang diproduksi tahun 1982 oleh WHO. Obat itu menunjukkan keberhasilan signifikan di berbagai daerah endemik lepra di dunia.

Demonstrasi Perwira AU Iran

Tanggal 25 Januari 1979, rakyat Iran kembali mengadakan demonstrasi besar-besaran menentang perintah Rezim Pahlevi yang melarang rakyat untuk melakukan pertemuan lebih dari dua orang. Dalam demonstrasi ini banyak rakyat yang gugur syahid akibat tindakan represif tentara Shah. Pada hari ini pula, sejumlah besar perwira Angkatan Udara turun ke jalan-jalan untuk berdemonstrasi dan menunjukkan kesetiaan mereka kepada Imam Khomeini. Di akhir demonstrasi, para perwira itu mengeluarkan resolusi yang berisi kecaman atas kejahatan Rezim Shah Pahlevi dan kesiapan mereka untuk mendukung Imam Khomeini.

26 JANUARI

“Attila The Hun” Lahir

Tanggal 26 Januari tahun 405, Attila, pemimpin bangsa Hun terlahir ke dunia. Raja Attila adalah salah satu raja kaum Barbar yang paling ditakuti sepanjang sejarah. Kerajaan Hun berpusat di Hungaria saat ini. Attila mewarisi mahkota kerajaan Hun pada tahun 434 dan dia berhasil menyatukan bangsa-bangsa Barbar yang hidup di sekitar Laut Kaspia. Attila kemudian menyerbu berbagai kawasan di Eropa selama abad ke-5 dan memperluas kekuasaannya dari sungai Rhine hingga ke Laut Hitam. Dalam setiap penyerbuan yang dilakukannya, Attila bertindak sangat kejam dan melakukan pembunuhan massal. Attila meninggal dunia pada tahun 454 akibat terlalu banyak minum minuman keras dan kerajaannya pun dengan segera ikut terpecah-pecah.

India Menjadi Republik

Tanggal 26 Januari 1950, sistem pemerintahan India diubah menjadi republik. Tiga tahun sebelumnya, yaitu bulan Agustus 1947, bangsa India memproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan Inggris. Setelah melalui berbagai konflik internal antara umat Islam dan Hindu, akhirnya pada tahun 1949 UUD India berhasil disusun dan setahun kemudian lahirlah Republik India. Dr. Rajendra Prasad pun terpilih sebagai presiden pertama India dan dia menjabat posisi ini selama tujuh tahun. Jabatan presiden di India hanya merupakan jabatan kehormatan dan dipilih oleh Parlemen. Kekuasaan mengatur pemerintahan di India lebih banyak berada di tangan Perdana Menteri yang dipilih langsung oleh rakyat.

Camp David Ditandatangani

Tanggal 26 Januari 1978, perjanjian Camp David ditandatangani oleh Presiden Mesir Anwar Sadat dan Perdana Menteri Israel Menachem Begin. Mediator dari kedua pihak adalah Presiden AS, Jimmy Carter. Dalam perjanjian ini, Israel bersedia mengembalikan Gurun Sinai yang didudukinya kepada Mesir sedangkan Mesir secara resmi bersedia mengakui negara Israel. Ditandatanganinya Camp David oleh Mesir membuat negara-negara Aran dan muslim marah besar dan persatuan Arab melawan Israel menjadi pecah. Mesir pun kemudian diasingkan dari dunia Islam serta banyak negara-negara Arab dan muslim, termasuk Iran, yang memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Mesir.

Brazil Ditemukan

Tanggal 26 Januari 1500, seorang pelaut Spanyol, Vicente Yáñez Pinzón, mencapai pantai timur laut Brazil. Pinzon adalah pelaut yang pernah menahkodai kapal Nina yang membawa ekspedisi pertama Christopher Columbus ke Dunia Baru. Pada tahun yang sama, pelaut Portugis, Pedro Cabral mengklaim Brazil sebagai koloni Portugis dengan alasan bahwa Brazil termasuk daerah yang jatuh ke dalam kekuasaan Portugis berdasarkan perjanjian Tordessilas tahun 1494. Tahun 1530, pemukiman Eropa pertama di Brazil dibangun di Sao Paulo oleh Portugis.

Berlian Terbesar Di Dunia Ditemukan

Tanggal 26 Januari 1905, sebuah berlian terbesar di dunia ditemukan di sebuah tambang berlian di Pretoria, Afrika Selatan. Berlian senilai 3.106 karat ini kemudian dipotong oleh Joseph Ascher dari Belanda. Dia berhasil memotong berlian itu hingga 106 buah yang berharga jutaan dolar. Potongan terbesar diberi nama “Star of Africa One” yang bernilai 530 karat dan memiliki 74 irisan. Berlian tanpa warna dalam potongan tersebesar di dunia ini dihadiahkan kepada Raja Inggris saat itu, Raja Edward VII, dan kini masih tersimpan di Menara London.

Khaqani Sharwani Lahir

Pada tanggal 3 Dzulhijjah 520 Hijriah, Khaqani Sharwani seorang penyair besar Iran, terlahir ke dunia di kota Sharwan, di barat laut Iran kuno. Sharwani selama beberapa waktu menuntut berbagai ilmu dari pamannya, termasuk seni syair. Dia pun kemudian berhasil menciptakan syair-syair yang indah. Pada tahun 551, Sharwani menunaikan haji ke Mekah dan dia menciptakan syair-syair relijius berkenaan dengan ibadah haji. Setelah itu, dia pergi ke Irak dan pengalamannya dituliskan dalam buku Nahfatul Araqin. Buku kumpulan syairnya berjudul “Khaqani” yang memuat 18.000 qasidah, ghazal, dan rubaiy. Di akhir hidupnya, Khaqani tinggal di Tabriz, barat laut Iran, dan meninggal tahun 595 Hijriah.

27 JANUARI

Aspirin Diproduksi

Tanggal 27 Januari tahun 1832, seorang kimiawan Jerman bernama Felix Hoffman berhasil menciptakan obat pereda sakit dan demam. Obat serupa pernah dibuat oleh Hippocrates, seorang tabib Yunani kuno, pada tahun 400 sebelum Masehi, dengan menngunakan daun dan kulit pohon willow yang mengandung zat salicin. Pada tahun 1832, Hoffman membuat formula dari zat acetylsalicylic acid yang setara dengan salicin untuk meredakan penyakit rematik ayahnya. Pada tahun 1899, ia mendistribusikan obat buatannya yang diberi nama Aspirin itu ke dokter-dokter. Aspirin dengan cepat menjadi obat yang paling populer di dunia dan dapat dibeli bebas tanpa resep dokter oleh masyarakat.

Wolfgang Amadeus Mozart Lahir

Tanggal 27 Januari 1756, Wolfgang Amadeus Mozart, seorang musisi dunia termasyhur, terlahir ke dunia di kota Salzburg Austria. Sejak kecil, Mozart telah menunjukkan bakatnya yang besar di dunia musik. Dia mahir memainkan piano pada usia empat tahun, mulai mencipta musik di usia lima tahun, dan di usia muda ia telah mahir menguasai biola. Ayahnya, Leopold Mozart adalah seorang musisi dan ia mengajak Mozart yang baru berusia enam tahun, untuk melakukan tur musik keliling Eropa. Tahun 1767, pada saat Mozart berusia sebelas tahun, ia telah menulis karya opera pertamanya yang berjudul La Finta Semplice untuk dihadiahkan kepada kaisar. Sejak usia 25 tahun, Mozart menghabiskan usianya di kota Wina. Ia meninggal dunia pada usia 35 tahun dan dalam masa hidupnya yang singkat itu, ia menghasilkan karya musik yang sangat banyak banyak, yang paling terkenal adalah konser piano berjudul simfoni no 17 dalam G major, no. 20 dalam D minor, dan no. 21 dalam C major.

Gencatan Senjata AS-Vietnam Ditandatangani

Tanggal 27 Januari 1973, setelah berlangsung perundingan selama empat tahun, perjanjian damai antara AS-Vietnam Utara ditandatangani di Paris. Perang antara AS dan Vietnam Utara terjadi sejak Vietnam Selatan membentuk pemerintahan sendiri yang didukung oleh AS. Berdasarkan perjanjian yang dinamakan “Perjanjian Paris” itu, AS bersedia menarik pasukannya dari Vietnam Selatan. Tentara AS kemudian mulai ditarik pulang dan Vietnam Utara mengembalikan hampir 600 tawanan perang AS. Jumlah tentara AS yang tewas di perang Vietnam mencapai 60.000 orang dan puluhan ribu lainnya luka-luka. Warga Vietnam, baik Vietnam Selatan maupun Utara, yang tewas mencapai jumlah dua juta orang. Antara tahun 1973-1975, perang antara kedua Vietnam masih terus berlangsung sampai akhirnya pada bulan April 1975, Saigon jatuh dan Vietnam Selatan menyerah. Kedua Vietnam kemudian kembali bersatu hingga saat ini dengan nama Republik Sosialis Vietnam.

Abu Ishaq Isfarayani Meninggal

Tanggal 4 Dzulhijjah 418 Hijriah, Abu Ishaq Isfarayani yang dikenal dengan panggilan Ruknud-din, seorang cendekiawan terkenal Iran, meninggal dunia pada usia 80 tahun. Keilmuan Abu Ishaq yang tinggi di bidang ilmu fiqih, ushul fiqih, dan ilmu-ilmu lainnya, membuatnya dipercaya untuk mengajar di sekolah di Naishabur, Iran, yang saat itu merupakan pusat keilmuan. Ruknud-din banyak meninggalkan karya penulisan, di antaranya berjudul “Al-Jami fi Ushuluddin” dan “Nurul Ain fi Masyhadil Husain”.

Abul Muzhaffar Athamalik Juwaini Meninggal

Pada tanggal 4 Dzulhijjah 681 Hijriah, Abul Muzhaffar Athamalik Juwaini, seorang politisi dan sejarawan terkenal abad ke-7 Hijriah, meninggal dunia. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Athamalik bekerja di pemerintahan Mongol dan dengan cepat meraih kemajuan karir. Athamalik banyak berperan dalam mengurangi kekejaman bangsa Mongol terhadap masyarakat dan mencegah dihancurkannya karya-karya bersejarah Iran oleh bangsa Mongol. Setahun setelah ditaklukkannya Bagdad oleh bangsa Mongol, Athamalik oleh Raja Hulagu Khan diberi tugas untuk mengatur pemerintahan di Baghdad. Selama 24 tahun Athamalik memegang poisisi tersebut, namun kemudian Raja Mongol berbalik membencinya dan secara bertahap menyingkirkannya. Akibat tekanan besar yang dialaminya, Athamalik akhirnya meninggal. Di antara karya tulis yang ditinggalkan Athamalik berjudul “Sejarah Penaklukan Dunia Juwaini”.

28 JANUARI

Peter The Great Meninggal

Tanggal 28 Januari tahun 1725, Peter Romanov, kaisar Rusia ketiga dari Dinasti Romanov, meninggal dunia pada usia 53 tahun. Peter the Great adalah pemimpin reformasi di Rusia. Dia mengundang insinyur-insinyur, pembuat kapal, arsitek, pengerajin, dan pedagang dari Barat untuk datang ke Rusia. Ratusan orang Rusia juga dikirimkan belajar ke Barat. Pada tahun 1700, ia memulai perang dengan Swedia, yang dinamakan “Perang Utara” Tujuan utama perang ini adalah meraih akses ke Lautan Baltik dan perdagangan di sana. Selama perang berlangsung, Peter membangun kota St. Petersburg di delta Sungai Neva, pada tahun 1703.

Pada tahun 1712, Peter memindahkan ibukota Rusia ke St. Peterburg. Setelah berlangsung selama 21 tahun, Perang Utara berakhir pada tahun 1721 dengan kemenangan Rusia. Di tahun itu pula, Rusia dinyatakan sebagai imperium dan Peter mengangkat dirinya sebagai Kaisar. Di samping dikenal sebagai arsitek modernisasi Rusia, Peter The Great juga dikenal sebagai kaisar yang kejam dan berdarah dingin. Untuk membiayai reformasi di Rusia, ia menarik pajak yang besar dari rakyatrnya. Diapun membunuh missal para oposannya.

Pesawat Chalenger Meledak

Tanggal 28 January 1986, pesawat angkasa ulang-alik Chalenger lepas landas dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. 73 detik kemudian, pesawat itu meledak dan menghancurkan seluruh penumpangnya. Salah satu di antara penumpang pesawat ulang-alik itu adalah Christa McAuliffe, seorang guru SMA berusia 37 tahun dari New Hampshire. Dia berhasil memenangkan kompetisi pemilihan warga sipil pertama yang akan dijadikan awak pesawat luar angkasa. Peluncuran pesawat ini berkali-kali ditunda karena masalah cuaca. Setelah diadakan penyelidikan, penyebab meledaknya pesawat ulang-alik tersebut adalah kegagalan fungsi alat pengaman di salah satu roket bahan baker padat, akibat dinginnya suhu pada saat peluncuran.

Pembunuh Stephen Biko Mengaku

Tanggal 28 januari 1997, empat polisi rasialis Afrika Selatan akhirnya mengakui pembunuhan yang mereka lakukan terhadap Stephen Biko dua puluh tahun sebelumnya. Stephen Biko adalah pemimpin Gerakan Kesadaran Kulit Hitam Afrika Selatan. Pada tahun 1969, Biko yang saat itu merupakan mahasiswa kedokteran, mendirikan organisasi pelajar kulit hitam Afrika Selatan untuk menentang kebijakan rasisme pemerintah Afsel. Pada tahun 1972, dia mengorganisasi Konvensi Kaum Kulit Hitam, namun setahun kemudian gerakan ini dibredel oleh pemerintah.

Empat tahun kemudian, pada bulan September 1977, dia ditahan atas tuduhan subversif. Selama ditahan di penjara polisi Port Elizabeth, Biko dipukuli secara brutal dan pada tanggal 12 September 1977, Biko ditemukan tewas di rumah sakit polisi. Pembunuhan Stephen Biko menimbulkan protes internasional dan embargo dari PBB. Perjuangan bangsa kulit hitam Afrika yang memakan banyak korban, di antaranya Stephen Biko itu, akhirnya mencapai hasilnya setelah diadakan pemilu bebas pada tahun 1994 yang dimenangkan oleh African National Congress dan diangkatnya pejuang kulit hitam, Nelson Mandela, sebagai preisden.

Amir Abdulkarim Rifi Lahir

Tanggal 28 Januari 1882, Amir Abdulkarim Rifi, seorang pejuang kemerdekaan Maroko, terlahir ke dunia. Dia sejak masa mudanya telah bangkit berjuang melawan penjajah Spanyol dan Perancis dan ia membuat senjata-senjata di daerah pegunungan. Maroko mulai dijadikan jajahan Perancis pada tahun 1906, atas dasar Konferensi Algecira. Pada tahun 1912, Perancis dan Spanyol membuat perjanjian yang membagi Maroko sebagai jajahan bersama. Perjuangan rakyat Maroko melawan penjajah dimulai sejak tahun 1911. Namun, setelah berjuang selama 18 tahun, perjuangan Abdulkarim Rifi mengalami kekalahan. Dia dan pemimpin perjuangan Maroko lainnya ditangkap pada tahun 1926 dan dibuang. Abdulkarim Rifi kemudian pergi ke Mesir dan ikut serta dalam perjuangan rakyat Mesir melawan AS, Inggris, dan Zionis di bawah kepemimpinan Gamal Abdul Naser. Maroko sendiri akhirnya merdeka pada tahun 1956.

Muhammad Hussein Kumpani Meninggal

Tanggal 5 Dzulhijjah 1361 Hijriah, Allamah Muhamad Husain Kumpani, seorang filsuf dan ulama besar, meninggal dunia di kota Najaf, Irak. Dia memiliki kemampuan yang tinggi dalam bidang filsafat, hikmah, irfan, sejarah, geografi, syair, dan sastra. Karya-karya yang dihasilkan Muhammad Husain Kumpani antara lain berjudul “Filsafat dan Hikmah” dan “Ijtihad dan Taklid”. Selain itu, Muhammad Husain Kumpani juga meninggalkan kumpulan syair-syair yang berisi puji-pujian kepada Rasululah.

29 JANUARI

Jean-Philippe Rameau Lahir

Tanggal 29 Januari tahun 1693, Jean-Philippe Rameau, seorang musisi terkenal Perancis, terlahir ke dunia di kota Dijon. Ayahnya, Jean Rameau adalah seorang pemain organ di beberapa gereja di Dijon. Dia mengajarkan musik kepada semua anak-anaknya, termasuk Jean-Philippe. Bahkan, Jean-Philippe menguasai not balok sebelum dia bisa membaca. Jean-Philippe kemudian juga menjadi pemusik di gereja-gereja Perancis. Karya-karya musiknya antara lain berjudul Laboravi clamans, yang dibuatnya tahun 1722 dan In Convertendo yang dibuatnya antara tahun 1713 hingga tahun 1715.

Alexis Claude Clairaut Lahir

Tanggal 29 Januari tahun 1713, Alexis Claude Clairaut, seorang matematikawan Perancis, terlahir ke dunia. Sejak kecil, Clairaut telah menunjukkan kejeniusannya di bidang matematika. Pada usia 10 tahun, ia telah mempelajari kalkulus dan pada usia 11 tahun ia telah menyusun risalah mengenai kurva tingkat tiga. Kejeniusannya membuat Clairaut diterima sebagai anggota akademi Perancis pada usia 18 tahun. Caliraut adalah orang pertama yang memperkirakan massa planet Venus dengan sangat mendekati ketepatan. Pada tahun 1736, ia dipilih sebagai anggota ekspedisi pengukuran panjang setiap derajat bujur bumi. Hasil penelitiannya itu ditulisnya dalam buku “Teori Figur Permukaan Bumi”. Claude Clairaut meninggal dunia tahun 1765.

Perjanjian Iran-Rusia-Inggris Ditandatangani

Tanggal 29 Januari 1942, Dalam era Perang Dunia II, perjanjian antara tiga negara, Inggris, Rusia, dan Iran ditandatangani. Rusia dan Inggris menginvasi Iran lima bulan sebelumnya. Berdasarkan perjanjian ini, pemerintah Iran saat itu, yang sebelumnya mengambil sikap netral dalam Perang Dunia II, terpaksa membiarkan fasilitas transportasi dan komunikasi darat, laut, dan udara untuk dimanfaatkan pasukan Sekutu dalam melawan Jerman. Sebaliknya, sebagai kompensasi, Inggris dan Rusia mengakui wilayah kekuasaan Iran dan berjanji akan meninggalkan Iran enam bulan setelah usainya PD II. Pendudukan Rusia dan Inggris bukan saja menimbulkan kerusakan dan kerugian di Iran, bahkan seusai perang, Rusia tidak bersedia meninggalkan Iran. Rusia juga berusaha mendirikan pemerintahan boneka di barat laut Iran. Namun, perlawanan rakyat Iran akhirnya membuat tentara Rusia angkat kaki dari negara itu.

Demonstran Iran di Mekah Gugur Syahid

Tanggal 6 Dzulhijjah 1407 Hijriah, ratusan jemaah haji Iran gugur syahid akibat dibunuh oleh tentara-tentara Arab Saudi di kota Mekah. Pembantaian terhadap jemaah haji Iran ini dilakukan pada saat mereka sedang mengadakan demonstrasi damai yang disebut “Baraatul minal musyrikin” atau “pernyataan berlepas tangan dari kaum musyrikin.” Selain jemaah haji Iran, jemaah haji dari Negara-negara lain juga turut serta dalam demonstrasi ini, antara lain dari Arab Saudi sendiri, Turki, Pakistan, India, Malaysia, Libanon, Mesir, dan Nigeria. Menjelang jam enam sore, sekitar 150.000 peserta demonstran mulai berpawai dengan tertib sambil meneriakkan kalimat-kalimat syahadat, seruan bersatu umat muslim, dan seruan anti AS, Soviet, dan Israel.

Baru sepuluh menit berjalan, pasukan militer, Arab Saudi turun ke jalan dan menghalangi jalan. Ketegangan mulai terjadi, dan tiba-tiba, dari berbagai arah, para peserta pawai diserbu batu, botol, dan bata-bata bangunan. Para peserta pawai itu berusaha melarikan diri. Namun, mereka tidak berhasil karena dikepung oleh tentara-tentara Arab Saudi. Selain memukuli para jemaah, para tentara juga menghujani mereka dengan tembakan-tembakan. Lebih dari 500 jemaah gugur syahid, lebih dari setengahnya kaum perempuan. Sebagian dari peserta demo yang gugur adalah warga negara selain Iran. Sebagian gugur karena tembakan, sebagian lainnya karena terinjak-injak atau terkena gas penyesak nafas. Lebih 4.700 jemaah lainnya luka-luka.

Abu Ali Muhammad bin Hamam Lahir

Tanggal 6 Dzulhijjah 258 Hijriah, Abu Ali Hammam, seoarng ulama dan ahli hadis termasyhur Iran, terlahir ke dunia. Abu Ali Hammam tinggal di Bagdad dan menuntut ilmu dari ulama-ulama terkemuka pada zaman itu. Setelah mencapai tingkat keilmuan yang tinggi, Abu Ali Hammam pun mengajar di bidang ilmu hadis dan ilmu-ilmu keislaman lainnya. Beliau juga meninggalkan karya penulisan mengenai sejarah para teladan dunia Islam.

30 JANUARI

Periode Kepemimpinan Hitler Dimulai

Tanggal 30 Januari tahun 1933, Periode Kepemimpinan Hitler Dimulai. Rakyat Jerman yang kalah perang dunia pertama diliputi situasi perekonomian yang buruk dan situasi ini dimanfaatkan Hitler untuk meraih simpati rakyat melalui partai yang dipimpinnya, yaitu Partai Nasionalis Sosialis yang anggotanya disebut sebagai “Nazi”, sebuah istilah yang berasal dari kata National. Hitler bergabung dengan partai ini sejak tahun 1919 dan menjadi ketuanya pada tahun 1921. Dalam pemilu 1930, Nazi berhasil meraih mayoritas kursi di Reichstag (perlemen Jerman) dan pada 30 Januari 1933, Hitler terpilih sebgai Kanselir Jerman. Sejak itu, Hitler melakukan berbagai kebijakan yang memperkuat kontrol di tangan Nazi. Dia membubarkan partai-parta sayap kiri. Lalu, pada bulan Juli 1933, Jerman dinyatakan sebagai negara satu partai. Pelayanan sipil dan pengadilan dibersihkan dari unsur non-Arya dan orang kiri. Pemerintahan direorgansiasi dan orang-orang Nazi dipekerjakan. Organsisi buruh dibubarkan diganti dengan organsiasi Nazi. Lebih jauh lagi, Hitler pun melakukan persiapan-persiapan perang Dunia II.

Mohandas Karamchand Gandhi Lahir

Tanggal 30 Januari tahun 1948, Mohandas Karamchand Gandhi, atau lebih dikenal denga nama Mahatma Gandhi, tewas dibunuh oleh seorang fanatik Hindu bernama Nathuram Godsey. Gandhi terlahir tahun 1869. Pada saat itu, India tengah berada di bawah penjajahan Inggris dan kemiskinan merebak di seluruh penjuru negeri itu. Gandhi berhasil mendapatkan beasiswa untuk menuntut ilmu di Inggris. Setelah berhsil menjadi pengacara, ia kembali ke India dan kemudian bekerja di sebuah perusahaan. Gandhi kemudian dikirim ke Afrika Selatan. Di sana, Gandhi mendapat perlakukan rasialis dari kaum kilit putih Afsel dan sejak itulah ia mulai memimpin perkerja India di Afsel untuk berjuang menegakkan hak-hak mereka. Saat itu, Gandhi menerapkan aturan yang kelak dipegangnya seumur hidupnya, yaitu tidak pernah menggunakan kekerasan dalam perjuangan, meskipun pihak lain menggunakan kekerasan. Sekembalinya ke India, Gandhi meneruskan perjuangan untuk meraih kemerdekaan dari penjajah Inggris, tetap dengan prinsip yang sama, yaitu tidak menggunakan kekerasan.

Demontsrasi di Masjid Universitas Teheran

Tanggal 30 Januari 1942, demonstrasi di mesjid Universitas Teheran terus berlanjut. Demonstrasi ini dimulai oleh para ulama, di antaranya Ayatullah Murtadha Mutahhari, untuk memprotes tindakan pemerintah yang menutup semua bandara Iran demi mencegah kedatangan Imam Khomeini dari Paris. Setelah rakyat bergabung dengan para ulama dan mahasiswa, kini giliran para budayawan dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya bersatu mengadakan demonstrasi. Akhirnya, Perdana Menteri Shapour Bakhtiar memutuskan untuk mengizinkan Imam Khomeini kembali ke Iran dan membuka kembali bandara-bandara di Iran.

Imam Baqir Gugur Syahid

Tanggal 7 Dzulhijjah 114 Hijriah, Imam Muhammad Baqir a.s., keturunan Rasulullah generasi keempat gugur syahid pada usia ke 57 tahun. Beliau dilahirkan pada tahun 57 Hijriah di kota Madinah. Ayah beliau adalah Imam Ali Zainal Abidin, imam ke-4 dan putra Imam Husain a.s. Setelah Imam Zainal Abidin gugur syahid, Imam Baqir pun melanjutkan tampuk kepemimpinan umat Islam. Saat itu, kekhalifahan Islam berada di tangan Dinasti Umawiah yang kekuatannya semakin melemah. Pada masa hidup Imam Baqir, terjadi perpindahan kekuasaan dari Dinasti Umawiah ke Dinasti Abbasiah. Namun, kedua pemerintahan itu memiliki kesamaan, yaitu membenci kepemimpinan Imam Ahul Bait di tengah kaum muslimin. Setelah Imam Ali Zainal Abidin dibunuh oleh khalifah Dinasti Umawiyah, Imam Baqir pun dibunuh oleh khalifah Dinasti Abbasiah.

Selama masa hidup beliau yang singkat, Imam Muhamad Baqir sangat aktif mengembangkan dan menyebarkan ajaran serta keilmuan Islam di tengah masyarakat. Beliau mendirikan pusat pendidikan besar agama Islam yang dipenuhi dengan murid-murid yang datang dari berbagai penjuru dunia Islam. Ketinggian ilmu Imam Muhammad Baqir membuat beliau dijuluki Baqirul Ulum, yang artinya pemecah inti ilmu. Imam Muhammad Baqir dimakamkan di pekuburan Baqi’, di kota Madinah, di samping makam ayahandanya, Imam Zainal Abidin dan Kakeknya Imam Hasan Mujtaba yang juga gugur syahdi dibunuh oleh khalifah yang berkuasa saat itu. Kelak, putranya Imam Ja’far Shadiq, juga dikuburkan di sisi pusara Imam Baqir.

31 JANUARI

East India Company Berdiri

Tanggal 31 Januari tahun 1599, didirikanlah perusahaan dagang Inggris pertama di India atas perintah Ratu Elizabeth Satu. Perusahaan yang bernama East India Company ini diberi hak monopoli perdagangan Inggris di negara-negara Timur. EIC terdiri dari sekelompok pedagang London dan pejabat kota. Mereka membeli beberapa kapal dan memenuhinya dengan barang dagangan untuk dijual di Timur. Ketika pulang ke Inggris, mereka membawa lada dari Sumatra dan Jawa. Ekspedisi pertama mereka membawa keuntungan yang sangat besar dan EIC pun berkembang menjadi perusahaan besar. EIC selanjutnya berperan sebagai pembuka jalan bagi imperialisme Inggris di dunia timur, terutama di India.

Pemberontakan Taiping Dimulai

Tanggal 31 Januari tahun 1850, dimulailah pemberontakan terbesar yang dilakukan rakyat Cina, di bawah pimpinan Hung Hsiu-ch’uan. Pemberontakan yang diberi nama Taiping ini berlangsung selama 14 tahun dan bertujuan untuk menggulingkan Dinasti Manchu yang berkuasa di Cina saat itu. Tuntutan yang diserukan oleh para pemberontak Taiping adalah pembagian tanah yang adil dan persamaan hak laki-laki dan perempuan. Pemberontakan ini akhirnya dapat ditumpas oleh penguasa yang bekerja sama dengan kolonialis Inggris dan Perancis.

Imam Husain Meninggalkan Mekah

Tanggal 8 Dzulhijjah tahun 60 Hijriah, Imam Husain a.s., cucu Rasulullah SAWW, meninggalkan kota Mekah untuk menuju kota Kufah, di Irak. Empat bulan sebelumnya, Imam Husain meninggalkan kota Madinah yang merupakan tanah kelahiran dan tempat beliau hidup bersama keluarganya selama ini. Beliau meninggalkan Madinah karena menolak untuk berbaiat atau berjanji setia kepada Yazid, putra Muawiyah, yang secara illegal telah merebut kekuasaan sebagai khalifah kaum muslimin. Kepergian Imam Husain meninggalkan Mekah sebelum ibadah haji selesai, menunjukkan bahwa perjuangan melawan kezaliman lebih penting daripada ibadah haji.

Abu Taher Menyerang Mekah

Tanggal 8 Dzulhijjah tahun 317 Hijriah, Abu Taher, kepala pemerintahan Qurmuthi, Bahrain, menyerang kota Mekah dan membunuh massal para jemaah haji. Harta benda para jemaah haji dan batu Hajarul Aswat yang berada di Ka’bah dirampas oleh Abu Taher dan dibawa pulang ke Bahrain. Dua puluh dua tahun kemudian, pada masa pemerintahan Dinasti Fathimiah, Hajarul Aswat berhasil dikembalikan ke Mekah.

Sumber : http://www2.irib.ir/worldservice/melayuRADIO/kal_sejarah/januari/

About these ads

February 1, 2009 - Posted by | HARUSNYA ANDA KETAHUI, ILMU PENGETAHUAN UMUM, SEJARAH DAN KEBUDAYAAN | , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 35 other followers

%d bloggers like this: