falahluqmanulhakiem

Mencoba berbagi, agar senantiasa berarti

MENGENAL”PERISTIWA YANG TERCATAT DALAM SEJARAH DUNIA PADA BULAN JUNI.”

INILAH PERISTIWA-PERISTIWA YANG TERCATAT DALAM SEJARAH PADA BULAN JUNI :

1 Juni

Christopher Marlowe Lahir

1 Juni tahun 1593, Sir Christopher Marlowe, penyair dan penulis terkenal Inggris meninggal dunia. Ia dilahirkan pada tahun 1563 dan menempuh pendidikannya di Universitas Cambridge. Sejak usia muda, Marlowe sudah dikenal orang sebagai penyair yang sangat berbakat. Di antaranya karya tulis Marlowe adalah sebuah kumpulan syair berjudul “Tragedy of Doctor Faustus”. “Timur Leng” dan ”Edward Kedua” juga termasuk karya Marlowe yang cukup terkenal.
Gempa di Tokyo

1 Juni tahun 1923, terjadi sebuah gempa hebat yang melanda kota Tokyo. Gempa ini terjadi dua kali dalam waktu yang berdekatan. Gempa yang tercatat sebagai salah satu yang terbesar sepanjang sejarah itu menghancurkan setengah kota Tokyo dan menewaskan lebih dari 150.000 warga kota.
Hari Anak Sedunia

1 Juni 1986, sebuah surat perdamaian dilayangkan oleh sekelompok pelajar sekolah dasar ditujukan kepada anak-anak seluruh dunia. Surat itu di antaranya berisikan kata-kata sebagai berikut.

“Orang-orang tua kita memiliki keyakinan yang pasti. Mereka menyayangi kita karena kita adalah anak-anak mereka. Akan tetapi, tidakkah kalian tahu, dunia macam apa yang mereka siapkan buat kita? Jika sedikit saja kesalahan terjadi pada sistem instalasi nuklir, maka kita semua pasti akan mati ….”

Adanya surat fenomenal ini kemudian menjadi dasar penetapan tanggal 1 Juni sebagai Hari Anak Sedunia.

Meskipun hingga kini Hari Anak Sedunia diperingati setiap tahun,akan tetapi fakta menunjukkan bahwa kondisi anak-anak di dunia masih sangat memprihatinkan. Data yang ada menunjukkan bahwa setiap tahun, sekitar enam juta anak di dunia tewas karena kekeliruan makanan. Kemudian, saat ini lebih dari 250 juta anak-anak di bawah umur terpaksa harus bekerja.
Tragedi pada Keluarga Raja Nepal

1 Juni tahun 2001, Pangeran Dipendra melakukan aksi pembunuhan terhadap keluarga kerajaan Nepal. Ayahnya, Raja Birenra, ibunya, serta tujuh anggota keluarganya dibunuh oleh Dipendra. Ia sendiri akhirnya melakukan aksi bunuh diri. Tragedi yang melanda keluarga kerajaan Nepal ini disebabkan perbedaan pendapat tajam di antara mereka terkait pernikahan Dipendra. Setelah tragedi itu berlangsung, Gyanendra, saudara Birenra, naik takhta.

Nepal adalah sebuah kerajaan yang terletak kawasan pegunungan India utara. Negara ini memiliki luas wilayah 140 ribu kilometer² dan berbatasan dengan Cina dan India.
Qasimul Anwar Lahir

12 Rabi’uts-Tsani tahun 835 hijriah, Sayid Qasimul Anwar, seorang penyair terkenal Iran zaman Timurian, meninggal dunia. Ia dilahirkan di kota Tabriz, barat laut Iran. Awalnya, Sayyid Qasim menetap di Herat, Afghanistan. Di kawasan itu, Sayid Qasim mengajar sastra Persia dengan jumlah murid yang sangat banyak. Akan tetapi, Pangeran Shahrukh dari Dinasti Timurian memiliki kecurigaan terhadap aktivitas Sayid Qasim. Akhirnya, Sayid Qasim terpaksa meninggalkan Heart menuju Samarqand, Uzbekistan. Sejumlah karya tulis Sayid Qasimul Anwar yang berupa tulisan tanggan hingga kini masih tersimpan rapi di sejumlah museum. Di antara karyanya adalah buku-buku berjudul “Anisul Arifin” dan Anisul ‘Asyiqin”

2 Juni

Nazi Jerman Menguasai Libia

2 Juni tahun 1942, Marshal Erwin Rommel, seorang komandan ahli strategi Operasi Anti Serangan Massal asal Jerman, memulai operasinya di utara Afrika. Sebelumnya, tentara Inggris telah menyerbu kawasan Libya dan berhasil merampasnya dari tangan pasukan Nazi Jerman. Akan tetapi, lewat operasi yang berlangsung selama sebulan ini, tentara Jerman bukan saja mampu mengambil alih Libya, mereka bahkan mampu menaklukkan kawasan-kawasan lain di sekitar Libya seperti Al-‘Ilmain dan Kota Pelabuhan Iskandariah di Mesir. Kemenangan tentara Jerman ini sangat mengkhawatirkan pasukan sekutu yang diprediksikan bisa menduduki Terusan Suez. Untuk itulah, Inggris mengerahkan segenap kekuatannya ke kawasan tersebut dan akhirnya, pada bulan November tahun itu, tentara Ianggris kembali berhasil memukul mundur tentara Jerman.
Ibnu Hisyam Wafat

13 Rabi’uts-Tsani tahun 218 hijriah, Abu Muhamad Abdul Malik bin Hisyam, lebih dikenal dengan nama Ibnu Hisyam, seorang sejarawan muslim terkenal meninggal dunia. Ibnu Hisyam lahir di kota Bashrah, Irak selatan. Sebagian besar usianya dihabiskan untuk mempelajari kehidupan Rasulullah SAWW. Meskipun Ibnu Hisyam memiliki keahlian lain di bidang satra dan bahasa Arab,akan tetapi ia lebih dikenal sebagai seorang sejarawan. Buku paling terkenalnya berjudul “As-Sirah An-Nabawiah”. Akan tetapi, kitab itu kemudian lebih dikenal dengan nama “Sirah Ibnu Hisyam”. Kitab tersebut hingga kini tercatat sebagai salah satu literatur utama buku-buku sejarah Islam.
Mu’izzud-daulah Meninggal Dunia

13 Rabiuts-Tsani tahun 356 Hijriah, Abul Hasan Ahmad bin Buyah, terkenal dengan nama Mu’izzud-daulah Dailami meninggal dunia di kota Baghdad. Mu’izzud-daulah adalah salah seorang diantara tiga bersaudara keluarga Alu Buyah yang berhasil menaklukan kota Baghdad. Al-Mustakfi, khalifah Daulah Abbasiah yang saat itu berkuasa di Irak berhasil ditaklukkan oleh Mu’izzud-daulah. Warga Baghdad yang sebelumnya berada dalam situasi represif pemerintahan Al-Mustakfi mendapatkan kenyamanan pemerintahan Mu’izzud-daulah selama 2 tahun. Ia juga dikenal sebagai pemimpin yang sangat memperhatikan masalah budaya dan keilmuan. Di bawah pimpinan Mu’izzud-daulah, Baghdad mengalami perkembangan peradaban yang cukup pesat. Bagi para pengikut madzhab Ahlul Bait, pemerintahan Mu’izzud-daulah dikenang sebagai masa pesatnya pertumbuhan keilmuan madzhab keluarga suci Nabi ini.

3 Juni

Pembunuhan Massal di Calicut

3 Juni 1502, terjadilah pembunuhan massal di Kalikut, sebuah kota pelabuhan di selatan India yang menjadi pusat perdagangan abad ke-16. Pembunuhan massal yang terjadi atas para pedagang Arab itu dilakukan oleh Vasco Da Gama seorang pelaut Portugis dan pasukannya. Awalnya, Vasco da Gama atas perintah raja Manuel dari Portugal, melakukan ekspedisi laut untuk mencapai India, salah satu tujuannya adalah untuk mencari rempah-rempah. Ekspedisi ini menggunakan empat kapal dengan 160 tentara dan pelaut. Mereka mengangkat sauh dari pelabuhan Lisabon tanggal 8 Juli 1497 dan tiba di pelabuhan Calicut pada tanggal 22 Mei 1498. Sebagaimana imperialis Barat lainnya, Vasco da Gama dengan segera mengklaim Calicut sebagai wilayah dagangnya dan timbulllah pertentangan dengan para pedagang Arab. Akhirnya, Vasco da Gama memerintahkan pasukannya untuk membunuh massal para pedagangan Arab yang berjumlah 800 orang tersebut. Calicut kini telah beralih nama menjadi Kozhikode.

Teknik Transfusi Darah Ditemukan

3 Juni 1667, untuk pertama kalinya dalam sejarah kedokteran dan operasi, dokter asal Perancis, Jean Baptist Denis berhasil melakukan transfusi darah. Keberhasilan operasi transfusi darah pertama ini merupakan lompatan besar dalam ilmu kedokteran karena sebelumnya, banyak sekali pasien yang harus kehilangan nyawanya akibat kekurangan darah.

Teknik Pemisahan Plasma Darah Dtemukan

3 Juni 1904, Charles Richard Drew, seorang dokter penemu teknik pemisahan dan pengawetan plasma darah, terlahir ke dunia di kota Washington D.C. Ia menuntut ilmu kedokteran di McGill University di Montreal, Kanada. Pada tahun 1938, Drew mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Columbia Univesity, New York dan di sana ia melakukan penelitian terhadap berbagai problem yang ditemukan dalam transfusi darah. Selama penelitian itu, dia menemukan bahwa plasma darah atau cairan darah yang tidak mengandung sel, dapat dikeringkan dan disimpan dalam waktu lama tanpa mengalami kerusakan. Penemuan besar Charles Drew ini mendapat sambutan dari dunia inetrnasional dan pada tahun 1939, Drew menerima bantuan dana dari Asosiasi Transfusi Darah dan ia membuka bank penyimpanan darah di Columbia Presbyterian Hospital. Pada tahun 1940, Charles Drew menerima gelar doktor dan menjadi warga AS kulit hitam pertama yang menerima gelar ini. Charles Drew meninggal dunia tahun 1950 akibat kecelakaan mobil.
Seruan Gerakan Revolusi Imam Khomeini

3 Juni tahun 1963, pemimpin gerakan revolusi Islam Iran Imam Khomeini menyampaikan pidato sangat tajam di Madrasah Faizhiah, Qom. Pidato yang berisikan uraian tentang kebobrokan Rezim Syah itu disampaikan dalam rangka memperingati hari duka Asyura tahun 1382 hijriah. Meskipun sudah mendapatkan peringatan larangan dari pihak kerajaan, Imam Khomeini tetap menyampaikan pidatonya dan masyarakat tanpa rasa takut sedikitpun, tetap menghadiri orasi Imam Khomeini tersebut.

Salah satu kutipan pernyataan terkenal Imam dalam pidato itu, yang disebut-sebut sebagai seruan gerakan revolusi pertama Imam, adalah kata-kata beliau sebagai berikut.

“Orang-orang yang berkuasa saat ini menentang para ulama dan menginginkan agar institusi keagamaan musnah. Wahai rakyat Iran, agama kita, yaitu Islam, dan negeri kita, Iran, saat ini berada dalam bahaya. Kami, kaum ulama, sangat mengkhawatirkan sekaligus prihatin atas kondisi Iran dan kondisi para penguasa negeri ini”.

Revolusi Muhtar Tsaqafi dimulai

14 Rabiuts-Tsani tahun 66 Hijriah, Mukhtar bin Abi Ubaidah Tsaqafi, memulai revolusi untuk membalas kematian Imam Husain a.s. yang gugur syahid dibunuh oleh pasukan Yazid bin Muawiyah, khalifah kaum muslimin saat itu. Imam Husain beserta 72 sahabat dan keluarga beliau, termasuk kaum perempuan dan anak-anak, diperangi oleh pasukan Yazid karena menolak berbaiat atau menerima kepemimpinan Yazid bin Muawiyah yang ilegal. Mukhtar Tsaqafi dalam revolusi yang dipimpinnya itu berhasil membunuh para pembantai Imam Husain dan kemudian memimpin pemerintahan di kota Kufah selama satu tahun, sebelum akhirnya dibunuh oleh pasukan Mu’shab ibn Zubair, salah seorang antek dinasti Umayyah.

Wardikhan Meninggal

14 Rabiuts-Tsani tahun 1023 Hijriah, Allah Wardikhan, salah seorang panglima pada Dinasti Safawi di Iran, meninggal dunia. Wardikhan awalnya adalah seorang budak asal Georgia yang dijual kepada Raja Tahmasab. Pada tahun 1004, karena kemampuannya yang tinggi, oleh Raja Abbas dia diangkat sebagai pemimpin pemerintahan wilayah Fars. Selama masa kepemimpinannya, Wardikhan banyak melakukan pembangunan demi kesejahteraan rakyat. Di antara hasil pembangunan yang dilakukannya adalah “Siyu Se Poul” atau “33 Jembatan” yang hingga kini masih berdiri tegak di kota Isfahan.

4 Juni

Imam Khomeini Meninggal

4 Juni 1989, Ruhullah Musawi Khomeini, pemimpin revolusi Islam Iran, meninggal dunia. Imam Khomeini dilahirkan pada tahun 1903 di kota Khomein, Iran tengah. Sejak kecil, beliau telah mengenal perjuangan melawan kezaliman, karena ayah beliau juga merupakan seorang ulama yang gigih berjuang melawan penguasa yang zalim dan akhirnya gugur syahid dibunuh penguasa. Pada usia muda, Ruhullah Khomeini menuntut ilmu-ilmu agama di hauzah ilmiah Qom. Sejak tahun 1962, perjuangannya melawan penguasa semakin aktif dan terbuka, sampai-sampai beliau dipenjara, lalu akhirnya dibuang ke Turki, kemudian ke Irak. Selama tiga belas tahun di Irak, selain belajar dan mengajar agama, Imam Khomeini meneruskan perjuangannya melawan pemerintahan dengan cara menyampaikan pidato-pidato yang membuka kedok Shah Pahlevi yang despotik serta tindakan imperialistik AS di Iran. Pidato-pidato Imam Khomeini di Irak disebarkan secara rahasia melalui tulisan atau rekaman kaset di Iran dan akhirnya, rakyat Iran pun bangkit mengadakan demonstrasi-demonstrasi menentang pemerintah. Ketika penentangan rakyat semakin memanas, pemerintah Iran akhirnya memindahkan Imam Khomeini ke Paris, dengan tujuan untuk menjauhkan beliau dari rakyat Iran. Namun, justru setelah kepindahan beliau ke Paris yang memiliki fasilitas pers dan komunikasi yang modern, pesan-pesan Imam semakin gencar disampaikan ke Iran dan semakin maraklah demonstarsi rayat menuntut mundurnya Shah Pahelvi. Akhirnya, pada tahun 1979, Shah Pahlevi melarikan diri ke luar negeri dan Imam Khomeini kembali ke Iran. Setelah berpihaknya berbagai unsur pemerintahan dan militer kepada Imam, akhirnya tahun itu juga, revolusi Islam Iran mencapai kemenangannya. Setelah 10 tahun Republik Islam Iran berdiri, Imam Khomeini meninggal dunia akibat sakit.

Ayatullah Khamenei diangkat Sebagai Rahbar

4 Juni tahun 1989, Majelis Khubregan atau Dewan Ahli Republik Islam Iran memilih Ayatullah Sayyid Ali Khamenei sebagai pemimin tertinggi revolusi Islam Iran menggantikan Imam Khomeini yang wafat pada hari yang sama. Beberapa jam setelah wafatnya Imam Khomeini, Dewan Ahli mengadakan sidang untuk menetapkan pengganti Imam Khomeini dan di dalam sidang itu pula, dibacakan surat wasiat Imam Khomeini. Dewan Ahli adalah sebuah dewan yang terdiri dari sejumlah ulama yang langsung dipilih oleh rakyat, yang bertugas memilih di antara mereka sendiri ulama yang paling layak untuk menjadi rahbar atau pemimpin tertinggi revolusi Islam. Pemilihan itu dilakukan sekali dalam enam tahun dan sepeninggal Imam Khomeini, Ayatullah Khameini selalu terpilih kembali untuk menjadi rahbar hingga saat ini.

Bagdadi Meninggal Dunia

15 Rabiuts-Tsani tahun 388 Hijriah, Abu Ali Muhammad bin Muzhaffar yang terkenal dengan julukan Hatimi atau Bagdadi, seorang ahli bahasa, sastrawan, dan cendikiawan Islam, meninggal dunia. Hatimi mempelajari ilmu sastra dan bahasa dari Ibnu Duraid dan Abu Amar. Setelah menguasai ilmu-ilmu tersebut, Hatimi kemudian mengajar di kota Bagdad. Kelas Hatimi banyak didatangi murid-mudrid, di antaranya Hakim Tanukhi dan ulama-ulama besar lainnya pada zaman itu. Hatimi meninggalkan banyak karya penulisan, di antaranya buku berjudul “Hatimiyah” yang berisi kritik dan pembahasan atas kesalahan dalam syair-syair penyair pada masa itu.

Aminul Islam Meninggal Dunia

15 Rabiuts-Tsani tahun 552 Hijriah, Fadhl bin Hasan Thabarsi, yang lebih dikenal dengan nama Aminullah, seorang ulama, ahli hadits, dan ahli tafsir besar, meninggal dunia. Beliau memiliki kedudukan tinggi dan dihormati oleh kaum muslimin pada zamannya. Aminullah banyak memiliki murid di antranya, Qutbu-Rawandi, penulis kitab “Syarah Nahjul Balaghah” yang terkenal. Thabarsi juga merupakan hakim yang adil pada zaman itu. Karya Thabarsi yang terpenting berjudul “Majma’ul Bayan” yang merupakan kitab tafsir Al-Quran yang terdiri dari 10 jilid . Setelah menyusun kitab tersebut, Thabarsi juga menyusun kitab tafsir lainnya berjudul Jawami’ul Jami. Karena ketelitiannya dalam menjelaskan sebab-sebab turunnya ayat dan penafsiran atasnya, kitab ini sangat diterima luas oleh ulama-ulama Islam.

5 Juni

Perang Enam Hari Israel – Arab

5 Juni tahun 1967, perang besar ketiga antara tentara Zionis yang dibantu oleh AS dan Inggris melawan negara-negara Arab dimulai. Pada hari itu, angkatan udara Israel melakukan serangan tiba-tiba terhadap posisi-posisi tentara Arab. Pesawat-pesawat tempur Isarel mampu melintasi kawasan Mesir, Jordania, dan Suriah. Selama dua jam, posisi-posisi angkatan udara ketiga negara Arab itu diserang habis-habisan hingga bisa dikatakan hancur lebur. Setelah kawasan udara dikuasai, tentara Israel menyerang kawasan darat ketiga negara selama enam hari. Akibat serangan tersebut, sejumlah kawasan penting Arab seperti Gurun Sinai dan pinggiran timur Terusan Suez di Mesir serta Dataran Tinggi Golan di Suriah, direbut tentara Israel. Kemudian, setelah Sungai Jordan dan Baitul Maqdis berhasil diduduki, tentara Israel menyetujui gencatan senjata.

Enam tahun berikutnya, yaitu Tahun 1973, tentara Suriah dan Mesir secara bersamaan melakukan operasi serangan balasan terhadap posisi-posisi tentara Israel. Dalam serangan yang dikenal dengan nama “Perang Oktober” itu, tentara Suriah dan Mesir berhasil melintasi Terusen Suez dan menewaskan sejumlah besar tentara Israel.
Konferensi Lingkungan Hidup Dunia

5 Juni tahun 1972, untuk pertama kalinya diadakan konferensi internasional lingkungan hidup. Konferensi yang diadakan di Stockholm, Swedia, itu diikuti oleh 1.300 utusan dari 113 negara dunia, dengan mengambil tema “Hanya Ada Satu Planet Bumi”. Tujuan utama diadakannya konferensi ini adalah untuk merumuskan program pembangunan perumahan yang memperhatikan masalah lingkungan hidup serta pengontrolan atas bahan-bahan kimia yang bisa menimbulkan polusi terhadap lingkungan.
Zainul Islam Meninggal Dunia

16 Rabi’uts-Tsani tahun 465 hijriah, Syaikh Abul Qasim Abdul Karim bin Hawazin Qasyiri, lebih dikenal dengan nama Zainul Islam atau Syaikhul Islam, seorang ulama Islam meninggal dunia di kota Naishabur, timur laut Iran. Samasa hidupnya Zainul Islam dikenal memiliki pengetahuan yang sangat luas dan mendalam di bidang fiqh, kalam, tafsir, dan hadits. Di kawasan Khurasan, Zainul Islam memiliki murid yang sangat banyak. Di antara karya tulis beliau yang hingga kini bisa dibaca adalah sebuah kitab tentang Irfan dan Tafsir Al-Quran berjudul “Risalah Qasyiriah”.

6 Juni

Alexander Pushkin Lahir

6 Juni tahun 1799, Alexander Pushkin, seorang sastrawan era pra-Revolusi Bolshevik, terlahir ke dunia. Pushkin telah mulai menulis puisi pada usia 15 tahun dan ketika ia lulus sekolah, ia dianggap sebagai salah satu sastrawan muda terkemuka saat itu. Karya-karya Pushkin banyak menyuarakan kebebasan sehingga ia sempat dijatuhi hukuman pengasingan oleh Tzar Rusia. Pushkin dianggap sebagai pelopor drama Rusia. Dalam karya drama pertamanya berjudul Boris Godunov , Pushkin memulai beberapa gaya baru, yaitu menggunakan latar belakang sejarah Rusia dan karakter-karakter yang asli Rusia. Umumnya pada zaman itu, drama-drama ditulis dengan meniru gaya Perancis atau Jerman. Pushkin meninggal dunia pada usia 38 tahun.
Konstitusi Baru Swedia Disahkan

6 Juni tahun 1809, konstitusi Swedia disahkan dan peristiwa ini hingga kini dirayakan rakyat Swedia sebagai hari konstitusi. Swedia awalnya merupakan negara dengan sistem pemerintahan monarkhi absolut. Setelah kematian raja Karl XII dan kekalahan Swedia dalam Perang Utara, parlemen negara ini menjadi kuat dan disahkanlah sebuah konstitusi yang menghilangkan absolutisme karajaan dan memberikan kekuasaan kepada Parlemen. Namun Raja Gustav III melalui kudeta damai tahun 1772, mengurangi kekuasaan Parlemen dan mengembalikan bentuk monarkhi absolut. Pengganti raja Gustav III, yaitu Raja Gustav IV pada tahun 1809 dikudeta dan disahkanlah UUD baru Swedia yang mengadopsi pemisahan kekuasaan model Mostesqiu, yaitu pemisahan kekuasaan legislatif, yudikatif, dan eksekutif. Hingga kini Swedia tetap berbentuk kerajaan, namun pemerintahan dijalankan oleh Perdana Menteri.

Tentara India Serang Kuil Emas Sikh

6 Juni tahun 1984, tentara India menyerang kompleks kuil terbesar kaum Sikh, yaitu The Golden Temple atau Kuil Emas di kota Amritsar, provinsi Punjab. Dalam serangan ini, sekitar seribu orang kaum Sikh tewas. Pemerintah India secara resmi menyatakan bahwa alasan serangan yang dilancarkan tak lama setelah pembunuhan atas PM India, Indira Gandhi itu, adalah karena adanya simpanan senjata dalam kuil tersebut. Kaum Sikh India adalah kaum yang menganut agama Sikh, sebuah agama yang telah muncul sejak lima abad lalu. Berbeda dengan agama Hindu, agama Sikh tidak mempercayai banyak dewa, melainkan hanya ada satu Tuhan yang ucapan-ucapan-Nya disampaikan oleh orang suci yang disebut sebagai Guru. Agama Sikh juga tidak mengakui sistem kasta sebagaimana yang ada adalam ajaran Hindu. Selama tiga puluh tahun terakhir, pemerintah India selalu melakukan represi dan diskriminasi terhadap kaum Sikh atas tuduhan ingin mendirikan negara Sikh yang terpisah dari India.
Zionis Menduduki Libanon

6 Juni tahun 1982, tentara Zionis melancarkan serangan ke Libanon dengan alasan hendak menjaga keamanan kawasan selatan Palestina pendudukan. Dalam serangan ini, tentara Zionis menduduki ibu kota Libanon, Beirut, menghancurkan bangunan-bangunan ekonomi, dan melakukan pembunuhan massal. Tiga bulan kemudian, tentara Zionis melakukan pembunuhan massal di kamp pengungsian Palestina Sabra Satilla, yang terletak di dekat Beirut.
Jenazah Imam Khomeini Dikebumikan

6 Juni tahun 1988, jenazah suci pendiri Republik Islam Iran Imam Khomeini dikebumikan dengan diiringi duka pilu seluruh rakyat Iran. Prosesi pemakaman Imam Khomeini mencatat rekor karena diikuti oleh lebih dari 10 juta rakyat Iran dan warga negara lainnya. Sehari sebelumnya, jenazah Imam Khomeini disemayamkan di Mushala Teheran. Setelah itu, pada tanggal 16 Khurdad, jenazah suci tersebut dibawa ke kawasan sekitar Taman Makam Pahlawan Behest-e Zahra, tempat dikebumikannya puluhan ribu syuhada revolusi dan syuhada perang melawan Rezim Ba’ats Saddam.

Ayatullah Nakhjawani Meninggal

17 Rabi’uts-Tsani tahun 1334 Hijriah, Ayatullah Syaikh Muhammad Ali Nakhjawani, seorang ulama termasyhur abad ke-14 Hijriah, meninggal dunia di kota Karbala, Irak. Ayatullah Nakhjawani berasal dari kota Nakhjawan, Azerbaijan. Sejak usia 11 tahun, beliau telah menguasai Al-Quran dan kemudian mempelajari ilmu-ilmu logika, sastra Arab, dll. Selanjutnya, Syaikh Nakhjawani menuntut ilmu dari ulama-ulama besar seperti Fadhil Irwani, sampai akhirnya mencapai derajat mujtahid dan menjadi marja taklid kaum muslimin di Kaukasus dan Azerbaijan. Ayatullah Nakhjawani meninggalkan berbagai karya penulisan, di antaranya berjudul Ijtima’iy-e Imruzi.

7 Juni

Paul Gauguin Lahir

7 Juni tahun 1848, pelukis terkenal Perancis, Paul Gauguin terlahir ke dunia. Paul Gauguin dianggap sebagai salah satu pelopor seni post-impresionis tahun 1880-an dan 1890-an. Prinsip-prinsip warna dan komposisi yang digunakan Gauguin memberikan pengaruh kuat pada lukisan modern. Karir Gauguin dipenuhi oleh kemiskinan. Awalnya, ia menjadi pelukis jalanan sambil bekerja sebagai pialang saham. Krisis saham membuatnya beralih kerja menjadi pelukis profesional, tetapi tidak berhasil meraih kesuksesan. Namun, ia meneruskan eksperimen dalam berbagai teknik lukisan. Ia kemudian tinggal di Tahiti dan melahirkan berbagai lukisan tentang penduduk dan alam negara itu yang kelak membuatnya terkenal. Setelah terlilit masalah kesehatan dan kemiskinan, Gauguin akhinya bunuh diri di Tahiti pada tahun 1898.

Perang 5 Tahun Peru-Chili-Bolivia Meletus

7 Juni tahun 1879, meletuslah perang antara Peru, Chili, dan Bolivia. Perang yang berlangsung selama lima tahun ini terjadi akibat pelanggaran perjanjian yang pernah dilakukan antara Bolivia dengan Chilli tahun 1874. Dalam perjanjian itu, Chili mengakui hak Bolivia atas gurun pasir Atacama dan perusahaan Chili di kawsan itu dibebaskan dari pajak selama 25 tahun ke depan. Namun, Bolivia meminta pajak pada tahun 1878, sehingga Chili menduduki pelabuhan Antofagasta. Sebagai reaksi, Bolivia mendeklarasikan perang dengan dukungan Peru. Angkatan laut Chili meraih kemenangan besar dan Bolivia mundur dari perang. Namun, Chili meneruskan perang dengan menduduki ibu kota Peru, Lima. Setelah lewat dua tahun masa pendudukan, Peru menerima rancangan perjanjian damai dari Chili yaitu Treaty of Ancón pada tahun 1883 yang memberikan beberapa wilayah Bolivia dan Peru kepada Chili.

Zionis Serang Reaktor Nuklir Irak

7 Juni tahun 1980, pesawat-pesawat Zionis melakukan invasi ke Irak dan membombardir reaktor nuklir Tamuz di dekat kota Bagdad. Aksi militer ini dilakukan oleh rezim Zionis dengan memanfaatkan kelengahan Irak yang saat itu tengah melancarkan invasi terhadap Iran. Meskipun serangan terhadap reaktor nuklir ini mendapat kecaman dari dunia internasional dan Dewan Keamanan PBB, namun tidak ada langkah nyata apapun yang diambil untuk menindak Zionis.

Muhaqiq Hilli Lahir

18 Rabi’uts-Tsani tahun 602 Hijriah, Muhaqiq Hilli, seorang ulama dan ahli fiqih Islam termasyhur, terlahir ke dunia di Irak. Selain dikenal memiliki ilmu yang tinggi di bidang agama, Muhaqiq Hilli juga merupakan seorang penyair. Selain meninggalkan banyak karya-karya syair, Muhaqiq Hilli juga meninggalkan karya penulisan di bidang agama, antara lain berjudul Syariul Islam fi Masailul Halal wal Haram. Ilmuwan Islam ini meninggal dunia tahun 676 Hijriah pada usia 74 tahun.
Ayatullah Mirza Ali Shirazi Meninggal

18 Rabi’uts-Tsani tahun 1355 Hijriah, Ayatullah Mirza Ali Shirazi, seorang ulama muslim terkemuka, meninggal dunia pada usia 68 tahun di kota Najaf, Irak. Beliau menuntut ilmu dari ulama-ulama besar pada masa itu, antara lain Ayatullah Mirza Muhammad Taqi Shirazi. Karena kecerdasannya dan kemampuannya yang tinggi, Ayatullah Mirza Ali Shirazi berhasil meraih derajat mujtahid pada usia sangat muda, yaitu 22 tahun. Selain berilmu tinggi di bidang agama, Ayatullah Mirza Ali Shirazi juga dikenal menguasai imu kedokteran, sejarah, dan sastra.

8 Juli

Perjanjian Tilsit Ditandatangani

8 Juli 1807, perjanjian bersejarah Tilsit ditandatangani oleh Tzar Rusia, Alexander Pertama dan Kaisar Perancis, Napoleon Bonaparte. Melalui perjanjian ini, kedua negara itu sepakat untuk saling membantu jika ada negara ketiga yang menyerang Perancis atau Rusia. Namun kesepakatan itu dengan segera bubar tiga tahun kemudian karena Rusia mendapati bahwa perjanjian dengan Perancis malah membuat terganggunya perdagangan luar negeri Rusia. Karena itu, Rusia kembali membuka pelabuhan-pelabuhannya terhadap kapal-kapal dari negara-negara yang netral dan tetap mengenakan pajak yang besar terhadap barang-barang Perancis yang masuk ke Rusia. Akhirnya pada tanggal 24 Juni 1812, Perancis menyerang Rusia.

Ayatullah Rabbani Amlashi Meninggal

8 Juli 1985, Ayatullah Rabbani Amlashi, seorang ulama kontemporer dan pejuang Iran, meninggal dunia. Ayatullah Amlashi dilahirkan pada tahun 1313 di kota Qom dalam sebuah keluarga yang relijius. Rabbani Amlashi menuntut ilmu-ilmu agama di hauzah ilmiah di kota suci Qom. Selain mengabdikan diri di bidang keilmuan, Ayatullah Amlashi juga sangat aktif dalam berjuang menegakkan nilai-nilai Islam. Beliau merupakan salah satu pendukung Imam Khomeini dalam Revolusi Islam Iran. Akibatnya, beliau sempat diasingkan oleh rezim Shah. Namun akhirnya, perjuangan rakyat Iran yang dipimpin para ulama itu mencapai hasilnya pada tahun 1979 dengan berdirinya negara Islam di Iran. Pada tahun-tahun terakhir usianya, Ayatullah Rabbani Amlashi menduduki jabatan sebagai anggota Dewan Pengawal Revolusi Islam.

Kim Il Sung Meninggal

8 Juli 1994, Kim Il Sung, pemimpin Korea Utara dan sekjen Partai Komunis negara itu, meninggal dunia. Kim dilahirkan pada tahun 1912 dan sejak muda telah aktif dalam kegiatan komunis. Pendidikan formal Kim terhenti hingga kelas tingkat SMA karena dipenjara akibat keterlibatannya dalam organisasi komunis di daerahnya. Kemudian, Kim bergabung dengan kelompok gerilya komunis Cina di Manchuria yang berjuang melawan Jepang. Pada tahun 1945, Kim kembali ke Korea bersama pasukan pendudukan Soviet. Oleh tentara Soviet, Kim diangkat sebagai Ketua Komite Perlengkapan Rakyat dan kemudian diangkat sebagai ketua Partai Komunis. Akhirnya, ketika Republik Demokratik Rakyat Korea atau Korea Utara didirikan pada bulan September 1945, Kim terpilih sebagai perdana menteri. Ia memimpin negara tersebut hingga sekitar empat dekade kemudian. Setelah meninggal, posisi Kim Il Sung digantikan putranya, Kim Jung Il .
Ologh Beig Lahir

19 Jumadil Awwal tahun 796 Hijriah, Ologh Beig, ahli astronomi Iran, terlahir ke dunia. Ologh Beig dibesarkan oleh kakeknya, raja Timur Gurgani dan kemudian dia diangkat sebagai raja di kawasan Bainan-Nahrain. Namun berbeda dengan kakeknya, Ologh Beig tidak tertarik pada perluasan kekuasaan dan lebih meminati dunia imu, terutama ilmu astronomi. Pada tahun 824 Hijriah, dia mendirikan sekolah di kota Samarqand di selatan Uzbekistan yang mengajarkan ilmu astronomi. Olog Beig juga mendirikan observatorium di kota tersebut. Hasil penelitian Ologh Beig dalam bidang astronomi dituliskannya dalam buku berjudul “Zij-e Ologh Beig“ atau Penghitungan Lintasan Bintang. Ologh Beig meninggal dunia tahun 853 Hijriah.

Abu Fadhl Suyuthi Meninggal

19 Jumadil Awwal tahun 911 Hijriah, Abu Fadhl Abdurrahman Suyuthi, yang digelari dengan julukan Jalaluddin, seorang ahli fiqih, hadis, dan bahasa terkenal, meninggal dunia di Kairo. Suyuthi dilahirkan tahun 849 Hijriah dan sejak muda telah menghafal Al-Quran. Suyuthi meninggalkan 300 hingga 500 karya penulisan, yang diantaranya berjudul Al-Kitabul Kabir dan Tarikhul Khulafaa’

9 Juni

Charles Dickens Meninggal

9 Juni tahun 1870, Charles Dickens, seorang novelis Inggris terkenal, meninggal dunia. Dickens dianggap sebagai penulis novel Inggris terbesar pada era Victoria. Karya Dickens umumnya berisi serangan terhadap kebobrokan sosial, ketidakadilan, dan hipokritas dalam masyarakat. Dickens dilahirkan pada tahun 1812 di Hampshire dan kemudian menuntut ilmu di London. Setelah sempat bekerja sebagai pegawai di kantor pengacara, pada tahun 1833, Dickens memulai karirnya sebagai penulis fiksi, ketika cerpen-cerpen dan essaynya muncul di beberapa majalah. Sejak tahun 1840-an, ia melakukan banyak perjalanan ke berbagai negara Eropa dan AS untuk berkampanye melawan para penjahat sosial. Karya-karya terkenal Dickens di antaranya berjudul Oliver Twist, A Tale Of Two Cities dan Great Expectations.

Paraguay Dijajah Spanyol

9 Juni tahun 1535, Paraguay secara resmi menjadi daerah jajahan Spanyol dan tanggal ini menandai dimulainya 276 tahun penjajahan Spanyol atas negara ini. Penduduk pribumi Paraguay adalah bangsa Indian suku Guarani. Pada tahun 1524, petualang Spanyol, Alejo Garcia menjadi orang Eropa pertama yang menginjakkan kaki di Paraguay. Selanjutnya, ekspedisi Spanyol yang dipimpin Pedro de Mendoza mendirikan pemukiman Spanyol di Paraguay dan secara bertahap daerah kekuasaan Spanyol di Paraguay semakin luas sampai akhirnya mencapai Buenos Aires, Argentina. Pada tahun 1811, barulah Paraguay meraih kemerdekaan dari Spanyol. Paraguay adalah negara Amerika Latin yang terletak di antara Brazil, Bolivia, dan Argentina.

Kebakaran di Universitas Aljir

9 Juni tahun 1962, terjadi kebakaran besar di Universitas Aljir, Aljazair yang menghanguskan lebih dari 500 ribu buku berharga di perpustakaan universitas ini. Pembakaran universitas Aljir termasuk perpustakaannya itu, dilakukan oleh tentara rahasia Perancis. Kebakaran di Universitas Aljir merupakan salah satu dari serangkaian kebakaran di Aljazair yang terjadi pada hari yang sama, yang dilakukan oleh tentara rahasia Perancis. Tentara rahasia Perancis adalah tentara yang dipimpin sejumlah perwira Perancis yang menentang kebijakan pemerintah pusat Perancis untuk memberikan kemerdekaan kepada Aljazair.
Patricia Cornwall Lahir

9 Juni tahun 1956, penulis novel kisah kriminal terkenal AS, Patricia Cornwall terlahir ke dunia di Miami, Florida. Cornwall memulai karir di bidang penulisan dengan menjadi reporter surat kabar dan kemudian mulai menulis novel pertamanya dengan tokoh Ruth Graham. Dalam usahanya untuk menulis novel kriminal, Cornwall menghabiskan waktu enam tahun untuk mempelajari forensik dan bekerja di rumah mayat. Antara tahun 1984 hingga 1988, ia menulis tiga novel kriminal dengan tokoh Scarpetta. Novel-novel itu sedemikian larisnya sehingga Cornwall meraup uang jutaan dollar. Novel-novel karya Patricia Cornwall telah diterjemahkan ke dalam 22 bahasa.
Haji Luthf-ali Beik Lahir

20 Rabi’uts-Tsani tahun 1134 Hijriah, Haji Luthf-ali Beik Azar Bigdili, seorang penyair dan sastrawan Iran, terlahir ke dunia di kota Isfahan. Selama beberapa tahun, Haji Luthf-ali Beik tinggal di kota Qom dan Shiraz, dan akhirnya kembali menetap di Isfahan. Haji Luthf-ali Beik hidup di saat terjadi peperangan di Iran, namun ia tetap tekun menuntut ilmu-ilmu dari para ulama, penyair, dan orang-orang alim pada zaman itu. Karya-karya yang ditinggalkan Haji Luthf-ali Beik diantaranya adalah buku kumpulan syair dan buku berjudul Atashkadeh Azar yang berisi biografi para penyair pada zamannya dan zaman sebelumnya

10 Juni

Romawi Menyerang Iran

10 Juni tahun 110, setelah terjalinnya perdamaian selama lima puluh tahun antara dua imperium besar, Iran dan Romawi, atas perintah Kaisar Trajan, para tentara imperium ini menyerang Armenia, yang saat itu merupakan wilayah bagian barat laut milik Iran. Setelah dua tahun berjuang mempertahankan wilayah itu, akhirnya tentara Iran terpaksa mundur. Raja Iran saat itu, yaitu Raja Khusrou dari Dinasti Ashkania dengan membangkitkan semangat rakyat Armenia untuk memihak Iran, akhirnya berhasil merebut kembali wilayah tersebut. Namun kini Armenia menjadi sebuah negara independen yang terpisah dari Iran.

Galileo Menemukan Cincin Planet Saturnus

10 Juni tahun 1610, ilmuwan Italia, Galileo Galilei dengan teleskop buatannya sendiri, berhasil melihat sesuatu benda yang mengelilingi planet Saturnus. Dalam makalahnya, Galileo menulis, kemungkinan Saturnus memiliki semacam lengan yang secara periodik muncul, lalu kembali menghilang. Teka-teki ini akhirnya terjawab ketika astronomi Belanda, Christiaan Huygens dengan menggunakan teleskop yang lebih modern menemukan bahwa yang dilihat oleh Galileo tersebut adalah cincin yang mengelilingi planet Saturnus. Hingga saat ini komposisi dari cincin Saturnus masih belum diketahui dengan pasti, namun yang jelas, mengandung banyak air. Adanya cincin yang mengelilingi Saturnus membuat planet ini menjadi planet terindah dalam sistem tata surya. Saturnus merupakan planet ke-enam dari matahari, planet kedua terbesar dalam tata surya, dan planet yang memiliki satelit atau bulan terbanyak. Hingga kini, telah ditemukan adanya 18 satelit pada planet Saturnus.
Inggris Menyerang Malaya

10 Juni tahun 1790, tentara Inggris menyerang semenanjung Malaya yang saat itu berada di bawah pendudukan Belanda. Sebelumnya, semenanjung Malaya, yang kini merupakan bagian dari negara Malaysia, telah dijajah dan dikuras kekayaan alamnya oleh Belanda. Secara bertahap, Inggris melakukan infiltrasi ke Malaya dan dengan melancarkan serangan militer, akhirnya berhasil memukul mundur Belanda dari wilayah itu. Pada tahun 1824, Inggris dan Belanda menandatangani perjanjian, yang berisi penyerahan Malaya kepada Inggris dan sebaliknya, Inggris berjanji tidak mengutak-atik kolonialisasi Belanda atas Indonesia. Malaysia akhirnya merdeka pada tahun 1957, 12 tahun setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya.
Hafez Al-Asad Meninggal Dunia

10 Juni tahun 2000, Hafez Al-Asad, yang saat itu menjabat sebagai presiden Syria, meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Hafez Al-Asad lahir pada tahun 1930. Pada tahun 1964, ia diangkat sebagai komandan angkatan udara Syria dan tiga tahun kemudian diangkat sebagai menteri pertahanan. Pada tahun 1970, Hafez Al-Asad melancarkan kudeta terhadap pemerintahan Syria saat itu dan berhasil merebut kekuasaan. Setahun kemudian, Al-Asad mengadakan referendum yang hasilnya mengesahkan kedudukannya sebagai Presiden. Jabatan itu dipegangnya sampai akhir hayatnya. Pada era Perang Arab-Isarel tahun 1967, ketika Hafez menjabat sebagai Menteri Pertahanan, tentara Zionis menduduki dataran tinggi Golan. Setelah menjadi presiden, Al-Asad kemudian memperkuat militernya sehingga pada tahun 1973, sebagian dari wilayah itu berhasil direbut kembali oleh Syria. Salah satu keistimewaan utama kepemimpinan Al-Asad adalah penolakannya untuk berdamai dengan Zionis.
Perang Enam Hari Arab-Israel Berakhir

10 Juni 1967, perang enam hari Arab-Israel berakhir dengan gencatan senjata yang dimediatori oleh PBB. Dalam usahanya untuk memperluas wilayah, rezim Zionis menyerang Mesir. Mesir melawan serangan Zionis ini dengan dukungan Syria, Yordania, Irak, Kuwait, dan Aljazair. Namun, hanya dalam dua hari sejak dimulainya perang, pasukan Israel berhasil merebut kota Yerusalem dari Yordania. Menjelang berakhirnya pertempuran, pasukan Israel telah menduduki seluruh tanah Palestina, termasuk Jerusalem Timur, Jalur Gaza, dan Tepi Barat, Semenanjung Sinai milik Mesir, dan Dataran Tinggi Golan milik Syria. Dengan demikian, wilayah yang diduduki Israel telah bertambah hampir empat kali lipat dari wilayah yang semula diserahkan kepadanya dalam Rencana Pembagian PBB tahun 1947
Haji Mula Muhammad Baqir Waidz Tehrani

21 Rabi’uts-Tsani tahun 1313 Hijriah, Haji Mula Muhamamd Baqir Waidz Tehrani, seorang ulama terkemuka Teheran, meninggal dunia. Beliau dilahirkan pada tahun 1255 Hijriah dan sebagian besar umurnya dihabiskan untuk menelaah dan menuntut ilmu. Haji Mula Muhammad Baqir Waidz Tehrani juga banyak meninggalkan karya penulisan, di antaranya berjudul Jannatun-naim yang berisi tentang riwayat hidup Sayyid Abdul Adzim, ulama besar kaum muslimin yang merupakan salah seorang cucu Rasulullah SAW, yang dimakamkan di kota Rey, Iran.

11 Juni

Pemisahan Spektrum Cahaya Matahari

11 Juni 1855, dua ilmuwan Jerman, yaitu Gustav Kirchoff dan Robert Bunsen berhasil memisahkan spektrum warna yang menyusun cahaya matahari dengan menggunakan prisma. Pemisahan warna-warna matahari ini juga terjadi secara alami ketika munculnya pelangi setelah terjadinya hujan. Pelangi merupakan hasil proses pemisahan warna-warna matahari oleh tetesan-tetesan air. Jauh sebelumnya, tahun 1700-an, Newton telah menemukan konsep tentang spektrum cahaya, yaitu bahwa cahaya putih ternyata merupakan gabungan dari spektrum yang terdiri dari warna-warni pelangi.
Lapisan Ozon Ditemukan

11 Juni 1913, Charles Fabry, seorang fisikawan Perancis berhasil menemukan adanya lapisan ozon di atmosfer. Lapisan ozon merupakan lapisan tipis gas O3 yang secara alami menyelimuti permukaan bumi dan berada di ketinggian 20 km. Meskipun gas O3 bila berada di udara bebas merupakan gas yang berbahaya, namun adanya gas ozon di lapisan stratosfer itu menjadi tameng yang menghalangi masuknya sebagian sinar ultraviolet yang membahayakan makhluk hidup di bumi. Namun, saat ini, berbagai pencemaran lingkungan telah menyebabkan menipisnya lapisan ozon. Bila lapisan ozon itu sampai berlobang, sinar ultraviolet akan secara bebas mencapai bumi dan menimbulkan dampak negatif, antara lain kanker kulit, kerusakan retina mata, serta membentuk asap beracun dan merusak tanaman.
William Styron Lahir

11 Juni 1925, novelis AS, William Styron, terlahir ke dunia di Virginia. Dia belajar dalam bidang penulisan di Duke University dan kemudian pidah ke New York untuk memulai karir sebagai penulis. Pada tahun 1951, terbitlah novel pertamanya berjudul Lie Down in Darkness. Ia kemudian ikut wajib militer dalam perang Korea. Pengalaman Styron dalam marinir AS dituangkannya dalam novel selanjutnya, The Long March yang menceritakan perlakuan brutal terhadap anggota marinir dalam latihan mereka. Novel ini meraih kesuksesan besar sehingga sejak itu, Styron menjadi terkenal dan semakin produktif melahirkan karya-karya berikutnya. Karya Styron yang paling terkenal dan paling laku berjudul Sophie’s Choice.
Richard Strauss Lahir

11 juni 1864, Richard Strauss, musisi klasik Jerman terkenal, terlahir ke dunia. Pada usia lima tahun, Strauss telah mulai belajar memainkan piano dan setahun kemudian belajar menulis kompososi musik. Tahun 1874, ia belajar di Royal Grammar School dan kemudian aktif menciptakan komposisi untuk berbagai opera. Tahun 1933, setelah Hitler diangkat sebagai kanselir Jerman, Strauss ditunjuk menjadi Presiden Kamar Musik Jerman namun dua tahun kemudian ia dipecat karena kedekatannya dengan orang Yahudi. Robert Strauss banyak melakukan perjalanan keliling Eropa untuk mementaskan opera. Pada tahun 1936, Strauss mendapat medali emas dari Royal Philharmonic Society’s di London. Salah satu karya Strauss berjudul Metamorphosen yang ditulisnya tahun 1945 untuk mengenanng pengeboman atas opera di Munich, Dresden and Wina. Richard Strauss meninggal dunia tahun 1949.
Agha Najafi Lahir

22 Rabiuts-Tsani 1262 Hijriah, Syaikh Muhammad Taqi Razi, yang terkenal dengan nama Agha Najafi, seorang ulama besar Iran, terlahir ke dunia di kota Isfahan. Agha Najafi menuntut ilmu-ilmu pendahuluan dari ayahnya dan kemudian melanjutkan pendidikan ke hauzah ilmiah di kota Najaf, Irak. Di Najaf, Agha Najafi menimba ilmu dari ulama-ulama besar zaman itu, seperti Mirza Muhammad Hasan Shirazi dan Syaikh Mahdi Kashful Githa’.

Ketika kembali ke tanah kelahirannya, Agha Najafi menajdi ulama yang amat berpnegaruh dalam masayarakat. Ia juga aktif dalam menulis di antyaranya Al Ijtihad wat-Taklid dan Anwarul Arifin.

12 Juni

Chili Mulai Dijajah Spanyol

12 Juni 1540, Chili, sebuah negara yang terletak di pantai barat Amerika Selatan, mulai dijajah oleh Spanyol. Orang Eropa pertama yang datang ke Chili adalah petualang Portugis, Ferdinand Magellan pada tahun 1520. Penduduk pribumi Chili adalah bangsa Indian Araucanian. Pada tahun 1535, setelah Spanyol menguasai Peru, mereka datang ke Chili untuk mencari tambang emas, namun tidak menemukan hasil. Pada tahun 1540, Spanyol kembali ke Chilli dan mendirikan beberapa pemukiman di sana. Mereka mendapatkan perlawanan gigih dari bangsa Indian Araucanian yang terus berlangsung selama 100 tahun berikutnya. Perkembangan negara koloni di Chili berjalan lambat karena tidak memiliki emas atau perak dan tidak ada penduduk pribumi yang mau menjadi buruh bangsa penjajah. Chili lebih banyak dijadikan lahan pertanian untuk menyuplai makanan bagi pemerintahan koloni Spanyol di Peru. Chili akhirnya merdeka dari Spanyol tahun 1810.
Pemberontakan Normandy Meletus

12 Juni 1639, rakyat provinsi Normandy yang terletak di pantai sebelah barat Perancis bangkit memberontak melawan pemerintahan Raja Louis ke-13. Pemberontakan itu dikenal dengan nama pemberontakan Nu-pieds atau “telanjang kaki” karena dilakukan oleh para pekerja kasar di penyulingan garam. Akibat keputusan pemerintah Perancis untuk menaikkan pajak produksi garam, lima ribu pekerja penyulingan garam tersebut menyerang para pengumpul pajak. Penduduk Normandy lainnya juga ikut serta dalam pemberontakan yang dipimpin oleh pendeta lokal, Jean Morel, tersebut. Pemerintah kemudian mengirimkan 4000 tentaranya untuk menumpas pemberontakan itu dan para pemimpinnya dihukum gantung.

Pejuang Philipina Memproklamasikan Kemerdekaan

12 Juni1898, dalam era perang Spanyol-AS, pejuang Philipina, Emilio Aguinaldo memproklamasikan kemerdekaan negaranya yang telah 300 tahun dijajah oleh Spanyol. Hingga pertengahan Agustus tahun tersebut, pejuang Philipina dan tentara AS telah berhasil mengusir tentara Spanyol keluar dari Philipina. Namun ternyata AS dan Spanyol menandatangani perjanjian damai yang berisi penyerahan Philipina kepada AS dan sebaliknya, AS akan memberikan 20 juta dolar kepada Spanyol. Aguinaldo kemudian melancarkan perjuangan melawan penjajahan AS atas negaranya yang dihadapi AS dengan mengirimkan 60.000 tentara. Perang terus berlanjut hingga tahun 1901 ketika tentara AS berhasil menangkap Aguinaldo. Pada tahun 1935 AS menyetujui didirikannya negara persemakmuran Philipina. Barulah pada tahun 1946 Republik Philipina berdiri dan meraih kemerdekaan penuh.

Pemilu Pertama di Rusia

12 Juni1991, dilangsungkanlah pemilu bebas pertama kalinya di Federasi Rusia untuk memilih presiden. Hari pelaksanaan pemilu ini kemudian dijadikan sebagai hari nasional Rusia. Dalam pemilu ini, Boris Yeltsin berhasil meraih 57 persen suara dan diangkat sebagai presiden Rusia. Sebelumnya, pada bulan April tahun yang sama, Federasi Rusia yang merupakan negara bagian terbesar dalam Uni Soviet telah mengumumkan keotonomiannya dalam urusan dalam negeri, sementara urusan luar negeri tetap dilakukan berdasarkan keputusan pemerintah Uni Soviet. Namun, pada bulan Desember 1991, Uni Soviet bubar dan Rusia mendeklarasikan kemerdekaannya.

Abu Shamah Lahir

23 Rabiuts-Tsani tahun 599 Hijriah, Shihabuddin Abdurrahman Dimashqi Muqaddasi, yang terkenal dngan nama Abu Shamah, terlahir ke dunia di kota Damaskus, Syria. Abu Shamah adalah seorang cendikiawan dan ulama terkemuka di Damaskus. Dia menuntut ilmu-ilmu agama di Iskandariah, Mesir. Abu Shamah meninggalkan banyak karya penulisan, di antaranya berjudul Mukadimah Ilmu Nahwu dan Sejarah Ringkas Kota Damaskus. Namun sayang sekali sebagian besar karya Abu Shamah hancur dalam kebakaran yang menimpa perpustakaan besar yang dimilikinya.

13 Juni

Jean de La Fontane Meninggal Dunia

13 Juni tahun 2004, Jean de La Fontane, seorang penulis dan sastrawan terkenal Perancis meinggal dunia. La Fontane lahir pada tahun 1621. Sejak kecil, ia sudah terlihat memiliki minat yang sangat besar terhadap segala cerita-cerita legenda. Setelah diterima sebagai anggota Lembaga Sastra Penulis Perancis, La Fontane mulai menyusun buku berjudul Fabel atau cerita-cerita hikayat. Ia menyusun buku tersebut dengan banyak mengambil inspirasi dari buku hikayat terkenal asal Timur Tengah, “Kalilah wa Dimnah”. Melalui bukunya tersebut, La Fontane menyampaikan falsafah hidup serta nasehat yang diucapkan para tokoh cerita yang diperankan oleh hewan-hewan.
Organisasi Sinn Fein Didirikan

13 Juni tahun 1906, organisasi Sinn Fein, sebuah sayap politik dari tentara Republik Irlandia dideklarasikan. Organisasi itu dibuat untuk memfasilitasi perjuangan warga Kepulauan Irlandia yang menginginkan kemerdekaan Inggris itu. Pelopor pembentukan Sinn Fein, Arthur Griffith, awalnya memimpin organisasi tersebut melakukan berbagai operasi anti Inggris. Setelah melakukan berbagai tindakan perlawanan secara terus-menerus, Sinn Fein akhirnya berhasil membawa warga Irlandia selatan meraih kemerdekaan pada tahun 1921.

Setelah itu, Sinn Fein meneruskan perjuangan diplomatiknya untuk mempersatukan kawasan Irlandia utara dan selatan, yang saat itu masih dikuasai Inggris. Setelah dua tahun melakukan perundingan alot dengan pemerintah Inggris serta kelompok Protestan Irlandia pendukung London, para pemimpin Sinn Fein akhirnya menandatangani perjanjian damai dengan para pejabat Inggris. Dalam perjanjian damai tersebut disepakati berdirinya Negara Irlandia Utara yang bersatus otonom. Akan tetapi, meskipun sudah ada kesepakatan damai, Irlandia utara hingga kini tetap menjadi kawasan sengketa antara pemerintah Inggris dan warga setempat.
Perlawanan Pertama Bangsa Palestina

13 Juni tahun 1921, untuk pertama kalinya warga Palestina melakukan perlawanan bersenjata terhadap pemerintah kolonial Inggris. Perlawanan yang berlangsung di tahun-tahun pertama kolonialisme Inggris tersebut menunjukkan adanya reaksi keras warga Palestina atas berbagai politik yang dijalankan Inggris di kawasan itu. Sebagaimana yang tercantum dalam Perjanjian Balfour, Inggris menyatakan diri sebagai pendukung utama para pemukim Yahudi di kawasan Palestina hingga terbentuknya sebuah negara Israel Raya di sana. Sejak perjanjian Balfour itu diimplementasikan, jumlah warga Yahudi di kawasan Palestina meningkat secara pesat dari sekitar 35.000 orang pada tahun 1923 menjadi lebih dari 600.000 pada akhir tahun 40-an. Dengan demikian, menjelang didirikannya negara ilegal Israel pada tahun 1948, jumlah warga Yahudi di kawasan Palestina menjadi 1/3 dari jumlah keseluruhan warga yang menempati Bumi Palestina.
Rudal dari Darat ke Darat Digunakan dalam Perang

13 Juni tahun 1944, untuk pertama kalinya rudal darat jarak jauh dipergunakan dalam Perang Dunia Kedua. Rudal yang diberi nama V-1 tersebut ditembakkan oleh tentara Nazi Jerman dengan sasaran kawasan Inggris. Sebelumnya, Jerman membombardir kawasan Inggris dengan rudal-rudal yang ditembakkan dari pesawat-pesawat tempur. Operasi seperti ini jelas lebih beresiko bagi tentara Jerman sekaligus menghabiskan biaya yang lebih besar. Untuk itulah tentara Jerman akhirnya berupaya memproduksi rudal dari darat ke darat tersebut. Setelah perang selesai, negara-negara dunia meniru dan mengembangkan jenis rudal ini.
Muhammad Shiddiqi Wafat

24 Rabiuts-Tsani tahun 993 hijriah, Muhamad bin Muhamad Shiddiqi, salah seorang ulama terkenal asal Mesir meninggal dunia. Ia yang dilahirkan dari keluarga ulama, sejak kecil menunjukkan bakat dan minat yang sangat besar terhadap ilmu-ilmu keagamaan. Setelah menguasai sejumlah ilmu keagamaan, Shiddiqi kemudian mengajar di bidang fiqh, hadits, dan tafsir. Di antara karya tulisannya adalah sebuah buku berjudul “Adabusy-Syaikh Wal-Murid”.

14 Juni

Serangan Mesir ke Sudan

14 Juni 1820, pasukan Mesir yang dipimpin oleh Muhammad Ali Pasha menyerang Sudan dan berhasil menduduki sebagian besar kawasan utara negara ini. Seiring dengan itu, pasukan imperialis Inggris melancarkan invasi ke wilayah selatan Sudan dan berhasil menguasai wilayah tersebut. Tahun 1881, rakyat Sudan di bawah kepemimpinan Mahdi Sudani bangkit melawan pendudukan Mesir dan Inggris. Empat tahun setelah itu, pada tahun 1885, gerakan perlawanan rakyat Sudan berhasil memberikan pukulan telak kepada pasukan Inggris dan Mesir. Namun pada tahun 1898, gerakan perlawanan Mahdi Sudani kalah dari tentara gabungan Inggris-Mesir. Setahun setelah itu, Inggris dan Mesir melalui kesepakatan bersama memegang kendali pemerintahan di Sudan. Sudan berhasil meraih kemerdekaannya pada bulan Januari tahun 1956.
Pasukan Prancis mendarat di Aljazair

14 Juni 1830, tentara Prancis mendarat di pantai Aljazair yang mengawali serbuan negara imperialis ini ke Aljazair. Prancis menghadapi perlawanan sengit rakyat Aljazair yang menolak penjajahan atas negeri mereka. Dengan berbagai cara, akhirnya Prancis berhasil menduduki Aljazair secara penuh tahun 1910. Meski demikian perlawanan bersenjata rakyat Aljazair tetap berlanjut dan memuncak seiring dengan berakhirnya perang dunia kedua.tahun 1962, dengan semakin meningkatnya perlawanan rakyat dan tekanan dunia, Presiden Prancis saat itu Charles de Gaulle terpaksa menyetujui pemberian status kemerdekaan penuh kepada Aljazair.
Tsabit Al-Shabi’i Meninggal Dunia

25 Rabiu Tsani tahun 288 hijriyah,Tsabit bin Qurrah Al-Shabi’i, matematikawan, astronom, dan dokter kenamaan meninggal dunia. Al-Shabi’i lahir pada tahun 221 hijriyah di kawasan Haraan di wilayah Beinan Nahrein, Irak. Sebagai bagian kaum Shabiin yang bermukim di wilayah beinan Nahrein, Al-Shabi’i juga fasih berbahasa Yunani dan Suryani. Selain dua bahsa tersebut, Tsabit Al-shabi’I juga mengenal bahasa Arab dengan baik. Dia berhasil menguasai ilmu matematika dan astronomi dibawah bimbingan Muhammad bin Musa, matematikawan muslim terkenal. Al-Shabi’i banyak menulis dan menerjemahkan karya ilmiah menyangkut ilmu kedokteran, matematika, dan astronomi. Diantara hasil karyanya adalah Al-Dzakhirah fi ‘ilm Al-Thibb dan Kitabul Mafrudhat

Ibnu Abdil Barr Lahir

25 Rabiu Tsani tahun 368 hijriyah, Abu Umar Yusuf bin Abdillah yang dikenal dengan nama Ibnu Abdil Barr seorang faqih, muhaddits, sastrawan dan ahli sejarah terkenal lahir di Andalusia. Sejak dini, Ibnu Abdil Barr telah mulai menima ilmu dari ayahnya dan para guru terkenal saat itu. Berkat ketekunannya dalam belajar, dalam waktu yang cukup singkat, Ibnu Abdil Baar tampil sebagai salah seorang ulama besar di Andalusia.

15 Juni

Penumpasan Gerakan Perlawanan di Skotlandia

15 Juni 1708, kerajaan Inggris melakukan aksi penumpasan terhadap gerakan kemerdekaan Skotlandia. Sejak lama, Inggris berusaha untuk mencaplok wilayah Skotlandia dan memasukkannya ke dalam wilayah Britania. Ambisi ini tercapai setelah Raja James I yang berdarah Skotlandia naik tahta tahun 1603. Sejak saat itulah, Skotlandia secara resmi menjadi bagian dari kerajaan Inggris.

Gerakan perlawanan bersenjata luas di Skotlandia menunjukkan bahwa rakyat Skotlandia menolak pendudukan Inggris atas negeri mereka. Tahun 1707, London melakukan penggabungan dua parlemen Inggris dan Skotlandia. Kebijakan ini tak urung memicu protes dan kemarahan rakyat Skotlandia yang berakibat pada munculnya gerakan perlawanan bersenjata. Akhirnya pada tanggal 15 Juni 1708, kerajaan Inggris melakukan penumpasan besar-besaran terhadap gerakan perlawanan rakyat Skotlandia ini. Tahun 1999, menyusul kian meningkatnya tekanan terhadap London, kerajaan Inggris terpaksa menyetujui pemberian hak kepada rakyat Skotlandia untuk membentuk parlemen terpisah.

Berlin Dipilih Sebagai Ibukota Jerman

15 Juni tahun 1848, kanselir Jerman Otto von Bismarck meresmikan kota Berlin yang bersejarah sebagai ibukota Jerman. Setelah pecahnya perang dunia kedua, dan terpisahnya Jerman menjadi dua bagian, Timur dan Barat, kota Berlin yang indah juga terbagi menjadi dua dengan dibangunnya tembok yang memisahkan dua bagian kota itu. Bulan September 1990, setelah ambruknya tembok Berlin, proses unifikasi Jerman mengemuka. Akhirnya setelah bersatunya kembali dua negara yang terpisah lebih dari 40 tahun itu, Berlin kembali ditetapkan sebagai ibukota Jerman.

AS- Uni Soviet Tandatangani SALT II

15 Juni tahun 1979, perjanjian SALT II yang membatasi produksi dan penyimpanan senjata nuklir ditandatangani oleh Presiden uni Soviet Leonid Brezhnev dan Presiden AS Jimmy Carter. Sebelumnya pada tahun 1972, kedua negara adi daya itu telah menandatangani perjanjian SALT I yang berisi kesepakatan untuk memperkecil jumlah senjata nuklir. Namun kedua negara itu tidak pernah komitmen dengan perjanjian yang mereka buat sendiri. Terlebih AS, yang hingga saat ini tetap bersikeras untuk menggarap proyek pertahanan anti rudal balistik setelah sebelumnya menarik diri dari kesepakatan ABM. Asalannya adalah untuk menandingi kemampuan rudal Rusia.

Qattan Muruzi Meninggal Dunia

26 Rabiu Tsani tahun 465 hijriyah, Ainuz Zaman Qattan Muruzi, matematikawan, dokter dan filsuf terkemuka muslim terlahir ke dunia di kota Marw, Khorasan yang kini masuk dalam wilayah Turkmenistan.Qattan dikenal sebagai ilmuan besar di bidang matematika, filsafat, sastra dan ilmu-ilmu agama. Dia juga memiliki ketertarikan yang besar kepada ilmu kedokteran. Qattan Muruzi akhirnya lebih menyibukkan diri dengan aktifitasnya sebagai dokter. Banyak buku yang telah ditulisnya, diantaranya buku berjudul Keyhan-e Shenakht, yang membahas ilmu matematika. Qattan Muruzi wafat pada tahun 548 hijriyah.

Najafi Quchani Wafat

26 Rabiu Tsani tahun 1363 hijriyah, Agha Najafi Quchani, filsuf, faqih dan sastrawan terkemuka Iran wafat di tanah kelahirannya Quchan, Iran. setelah menyelesaikan pendidikan dasar di Quchan, beliau bertolak ke Irak untuk menimba ilmu agama di Hauzah Ilmiah Najaf. Di bawah bimbingan para ulama besar, Najafi Quchani berhasil meraih derajat ijtihad. Setelah menyelesaikan pendidikannya, beliau kembali ke Iran. Di saat para ulama Iran terjun di medan perjuangan yang dikenal dengan nama gerakan Masyrutiyat, Agha Najafi Quchani juga ikut terlibat. Banyak karya penulisan yang ditinggalkannya di antaranya, Siyahate Sharq, Siyahate Ghrab, dan Odzr Badtar az Gonah.

16 Juni

Feristli Lahir

16 Juni tahun 1733, Joseph Peristli, kimiawan dan ahli fisika terkenal Inggris lahir di kota Fild Hold. Masa hidup Feristli disebut sebagai masa keemasan ilmu kimia. Melalui penelaahan yang dilakukannya, Ferestli berhasil menemukan oksigen dan Nitrogen serta proses pernafasan pada tumbuh-tumbuhan. Kimiawan dan fisikawan Inggris ini meninggal dunia pada tahun 1804.

Serangan Udara AS ke Jepang Dimulai

16 Juni 1944, angkatan udara AS mulai menggelar serangan ke sejumlah kota di Jepang. Kota pertama yang menjadi sasaran serangan angkatan udara AS adalah Fukula yang terletak di wilayah selatan Jepang. Serangan udara ini dimaksudkan untuk menekan Jepang dan memaksa negara itu untuk menyerah. Serangan bertubi-tubi ke berbagai kota jepang itu menewaskan puluhan ribu rakyat tak berdosa dan menghancurkan pusat-pusat industri, pabrik-pabrik, tanah persawahan, dan berbagai sarana infra struktur Jepang. Serangan udara ini berakhir dengan menyerahnya Jepang kepada sekutu setelah kota Hiroshima dan Nagasaki menjadi sasaran bom atom AS.
Wanita Pertama Ke Angkasa

16 Juni tahun 1963, Kosmonaut Rusia, Velentina Tereskhofa menjadi wanita pertama yang melakukan perjalanan ke ruang angkasa dengan menggunakan pesawat ulang alik Vestok 6. Dua tahun sebelumnya, Yury Gagarin, Kosmonaut asal Rusia telah membukukan namanya menjadi manusia pertama yang melakukan perjalanan ke ruang angkasa. Velentina Tereskhofa berada di ruang angkasa selama 70 jam 50 menit dan telah mengelilingi bumi sebanyak 48 kali.

Empat Anggota Motalefeh Islami Dihukum Mati

16 Juni tahun 1963, Muhammad Bukharai, Shadiq Amani, Shaffar Harandi dan Morteza Niknejat, empat anggota kelompok Motalefeh Islami dihukum mati oleh rezim despotik Syah Iran. Keempat pahlawan perjuangan Islam di Iran ini adalah anak-anak muda yang berani dan sangat patuh kepada agama. Dalam perjuangan mendirikan pemerintahan Islam di Iran mereka rela mengorbankan nyawa. Kelompok Motalefeh Islami terbentuk setelah rezim Syah melakukan pembunuhan massal tanggal 5 Juni tahun 1963 .

Kelompok ini memiliki misi suci yaitu menentang rezim Syah serta memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan bangsa Iran. setelah Imam Khomeini diasingkan ke luar negeri oleh Syah, Motalefeh Islami membentuk sayap militer yang bertugas membunuh para pemuka rezim Syah yang terbukti telah melakukan pengkhianatan terhadap bangsa dan agama. Sayap militer inilah yang membunuh perdana menteri Iran saat itu Hasan Ali Mansur yang merupakan pelaksana undang-undang kapitulasi yang memberikan kebebasan mutlak kepada warga AS di Iran untuk berbuat semau mereka.

Rezim despotik Syah telah menangkap dan memejahijaukan lebih dari seratus kader kelompok Motalefeh Islami melalui proses hukum yang tidak adil. Empat diantara kader utama kelompok ini dihukum mati sementara sebagian lainnya mendapat vonis penjara untuk masa yang panjang.

Gerakan Revolusi Konstitusional Disepakati

27 Rabius Tsani tahun 1327 hijriyah, Muhammad Ali Shah raja Iran dari dinasti Qajar menyetujui pemberlakuan Konstitusional baru yang membatasi kekuasaan raja dan keluarganya. Keputusan ini menandai kekalahan raja dalam menghadapi gerakan rakyat yang menuntut pembatasan wewenang raja yang lazim disebut gerakan revolusi konstitusional.

17 Juni

Kemerdekaan Belanda dari Spanyol

17 Juni tahun 1576, pangeran William yang memimpin perjuangan rakyat Belanda mengumumkan kemerdekaan negeri itu dari jajahan bangsa Spanyol. Perlawanan terhadap Spanyol yang dipimpin oleh pangeran William mencapai puncaknya pada tahun 1568. Setelah tujuh provinsi di utara negeri itu menyatakan bergabung dengan perjuangan kemerdekaan, peluang untuk mendirikan negara yang bebas di sana kian terbuka. Meski sejak tahun 1576, Belanda telah mengumumkan kemerdekaannya, namun rakyat di negeri itu tetap harus berhadapan dengan aksi pembantaian yang dilakukan oleh tentara Spanyol.

Akhirnya pada tahun 1609, raja Spanyol dan para pemimpin Belanda menandatangani kesepakatan damai yang juga berarti pengakuan kedaulatan belanda oleh Spanyol. Setelah merdeka, secara perlahan Belanda menjadi salah satu negeri penjajah terbesar yang melakukan penjajahan di berbagai belahan dunia. Belanda terletak di barat laut benua Eropa di pesisir laut Utara. Negeri ini memiliki luas wilayah hanya 42 ribu kilometer persegi dan berbatasan dengan Jerman dan Belgia. Pemerintahan Belanda menggunakan sistem monarki dengan penduduk yang berjumlah sekitar 15 juta orang.

Serangan Udara AS ke Jepang Dimulai

17 Juni 1925, perjanjian yang melarang penggunaan senjata kuman dan kimia ditandatangani di kota Genewa, Swiss. Berdasarkan perjanjian ini, senjata-senjata kimia, gas, kuman dan sejenisnya secara resmi dilarang. Pada tahap pertama hanya sekitar 25 negara menandatangani kesepakatan ini. Namun dengan berlalunya waktu, jumlah negara yang menjadi anggota perjanjian ini semakin meningkat. Perjanjian ini dibuat untuk mencegah terulangnya tragedi kemanusiaan akibat penggunaan senjata-senjata pembunuh massal ini oleh Jerman dalam perang dunia pertama. Tetapi meski ada perjanjian namun sejumlah negara tetap tidak mempedulikannya. Contoh nyata adalah AS yang menggunakan senjata kimia pada perang Vietnam dan rezim Baath Irak dalam perangnya melawan Iran.

Islandia Merdeka

17 Juni tahun 1944 rakyat Islandia memperoleh kemerdekaan penuh dari Denmark. Sejak saat itu tanggal 17 Juni diperingati sebagai hari nasional oleh rakyat Islandia. Sejak dahulu, Islandia adalah negeri yang merdeka dan berdaulat penuh. Tetapi sejak abad kesepuluh, negeri ini menjadi bagian dari Norwegia sebelum akhirnya dikuasai oleh Denmark. Tahun 1918, Islandia menjadi negara dengan status masih berada di bawah kekuasaan Denmark. Akhirnya setelah melalui sebuah referendum, Islandia berpisah dari Denmark dan menjadi negara yang merdeka penuh dengan sistem pemerintahan republik. Tahun 1949, negara ini ikut serta dalam pembentukan Pakta pertahanan Atlantik Utara (NATO). Islandia memiliki luas wilayah sebesar 102 kilometer persegi terletak di barat daya benua Eropa dan berada di lautan Atlantik.
Pembentukan Lembaga Jihad Pembangunan

27 Khordad tahun 1358 hijriyah syamsiah, Imam Khomeini mengeluarkan perintah pembentukan Lembaga Jihad Pembangunan yang mengemban tugas membawa Iran menuju ke pintu kebebasan dari kebergantungan kepada pihak luar dan pemberantasan kemiskinan khususnya di wilayah pedesaan. Menyusul keluarnya perintah tersebut, rakyat Iran baik kalangan terpelajar, para pemuda dan mahasiswa secara berbondong mendaftarkan diri menjadi sukarelawan untuk mewujudkan cita-cita mulia ini. Gerakan Jihad Pembangunan muncul dari dalam revolusi Islam yang menang dengan kehendak bangsa Iran. Sampai saat ini, Jihad Pembangunan telah berhasil membangun infra struktur di wilayah pedesaan dan daerah-daerah yang selama ini tertinggal.

Pada masa perang delapan tahun, Jihad Pembangunan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan dan operasi dalam mempertahankan kedaulatan Iran. Gerakan Jihad Pembangunan juga terlibat secara aktif di sektor industri pedesaan, pertanian, peternakan, pembangunan bendungan, dan lainnya. Jihad Pembangunan juga ikut membantu pembangunan di sejumlah negara Afrika seperti Tanzania, Ghana, dan Zimbabwe. Tiga tahun setelah dibentuk, lembaga ini masuk ke dalam komposisi kabinet dan berubah menjadi Departemen Jihad Pembangunan. Sejak empat tahun lalu, Departemen ini digabungkan dengan Departemen pertanian dan berubah nama menjadi Departemen Jihad Pertanian.

Ibnu Arabi Wafat

28 Rabiuts Tsani tahun 638 hijriyah, Abu Bakar Muhyiddin Muhammad yang dikenal dengan sebutan Ibnu Arabi, sufi dan ulama terkenal muslim meninggal dunia di kota Damaskus. Beliau lahir pada tahun 560 hijriyah di Andalusia atau Spanyol. Selain giat menimba ilmu, Ibnu Arabi tekun menjalani kehidupan ruhaninya, sehingga beliau dikenal sebagai seorang arif dan sufi besar. Dalam berbagai perjalanannya ke sejumlah negeri Islam seperti Tunisia, Mekah, Baghdad dan Halab, Ihnu Arabi mendapat sambutan yang hangat dan penghormatan dari masyarakat dan ulama. Banyak karya penulisan yang ditinggalkannya. Sebagian ahli sejarah menyebutkan bahwa Ibnu Arabi menulis lebih dari 500 makalah dan buku, yang salah satunya adalah kitab tafsir Al-Kabir yang terdiri atas beberapa jilid. Kitab beliau yang paling terkenal adalah Fushul Al-Hikam yang mengungkap pandangan dan pemikiran irfani dan sufistik ulama besar ini.

Adibul Mamalik Wafat

28 Rabiu Tsani tahun 1336 hijriyah, Adibul Mamalik Farahani, penulis dan sastrawan terkemuka Iran meninggal dunia. Sebagai penulis yang amat menyenangi profesinya, dia menerima tawaran sebagai penanggung jawab penerbitan surat kabar Adab, Majles, dan surat kabar Aftab. Selain di bidang penulisan dan penerbitan, Adibul Mamalik juga aktif di dunia politik. Dia bergabung dalam kelompok para pejuang gerakan Revolusi Konstitusional. Syair-syair Adibul Mamalik lebih banyak menceritakan kehidupan sosial dan aktifitas politiknya.

18 Juni

Perang Waterloo Dimulai

18 Juni tahun 1815, dimulailah perang Waterloo yang merupakan perang terakhir antara Napoleon Bonaparte melawan negara-negara Eropa lainnya. Perang ini terjadi di sebuah desa bernama Waterloo di Belgia. Pada saat itu, hujan yang sangat lebat menghalangi gerakan pasukan Perancis sehingga pasukan bantuan tidak sampai ke garis depan tepat pada waktunya. Akibatnya, Napoleon dan pasukannya kalah melawan tentara Prusia dan Inggris serta bertekuk lutut kepada negara-negara Sekutu. Setelah perang, Napoloen diasingkan ke pulau St. Helen dan akhirnya meninggal di sana.

Republik Mesir Dideklarasikan

18 Juni 1953, sistem kerajaan di Mesir dibubarkan dan Republik Mesir dideklarasikan. Proses perubahan sistem pemerintahan Mesir dimulai ketika Mesir kalah dalam perang melawan Rezim Zionis tahun 1948 sehingga rakyat negara itu tidak lagi mempercayai pemerintahan Raja Faruq. Di tengah situasi Mesir yang kacau tersebut, sekelompok tentara Mesir mendirikan organisasi rahasia yang menentang infiltrasi Inggris dan sistem kerajaan di Mesir. Organisasi ini pada tahun 1952 dengan dipimpin Jenderal Muhammad Najib dan Gamal Abdul Naser, mengadakan kudeta dan memaksa Raja Faruq, yang merupakan raja terakhir di Mesir, untuk mengundurkan diri dan dia beserta keluarganya diasingkan. Setahun kemudian, Republik Mesir dideklarasikan dan Jenderal Muhammd Najib diangkat sebagai presiden pertama. Setahun kemudian, dia disingkirkan oleh Gamal Abdul Naser yang memerintah hingga tahun 1970.

Necmettin Erbakan Mundur

18 Juni tahun 1997, Necmettin Erbakan, perdana menteri Turki yang beraliran Islam, dipaksa mengundurkan diri oleh kekuatan militer negara tersebut. Partai Kemakmuran di bawah kepemimpinan Erbakan dalam pemilu yang dipercepat bulan Desember 1994, berhasil meraih suara mayoritas dan membentuk kabinet aliansi. Namun, keberpihakan Erbakan kepada gerakan Islam, usahanya untuk memperluas hubungan dengan negara-negara Islam, serta penolakannya atas hubungan dengan Israel, menimbulkan penentangan dari kalangan militer. Dewan Keamanan Nasional Turki yang dikuasai oleh militer pada bulan Februari 1997 mengeluarkan surat perintah kepada Erbakan untuk menumpas gerakan keislaman di negara itu. Surat perintah ini membuat Erbakan akhirnya terpaksa mengundurkan diri dan beberapa waktu kemudian dia diadili dan dijatuhi hukuman larangan untuk aktif dalam kegiatan politik selama 5 tahun. Selain itu, Partai Kemakmuran pimpinan Erbakan pun dibubarkan.

Gail Godwin Lahir

18 Juni tahun 1937, Gail Godwin, seorang novelis terkenal asal AS, terlahir ke dunia di Alabama. Godwin menuntut ilmu d bidang jurnaslistik di University of North Carolina dan tahun 1966, ia meneruskan di Universitas Iowa untuk meraih gelar doktor di bidang sastra Inggris. Thesis yang diajukan oleh Gail Godwin adalah sebuah novel berjudul The Perfectionist yang diterbitkan tahun 1970. Setelah itu, Godwin menjadi profesor di Universitas Illionis dan terus menulis novel hingga akhir hayatnya. Novelnya yang paling terkenal berjudul A Mother and Two Daughters yang terbit tahun 1981.

Ibnu Muqassim Wafat

29 Rabiuts Tsani tahun 354 Hijriyah, Ibnu Muqassim, seorang cendekiawan dan ahli hadis muslim terkemuka, meninggal dunia. Ibnu Muqassim dilahirkan di Bagdad dan menuntut ilmu dari ulama-ulama besar di kota itu, di antaranya Abbas bin Fadhlur-Razi. Ibnu Muqassim banyak meninggalkan karya-karya penulisan, umumnya di bidang ulumul quran, di antaranya berjudul Al Anwar fi Tafsiiril Quran.

19 Juni

Maxmillian Tewas

19 Juni tahun 1867, Maxmillian, keturunan Austria yang menjadi raja di Meksiko, tewas dibunuh para pejuang kebebasan negara itu. Meksiko merdeka pada tahun 1821, namun negara itu masih terus dilanda kekacauan politik. Setelah Benito Juarez pada tahun 1855 menjadi presiden, ia melakukan kebijakan liberal dan sekularisasi gereja. Akibatnya, kekuasaan gereja yang merupakan perpanjangan tangan imperialisme negara-negara Eropa menjadi berkurang dan hal ini menimbulkan kemarahan negara-negara Eropa, terutama Perancis. Pada tahun 1866, Perancis melantik kerajaan boneka di Meksiko dengan Maxmillian sebagai raja. Namun perjuangan kemerdekaan yang dilancarkan Benito Juarez mencapai hasil dengan dibunuhnya Maxmilian dan Benito Juarez kembali diangkat sebagai presiden.

Dewan Pelaksana Nasionalisasi Minyak Iran Dibentuk

19 Juni 1951, menyusul disahkannya UU Nasionalisasi minyak Iran, dibentuklah Dewan Pelaksana Nasionalisasi Minyak Iran yang terdiri dari para ahli di bidang perminyakan. Setelah dibentuknya dewan ini, Iran melepaskan diri dari segala urusan dengan perusahaan minyak Inggris yang sebelumnya menguasai perminyakan Iran. Pemutusan hubungan ini diikuti dengan keluarnya 450 tenaga kerja asing dari Iran dan sebagai balasan, Inggris melancarkan ancaman militer serta berbagai upaya politik untuk menggagalkan upaya nasionalisasi minyak Iran tersebut. Hari pembentukan Dewan Pelaksana Nasionalisasi Minyak Iran hingga kini diperingati rakyat Iran sebagai “hari pemutusan hubungan dengan perusahaan minyak Inggris.”

Ali Syariati Gugur

19 Juni tahun 1977, Doktor Ali Syariati, seorang cendekiawan Iran kontemporer, gugur di London akibat dibunuh oleh agen rahasia rezim Shah Pahlevi. Ali Syariati dilahirkan pada tahun 1933 di Sabzewar, timur laut Iran. Pada saat menuntut ilmu di bidang sastra Persia, Ali Syariati aktif dalam kegiatan politik menentang rezim Shah. Ia kemudian melanjutkan studi ke Universitas Sorbonne Perancis hingga meraih gelar doktor di bidang sejarah agama-agama. Setelah kembali ke Iran, Doktor Ali Syariati aktif memberikan ceramah-ceramah kepada kaum muda Iran yang membahas masalah keadilan, perlawanan terhadap kezaliman, dan masalah-masalah agama yang dikaitkan dengan situasi sosial zaman itu. Pidato-pidato Ali Syariati banyak memberikan pencerahan kepada para pemuda Iran dan dia menjadi salah satu penggerak revolusi Islam di Iran. Pidato-pidato Syariati disampaikan di Husainiah Irsyad, sebuah gedung pertemuan yang menjadi pusat penyebaran pemikiran perjuangan Islam. Di gedung tersebut, cendikiawan-cendekiawan besar lainnya, seperti Murthada Mutahhari dan Syahid Bahunar juga aktif memberikan ceramah-ceramahnya. Dalam usianya yang pendek, Ali Syariati meninggalkan lebih dari 200 karya penulisan, di antaranya berjudul Islam dan Manusia, Sejarah Peradaban, dan Haji.

Muhammad bin Ahmad Dzahabi

30 Rabiuts Tsani tahun 673 Hijriyah, Muhammad bin Ahmad Dzahabi, seorang ahli hadis dan sejarah muslim termasyhur, terlahir ke dunia. Sejak masa mudanya, Muhammad bin Ahmad Dzahabi yang terkenal dengan julukan Syamsuddin itu, telah tertarik untuk mengumpulkan hadis. Ia juga melakukan perjalanan ke berbagai wilayah untuk mencatat dan mempelajari hadis-hadis dari para ulama pada zaman itu. Dzahabi juga mempelajari sejarah Islam sejak dimulainya kemunculan Islam hingga tahun 704 Hijriah yang kemudian ia tuangkan dalam sebuah buku berjudul Taariikhul Islam yang banyak menjadi rujukan para ilmuwan Islam setelahnya. Karya-karya Dzahabi lainnya berjudul Al-Kashif, Al Mu’jamus-Shagiir dan Al-Mu’jamus Kabiir. Dzahabi meninggal dunia pada tahun 748 Hijriah di Damaskus.

20 Juni

Daniel Defoe Lahir

20 Juni tahun 1660, Daniel Defoe, seorang novelis terkenal Inggris, terlahir ke dunia. Selain sebagai penulis novel, Defoe juga terkenal sebagai penulis kritik dan komentar politik pada zamannya. Sebelum zaman Defoe, karya-karya fiksi umumnya ditulis dalam bentuk drama dan Defoe menjadi salah satu perintis penulisan genre novel Inggris, bersama Samuel Richardson. Defoe juga dianggap sebagai salah satu bapak jurnalistik Inggris. Sepanjang hidupnya, ia menulis lebih dari 500 buku dan pamflet. Karya-karya Defoe yang terkenal di antaranya berjudul Robinson Crusoe dan Captain Jack. Daniel Defoe meninggal dunia pada tahun 1731.

Pulau Okinawa Dikuasai Jepang

20 Juni 1875, pulau Okinawa yang terletak di Samudera Teduh di selatan Jepang, diduduki oleh tentara Jepang. Namun pada akhir Perang Dunia Kedua, pulau strategis ini diduduki oleh tentara AS. Setelah melalui berbagai perundingan panjang antara Washington dan Tokyo, akhirnya pada tahun 1972 AS menghentikan pendudukannya atas pulau Okinawa, namun tetap menguasai pangkalan militer yang ada di pulau tersebut. Hingga saat ini pangkalan militer AS di Okinawa masih berdiri dan rakyat Jepang terus melancarkan demonstrasi dan tuntutan untuk dibubarkannya pangkalan militer itu.

Vitamin Ditemukan

20 Juni tahun 1912, Dokter Kasimir Funk asal Polandia berhasil menemukan adanya kandungan zat yang sangat bermanfaat dalam makanan dan dia menyebut zat tersebut dengan nama “vitamin”. Para ilmuwan seperti Kasimir Funk dan Szent-Gyorgi berusaha mengisolasi dan memisahkan vitamin dari makanan, namun mereka menemukan bahwa vitamin yang terpisah itu efeknya tidak seefektif bila vitamin tercampur dalam makanan secara alami.

Ir. Sukarno Meninggal

20 Juni tahun 1970, Ir. Ahmad Sukarno, proklamator kemerdekaan dan persiden pertama Republik Indonesia, meninggal dunia. Ir. Sukarno dilahirkan pada tahun 1901 dan sejak masa muda telah aktif dalam perjuangan politik melawan penjajahan Belanda. Akibat aktivitas politiknya itu, Sukarno berkali-kali dipenjarakan oleh pemerintah Belanda. Pada era Perang Dunia Kedua, Indonesia diduduki oleh Jepang dan pada masa itu, Ir. Sukarno dan para pejuang kemerdekaan lainnya mengadakan berbagai persiapan untuk kemerdekaan Indonesia. Ketika Perang Dunia Kedua berakhir dengan kekalahan Jepang, para pejuang Indonesia menggunakan kesempatan ini untuk mendeklarasaikan kemerdekaan Indoensia, pada tanggal 17 Agustus 1945. Namun, Belanda tidak menerima kemerdekaan ini dan berusaha kembali menjajah Indonesia dengan cara melakukan agresi militer ke Indonesia. Selama empat tahun kemudian rakyat Indonesia berjuang mengusir penjajah dan akhirnya pada tahun 1949, Belanda mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.

Sharafuddin Kashani Lahir

1 Jumadil Awwal tahun 459 Hijriyah, Sharafuddin Khalid Fini Kashani, seorang sastrawan dan penyair terkenal Iran, terlahir ke dunia. Fini Kashani mengabdi kepada seorang pejabat besar era Dinasti Saljuk bernama Nizhamul Mulk. Namun, setelah terbunuhnya Nizhamul Mulk, Kashani mengundurkan diri dari pekerjaannya dan pergi ke Basrah, Irak. Di kota itu, Fini Kashani mengabdikan umurnya untuk menelaah ilmu-ilmu dan menulis berbagai buku. Di antara karya Fini Kashani adalah biografi dirinya sendiri di masa kerjanya dalam pemerintahan Dinasti Saljuk.

21 Juni

Doktor Chamran Gugur Syahid

21 Juni tahun 1981, Doktor Mustafa Chamran, seorang ilmuwan Iran, gugur syahid dalam perang Irak-Iran. Berbeda dengan para ilmuwan umumnya yang melalui umurnya dalam penelitian dan dunia akademis, Doktor Chamran memilih keluar dari laboratoriumnya dan terjun ke medan tempur untuk membela tanah airnya. Doktor Chamran dilahirkan tahun 1932 di Teheran dan menuntut ilmu di bidang teknik elektro di Universitas Teheran. Ia kemudian meraih beasiswa untuk meneruskan pendidikan ke Universtitas Berkeley, AS dan bahkan sempat diangkat menjadi dosen di Universitas Berkeley. Namun ia kemudian memilih pergi ke Lebanon untuk bergabung dengan pejuang Libanon, Musa Sadr dan mendirikan “Gerakan Kaum Tertindas” yang bertujuan membela bangsa Libanon dan para pengungsi Palestina di sana yang ditindas oleh rezim Zionis. Ketika revolusi Islam Iran mencapai kemenangan tahun 1979, Doktor Chamran kembali ke Iran dan diangkat sebagai Menteri Pertahanan Republik Islam Iran. Ketika Irak menginvasi Iran pada tahun 1980, Doktor Chamran bergabung dengan para pejuang Iran untuk melindungi Republik Islam sampai akhirnya gugur syahid.

Jean Parl Satre Lahir

21 Juni 1905, Jean Paul Sartre, filsuf Perancis terkenal, terlahir ke dunia di kota Paris. Satre meraih gelar doktor di bidang filsafat dan kemudian mengajar di bidang itu selama beberapa tahun. Setelah Perang Dunia Kedua, Satre meninggalkan pekerjaannya sebagai pengajar dan mengabdikan hidupnya untuk menulis. Sartre merupakan salah satu pemimpin aliran eksistensialisme. Satre menyatakan, eksistensi lebih dulu ada dibanding esensi. Manusia tidak memiliki apa-apa sata dilahirkan dan selama hidupnya ia tidak lebih dari kalkulasi dari komitmen-komitmennya di masa lalu. Karena itu, menurut Sartre, satu-satunya landasan nilai adalah kebebasan manusia. Satre banyak meninggalkan karya penulisan di antaranya berjudul Being and Nothingness atau “Ada dan Ketiadaan”.

Nikolay Rimsky-Korsakov Meninggal

21 Juni tahun 1908, Nikolay Andreyevich Rimsky-Korsakov, seorang komposer terkenal asal Rusia, meninggal dunia. Awalnya Rimsky-Korsakov menuntut ilmu di Akademi Kelautan di St. Petersburg, namun kemudian mengundurkan diri dari dinas angkatan laut dan mengabdikan hidupnya untuk musik. Ia kemudian bergabung dalam berbagai orkestra, di antaranya Russian Symphony. Karya Rimsky-Korsakov yang paling terkenal di antaranya berjudul Snegurochka yang diciptakannya tahun 1882 dan The Golden Cockeral tahun 1909.

Abul Hasan Bagdadi Meninggal

2 Jumadil Awwal tahun 413 Hijriyah, Abul Hasan Ali bin Hilal Bagdadi, seorang sastrawan dan kaligrafer muslim terkenal, meninggal dunia. Abul Hasan Ali bin Hilal Bagdadi yang dijuluki dengan nama Ibnu Bawwab ini dikenal memiliki tulisan tangan yang indah. Ia bahkan menciptakan kaidah kaligrafi baru yang merupakan pengembangan dari kaidah seni kaligrafi yang diciptakan oleh kaligrafer pendahulunya, Ibnu Muqlah. Salah satu di antara karya Ibnu Bawwab adalah naskah Al-Quran yang sangat indah dan bernilai tinggi yang sampai saat ini masih tersimpan di sebuah museum di Inggris.

Mirza Yahya Meninggal

2 Jumadil Awwal tahun 1325 Hijriyah, Mirza Yahya Bid-Abadi Isfahani, salah seorang ulama terkemuka di Isfahan, Iran, meninggal dunia. Mirza Yahya lahir pada tahun 1250 Hijriah di kawasan Bid-Abad, Isfahan. Beliau kemudian menuntut ilmu dari ulama-ulama terkemuka pada zamannya, di antaranya Syaikh Murtadha Anshari. Di samping mengabdikan hidupnya untuk mengajar ilmu-ilmu agama, Mirza Yahya juga menulis berbagai buku, di antaranya berjudul Tafdhiilul Aimmah Alal Malaikah.

22 Juni

Galileo Diadili

22 Juni tahun 1633, Galileo Galilei, astronom, matematikawan, dan fisikawan Italia abad ke-17, diajukan ke pengadilan gereja karena pemikirannya dianggap bertentangan dengan kebijakan gereja. Pada zaman itu, gereja meyakini bahwa bumi adalah pusat alam semesta dan planet-planet lain berputar mengelilingi bumi. Pada tahun 1632, Galileo menulis sebuah buku yang menolak pandangan ilmuwan bernama Bartholomeus berkenaan dengan sistem tata surya. Dalam buku itu, Galileo mengemukakan hasil penelitiannya, bahwa mataharilah pusat tata surya dan bumi serta planet-planet lainnya berputar mngelilingi matahari. Gereja kemudian menjatuhkan vonis kafir kepada Galileo dan mengancamnya dengan hukuman mati. Demi menghindari hukuman mati, Galileo menyatakan menarik pandangannya itu, namun ketika keluar dari pengadilan, dia mengatakan, “Meskipun demikian, bumi tetaplah berputar.”

Nazi Melancarkan Operasi Barbarossa

22 Juni 1941, dalam era Perang Dunia Kedua, tentara Nazi Jerman melancarkan serangan besar ke Uni Soviet. Operasi militer ini diberi nama Operasi Barbarossa untuk menghormati Frederick I, raja Prusia abad ke-12 yang telah berhasil mengembalikan Jerman menjadi sebuah negara kuat dunia. Sebelumnya, Jerman dan Soviet pernah menandatangani Pakta Non-agresi untuk melindungi perbatasan Jerman bagian timur. Namun, setelah Nazi berhasil mengalahkan Perancis, Hitler yang anti komunis itu berambisi untuk memperluas kekuasaannya ke Soviet. Dalam Operasi Barbarossa ini, Hitler mengerahkan 3 juta 50 ribu pasukan, 7184 senjata artileri, 3,350 tank, 2,770 pesawat, 600,000 mobil, and 625,000 kuda. Serangan dilancarkan dari tiga arah, Finlandia dan Polandia dengan target negara-negara Balkan dan Leningrad, serta dari arah Chekoslovakia dengan target Ukraina dan pegunungan Kaukasus. Tentara Merah Soviet yang tidak siap denagn serangan ini, awalnya kalah telak dan kehilangan 3 juta tentaranya dan jutaan lainnya tertawan. Namun dalam usaha mencapai ibu kota Soviet, Moskow, yang merupakan pertahanan terakhir Soviet, lumpur menjadi penghalang gerak pasukan Jerman. Selain itu, perlengkapan militer tentara Jerman pun menjadi beku oleh salju yang dahsyat. Tentara Soviet yang menyamar menjadi masyarakat biasa juga melakukan gerilya untuk memotong jalur suplai makanan pasukan Jerman. Akibatnya, Jerman terpaksa menelan kekalahan dalam pertempuran di Moskow, Leningrad, dan Stalingrad, dan akhirnya mundur total dari Soviet.

Bani Sadr Dipecat Sebagai Presiden

22 Juni tahun 1981, Imam Khomeini menerima impeachment dari parlemen yang menyatakan ketidakmampuan Bani Sadr dalam menjabat sebagi Presiden dan mengeluarkan keputusan untuk memecat Bani Sadr. Bani Sadr adalah presiden pertama Republik Islam Iran yang dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu. Namun, dengan segera terbukti bahwa Bani Sadr malah melakukan langkah-langkah yang bertentangan dengan nilai-nilai revolusi Islam dan bahkan menjalin kerjasama dengan pihak luar untuk menumbangkan sistem pemerintahan Islam di Iran. Parlemen kemudian dengan suara mayoritas melakukan impeachment terhadap Bani Sadr. Setelah dipecat, Bani Sadr pun melarikan diri ke Perancis dan meneruskan usahanya untuk merongrong republik Islam Iran dari luar negeri.

Syaikhul Islam Zanjani Meninggal

3 Jumadil Awwal tahun 1292 Hijriyah, Ayatullah Mirza Abu Abdillah Syaikhul Islam Zanjani, ulama dan penyair terkenal, meninggal dunia. Ulama besar ini lahir di Zanjan tahun 1224 di Zanjan, Iran. Pada usia muda, Mirza Zanjani pegi menuntut ilmu ke kota Isfahan yang saat itu merupakan salah pusat keilmuan di Iran. Setelah menuntut ilmu, Ayatullah Zanjani kembali ke kota kelahirannya dan di sana beliau mengajar ilmu-ilmu agama serta menulis buku. Karya-karya Ayatullah Mirza Zanjani di antaranya berjudul Hujjatul Abrar dan Hidayatul Muttaqin.

23 Juni

Perang Plassey Meletus

23 Juni tahun 1757, meletuslah perang antara tentara Inggris melawan pasukan Raja Bengal, Sirajud-Daulah. Perang ini terjadi di kawasan bernama Plassey yang terletak di antara Kalkuta dan Murshidabad sehingga diberi nama Perang Plassey. Tentara Inggris yang dipimpin oleh Robert Clive terdiri dari 800 orang Eropa dan 2200 pribumi sementara Sirajud-Daulah memiliki 50.000 pasukan yang dibantu oleh Perancis. Perang ini dimenangkan oleh Inggris, dan saingan imperialisnya, Perancis, terpaksa angkat kaki dari India. Perang Plassey berakhir setelah berlangsung tujuh tahun dan sejak saat itu, hingga dua abad kemudian, India resmi menjadi daerah jajahan Inggris.

Samuel Taylor Colerigde

23 Juni 1834, Samuel Taylor Coleridge, seorang filsuf dan penyair aliran romantis Inggris, meninggal dunia. Karya-karya filsafat Colerigde banyak mempengaruhi munculnya aliran transendentalisme di AS. Ia mengembangkan pemikiran transendentalismenya dengan mendapat banyak pengaruh dari filsuf-filsuf Jerman, di antaranya Friedrich Scheling. Karya Colerigde berjudul Aids to Reflection yang terbit tahun 1829 dianggap sebagai pemicu gerakan transendentalis, melawan aliran John Locke dan meleburkan antara material dan spiritual, serta meningkatkan perbedaan krusial antara alasan dan pemahaman.

Perancis Menyerahkan Iskandariah Kepada Turki

23 Juni tahun 1939, Perancis menyerahkan pelabuhan penting Iskandariah yang saat itu menjadi bagian dari wilayah Syria, kepada Turki. Pelabuhan Iskandariah yang terletak di tepi laut Mediterania itu bertahun-tahun sebelumnya diklaim oleh Turki sebagai bagian dari wilayahnya, namun setelah Perang Dunia Pertama, dalam perjanjian yang ditandatangani oleh Inggris dan Perancis, pelabuhan ini diserahkan kepada Syria. Namun, menyusul tumbangnya kekuasaan pemerintahan Ottoman dan Mustafa Kamal Attaturk yang pro-Barat terpilih sebagai presiden Turki, Perancis yang saat itu menjadi penguasa kolonial di Syria, menyerahkan pelabuhan Iskandariah kepada Turki. Peristiwa ini semakin meningkatan perlawanan rakyat Syria terhadap Perancis sampai akhirya mencapai kemerdekaan penuh tahun 1949.

Parlemen Iran Periode Revolusi Konstitusional Dibubarkan

23 Juni tahun 1908, Parlemen Iran periode Revolusi Konstitusional yang baru saja berdiri, dibubarkan oleh raja Iran saat itu, Shah Muhammad Ali Qajar. Segera setelah Shah Muhammad Ali mengumumkan penentangannya terhadap parlemen itu, tentara Kazakstan di bawah panglima Rusia mereka, mengepung gedung parlemen dan terjadilah bentrokan antara mereka dengan para pejuang revolusi konstitusional yang menyebabkan sejumlah pejuang gugur syahid dan sebagian lainnya dipenjarakan, diasingkan, atau dihukum gantung. Revolusi Konstitusional adalah gerakan perjuangan rakyat Iran di bawah pimpinan para ulama yang berusaha menerapkan kehidupan bernegara yang adil dan demokratis di Iran serta menentang infiltrasi asing di Iran.

Ibnu Atsir Jazari Lahir

4 Jumadil Awwal tahun 555 Hijriyah, Ibnu Atsir Jazari, sejarawan dan sastrawan terkemuka muslim, terlahir ke dunia di Irak. Ia kemudian menuntut ilmu di kota Moshul, Bagdad, dan Damaskus dari ulama-ulama terkemuka pada masa itu, di antaranya Khatib Thusi. Ibnu Atsir sangat banyak melakukan penelitian dan menuliskan hasil penelitian itu di dalam buku-buku karyanya. Karya Ibnu Atsir yang terpenting berjudul Al Kamil fit-Tarikh yang merupakan sumber sejarah penting mengenai zaman kekuasaan Mongol. Ibnu Atsir meninggal dunia tahun 630 di Mosul.

Haidar Qali Khan Afghani Meninggal

4 Jumadil Awwal tahun 1371 Hijriyah, Haidar Qali Khan Afghani yang terkenal dengan nama Sardar Kabuli, seorang ulama terkemuka muslim, meninggal dunia. Sardar Kabuli dikenal memiliki ilmu yang tinggi di bidang matematika, astronomi, sejarah, geografi, filsafat, logika, dan sastra Arab. Sardar Kabuli sangat mencintai ahlul bait Rasulullah SAWW dan menulis sebuah buku yang membahas kemuliaan yang dimiliki salah seorang ahlul bait Rasul, yaitu imam Ali a.s. Karya Sardar Kabuli yang lain di antaranya berjudul Syarh Doa Nudbah.

24 Juni

Napoleon Serang Rusia

24 Juni tahun 1812, Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte melakukan serangan besar ke wilayah Tzar Rusia. Lima tahun sebelumnya kedua imperium ini menandatangani perjanjian non-agresi namun secara bertahap, hubungan kedua negara menjadi memburuk. Dalam serangan tersebut, pasukan Napoleon berhadapan dengan cuaca yang sangat dingin sehingga akhirnya mengalami kekalahan dari tentara Rusia. Dari 350 ribu tentara Perancis yang dikerahkan Napoleon untuk menyerang Rusia, hanya 30 ribu tentara Perancis yang berhasil kembali dengan selamat ke negara mereka.

Perang Solferino Meletus

24 Juni tahun 1859, dalam era perjuangan bangsa Italia untuk mempersatukan wilayahnya, meletuslah perang antara pasukan Raja Sardinia, Victor Emmanuel III yang kelak menjadi raja Italia, dengan dukungan Perancis, melawan Austria. Perang ini terjadi di daerah Solferino, Italia, sehingga dinamakan Perang Solferino. Selama lebih dari lima generasi, Austria telah menduduki wilyah Italia, Lombardy dan Venesia, serta bertindak brutal terhadap rakyat Italia di sana. Di akhir perang, Austria mengalami kekalahan dan Venesia berhasil diambil kembali oleh Italia.
Siam Berubah Menjadi Monarkhi Konstitusional

24 Juni tahun 1932, sekelompok mahasiswa Siam yang menuntut ilmu di Paris, melangsungkan kudeta damai untuk menerapkan demokrasi di negara mereka. Hasil dari kudeta damai ini adalah diubahnya sistem kerajaan Siam yang semula berupa monarkhi absolut menjadi monarkhi konstitusional. Raja tetap menjadi kepala negara namun pemerintahan dijalankan oleh campuran antara kekuatan sipil dan militer. Raja Siam saat itu, Rama ke-7, pada tahun 1935 turun tahta dan pemerintah menunjuk keponakannya yang berusia 10 tahun, Ananda Mahidol sebagai pengganti. Namun, karena raja muda itu sedang menunut ilmu di Swiss, kepala pemerintahan dipegang seorang militer bernama Phibul Songkhram. Pemerintahan Phibul pada tahun 1939 menukar nama Siam menjadi Thailand. “Thai” berarti “bebas” dan juga merupakan nama etnik mayoritas di Siam.
Raja Henry VIII Naik Tahta

24 Juni tahun 1509, setelah meninggalnya Raja Inggris, Henry ke-7, putranya, Henry ke-8 naik tahta. Henry ke-8 terlahir ke dunia tahun 1491. Berbeda dengan gaya ayahnya yang kokoh dan pendiam, Henry ke-8 lebih senang pergi berburu ke pedesaan dan menyerahkan urusan pemerintahannya kepada pegawai-pegawainya. Sejak tahun 1530-an, Henry ke-8 mulai banyak terlibat dalam pemerintahan dan pada era itulah gereja Inggris memisahkan diri dari Gereja Katolik Roma. Pemisahan ini terjadi untuk meluluskan kehendak Henry ke-8 untuk menceraikan istrinya Catherine of Aragon dan menikahi Anne Boyle, karena istrinya tersebut tidak memberikan keturunan laki-laki.

Sayyidah Zainab Lahir

5 Jumadil Awwal tahun 5 Hijriyah, Sayyidah Zainab, cucu Rasulullah SAWW, putri Imam Ali a.s. dan Fathimah Az-Zahra s.a., terlahir ke dunia. Putri Imam Ali a.s. ini terkenal atas ketakwaan, ketinggian ilmu, kefasihan bahasa, dan keberaniannya dalam membela kebenaran. Pada era pemerintahan Khalifah Yazid yang kejam dan despotik, saudara Sayyidah Zainab, Imam Husain a.s. menolak untuk berbaiat kepada khalifah zalim itu dan memilih melakukan perlawanan. Imam Husain beserta 72 anggota keluarga dan sahabatnya dikepung oleh ribuan orang pasukan Yazid di Padang Karbala. Di antara anggota kafilah Imam Husain tersebut adalah Sayyidah Zainab dan dua putra beliau yang kemudian gugur syahid untuk membela Imam Husan. Di Iran, hari kelahiran Sayyidah Zainab djuga diperangati sebagai “Hari Perawat” untuk mengenang jasa beliau yang menjadi perawat dan pelindung para korban tragedi Karbala.

25 Juni

Serangan Bom Kimia Saddam di Kep. Majnun

25 Juni 1988, dalam agresi militernya ke Iran, tentara Irak mengerahkan pesawat tempurnya ke kepulauan Majnun dan menghujani pasukan Iran di pulau tersebut dengan bom kimia. Dalam serangan yang sangat tidak manusiawi ini, ratusan tentara Iran gugur syahid atau luka-luka. Selama era perang Irak-Iran yang berlangsung delapan tahun, tentara Irak minimalnya melakukan 200 kali serangan dengan menggunakan senjata kimia dan menyebabkan 30.000 tentara dan warga sipil Iran gugur syahid atau luka-luka. Dalam pengembangan senjata kimianya tersebut, rezim Saddam mendapat bantuan dana dan teknologi dari negara-negara Barat, khususnya AS dan Inggris. Kedua negara ini kemudian dengan alasan untuk memberantas senjata pembunuh massal, pada bulan Maret 2003 menyerang Irak dan menggulingkan rezim Saddam.

Para Bekas Budak AS Tiba di Liberia

25 Juni tahun 1822, para budak kulit hitam di Amerika Serikat yang telah dibebaskan, kembali ke tanah air mereka, Afrika. AS membeli daerah di barat daya pantai Afrika untuk dijadikan tempat penyaluran para budak yang telah dibebaskan dan memberinya nama Monrovia sebagai penghormatan atas presiden AS, James Monroe. Sejak tahun 1824, nama Liberia mulai digunakan dan Monrovia dijadikan pusat pemerintahan. Awalnya, Liberia berstatus sebagai salah satu negara bagian dari AS. Akhirnya pada tahun 1947, Joseph Roberts, Gubernur Liberia dan bekas budak dari Virginia, memproklamasikan kemerdekaan Liberia dan menjadi presiden pertama.
Mozambik Merdeka

25 Juni tahun 1975, Mozambik, sebuah negara di Afrika tenggara, memproklamasikan kemerdekaannya. Pada akhir abad ke-15, sekelompok pelaut Portugis di bawah pimpinan Vasco da Gama tiba di Mozambik dan sejak saat itu dimulailah penjajahan Portugis atas Mozambik yang terus berlangsung hingga lima abad kemudian. Mozambik merupakan salah satu kawasan dengan hasil bumi terkaya di Afrika, namun kekayaan alam itu habis-habisan dikuras oleh bangsa Portugis. Sejak tahun 1964, gerakan kemerdekaan rakyat Mozambik menjadi semakin terorganisasi sampai akhirnya pada tahun 1974, Front Pembebasan Mozambik atau “Frelimo” dan Portugis menandatangani kesepakatan untuk mempersiapkan kemerdekaan Mozambik. Setahun kemudian, barulah negara itu meraih kemerdekaannya.
Kroasia Merdeka

25 Juni tahun 1991, Kroasia memproklamasikan kemerdekaannya dari Yugoslavia. Setelah runtuhnya imperium Austria dan Hongaria, pada tahun 1929, didirikanlah negara federasi Yugoslavia yang terdiri dari enam negara bagian, yaitu Serbia, Kroasia, Bosnia, Herzegovina, Macedonia dan Slovenia. Dalam negara federasi Yugoslavia, etnis Serbia memiliki pengaruh dan kekuasaan yang paling besar sehingga menimbulkan kecemburuan dari etnis-etnis lainnya. Setelah tumbangnya Uni Soviet, rasa nasionalisme negara-negara bagian di Yugoslavia semakin meningkat dan Kroasia pun mengadakan referendum. Hasilnya, rakyat Kroasia menghendaki didirikannya negara independen yang terpisah dari Yugoslavia. Sebagai reaksi, tentara Yugoslavia menyerang Kroasia. Namun atas perlawanan kuat rakyat Kroasia yang didukung negara-negara Barat, akhirnya Yugoslavia menghentikan serangannya dan mengakui kemerdekaan Kroasia.
Slovenia Merdeka

25 Juni tahun 1991, pada hari yang bersamaan dengan diproklamasikannya kemerdekaan Kroasia, salah satu negara bagian lain dalam Yugoslavia, yaitu Slovenia, juga memproklamasikan kemerdekaannya. Namun karena jauhnya wilayah Slovenia dari Beograd, ibu kota Yugoslavia dan adanya dukungan penuh negara-negara Barat atas kemerdekaan Slovenia, pemerintah pusat Yugoslavia tidak melakukan aksi militer apapun terhadap negara itu. Slovenia memiliki luas wilayah 20 ribu kilometer persegi dan berpenduduk sekitar 2 juta jiwa.

26 Juni

Marcopolo Lahir

26 Juni 1254, Marcopolo, pelaut dan petualang terkenal Italia, terlahir ke dunia. Pada usia 17 tahun, Marcopolo mengikuti ayah dan pamannya untuk melakukan perjalanan ke Cina dan tinggal di negeri tersebut selama belasan tahun. Berbagai pengalamannya selama perjalanan itu dituangkan Marcopolo ke dalam buku berjudul The Travel of Marcopolo yang menjadi buku catatan perjalanan yang paling laris di dunia. Marcopolo meninggal dunia tahun 1324. dan sebelum meninggal, ia mengatakan, “Saya tidak menceritakan setengah dari pengalaman saya karena tidak ada yang akan mempercayai saya.”

Film Sinema Bersuara Pertama Diproduksi

26 Juni tahun 1927, dimulailah era baru dalam perfilman dengan diproduksinya film bersuara pertama. Era sinematografi diawali dengan produksi film-film bisu yang diiringi dengan suara musik. Selama bertahun-tahun, para ilmuwan khususnya dari Perancis, Jerman, dan Amerika Serikat melakukan penelitian untuk pembuatan film bersuara. Akhirnya, pada tahun 1927, film bersuara pertama berhasil diproduksi dengan judul Jazz Singer. Film ini pertama kali diputar untuk umum pada tanggal 6 Oktober 1927 di New York.
Konferensi San Francisco Berakhir

26 Juni tahun 1945, konferensi internasional yang berlangsung di San Fransisco berakhir dengan ditandatanganinya Piagam PBB oleh delegasi dari 50 negara. Dalam Piagam PBB itu, disebutkan bahwa tujuan PBB antara lain adalah untuk mempertahankan kedamaian dan kemanan internasional serta meningkatan penghargaan terhadap hak asasi manusia. Namun, anehnya meskipun dalam piagam PBB tercantum kalimat bahwa aktivitas PBB didasarkan pada “prinsip kesetaraan” namun Dewan Keamanan PBB, salah satu organ terpenting dalam PBB yang bertugas untuk mempertahankan keamanan dan perdamaian global terdapat diskriminasi besar di antara anggota-anggotanya. Anggota tetap Dewan Keamanan, yaitu Cina, Perancis, Rusia, Inggris, dan AS memiliki hak veto sedangkan 10 anggota lainnya yang merupakan anggota tidak tetap, tidak memiliki hak tersebut. Akibatnya, dalam penetapan resolusi Dewan Keamanan, meskipun mayoritas suara menyetujuinya, namun resolusi itu tidak bisa disahkan jika ditentang oleh salah satu dari anggota tetap Dewan tersebut.
Madagaskar Merdeka

26 Juni tahun 1960, rakyat penghuni pulau Madagaskar memproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan Perancis. Para pelaut Portugis adalah orang Eropa pertama yang datang ke Madagaskar. Sejak tahun 1820-an, pengaruh Inggris mulai kuat di pulau tersebut, namun sejak tahun 1883, British mundur dari Madagaskar dan kekuatan Perancis menguat di sana. Orang-orang Perancis melakukan berbagai tindak represif, di antaranya membubarkan kerajaan Madagaskar dan membuang ratu Ranavalona III ke pengasingan di Aljazair, menghapuskan bahasa pribumi dan menggantinya dengan bahasa Perancis, serta memberlakukan pajak tinggi dan warga pribumi yang tidak mampu membayar pajak dijadikan pekerja paksa. Setelah Perang Dunia II, rasa nasionalisme rakyat Madagaskar semakin meningkat dan pada tahun 1947, meletuslah revolusi yang menewaskan sekitar 80.000 rakyat Madagaskar. Meskipun revolusi itu gagal, namun menjadi gerakan kemerdekaan terus berlanjut. Pada tahun 1950-an, partai-partai politik mulai bermunculan dan tahun 1958, dalam sebuah referendum, mayoritas rakyat Madagaskar menghendaki diberikannya hak otonomi. Akhirnya, tahun 1960, negara ini mencapai kemerdekaannya.
Sayyid Quthub Dihukum Mati

7 Jumadil Awwal tahun 1386 Hijriah, Sayyid Quthub, seorang cendekiawan Islam dan pejuang muslim Mesir bersama dua orang rekannya, dihukum mati oleh pemerintah Mesir saat itu. Sejak usia muda, Sayyid Quthub telah menghafal Al-Quran dan menuntut ilmu-ilmu Islam. Ia kemudian bergabung dengan gerakan Islam Ikhwanul Muslimin pimpinan Hasan Al-Bana. Kelompok Islam ini melakukan penentangan politik atas berbagai kebijakan pemerintah Mesir. Akibatnya, para tokoh gerakan Ikhwanul Muslimin dikejar-kejar pemerintah untuk ditangkap dan dijatuhi hukuman mati, termasuk Sayyid Quthub. Sayyid Quthub banyak meninggalkan karya penulisan di antaranya berjudul “Islam dan Perdamaian Dunia.”

27 Juni

Helen Keller Lahir

27 Juni 1880, Helen Keller, seorang penulis dan peneliti buta asal AS, terlahir ke dunia. Helen Keller dianggap sebagai tokoh yang telah membuka mata dunia agar menghormati dan menghargai orang-orang yang buta dan tuli. Hellen Keller terlahir ke dunia dalam keadaan normal, namun pada usia satu setengah tahun, ia terserang sakit parah yang mengakibatkan ia kehilangan dan pendengarannya. Pada usia ke-7 tahun, Keller diajar oleh seorang guru pribadi bernama Anne Sullivan untuk berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Keller kemudian belajar untuk membaca bahasa Perancis, Jerman, Yunani dan Latin dalam huruf Braille. Pada usia 20 tahun, Keller berhasil diterima di universitas. Dia kemudian aktif menulis buku dan menggalang dana untuk mmbantu orang-orang buta. Buku pertamanya berjudul The Story of My Life telah diterjemahkan ke dalam 50 bahasa. Antara tahun 1946 hingga 1957, Hellen Keller melakukan perjalanan ke 39 negara di lima benua untuk berpidato tentang pengalamannya dan menyerukan masyarakat agar menghormati hak-hak orang buta. Hellen Keller meninggal tahun 1968 pada usia 87 tahun.
Rahmonov dan Abdullah Nur Tandatangani Perdamaian

27 Juni tahun 1997, Presiden Tajikistan, Imamali Rahmonov, dan pemimpin pejuang Islam negara tersebut, Abdullah Nur, menandatangani perjanjian damai di Moskow. Dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, berakhirlah perang saudara di Tajikistan yang telah berlangsung selama lima tahun. Sekitar setahun setelah kemerdekaan Tajikistan tahun 1991 menyusul keruntuhan Uni Soviet, muncullah konflik di antara kelompok yang menginginkan dijalankan pemerintahan Islam di Tajikistan dengan kelompok pro-Rusia. Konflik ini akhirnya meletus menjadi perang saudara yang menimbulkan banyak korban jiwa. PBB, Iran, dan Rusia berusaha menjadi mediator di antara kedua kelompok tersebut yang akhirnya berhasil menggolkan penandatanganan perjanjian damai tahun 1997. Berdasarkan perjanjian ini, 30 persen jabatan pemerintahan diberikan kepada kelompok Islam dan tentara Islam mereka diikutkan dalam militer Tajikistan. Selain itu, dilakukan pula amandemen terhadap UUD Tajikistan yang mengakomodasi kehendak kelompok Islam. Islam merupakan agama mayoritas penduduk Tajikistan. Pengaruh Islam masuk ke negara ini sejak abad ke-10. Selama berada di bawah Uni Soviet, umat Islam dilarang menjalankan ibadah-ibadahnya. Namun demikian, semangat Islam tetap tersimpan dalam jiwa mereka dan setelah runtuhnya Uni Soviet, rakyat Tajikistan mendeklarasikan negara independen dan nilai-nilai Islam kembali hidup di negara tersebut.
AS Serang Bagdad

27 Juni tahun 1993, dengan menggunakan 23 rudal jarak jauh, AS menyerang kota Bagdad dan sekitarnya. Serangan ini dilancarkan karena AS menuduh rezim Sadam terlibat dalam usaha pembunuhan terhadap Presiden AS saat itu, George Bush Senior, ketika dia tengah melakukan kunjungan ke Kuwait pada bulan April tahun yang sama. Dalam serangan ini enam warga sipil Irak tewas dan sebuah kantor badan keamanan Irak rusak.
Syeikh Muhammad Abduh Meninggal

8 Jumadil Awwal tahun 1323 Hijriah, Syaikh Muhammad Abduh, cendikiawan dan pejuang muslim terkemuka Mesir meninggal dunia. Muhammad Abduh awalnya belajar di Universitas Al-Azhar dan kemudian menuntut ilmu dari Sayyid Jamaluddin Asadabadi, ulama pejuang kemerdekaan Mesir. Setelah Jamaluddin Asadabadi diasingkan oleh pemerintah, Muhammad Abduh menggantikannya dalam mengajar. Namun, seiring dengan meluasnya imperialisme Inggris di Mesir, Abduh juga diasingkan oleh pemerintah ke Suriah. Setelah enam tahun mengajar di Suriah, Syekh Muhammad Abduh pergi ke Paris dan bergabung dengan Jamaluddin Asadabadi dalam menerbitkan surat kabar yang memperjuangkan kebebasan bertajuk “Urwatul Wutsqa”. Sebagaimana Asadabadi, Syeikh Muhammad Abduh giat menyuarakan persatuan kaum muslimin sedunia dan meyakini bahwa kaum muslim harus bersatu melawan imperialisme Barat.

28 Juni

72 Anggota Partai Republik Islam Iran Gugur Syahid

28 Juni 1981, 72 anggota Partai Republik Islam Iran, termasuk Ayatullah Doktor Syahid Beheshti, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung Iran, gugur syahid akibat meledaknya gedung markas partai tersebut. Peledakan gedung markas Partai Republik Islam itu dilakukan oleh kelompok teroris Mujahidin Al-Khalq yang berkonspirasi dengan negara-negara Barat. Gugur syahidnya 72 tokoh garis depan Revolusi Islam Iran tersebut tak pelak lagi memberikan pukulan keras terhadap Republik Islam Iran yang baru berdiri 2 tahun. Namun, berkat dukungan besar dari rakyat Iran terhadap revolusi, Republik Islam tetap tegak berdiri meskipun berkali-kali didera peristiwa teror, termasuk agresi yang dilakukan oleh negara tetangganya, Irak.

Alexander The Great Meninggal

28 Juni tahun 323 sebelum Masehi, Raja Alexander III dari Macedonia, meninggal dunia karena sakit. Raja Alexander III naik tahta menggantikan ayahnya pada tahun 336 sebelum Masehi, pada usia 20 tahun. Tak lama setelah naik tahta, ia melancarkan perang untuk menguasai Persia atau Iran, Turki, dan Mesir. Alexander III bahkan berhasil memperluas kekuasaannya hingga ke Punjab, India. Oleh orang-orang Asia, Alexander III dipanggil dengan nama Iskandar. Dia dikenal sebagai raja yang tampan, namun kejam dan dengan mudah mengambil keputusan untuk membunuh orang-orang yang tidak disukainya. Wilayah yang paling disukai oleh Alexander III adalah Perisa dan ia berusaha untuk mengambil hati rakyat negara itu agar mau menerimanya sebagai kaisar. Dalam rangka itu pula, Alexander III bahkan menikahi putri Raja Darius, Raja Persia saat itu. Namun, ia tetap mendapatkan perlawanan dari rakyat Iran. Karena luasnya kekuasaan yang berhasil ditaklukkan Alexander III, ia dijuluki Alexander The Great. Ia meninggal dunia pada usia 32 tahun.

Jean-Jacques Rousseau Lahir

28 Juni tahun 1712, Jean-Jacques Rousseau, seorang filsuf terkemuka dunia, terlahir ke dunia Geneva, Swiss. Ia melalui masa mudanya dengan kesulitan. Ibunya meninggal dunia sesaat setelah melahirkan dan pada usia 10 tahun ia ditinggal pergi oleh ayahnya. Pada usia 16 tahun, Rousseau meninggalkan kota kelahirannya dan mengembara ke berbagai tempat, sampai akhirnya tiba di Paris tahun 1742. Di kota itulah Rousseau mulai terjun dalam pembahasan berbagai masalah filsafat dan menuliskan hasil pemikirannya. Karya Rousseau yang dianggap terpenting adalah buku berjudul The Sosial Contract. Dalam buku ini, Rousseau mendesripsikan hubungan antara manusia dan masyarakat. Menurut Rousseau, manusia bisa menjawab berbagai kesulitan yang dihadapinya bila ia bergabung bersama manusia lainnya dalam sebuah masyarakat. Untuk mengatur hubungan antara annggota masyarakat itu, Rousseau menawarkan sebuah konsep yang disebutnya “kontrak sosial”, yaitu aturan-aturan yang disetujui oleh semua anggota masyarakat yang harus dipatuhi oleh masyarakat itu sendiri. Rousseau meninggal dunia tahun 1778.
Muhammad bin Jamaluddin Makky Amily Gugur Syahid

9 Jumadil Awwal tahun 786 Hijriah, Muhammad bin Jamaluddin Makky Amily, seorang ulama pejuang asal Libanon gugur syahid dan beliau pun dijuluki dengan nama “Syahid Awwal.” Syahid Awwal dilahirkan di desa Kamal Amil, Libanon dan kemudian menuntut ilmu-ilmu agama dari ulama-ulama terkemuka zaman itu, di antaranya Allamah Haly. Sepanjang hidupnya, Syahid Awwal menulis banyak buku-buku agama, yang paling terkenal adalah buku fiqih berjudul “Al-lum’ah Dimasyqiah” yang hingga sekarang masih menjadi salah satu buku pelajaran di hauzah-hauzah ilmiah.

29 Juni

Perang Balkan Kedua Meletus

29 Juni 1913, meletuslah Perang Kedua Balkan antara Bulgaria melawan Serbia, Yunani, Montenegro, Romania, dan Imperium Ottoman. Perang Balkan Pertama terjadi setahun sebelumnya antara Bulgaria, Serbia, Yunani, dan Montenegro yang berada di bawah kekuasaan Ottoman melawan pemerintahan pusat Ottoman, dengan tujuan untuk memerdekakan diri. Dalam perang tersebut, 80 persen wilayah Ottoman berhasil memerdekakan diri, namun di antara mereka timbul perselisihan tentang pembagian wilayah dan meletuslan Perang Balkan Kedua. Dalam perang ini, Bulgaria akhirnya menawarkan perdamaian dan ditandatanganilah perjanjian Bukares yang isinya penyerahan sebagian wilayah yang dikuasai Bulgaria keapda Serbia, Rumania, Yunani, dan Montenegro. Perang Balkan Kedua merupakan bibit perseteruan yang akhirnya menimbulkan pecahnya Perang Dunia Pertama tahun 1914.

Seychelles Merdeka

29 Juni tahun 1976, Seychelles, sebuah negara kepulauan di Samudera Hindia, di lautan sebelah timur Afrika, meraih kemerdekaannya. Seychelles awalnya dikuasai oleh Portugis, kemudian berpindah ke tangan Perancis, dan akhirnya jatuh ke tangan Inggris. Sejak tahun 1960, perjuangan kemerdekaan di Seychelles semakin meningkat sampai akhirnya meraih kemerdekaan enam belas tahun kemudian. Seychelles terdiri dari sekitar 100 buah pulau yang subur dan berpenduduk sekitar 80.000 orang.

Perang Udara Vietnam Meningkat

29 Juni tahun 1966, dalam era Perang vietnam, pesawat-pesawat pengebom AS membombardir kota Hanoi dan Haiphonh yang padat penduduk serta menghancurkan gudang minyak di dekat kedua kota. Tentara AS berharap dengan mengebom Hanoi, ibukota Vietnam Utara, kekuatan militer Vietnam Utara akan kehabisan suplai militernya sehingga kekuatannya melemah. Perang Vietnam dimulai tahun 1961 dengan dikirimkannya pasukan AS dalam jumlah besar oleh Presiden Kennedy untuk mendukung rezim Vietnam Selatan dalam menghadapi Viuertnam Utara yang berhaluan komunis. Tiga tahun kemudian, Presiden Lyndon B. Johnson memerintahkan dimulainya serangan terhadap Vietnam Utara. Perang itu berakhir tahun 1973 dengan mengorbankan nyawa 58.000 tentara AS serta dua juta tentara dan warga sipil Vietnam.
Isabela Peron Diangkat Sebagai Presiden

29 Juni tahun 1974, setelah kematian Presiden Argentina, Juan Peron, istrinya, Isabela Peron yang sebelumnya menjebat sebagai Wakil Presiden, diangkat sumpahnya untuk menjadi Presiden Argentina. Namun, Isabela Peron tidak mampu menyelesaikan kekacauan ekonomi dan politik yang diwariskan oleh suaminya. Ia juga tidak mampu menggalang dukungan dari kekuatan-kekuatan dalam negeri. Mendiang suaminya, Juan Peron, meraih kekuasaan pada tahun 1943 melalui sebuah kudeta. Namun dua tahun kemudian, Juan Peron giliran dikudeta dan dipenjarakan. Atas usaha keras istri pertamanya, Evita Peron, Juan Peron dibebaskan dan kembali menjadi presiden. Pada tahun 1952, Evita Peron meninggal dunia dan Juan Peron menikahi Isabela Peron. Isabela Peron hanya mampu bertahan dua tahun di kursi kepresidenan dan pada tanggal 24 Maret 1976, dia digulingkan dalam sebuah kudeta oleh kelompok militer dan dipenjarakan selama lima tahun.
Muhammad bin Hazim Hamedani Meninggal

10 Jumadil Awwal tahun 584 Hijriah, Muhammad bin Hazim Hamedani yang terkenal dengan julukan Zainuddin, seorang ulama hadis terkemuka, meninggal dunia di Bagdad. Hazimi merupakan seorang penghapal hadis dan Al-Quran terkemuka di zamannya. Hazimi meninggal dunia pada usia 35 tahun dan dalam waktu singkat tersebut, dia melahirkan banyak karya penulisan, di antaranya berjudul Al-I’tibar fi Bayaanin-Naasikh wal Mansuukh

30 Juni

Revolusi Irak Melawan Inggris Dimulai

30 Juni 1920, rakyat Irak memulai perjuangan mereka melawan penjajahan Inggris di bawah pimpinan Ayatullah Mirza Muhammad Taqi Shirazi. Setelah Perang Dunia Pertama, berdasarkan kesepakatan pasukan Sekutu dalam masalah pembagian wilayah Ottoman, kekuasaan atas Irak, Palestina, dan Yordania diserahkan kepada Inggris. Menanggapi kesepakatan imperialis itu, Ayatullah Mirza Muhammad Taqi Shirazi mengeluarkan fatwa jihad dan dimulailah revolusi rakyat Irak untuk mengusir penjajah dari tanah air mereka. Namun, perlawanan itu tidak berhasil mencapai tujuannya karena kuatnya tentara Inggris yang didukung oleh negara-negara Barat.

Zaire Merdeka

30 Juni tahun 1960, Republik Demokratik Kongo atau Zaire, memproklamasikan kemerdekaannya. Sebelum merdeka, Republik Demokratik Kongo adalah negara jajahan Belgia. Perlawanan rakyat negara itu semakin meningkat pasca Perang Dunia Kedua di bawah pimpinan Patrice Lumumba. Setelah merdeka, Patrice Lumumba terpilih sebagai Perdana Menteri dan Kasavubu diangkat sebagai presiden. Namun, berbagai konflik politik terus berkobar di negara itu, terutama antara Presiden Kasavubu yang pro-Barat melawan Patrice Lumumba, yang berpuncak dengan terbunuhnya Lumumba pada tahun 1961. Hingga kini, ketenteraman rakyat Zaire masih terus terancam oleh berbagai konflik dalam dan luar negeri.

Kudeta Jenderal Umar Hasan Ahmad Al-Bashir

30 Juni tahun 1989, Jenderal Umar Hasan Ahmad Al-Bashir melakukan kudeta tanpa pertumpahan darah untuk menggulingkan pemerintahan Sadiq Al-Mahdi. Sadiq Al-Mahdi sendiri meraih kekuasaan melalui kudeta terhadap Presiden Jaafar al-Numeiry. Sudan merdeka dari penjahahan bersama Inggris dan Mesir pada tahun 1956 dan pemerintahan di negara itu silih berganti digulingkan oleh kudeta. Tahun 1969, Kolonel Numeiry melakukan kudeta dan memimpin Sudan selama 16 tahun kemudian. Presiden Numeiry pada tahun 1983 memproklamasikan Sudan sebagai Republik Islam. Namun, berbagai krisis dan demonstrasi terus mengguncang pemerintahannya. Akhirnya, tahun 1985, Numeiry dikudeta oleh Jenderal Al-Dahab yang kemudian menyerahkan kekuasaan kepada Sadiq Al-Mahdi. Tahun 1989, Sadiq Al-Mahdi pun dikudeta oleh Jenderal Umar Hasan Ahmad Al-Bashir.
Rezim Apartheid Resmi Dibubarkan

30 Juni tahun 1991, masa kekuasaan rezim rasialisme Apartheid di Afrika Selatan secara resmi berakhir. Rezim Apartheid mulai berkuasa sejak tahun 1948 dan secara opresif memberlakukan hukum rasialis yang menghapuskan sebagian hak asasi warga non-kulit putih. Rezim ini juga melakukan pembunuhan, penyiksaan, dan penahanan terhadap oposan-oposan politiknya. Akhirnya, akibat perlawanan di dalam negeri dan tekanan dunia internasional, kekuasaan rezim ini berakhir pada tahun 1991. Pada tahun 1993 UU baru Afsel yang mengakui persamaan hak warga kulit putih dan kulit hitam disahkan. Pada tahun 1994, diadakan pemilu kepresidenan dan pejuang kulit hitam Nelson Mandela berhasil menang dan diangkat sebagai presiden.
Nashiruddin Thusi Lahir

11 Jumadil Awwal tahun 382 Hijriah, Nashiruddin Thusi, seorang cendikiawan besar Iran, terlahir ke dunia. Nashiruddin Thusi memiliki keilmuan yang tinggi di bidang filsafat, matematika, dan astronomi. Dia mendirikan pusat penelitian di bidang astronomi atau observatorium besar di Maraghe di barat laut Iran pada tahun 657 Hijriah. Observatorium yang didirikan Nashirudin Thusi sedemikian modernnya, sampai-sampai peralatan yang dimilikinya baru berhasil dimiliki oleh observatorium di Barat 300 tahun kemudian. Di samping observatorium tersebut dibangun pula perpustakaan yang berisi lebih dari 4000 buku. Selama 16 tahun, Nashiruddin Thusi melakukan penelitian di observatoriumnya dan meninggalkan lebih dari 80 judul buku atau makalah, di antaranya berjudul Awshaful Ashraf.

Sumber : http://www2.irib.ir/worldservice/melayuRADIO/kal_sejarah/juni/

About these ads

February 1, 2009 - Posted by | HARUSNYA ANDA KETAHUI, ILMU PENGETAHUAN UMUM, POLITIK DUNIA, SEJARAH DAN KEBUDAYAAN | , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 34 other followers

%d bloggers like this: