<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>falahluqmanulhakiem</title>
	<atom:link href="http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com</link>
	<description>Mencoba berbagi, agar senantiasa berarti</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2009 01:44:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='falahluqmanulhakiem.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/0cc3a7f924319b8b9f79250e3c7d7d61?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>falahluqmanulhakiem</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>MENGENAL &#8220;SEJARAH PARA SNIPER DI SELURUH DUNIA&#8221;.</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/04/14/mengenal-sejarah-para-sniper-di-seluruh-dunia/</link>
		<comments>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/04/14/mengenal-sejarah-para-sniper-di-seluruh-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 01:44:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>falahluqmanulhakiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[HARUSNYA ANDA KETAHUI]]></category>
		<category><![CDATA[ILMU PENGETAHUAN UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[MILITER]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[SEJARAH DAN KEBUDAYAAN]]></category>
		<category><![CDATA[TAHUKAH ANDA]]></category>
		<category><![CDATA[TOKOH-TOKOH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/?p=1623</guid>
		<description><![CDATA[Sejak ditemukannya senjata api, snipers sudah berperan besar dalam berbagai sejarah perang . Tetapi aksi sniper pertama yang dicatat sejarah dilakukan oleh seorang seniman terbesar sepanjang masa bernama Leonardo Da Vinci (1452-1519) ; ia menciptakan senapan yang sangat akurat untuk masa itu dan menggunakannya dalam perang Siege of Florence (1498) untuk menembaki para perwira pasukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1623&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sejak ditemukannya senjata api, snipers sudah berperan besar dalam berbagai sejarah perang . Tetapi aksi sniper pertama yang dicatat sejarah dilakukan oleh seorang seniman terbesar sepanjang masa bernama<span style="color:#ff0000;"> Leonardo Da Vinci (1452-1519)</span> ; ia menciptakan senapan yang sangat akurat untuk masa itu dan menggunakannya dalam perang Siege of Florence (1498) untuk menembaki para perwira pasukan kerajaan Roma Suci yang mengepung kota Florence, Italia . Konon senapannya mampu menembak dengan tepat sampai jarak 200 meter, jarak yang sangat luar biasa untuk saat itu .<span id="more-1623"></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Perancis &#8211; Austria (1796-1797)</span></p>
<p>Ketika pasukan Perancis yang sangat kuat dibawah pimpinan Jendral Napoleon Bonaparte menyerbu Austria, gerak maju mereka terhambat oleh satuan sniper aneh Austria yang hanya bersenjatakan senapan angin .</p>
<p>Banyaknya korban yang jatuh dan kesukaran tentara Perancis untuk mendeteksi keberadaan para sniper Austria membuat Napoleon marah besar dan mengeluarkan perintah resmi agar setiap prajurit Austria yang tertangkap tangan bersama senapan angin,langsung dihukum mati ditempat ; karena mereka dianggap sebagai pembunuh yang pengecut bukan sebagai prajurit .</p>
<p>Hal ini disebabkan tidak terdengarnya letupan senapan ini dari jarak 150 m. . Senapan angin sniper ini dibuat oleh seorang ahli senjata Austria yang bernama Bartholomew Girandoni dan senapan ini memiliki magasen yang berisi 20 butir peluru timah berkaliber 13 milimeter .</p>
<p>Bahkan untuk standar senjata masa kini, senapan angin sniper buatan abad ke 18 ini masih menakutkan .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Kemerdekaan Amerika (1776-1783)</span></p>
<p>7 Oktober 1777 Dalam perang kemerdekaan Amerika, Jendral Simon Fraser dari pasukan kerajaan Inggris ditembak mati di Bemis Height, New York (Battle of Saratoga) dari jarak 500 yard oleh seorang sniper bernama Tim Murphy dari kesatuan Kentucky Riflemen .</p>
<p>Tim Murphy menggunakan senapan locok Kentucky Long Rifle kaliber .40 (10 mm) . Sebagai akibat gugurnya Jendral Simon Fraser, gerak maju pasukan Inggris terhenti yang mengakibatkan kekalahan Inggris pada pertempuran di Saratoga.</p>
<p>Kekalahan pasukan Inggris di Saratoga ini merupakan awal dari kekalahan mereka dalam perang kemerdekaan Amerika.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Pertempuran laut Trafalgar (1805)</span></p>
<p>Pada bulan Oktober 1805 armada gabungan AL Kerajaan Perancis dan Spanyol berangkat meninggalkan pelabuhan pelabuhan Cadiz , didekat semenanjung Trafalgar mereka disergap oleh armada AL Kerajaan Inggris yang dipimpin oleh Admiral Horatio Nelson .</p>
<p>Ditengah pertempuran ini Admiral Nelson yang sedang memimpin dari kapal bendera HMS Victory tiba-tiba jatuh ditembak oleh sniper Perancis yang bertengger ditiang layar kapal perang Redoubtable yang saat itu sedang bertempur jarak dekat dengan HMS Victory .</p>
<p>Sniper Perancis itu menembak Admiral Nelson dengan hanya menggunakan senapan locok dari jarak 75 meter saja. Walaupun pertempuran Trafalgar dimenangkan oleh Inggris, Admiral Nelson tewas karena lukanya yang sangat parah .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Saudara Amerika (1861-1865)</span></p>
<p>9 Mei 1864 Pada perang saudara Amerika Mayor Jendral John Sedgwick dari pasukan Utara , ditembak mati oleh Sersan Grace dari kesatuan Infanteri ke IV Georgia dari jarak 800 yard di Spotsylvania dengan menggunakan senapan pertandingan Withworth buatan Inggris .</p>
<p>Kematian Jendral J. Sedgwick mengakibatkan terlambatnya gerak maju pasukan Utara yang menyebabkan kemenangan pasukan Konfederasi Selatan pimpinan Jendral Robert E.Lee .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Boer (1899-1902)</span></p>
<p>Dalam serangan subuh pada tanggal 25 Januari 1900 1.700 orang tentara Inggris yang didukung meriam dan senapan mesin merasa berhasil menduduki salah satu bukit di gunung Spion Kop, Afrika Selatan .</p>
<p>Ketika sinar pagi menerangi medan, mereka baru sadar bahwa mereka telah menduduki bukit yang salah . Bukit yang benar letaknya lebih tinggi dan masih berjarak 300 m dari posisi mereka, sayangnya bukit tersebut masih diduduki oleh pasukan Boer dari kesatuan Carolina Kommandos &amp; Pretoria Kommandos yang mulai menembaki mereka (asal mula nama pasukan komando diambil dari pasukan Boer) .</p>
<p>Malam harinya pasukan Inggris terpaksa mundur dengan kehilangan 1.200 orang .<br />
Para sniper Kommandos hanya bersenjatakan senapan Mauser M1895 bolt action kaliber 7 mm yang hanya dapat menembak sekali per kokang , menghabisi tentara Inggris dari jarak 300 meter (tanpa menggunakan telescope).</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">1903</span></p>
<p>Belajar dari kekalahan mereka di Spion Kop, Afrika Selatan , Mayor Hesketh Pritchard dari AD Kerajaan Inggris memulai kursus pelatihan sniper pertama didunia yang diberi nama : “The First Army School of Sniping, Observing and Scouting”.</p>
<p>Sayangnya AD Kerajaan Inggris tidak memanfaatkannya dengan baik dan tidak memiliki doktrin, organisasi &amp; senjata khusus untuk para snipernya sampai kelak mereka dibuat sadar oleh para sniper Jerman .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">1910</span></p>
<p>Istilah “Sniper” untuk pertama kalinya dipakai sebagai istilah militer resmi bagi penembak runduk oleh AD Jerman . Pencipta satuan sniper dengan standard kwalifikasi, doktrin dan organisasi seperti yang kita kenal sekarang adalah tentara kerajaan Jerman sebelum Perang Dunia ke 1.</p>
<p>Jerman pulalah yang untuk pertama kalinya menciptakan senapan khusus untuk sniper, bahkan mereka juga membuat peluru khusus untuk senapan tersebut. Senapan khusus sniper ini dibuat berdasarkan senapan Mauser Gewehr 1898 (Gew.98) mm yang kaliber 7,92 mm yang khusus di “tune up” agar sangat tepat tembakannya dan dipasangi telescope pembidik .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Dunia I (1914-1918)</span></p>
<p>Tingginya korban tentara Inggris yang tewas dengan luka dikepala atau didada, membuat AD Inggris sadar akan kehadiran para sniper Jerman ; hal ini memaksa mereka mencari akal dan bertindak cepat untuk mengatasi masalah ini .</p>
<p>Lord Lovat, seorang bangsawan Skotlandia yang juga perwira AD Kerajaan Inggris segera membentuk resimen Lovat Scout’s Sniper dan merekalah yang pertama kali menggunakan Ghillie Suit (pakaian yang digunakan sniper agar mereka tampak seperti semak-semak) dalam perang .</p>
<p>Ghillie Suit mula-mula digunakan oleh para jagawana Skotlandia yang bertugas menangkap para pencuri dan pemburu liar satwa langka yang dilindungi pemerintah di cagar alam Skotlandia . Para Scout Sniper ini sangat mahir dalam kamuflase dan sangat baik dalam mengintai gerak-gerik pasukan musuh, sayangnya kemahiran menembak mereka kurang dimanfaatkan oleh Inggris .</p>
<p>Rekor sniper tertinggi dalam Perang Dunia I dipegang oleh Francis Pegahmagabow dari AD Kanada yang berhasil menghabisi 378 orang prajurit musuh . Ia menggunakan senapan Ross Mk.3 kaliber .303 (7,7 mm) kemudian Rifle No.3<br />
Mk. I kaliber 7,7 mm .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Billy Sing (Australia)</span></p>
<p>Sebelum Perang Dunia 1 , William Edward (Billy) Sing adalah juara berburu kangaroo dari Clermont, Queensland, Australia dan pada bulan Mei 1914 ia salah satu prajurit Resimen Berkuda Ringan ke 5 Australia yang tiba di Gallipoli, Mesir , tempat pertempuran terbesar antara pasukan Sekutu dengan pasukan Turki dalam Perang Dunia 1 . Billy dan Ion “Jack” Idriess yang menjadi pengamatnya menempati bukit kecil yang bernama Pos Chatam , dipos inilah karir Billy sebagai top sniper dibangun .</p>
<p>Mereka berdua mempersiapkan segala keperluan mereka sebelum fajar dan tak pernah meninggalkan pos mereka sampai dengan matahari terbenam . Dengan demikian pada siang harinya tak ada satu gerakanpun yang terlihat pada pos ini dan sekitarnya . Disini Billy dan Jack dengan penuh kesabaran berdiam diri tak bergerak, sampai ada tentara<br />
Turki yang lengah .</p>
<p>Tiap hari korban di pihak Turkipun berjatuhan dan ini membuat mereka ketakutan karena asal tembakan sniper Australia tsb. tak pernah diketahui . Rekor harian Billy yang tertinggi mencapai 9 orang dalam 1 hari .</p>
<p>Pasukan Turki tidak tinggal diam dan segera mengirim top snipernya yang diberi julukan “Abdul the Terrible” (Abdul yang mengerikan) oleh tentara Australia . Abdul seorang sniper profesional AD Turki yang pernah mendapat bintang jasa langsung dari Sultan Turki karena prestasinya .</p>
<p>Bagai seorang ahli forensik profesional, dengan sangat teliti Abdul mempelajari luka pada setiap korban yang tewas, meneliti sudut datang peluru , mewawancarai para saksi dan merekonstruksikan kejadian saat korban tewas .</p>
<p>Dari hasil penelitiannya ia sampai pada kesimpulan bahwa tembakan sniper musuh itu berasal dari bukit Pos Chatam . Tepat seperti yang dilakukan oleh Billy , diam-diam Abdul pun segera membuat pos tersembunyi khusus untuk mengawasi bukit itu saja. tanpa menghiraukan sasaran-sasaran yang menggiurkan lalu lalang didepannya.</p>
<p>Suatu hari Pratu Tom Sheehan (pengamat Billy saat itu) sedang mengamati kubu pasukan Turki dengan telescope ,tiba-tiba “Dar” ia ditembak dan peluru Abdul masuk tepat dari ujung telescopenya , keluar dari pangkalnya, terus menembus kedua tangan , kemudian masuk mulut Tom dan keluar dari pipi kirinya untuk kemudian menancap dibahu kanan Billy .</p>
<p>Karena lukanya yang parah Tom Sheehan langsung dikirim kembali ke Australia , ia beruntung tidak sedang menaruh telescope pada matanya ; sedangkan Billy harus beristirahat selama 1 minggu . Billy sadar lawan yang hebat telah menemukan persembunyiannya .</p>
<p>Begitu sembuh dari lukanya segera kembali ke pos Chatam ; berhari-hari ia dan pengamatnya hanya duduk mengawasi wilayah pasukan Turki untuk mencari si Abdul . Suatu hari saat fajar mulai bersinar, pengamatnya berbisik “ada sasaran” ; Billy yang segera mengambil telescope itu, alangkah terkejutnya ketika ia mendapatkan dirinya tepat memandang wajah dan ujung laras senapan Abdul .Billy pun segera mengambil senapan nya dan membidik , dalam waktu bersamaan Abdul pun membidikkan senapannya, “Dar” Billy menembak lebih cepat dan pelurunya tepat bersarang diantara kedua mata Abdul .</p>
<p>Kedua top sniper nasional ini berbuat kesalahan yang sama, yaitu “tidak berpindah tempat setelah menembak” .</p>
<p>Abdul memang seorang sniper professional yang telah mempersiapkan segalanya ; tidak lama setelah Abdul tewas, Turki segera menembakkan meriamnya ke Pos Chatam, sayangnya peluru pertama jatuh meledak tepat dimuka tempat sembunyi Billy . Billy dan pengamatnya sedang berlari secepat cepatnya ketika peluru kedua meledakkan posnya .</p>
<p>Billy menggunakan senapan Short Magazine Lee Enfield (SMLE) No.1 Mark III buatan Inggris kaliber .303 (7,7 mm) dan Abdul menggunakan senapan Mauser Gewehr 1898 kaliber 7,92 mm .</p>
<p>Pada akhir perang, rekor resmi Billy Sing yang diakui AD Australia : 150 orang musuh (201 orang menurut catatan Billy) . Sayangnya tidak ada sedikitpun catatan mengenai Abdul .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Alvin C .York (Amerika)</span></p>
<p>Dalam penyerbuan pasukan Sekutu dihutan Argonne-Meuse, Belgia tahun 1918; gerak maju Divisi ke 82 Amerika terhenti oleh banyaknya sarang senapan mesin Jerman . Sadar bahwa pasukan induk mereka tidak akan dapat maju dengan serbuan frontal, peleton Kopral Alvin C.York memutuskan untuk bergerak melambung dan menghabisi kubu kubu pertahanan Jerman dari belakang .</p>
<p>Gerakan peleton ini diketahui Jerman yang menembaki mereka hingga seluruh anggota peleton terluka atau gugur (kecual Alvin York sendiri) .</p>
<p>Sendirian ia terus bertempur melawan pasukan Jerman dan pada akhir pertempuran ia berhasil membunuh 25 orang lawan, membungkam 35 kubu senapan mesin dan menawan 132 orang tentara Jerman . Alvin York menggunakan senapan Springfield 1903 kaliber 30.06 (7.62 mm) dan pistol Government Model 1911 kaliber .45</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">1930</span></p>
<p>Taktik team sniper 2 orang pertama kali diadopsi oleh AB Uni Soviet (Rusia) . Dikemudian hari taktik ini terbukti lebih efektif dari taktik sniper 1 orang , yang saat itu dipakai oleh kebanyakan negara-negara maju lainnya.</p>
<p>Dalam organisasi tentara Rusia, satuan sniper sudah merupakan bagian terpadu dari taktik infanteri mereka dan satuan sniper ini diberi kebebasan yang cukup dalam melaksanakan insiatifnya sendiri .</p>
<p>Pada Perang Dunia ke 2 setiap hari satuan-satuan setingkat peleton dan kompi Rusia mengoperasikan snipers dalam jumlah yang besar .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Dunia II (1939 &#8211; 1945)</span></p>
<p>Perang Dunia II adalah perang besar yang paling banyak menghasilkan rekor-rekor sniper yang spektakuler yang tak akan bisa terpecahkan lagi pada masa kini . Dari 54 orang top snipers Perang Dunia II yang tercatat dalam sejarah , 49 orang dari mereka menembak lebih dari 100 orang tentara musuh dan 6 orang diantaranya adalah wanita .</p>
<p>Masih banyak top sniper dari berbagai negara yang tidak pernah dicatat dalam sejarah Perang Dunia II , karena umumnya kegiatan para snipers termasuk dalam kategori rahasia militer (kecuali bila untuk kepentingan propaganda), ditambah lagi oleh banyaknya dokumen-dokumen yang hilang, musnah karena perang dan rusak dimakan usia .</p>
<p>Selama puluhan tahun para pencinta sejarah militer dan para penggemar senjata bersusah payah mengumpulkan dan menverifikasi ulang berbagai dokumen, data-data dan cerita mengenai para top snipers .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Daftar snipers dunia</span></p>
<p>Walaupun Finlandia memegang rekor tertinggi sniper dunia , daftar top snipers Perang Dunia II didominasi oleh para snipers Rusia . Ini merupakan bukti bahwa pelatihan, organisasi, taktik dan strategi untuk para sniper Rusia lebih maju dari negara-negara lain saat itu .</p>
<p>Sniper dan aksi sniper yang terkenal (bukan hanya yang tertinggi rekornya) dalam<br />
perang ini antara lain sbb. :</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Simo Hayha (Finlandia)</span></p>
<p>Rekor sniper tertinggi dalam Perang Dunia II dipegang oleh Simo Hayha dari AD Finlandia yang berhasil menghabisi 542 orang tentara Rusia . Yang paling mengagumkan, Simo Hayha bertempur hanya dengan menggunakan senapan bolt action Mosin-Nagant M39 kaliber 7,62 mm buatan Rusia tanpa telescope dan bahkan kadang-kadang ia harus menembak musuhnya dari jarak lebih dari 600 yard .</p>
<p>Simo memang seorang juara menembak yang memiliki banyak sekali koleksi medali dan piala yang dimenangkannya dari berbagai pertandingan . Simo Hayha meninggal dunia tanggal 1 April 2002 yang lalu pada usia 96 tahun .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Sulo Kolkka (Finlandia)</span></p>
<p>“Secara sniper” (tembakan jarak jauh dengan senapan Mosin-Nagant M39) Sulo Kolkka berhasil menembak lebih dari 400 orang tentara Rusia; tetapi diluar jumlah tersebut ia juga menghabisi 200 orang musuh lagi dengan menggunakan submachine gun (istilah TNI : pistol mitralyur) Suomi M/1931 kaliber 9 mm Parabellum buatan Finlandia yang terkenal akurat .</p>
<p>Ke 600 orang tentara Rusia itu semua dihabisinya dalam waktu 105 hari saja .<br />
Saat bertugas sebagai sniper, Sulo Kolkka mempunyai “hobby” untuk beroperasi sendirian jauh dibelakang garis pertahanan pasukan musuh ; hal ini amat membuat takut dan frustasi pasukan Rusia yang semula mengira mereka aman digaris belakang .</p>
<p>Akibat dari “kenakalannya” ini, Sulo sering sekali diburu oleh tentara dan sniper Rusia ; tetapi diakhir setiap perburuan ini dialah yang selalu menghabisi para pemburunya . Dalam suatu operasi pengejarannya , Sulo berduel dengan seorang sniper Rusia selama beberapa hari dan berhasil menghabisinya dengan tembakan tunggal dari jarak 550 m tanpa telescope dengan hanya menggunakan senapan bolt action Mosin-Nagant M/39 tanpa telescope.</p>
<p>Finlandia memang dikenal sebagai gudangnya para penembak jitu yang ahli dalam kamuflase dan menembak sambil meluncur dengan ski . Sepanjang perang Finlandia-Rusia yang terkenal sebagai Winter War , pihak Rusia kehilangan 1.000.000 orang tentaranya dari 1.500.000 orang tentara yang menyerbu Finlandia; sedangkan pihak Finlandia kehilangan 25.000 orang (1 : 40) .</p>
<p>Dalam suatu pertempuran musim dingin , 32 orang prajurit Finlandia ditugasi menahan serbuan 4.000 orang tentara Rusia (1:125) ; dengan menggunakan taktik tembak lari diakhir pertempuran tersebut seluruh 4.000 orang tentara Rusia tersebut tewas dan hanya 4 orang tentara Finlandia yang masih tersisa hidup . Mereka berhasil mempertahankan garis pertahanan mereka .</p>
<p>Untuk memperingati kepahlawanan para prajurit Finlandia dalam Winter War , setiap tahun Finlandia menyelenggarakan pertandingan menembak biathlon yang kini termasuk dalam salah satu cabang olah raga yang dipertandingkan dalam Winter Olympic dunia . Disini para penembaknya harus menembak 5 buah sasaran yang terpisah dengan senapan kaliber .22 dan menggunakan ski untuk lari meluncur keposisi tembak berikutnya .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Sniper tak dikenal Belanda</span></p>
<p>Pada tanggal 14 Mei 1940 Jendral Kurt Student , panglima pasukan para AU Jerman yang sedang mengadakan inspeksi kegaris depan terluka parah oleh tembakan tunggal seorang sniper marinir Belanda yang mempertahankan kota Rotterdam dari jarak 800 yard .</p>
<p>Sniper Belanda ini menggunakan senapan Mannlicher kaliber 6,5 mm Model 1895 .<br />
Sebagai akibat dari tertembaknya Jendral Kurt Student, Hitler memerintahkan bomber-bomber AU Jerman untuk meratakan kota Rotterdam dengan “carpet bombing” .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Vasily Zaitsev (Rusia)</span></p>
<p>Duel sniper lawan sniper yang paling terkenal didunia adalah duel antara Sersan Kepala Vasily Gregorievich Zaitsev (400 orang korban) dengan Mayor Koenig dari Jerman . Pada bulan Oktober 1942 , pasukan Jerman telah berhasil menguasai 90% kota Stalingrad yang sudah menjadi puing akibat tembakan artileri kedua belah pihak .</p>
<p>Tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah, suatu pertempuran yang begitu didominasi oleh para snipers . Disini para serdadu kedua belah pihak saling tembak, menggali terowongan, lari dan sembunyi diantara puing-puing bangunan yang kini menjadi surganya bagi para snipers.</p>
<p>Oleh para serdadu Jerman perang semacam ini dinamakan “Rattenkrieg” atau the “War of Rats” (Perang Tikus) . Vasily yang sebelumnya seorang gembala sederhana dari pegunungan Ural menjadi top sniper Rusia di Stalingrad .Dalam 10 hari pertama ia berhasil menembak mati 40 tentara Jerman dan pada waktu rekornya mulai mendekati 100 orang , ia digunakan oleh team propaganda Rusia yang memerlukan kisah heroik guna membangkitkan kembali semangat juang rakyatnya dan menjatuhkan moril tentara Jerman .</p>
<p>Menanggapi propaganda Rusia ini, Jerman menerbangkan khusus “Super Sniper”nya dari Berlin ke Stalingrad untuk menghabisi Vasily . Dari keterangan seorang tawanan Jerman, diketahui bahwa super sniper ini bernama Mayor Koeni, komandan sekolah sniper Zossen . Jerman memang sengaja membuat propaganda tandingan , bahwa Vasily sebentar lagi akan dihabisi oleh super sniper mereka (perang propaganda).</p>
<p>Dengan berita kedatangan super sniper Jerman ini, Vasily dan Nikolay Kulikov (pengamatnya) diberi tugas khusus untuk mencari Mayor Koenig .</p>
<p>Untuk menemukan dan membedakan Mayor Koenig dari snipers Jerman lain yang beroperasi di kota Stalingrad ,Vasily harus mengetahui kebiasaan, gaya menembak dan cara kamuflase sniper Jerman ini .</p>
<p>Berhari-hari sudah observasi mereka untuk menemukan dimana Mayor Koenig beroperasi tidak membuahkan hasil ; kemungkinan besar ia sering berpindah tempat guna mencari Vasily . Titik terang tiba ketika mereka mendapat berita duka atas gugurnya Morosov dan terlukanya Sheykin; kedua sniper berpengalaman ini sebelumnya sudah sering memenangkan duel dengan para sniper Jerman . Kini sudah dapatndipastikan kalau mereka ditembak oleh seorang super sniper .</p>
<p>Vasily, Nikolay dan Commisar Danilov (seorang perwira politik dan propaganda) yang hendak menyaksikan langsung duel bersejarah top sniper kedua negara ini, segera bergegas menuju ke posisi dimana kemarin kedua sniper Rusia tertembak .</p>
<p>Setelah 3 hari terus menerus mengawasi lokasi tersebut , tiba-tiba Commisar Danilov berkata : Nah, itu dia ! akan kutunjukkan tempatnya padamu ! Tak sampai 1 detik Danilov yang dengan ceroboh mengangkat sedikit tubuhnya dari parit persembunyiannya Dar ! ia langsung roboh dan terluka .</p>
<p>Sniper Jerman itu sengaja menembak tanpa membunuhnya, suatu tembakan yang hanya dapat dilakukan oleh sniper yang sangat berpengalaman (jarak 450 m) . Si Jerman sengaja memancing mereka dengan menggunakan helm Jerman yang digerakkan dari jauh dan Danilov pun tertipu .</p>
<p>Tetapi dengan tembakan tadi, Vasily mendapat gambaran bahwa arah tembakan itu kira-kira dari muka posisi mereka . Disebelah kanan terdapat sebuah tank rusak, disebelah kiri ada bunker kecil sedangkan diantaranya terbentang tanah lapang dimana terdapat setumpukan puing dan selembar pelat besi karatan yang sudah lama tergeletak disana . Tapi dimanakah ia bersembunyi ?</p>
<p>kemudian Vasily berusaha keras membayangkan dirinya menjadi sniper Jerman itu . Ia sampai pada kesimpulan bahwa yang diperlukannya adalah menggali sebuah Kolonel Heinz Thorvald . Heinz Thorvald diketahui telah berhasil menembak 300 orang tentara Rusia .</p>
<p>Tetapi waktu novel “War of the Rats” karangan David L.Robbins diluncurkan (1999) , ada seorang yang mengaku keluarga dari Koenig menilpon David dan mengakui bahwa Erwin Koenig yang telah berhasil menembak 400 orang tentara Rusia memang gugur ditembak oleh Vasily Zaitsev di Stalingrad . Sampai dimana kebenaran hal itu ?</p>
<p>wallahualam ; karena dalam pertempuran Stalingrad ratusan snipers dari kedua pihak terlibat disana .</p>
<p>Para sniper Jerman menggunakan senapan bolt action Mauser Kar. 98 kaliber 7,92 mm bertelescope dengan pembesaran 1,5X , 4X atau 6X atau senapan semi automatic Walther Gewehr 43 kaliber 7,92 mm bertelescope dengan pembesaran 4X .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Lyudmila Pavlichenko (Rusia)</span></p>
<p>Pada bulan Juni 1941 saat Jerman menyerbu Rusia , Lyudmila Pavlichenko (24 tahun) adalah mahasiswi jurusan sejarah Universitas Kiev . Sambil kuliah, gadis cantik ini bekerja paruh waktu di pabrik senjata dikota tersebut; selain itu ia juga anggota klub menembak Kiev yang membinanya menjadi seorang atlit menembak sejak umur 14 tahun .</p>
<p>Waktu ia mendaftarkan dirinya untuk menjadi prajurit, perwira rekrutmen yang menerimanya serta merta menertawakannya dan menolaknya ; kemudian ia menganjurkannya agar Lyudmila menjadi perawat saja.</p>
<p>Lyudmila yang keras hati itu segera memperlihatkan sertifikat menembaknya dan diterima di Divisi Infanteri ke 25 . Ia kemudian menjadi salah satu dari 2.000 orang sniper wanita Rusia, yang diakhir perang hanya tersisa 500 orang .</p>
<p>Lyudmila bertempur selama 2 ½ bulan di front Odessa dan difront ini ia berhasil menghabisi 187 orang musuh . Dari sini divisinya dipindah kefront Sevastopol , Semenanjung Krimea .</p>
<p>Dibulan Mei 1942 rekor Letnan Lyudmila Pavlichenko bertambah menjadi 257 orang dan pada bulan Juni 1942 ia terluka oleh ledakan mortir. Karena ia sudah menjadi pahlawan nasional, kurang dari satu bulan setelah ia keluar dari rumah sakit Lyudmila ditarik dari medan tempur.</p>
<p>Saat itu secara resmi rekornya telah mencapai 309 orang , termasuk didalamnya 6 orang sniper Jerman . Yang menarik, dari salah satu sniper Jerman ini Lyudmila menemukan log book yang menunjukkan bahwa ia sudah menembak 500 orang tentara Rusia . Hal ini tidak pernah tercatat dalam dokumen tentara Jerman dan sayangnya log book tersebut hilang sehingga nama sniper tersebut tak pernah diketahui .</p>
<p>Seperti halnya Vasily Zaitsev, sebagai pahlawan wanita Lyudmila dimanfaatkan habis-habisan oleh team propaganda Rusia yang mengirimnya ke Kanada dan Amerika Serikat .</p>
<p>Lyudmila adalah warga negara Rusia pertama yang diterima oleh Presiden Amerika Serikat . Ibu Negara Ny. Eleanor Roosevelt mengundangnya untuk tour keliling Amerika guna menceritakan kisah kepahlawanannya .</p>
<p>Di Kanada ia mendapat hadiah senapan Winchester bertelescope yang kini menghiasi Museum Pusat Angkatan Bersenjata Rusia di Moskow dan oleh Amerika ia dihadiahi pistol Colt Government 1911 kaliber .45.</p>
<p>Ditahun 1943 ia menerima Bintang Emas Pahlawan Uni Soviet dan tidak pernah kembali lagi kefront ; tetapi diangkat menjadi instruktur sniper dimana ia telah berhasil melatih ratusan orang sniper. Waktu perang berakhir ia berpangkat Mayor dan kembali ke Universitas Kiev untuk menyelesaikan kuliahnya, kemudian ia menjadi Asisten Riset di Markas Besar AL Soviet sampai tahun 1953.</p>
<p>Lyudmila Pavlichenko meninggal pada tanggal 10 Oktober 1974 pada usia 58 tahun dan dimakamkan Taman Makam Pahlawan Novodevichiye, Moskow .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Sniper Jepang</span></p>
<p>Kita sudah sering membaca dalam sejarah perang Pasifik, maupun melihat di film-film perang seperti Wind Talker dan Thin Red Line bahwa disetiap medan, gerak maju ribuan pasukan Amerika yang bersenjata lengkap selalu dihambat oleh beberapa orang sniper Jepang saja. Walaupun tidak ada catatan resmi mengenai sniper-sniper Jepang, pasukan Amerika mencatat mereka sebagai sniper yang mahir dalam kamuflase , tangguh, cerdik dan fanatik .</p>
<p>Mereka memakai helm yang khusus diberi kawat-kawat untuk memasang daun-daunan, mereka juga menggunakan cadar kelambu hijau untuk menutupi bahu dan kepala agar wajah mereka yang berkulit terang tidak terlihat (kelambu hijau ini kini menjadi salah satu perlengkapan kamuflase standard sniper berbagai negara) .</p>
<p>Salah satu taktik favorit sniper Jepang adalah bersembunyi diatas pohon, untuk itu mereka memakai sepatu “Ninja” yang mempunyai tempat jempol terpisah, agar memudahkan mereka memanjat pohon (sepatu ini dapat dilihat di Museum Satrya Mandala).  Untuk mengatasi gangguan para sniper Jepang ini, pasukan Amerika selalu memberondong setiap pohon yang dicurigai sebagai tempat sembunyi sniper dengan senapan mesin bahkan dengan meriam anti tank 37 mm yang berpeluru sembur.</p>
<p>Para sniper Jepang menggunakan senapan sniper Arisaka Meiji Type 97 kaliber 6,5 mm kemudian diganti dengan Type 99 kaliber 7,7 mm . Senapan ini memiliki monopod (kaki tunggal) yang dapat dilipat dan telescope dengan pembesaran 4 X (banyak sniper Jepang yang tidak mendapat telescope bagi senapan mereka.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perkembangan Senapan Sniper dalam Perang Dunia ke 2</span></p>
<p>Dalam Perang Dunia ke 2 perlombaan teknologi senjata berlangsung dengan sangat cepat, dimulai dengan diketemukannya radar , artileri roket , pesawat jet , bazooka , senapan serbu , peluru kendali dan lain-lain yang diakhiri dengan bom atom.</p>
<p>Senapan sniper juga berkembang dengan pesat , dimulai dengan Rusia yang mengeluarkan senapan sniper semi automatic pertama didunia Tokarev SVT38 (kemudian digantikan SVT40). Jerman segera mengikutinya dengan menjiplak Tokarev SVT40 menjadi senapan semi automatic Gewehr 41 (Walther) yang kemudian digantikan Gewehr 43 (G43) buatan Walther .</p>
<p>Dan AD Amerika pun tak mau ketinggalan dalam perlombaan senapan sniper ini dengan mengeluarkan senapan Garrand M1C dan M1D , sedangkan US Marine Corps yang lebih konservatif tetap menggunakan senapan sniper bolt action Springfield M1903.</p>
<p>Sementara itu Inggris juga bersikap konservatif dan menganggap senapan semi automatic kurang akurat dan handal untuk dijadikan senapan sniper. Sampai akhir perang, AB Inggris tetap setia menggunakan senapan sniper bolt action L42A1 yang dibuat berdasarkan senapan Lee Enfield Mk.IV</p>
<p>Senapan semi automatic memungkinkan sniper menembak lebih dari 1 sasaran dengan cepat ; bahkan bila tembakan pertama meleset, ia masih punya kesempatan berikutnya untuk menembak musuh dengan cepat. Tetapi karena teknologinya yang belum matang, senapan sniper semi automatic (saat itu) masih punya banyak kekurangan a.l. lebih berat , mahal , rumit, kurang handal/sering macet dan kurang akurat untuk jarak diatas 500 m .</p>
<p>Pada bulan-bulan terakhir Perang Dunia ke 2 , Jerman juga bereksprimen membuat senapan serbu (assault gun) pertama Strumgewehr 44 (Haenel) yang diberi telescope untuk sniper jarak pendek (dibawah 300 m). Selain senapan , teropong/alat bidik (telescope) pun berkembang kekuatan pembesarannya , dimulai dari 1,5X kemudian 3,5X , 4X dan terakhir 6X . \</p>
<p>Pada bulan-bulan terakhir Perang Dunia ke 2 , Jerman menciptakan teropong malam infra merah pertama didunia . Telescope infra merah itu masih harus dibantu dengan lampu sorot infra merah yang dipasang pada senapan serbu Strumgewehr 44 (Stg 44) buatan Haenel .</p>
<p>Oleh Jerman sistim ini diberi nama “Vampir” ; walaupun jarak pandangnya<br />
masih belum jauh (+150 m) , sistim Vampir ini memungkin sniper mereka untuk menembak musuh dengan tepat dikegelapan malam .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Korea</span></p>
<p>Pada perang Korea tidak ada kemajuan yang berarti dalam taktik sniper dan teknologi senapan sniper, karena kedua belah pihak masih menggunakan taktik dan senapan sniper sisa dari Perang Dunia ke 2; kecuali Amerika yang mengeluarkan senapan sniper M1 Carbine berteropong malam infra merah. Teropong malam infra merah ini hasil jiplakan dari sistim “Vampir” nya Jerman ; seperti halnya Vampir, jarak pandangnya belum jauh . Oleh karena itu Amerika memasangnya pada senapan M1 Carbine yang ringan dan berjarak tembak pendek (200 m) .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Vietnam</span></p>
<p>Tahun 1966 pasukan Marinir Amerika (US Marine) mulai merasakan gangguan sniper Vietcong , untuk mengatasi masalah ini mereka segera membuka sekolah khusus sniper dan mengganti senapan sniper M1C Garrand dan Springfield mereka dengan senapan buru bolt action Winchester 70 kaliber 30.06″ yang dimodifikasi bertelescope Redfield 6X; senapan ini terkenal sebagai senapan berburu yang akurat .</p>
<p>Sedangkan US Army minta pabrik senapan Springfield untuk membuat senapan sniper berdasarkan senapan serbu standar Amerika saat itu, yaitu M14 . Kemudian nama resmi senapan sniper semi automatic ini adalah M21. Dipihak lawan , satuan snipers pasukan Vietcong dan Vietnam Utara menggunakan senapan sniper Mosin Nagant M1891/30 bolt action kaliber 7,62 X 54R mm buatan Rusia yang sudah terbukti kehandalannya .</p>
<p>Perang Vietnam menghasilkan rekor-rekor snipers kedua belah pihak , sayangnya tidak ada rekor sniper yang diketahui dari pihak Vietnam Utara dan Vietnam Selatan . Rekor dari pihak Amerika a.l. sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;">•Adelbert Waldron III , US Army : 109 korban<br />
•Charles B. Mawhinney US Marine : 103 korban<br />
•Eric R.England , US Marine : 98 korban<br />
•Carlos N.Hathcock II, US Marine : 93 korban dan belasan snipers lainnya</span></p>
<p>Carlos N.Hathcock juga memecahkan rekor tembakan tunggal terjauh (2.000 m) pada perang Vietnam dengan menggunakan senapan mesin berat Browning M2 kaliber .50 (12,7 mm) yang telah dimodifikasinya menjadi senapan sniper berat jarak jauh bertelescope Unertl 8X . Disini pula untuk pertama kalinya senjata berkaliber .50 (12,7 mm) dipakai untuk senjata sniper</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Konflik Timur Tengah</span></p>
<p>Perang Arab &#8211; Israel I (1967) &amp; II (1973) dan konflik-konflik bersenjata di Timur Tengah lain yang diikuti dengan meningkatnya kegiatan terorisme diberbagai belahan dunia , fungsi dan tugas sniper berkembang pesat baik pada organisasi militer maupun polisi .</p>
<p>Pada militer organisasi satuan sniper berkembang menjadi beberapa macam a.l. team sniper, team scout sniper (sniper intai) dan marksmen (penembak jitu) . Setiap kesatuan infanteri reguler memiliki team sniper maupun team penembak jitunya sendiri , demikian pula pasukan khusus (dan pasukan anti terornya).</p>
<p>Bahkan satuan penjinak ranjau/bom (dibawah pasukan Zeni Tempur) banyak yang memiliki team penembak jitu (marksmen) nya sendiri . Perkembangan senapan sniperpun berkembang pesat , sebagai contoh dalam perang Arab-Israel kedua belah pihak mulai menggunakan senapan sniper semi automatic .</p>
<p>Pihak Arab kebanyakan memakai senapan sniper SVD Dragunov buatan Rusia, sedangkan Israel menggunakan M21 Springfield buatan Amerika dan Galil (Galatz) buatan Israel sendiri.</p>
<p>Sementara itu AB Amerika sendiri mengkaji ulang pengalaman sniper mereka di Vietnam dan berrbagai konflik lainnya . US Marine menyempurnakan senapan sniper mereka menjadi M40 yang dibuat berdasarkan senapan bolt action Remington 700 .</p>
<p>Tertarik akan kehandalan dan keakuratan senapan M40 nya Marinir, US Army pun segera membuat senapan sniper bolt action berdasarkan senapan Remington 700 dan senapan ini diberi nama M24 ( senapan sniper M21 masih dipakai oleh para marksmen AD dan Marinir ) .Meningkatnya kegiatan terorisme dan penyanderaan dimana-mana , menyebabkan Polisi berbagai negara berlomba-lomba membentuk satuan sniper dan marksmennya sendiri .</p>
<p>Umumnya team sniper dan markmen merupakan bagian dari pasukan anti teror atau pasukan SWAT . Rancangan senapan sniper untuk keperluan polisi dan anti teror pada umumnya lain dengan rancangan senapan sniper untuk keperluan militer ; karena menurut perhitungan statistik polisi umumnya membutuhkan senapan sniper yang lebih akurat daripada senapan sniper militer (contoh : untuk menembak teroris yang berlindung diantara sandera) , tapi dengan jarak tembak tidak lebih dari 400 m.</p>
<p>Berbagai macam senapan sniper berpresisi tinggi untuk Polisi dibuat dan ditawarkan oleh berbagai negara a.l. Hecker &amp; Koch PSG-1, Remington 700, SIG 3000, Parker Hale M82, Walther WA2000, Accuracy International dll.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Malvinas (Falkland)</span></p>
<p>Pada perang antara Inggris dan Argentina yang memperebutkan kepulauan Malvinas (Falkland) , untuk pertama kalinya sniper dari kedua belah pihak bertempur dimalam hari dengan menggunakan telescope malam pasif Starlight yang dipasang diatas senapan serbu FN FAL kaliber 7,62 X51 mm NATO.</p>
<p>Pada pertempuran di Goose Green dan Port Stanley , batalyon ke 2 Resimen para Inggris tertahan gerak majunya oleh sniper Argentina yang menggunakan senapan bertelescope malam. Dalam pertempuran ini snipers Argentina lebih unggul karena telescope malam mereka lebih canggih (Generasi ke 2) daripada telescope malam sniper Inggris (Generasi ke 1) , sehingga korban dipihak Inggris terus bertambah .</p>
<p>Untuk mengatasi hal ini, pasukan Inggris segera menggunakan peluru kendali anti tank “Milan” untuk menghancurkan tempat persembunyian para sniper Argentina . Peluru kendali Milan ini memiliki telescope malam yang lebih besar dan kuat daripada telescope senapan sniper. Disamping itu jarak tembaknya jauh diatas (4.000 m) jarak tembak efektif<br />
senapan sniper yang hanya 600 m .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Teluk I (Kuwait)</span></p>
<p>Senapan kaliber besar kaliber .50 (12,7 mm) yang dirancang khusus untuk senapan sniper . Senapan ini pertama kali digunakan pada perang Teluk I . Senapan sniper semi automatic ini bernama Barret M82A1 yang memiliki jarak tembak efektif sampai 1800 m .</p>
<p>Mula-mula senapan ini digunakan oleh team penjinak bahan peledak US Army untuk meledakkan bom &amp; ranjau yang tidak bisa dijinakkan dari jarak jauh / aman . Kemudian senapan ini dipakai juga oleh pasukan khusus Amerika dan Inggris (SAS) sebagai senapan sniper anti-material untuk menembaki panser, meriam, pesawat terbang, radar dan peluncur peluru kendali “Scud” Irak . Untuk keperluan ini, digunakan peluru khusus yang dapat meledak dan membakar sasaran (peluru Raufoss).</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Afghanistan I</span></p>
<p>Untuk menangkal penyergapan-penyergapan konvoy truk-truk logistik yang sering dilakukan oleh para gerilyawan Mujahiddin , Rusia segera menempatkan team sniper yang bersenjatakan senapan sniper SVD Dragunov pada setiap konvoy truk-truk logistik mereka .</p>
<p>Menanggapi keluhan para sniper yang mengatakan bahwa senapan SVD Dragunov<br />
terlalu panjang untuk dapat bergerak leluasa didalam kendraan lapis baja mereka, pabrik Dragunov menyempurnakannya menjadi SVDS yang berpopor lipat .</p>
<p>Sementara itu sniper pasukan Spetznas (pasukan khusus Rusia) yang mulai memburu para gerilyawan Mujahiddin digunung-gunung (1986) untuk pertama kalinya menggunakan senapan sniper semi automatic berperedam suara VSS Vintorez yang berpeluru sub-sonic kaliber 9X39 mm . Kedua senapan ini sangat ditakuti oleh para gerilyawan Mujahiddin.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Perang Afghanistan II</span></p>
<p>Dalam medan perang yang gundul dan berbukit-bukit curam , senapan sniper yang berjarak jauh sangat diperlukan, untuk itu pihak koalisi memakai berbagai macam senapan sniper, termasuk senapan sniper kaliber besar (12,7 mm) .</p>
<p>Dalam Operasi Anaconda rekor jarak tembak terjauh sniper yang dibuat Carlos Hathcock dalam perang Vietnam dipecahkan oleh sniper Kanada yang menembak seorang pengamat mortir Taliban dari jarak 2.500 m . Sniper Kanada ini menggunakan senapan bolt action Mac Millan kaliber .50″ .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Konflik Chechnya I</span></p>
<p>Pada Konflik Chechnya I (1994-1996) pasukan Rusia yang morat-marit dan sudah jatuh morilnya karena runtuhnya negara Uni Sovyet , dikalahkan secara memalukan oleh pejuang-pejuang kemerdekaan Chechnya pimpinan Presiden Dzokar Dudayev yang bercita-cita mendirikan negara yang berdaulat sendiri .</p>
<p>Pasukan Rusia yang bersenjata lengkap dan didukung pesawat pembom, helikopter, artileri , panser dan tank terjebak dikota Grozny . Ratusan tank dan panser Rusia berhasil dihancurkan para pejuang Chechnya di Grozny yang menjadi perang kota terbesar setelah Stalingrad .</p>
<p>Kedua belah pihak menggunakan taktik, strategi dan persenjataan yang sama .Para snipers kedua belah pihak menggunakan senapan sniper SVD Dragunov dan senapan sniper berperedam suara VSS Vintorez . Guna membalas kekalahan ini Rusia memerlukan beberapa tahun untuk mengorganisir, melatih kembali tentaranya dan menciptakan taktik dan strategi baru .</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Konflik Chechnya II</span></p>
<p>Pada konflik Chechnya II (tahun 2000) pasukan Rusia berhasil merebut kota Grozny dari tangan para pejuang Chechnya dengan taktik baru dan koordinasi terpadu berbagai macam pasukan elite.</p>
<p>Beberapa jam sebelum pasukan lapis baja bergerak masuk kekota Grozny , tembakan artileri terus menerus menghujani kota Grozny . Kemudian, sejumlah besar satuan snipers pasukan khusus Rusia (Spetsnaz) diturunkan dengan helikopter dipuncak gedung-gedung tinggi strategis dikota Grozny dengan dilindungi oleh helikopter-helikopter tempur Mi-24.</p>
<p>Setelah puncak gedung-gedung strategis dikuasai para snipers, pasukan lapis baja yang dilindungi oleh infanteri mendobrak masuk kota Grozny . Pasukan Rusia yang bergerak maju, dilindungi oleh tembakan para sniper dari atas gedung-gedung tinggi . Selain memberikan tembakan perlindungan, para sniper Spetsnaz ini juga bertugas sebagai pengamat yang terus menerus memberikan informasi situasi medan pada pasukan yang bergerak dibawahnya dan mengarahkan tembakan artileri pada setiap kubu pertahanan musuh yang kuat .</p>
<p>Sementara itu, pasukan lapis baja dan infanteri menghindar dari jalan-jalan yang telah dibarikade dan dipasangi ranjau dengan cara menjebol dinding-dinding gedung sekitar pertahanan pejuang-pejuang Chechnya . Dengan taktik ini, pertahanan para pejuang Chechnya dengan mudah dihabisi oleh team sniper Spetsnaz .</p>
<p>Boleh dikatakan pertempuran merebut kota Grozny ini dimenangkan oleh pasukan snipers . Taktik Rusia di Grozny ini kemudian ditiru oleh Israel untuk membersihkan kota Jenin dari gerilyawan Palestina. Kekalahan ini memaksa para pejuang Chechnya untuk bersembunyi digunung-gunung atau lari kenegara tetangganya . Kini para pejuang Chechnya hanya bisa melawan dengan cara membuat berbagai macam teror diberbagai kota di Rusia , seperti yang baru-baru ini terjadi di Moskow dan Osetia .</p>
<p><span style="color:#ff0000;">Sumber :http://militerium.com</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1623/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1623&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/04/14/mengenal-sejarah-para-sniper-di-seluruh-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">falahluqmanulhakiem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KUIS PSIKOLOGI &#8220;APAKAH KAMU SI SAHABAT YANG SEJATI..?&#8221;</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/kuis-psikologi-apakah-kamu-si-bsahabat-yang-sejati/</link>
		<comments>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/kuis-psikologi-apakah-kamu-si-bsahabat-yang-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 08:16:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>falahluqmanulhakiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL PSIKOLOGI]]></category>
		<category><![CDATA[INFO REMAJA DAN PERCINTAAN]]></category>
		<category><![CDATA[KUIS PSIKOLOGI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/?p=1617</guid>
		<description><![CDATA[Real friends make the world go around! Apakah kamu termasuk sahabat yang selalu ada disaat teman kamu memerlukan? Ataukah kamu hanyalah seorang sahabat yang berada disekitarnya saat dalam keadaan senang saja? Buktikan siapa diri kamu lewat kuis berikut!! Friend in need is a friend indeed!
 
1. Apa yang terlintas dalam benak kamu ketika mengingat pemilihan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1617&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;"><strong>Real friends make the world go around! Apakah kamu termasuk sahabat yang selalu ada disaat teman kamu memerlukan? Ataukah kamu hanyalah seorang sahabat yang berada disekitarnya saat dalam keadaan senang saja? Buktikan siapa diri kamu lewat kuis berikut!! Friend in need is a friend indeed!<span id="more-1617"></span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">1. Apa yang terlintas dalam benak kamu ketika mengingat pemilihan tim basket saat zaman sekolah dulu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Perasaan bahagia karena selalu dipilih jadi anggota pertama.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Rasa sedih karena dipilih terakhir.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Merasa sebenarnya dulu kamu bisa berbuat lebih baik dalam mengatur anggota tim.</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Sejujurnya, kamu udah ngga ingat apa-apa lagi tentang masa sekolah kamu.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">2. Kelompok social apa yang paling membuat kamu merasa diterima dan dihargai, sehingga membuat kamu merasa nyaman?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. One-to-one relationships, kamu berdua bisa saling mengenal lebih dalam.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Yang bersifat santai, kelompok terbuka yang memiliki persamaan minat dengan kamu.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Kelompok tipe apa aja bisa membuat kamu senang. Kamu pun ngga keberatan jika harus sendirian.</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Kombinasi antara kelompok besar dan kecil, dimana kamu bisa berdebat dan perbedaan yang ada semakin mempererat hubungan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">3. Teman kamu yang sedang sakit flu tinggal sendirian. Apa yang kamu lakukan?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Menanyakan kabarnya lewat telpon dan datang jika diminta.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Menawarkan diri untuk mengurusnya selama teman kamu sakit.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Tergantung, kalo teman kamu senang sendirian, biarkan saja. Tapi, kalo dia butuh teman, kamu dengan senang hati akan menemaninya,</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Kamu ngga menghubungi teman kamu sampai dia sembuh. Kemudian, baru kamu menghiburnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">4. Kamu udah punya rencana buat jalan bareng seorang teman cewe/cowo kamu di malam minggu. Tiba-tiba, cowo or cewe yang baru aja kamu kenal ngajak kamu kencan. Sikap kamu :</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Setuju buat kencan dengan cowo/cewe itu, tetapi lain kali.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Setuju untuk kencan tapi sesuadah itu kamu menyesal. Kamu pun menelepon teman kamu dan berharap dia mengerti.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Meminta cowo/cewe itu buat ngajak temannya, sehingga kamu dan teman kamu bisa double date.</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Bicara jujur dengan si cowo/cewe itu tentang rencana kamu. Jika ia mau bergabung, kamu akan meminta persetujuan teman kamu sebelum berkata ‘ya’.</strong><strong><br />
</strong><strong> e. Ngga ada yang harus dipusingkan. Seorang sahabat jauh lebih berharga dibandingan cowo/cewe yang belum jelas status dan prospeknya, kan?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">5. Buat keperluan kecil, seperti beli minuman atau makanan, kadang kamu meminjam uang teman kamu dulu. Tapi, akankah kamu meminjam dalam jumlah yang besar jika kamu terpaksa?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Ngga, malu thingy kalo orang lain sampai tahu kamu sedang mengalami kesulitan keuangan.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Kamu akan minta bantuan teman kamu, tapi sebelumnya kamu udah bilang kalo mereka bebas buat menolak permintaan kamu.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Tentu kamu akan meminjam dari teman kamu. Karena kamu tahu mereka rela meminjamkan uangnya.</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Kamu membicarakan masalah kamu ini, tapi tidak meminta bantuan. Kamu membiarkan mereka yang memutuskan, apakah ingin menolong atau tidak.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">6. Ada 1001 fungsi teman. Manakah yang terpenting buat kamu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Perasaan dekat, kepercayaan, pengertian dan semangat yang mereka sediakan setiap kamu membutuhkannya.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Hari-hari bahagia yang kamu lewati jika bersama dengan mereka.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Hal-hal baru yang mereka bawa dalam kehidupan kamu. Rasanya menyenangkan jika kamu bisa tahu banyak hal yang tidak kamu alami sendiri.</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Persahabatan yang awet membuat kamu lebih memahami makna nilai-nilai penting dalam hidup ini.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">7. Gimana reaksi kamu saat seseorang membicarakan gossip tentang sahabat kamu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Membela sahabat kamu dan langsung mengganti topik pembicaraan.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Kamu hanya tertawa dan bilang, “Wah, lucu banget!”</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Marah dan pergi meninggalkan orang itu. Kamu ngga suka orang lain membicarakan hal-hal buruk tentang sahabat kamu.</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Diam aja. Lagian, kamu kan udah tahu banget gimana kelakuan sahabat kamu itu.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">8. Hal-hal apa yang bisa membuat hubungan kamu dengan seorang teman menjadi renggang?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Perdebatan tentang hal-hal yang prinsipil, seperti kejujuran atau agama.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Jika salah seorang dari kamu harus pindah ke tempat lain yang jauh.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Pengkhianatan, misalnya teman kamu berselingkuh dengan pacar kamu atau dia membicarakan keburukan kamu pada orang lain.</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Ketika salah satu dari kamu menjalin persahabatan dengan yang lain.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">9. Kekasih dan sahabat kamu saling jatuh cinta. Apa reaksi kamu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Suatu hari nanti, kamu pasti membalas kelakukan sahabat kamu itu.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Menyalahkan pacar kamu. Kalo dia ngga memulai, pasti hal itu ngga bakal terjadi.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Mencoba berpikir jernih. Jika berpikir dengan hati lapang, kamu bertiga masih bisa menjadi teman.</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Merasa dikucilkan. Mereka tidak memperdulikan kamu lagi.</strong><strong><br />
</strong><strong> e. Sakit hati banget, tetapi kamu berusaha memahaminya karena kamu menyayangi keduanya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">10. Apa yang membuat hubungan kamu dengan sahabat berbeda dengan hubungan dengan kekasih kamu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Hubungan cinta lebih eksklusif dan menuntut lebih banyak pengorbanan.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Persahabatan bisa berlangsung seumur hidup. Hubungan cinta juga bisa, tapi jarang sekali.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Teman kebanyakan berjenis kelamin sama dengan kamu, sedangkan kekasih dari yang berlainan jenis.</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Ngga ada bedanya. Hanya saja, hubungan cinta itu bermula dari ketertarikan secara fisik.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">11. Kategori teman apa aja yang kamu punya?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>-Sepuluh tahun lebih muda/lebih tua dari kamu.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Rumahnya sekitar 150 km dari rumah kamu.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Udah kamu kenal lebih dari 5 tahun.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Udah kamu kenal lebih dari 10 tahun.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Tinggal di luar negeri.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Selalu bertemu secara teratur, paling banyak sekali setahun.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Mantan pacar.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Teman dari mantan pacar.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Saudara dari mantan pacar kamu.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Berbeda bangsa.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Berbeda kelas sosial.</strong><strong><br />
</strong><strong> -Berbeda bahasa.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">Pilihlah berapa banyak yang kamu punya :</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Sembilan atau lebih.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Enam sampai delapan.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Lima atau enam.</strong><strong><br />
</strong><strong> d. Lima atau enam di enam kategori pertama.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">12. Seorang kawan menceritakan kisah memalukan tentang diri kamu di depan teman baru kamu. Reaksi kamu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>a. Kesel banget dan memutuskan buat ngga berteman lagi dengannya.</strong><strong><br />
</strong><strong> b. Segera mengubah topik pembicaraan.</strong><strong><br />
</strong><strong> c. Mulai saat itu kamu memutuskan untuk memisahkan yang namanya teman pribadi dengan teman yang hanya kamu kenal selewat aja.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">SKOR KAMU :</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">1.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-1</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-3</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-4</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">2.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-1</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-4</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-3</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">3.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-3</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-1</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-4</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-2</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">4.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-4</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-0</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-3 e-1</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">5.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-4</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-1</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-3</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">6.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-1</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-3</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-4</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">7.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-3</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-1</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-4</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">8.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-3</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-1</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-1</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">9.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-3</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-1</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> e-4</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">10.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-1</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-4</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-3</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">11.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-4</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-3</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-1</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#000000;">12.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> a-1</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> b-2</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> c-4</span></strong><strong><span style="color:#000000;"><br />
</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> d-3 </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">KURANG DARI 15</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">THE ANYTHING FOR FRIENDS KINDA FRIEND</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Buat kamu persahabatan sangatlah penting. Makanya kamu rela melakukan banyak pengorbanan. Dalam hubungan pertemanan, kamu banyak menuntut kedekatan dan keintiman dari sahabat. Hal ini bisa menimbulkan sakit hati dalam diri kamu karena ngga semua orang bisa memenuhi kebutuhan itu, walau teman-teman kamu sangat menghargai kehangatan dan perhatian kamu terhadap mereka. Oleh karena itu, mulailah mengurangi pengharapan kamu yang terlalu besar terhadap perhatian dari orang lain. Dengan berbuat kebaikan secara spontan, kamu juga akan mendapatkan balasan yang spontan dan kamu pun bakal memperoleh lebih banyak kebahagiaan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">16 HINGGA 26 POIN</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">THE NO HARD FEELIN’ KINDA FRIEND</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Tipe persahabatan kamu seperti yang dimiliki para cowo. Kamu butuh teman, tapi ngga bergantung pada mereka. Namun, jika kamu memilih jawaban A pada pertanyaan pertama, kemungkinan besar kamu sudah siap berhadapan dengan orang-orang yang banyak meminta perhatian dan bantuan. Dalam kehidupan sosial, mungkin kamu selalu memiliki teman, tapi hampir tidak ada yang menjadi sahabat sejati. Sekali-sekali cobalah bayangkan apa aja yang membuat teman kamu bahagia dan apa yang sedang mereka pikirkan. Dengan menyelami perasaan mereka, kamu akan lebih menghargai persahabatan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">27 HINGGA 36 POIN</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">THE FUN KINDA FRIEND</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Kamu udah berhasil menciptakan persahabatan dengan kadar keterikatan yang pas. Semua orang butuh setidaknya seorang teman seperti kamu, karena kamu benar-benar menerima teman seperti apa adanya dan selalu bisa berkata jujur pada mereka. Jika kamu bijaksana dan pandai, maka persyaratan menjadi teman tak ternilai di saat susah, sudah terpenuhi. Tapi, kemungkinan besar kamu bukanlah orang yang dapat membantu teman yang ngga PD (percaya diri) atau yang selalu berubah pendapat. Mengapa? Karena memberi kehangatan dan simpati bukanlah keahlian kamu. Kalo kamu menjawab E untuk pertanyan no. 9, sepertinya kamu memang hampir ngga peduli terhadap ikatan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">LEBIH DARI 36 POIN</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;"> </span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">THE FRIEND INDEED</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Congratulation! Kamu memang teman sejati yang dicari semua orang. Tidak menghakimi tapi tetap peduli; selalu ada sisi teman tapi tidak mengganggu; simpatik tapi tetap punya pandangan sendiri tentang suatu masalah. Kamu tahu dimana posisi kamu sebagai teman dan sangat menikmati hidup, bahkan saat sedang sendirian. Kamu tidak berhubungan dengan orang lain karena keuntungan yang bisa didapat dari mereka atau karena dalam keadaan terpaksa. Jika kamu bersikap dermawan dan penuh toleransi terhadap kekasih kamu, berarti kamu memang orang yang berhati mulia.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong>Sumber diambil dari Cosmopolitan Magazine</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1617/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1617&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/kuis-psikologi-apakah-kamu-si-bsahabat-yang-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">falahluqmanulhakiem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KUIS CINTA PARA REMAJA</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/kuis-cinta-para-remaja/</link>
		<comments>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/kuis-cinta-para-remaja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 07:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>falahluqmanulhakiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFO REMAJA DAN PERCINTAAN]]></category>
		<category><![CDATA[KUIS PSIKOLOGI]]></category>
		<category><![CDATA[TIPS DAN TRIKS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/?p=1614</guid>
		<description><![CDATA[Apakah kamu dan pacarmu ngerasa hubungan kalian akan terus sampai selamanya? atau jangan2, kamu malah ngerasa ini adalah jalan buntu yang harus di akhiri?nah, ini saatnya kamu ngecek,apakah dia yang paling tepat buatmu? 
 
1. ketika pertama kali kanu bertemu dia, feeling kamu bilang&#8230;&#8230;
 
a. oh,my god!kayaknya dia tepat banget buat gue
 b.wah cukup potensial [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1614&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><strong>Apakah kamu dan pacarmu ngerasa hubungan kalian akan terus sampai selamanya? atau jangan2, kamu malah ngerasa ini adalah jalan buntu yang harus di akhiri?nah, ini saatnya kamu ngecek,apakah dia yang paling tepat buatmu? <span id="more-1614"></span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ff00;">1. ketika pertama kali kanu bertemu dia, feeling kamu bilang&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>a. oh,my god!kayaknya dia tepat banget buat gue</strong><strong><br />
</strong><strong> b.wah cukup potensial buat di jadiin pacar</strong><strong><br />
</strong><strong> c. ngga ada! kamu ngga terlalu banyak mikirin kamu</strong><strong><br />
</strong><strong> d. kabuuurr&#8230;..!!!!</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ff00;">2. apakah orang tua kamu suka ama dia?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>a. ortumu selalu memuji dia</strong><strong><br />
</strong><strong> b. memuji sih gak, tapi ngedukung</strong><strong><br />
</strong><strong> c.menurut mereka dia bukan tipemu</strong><strong><br />
</strong><strong> d.wah. ortumu belum bertemu dia</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ff00;">3.pernahkah kamu berkhayal pacaran sama dia?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>a.banget!waduh ga sabar jadian ama dia</strong><strong><br />
</strong><strong> b.tentu donk, kenapa ga?</strong><strong><br />
</strong><strong> c. ngga pernah mikir sejauh itu</strong><strong><br />
</strong><strong> d. ngga,dech!</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ff00;">4. seberapa sering kalian berdua berkunjung ke rumah masing2?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>a.setiap sore</strong><strong><br />
</strong><strong> b. ya&#8230;sekitar tiga kali seminggu</strong><strong><br />
</strong><strong> c.kalau lagi ada moment khusus</strong><strong><br />
</strong><strong> d.ngga pernah</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ff00;">5. hubungan kalian mirip adegan film apa sich?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>a. titanic</strong><strong><br />
</strong><strong> b.you&#8221;ve got mail</strong><strong><br />
</strong><strong> c. serendipity</strong><strong><br />
</strong><strong> d. she&#8221;s all that</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ff00;">6. lengkapi kalimat ini, pacar gue&#8230;.</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>a. manis dan penuh cinta</strong><strong><br />
</strong><strong> b.setia dan melindungi</strong><strong><br />
</strong><strong> c. bikin nyaman dan perhatian</strong><strong><br />
</strong><strong> d. lucu dan friendly</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">nah kalau kalian sudah menjawabnya kalian cocokin jawaban kalian dengan jawaban yang ada di bawah ini!!!!</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong><span style="color:#ff0000;">Kebanyakan A: GO&#8230;!!!!</span></strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong><span style="color:#ff0000;">Kebanyakan B: Lihat-lihat dulu,dech!</span></strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong><span style="color:#ff0000;">Kebanyakan C: Hati-hati&#8230;..</span></strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong><span style="color:#ff0000;">Kebanyakan D:STOP!!! </span></strong></li>
</ul>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1614/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1614&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/kuis-cinta-para-remaja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">falahluqmanulhakiem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGENAL &#8220;HAL-HAL SEPUTAR PERTANYAAN TENTANG CINTA (5).&#8221;</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-5/</link>
		<comments>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-5/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 07:39:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>falahluqmanulhakiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL PSIKOLOGI]]></category>
		<category><![CDATA[INFO KELUARGA]]></category>
		<category><![CDATA[INFO REMAJA DAN PERCINTAAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/?p=1611</guid>
		<description><![CDATA[Cinta dan pernikahan
 Cinta dan kekerasan
 Cinta dan kesepian
 Cinta dan seksualitas
 Cinta, agama dan budaya 
 
Cinta dan pernikahan
 
Cinta selalu membuat orang ingin memiliki ikatan dengan yang dicintai. Namun apakah cinta selalu membuat orang berpikir untuk terikat pernikahan dengan orang yang dicintai? Belum tentu. Sebagian besar memang berpikir untuk menikahi yang dicintai. Namun, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1611&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Cinta dan pernikahan</strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta dan kekerasan</strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta dan kesepian</strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta dan seksualitas</strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta, agama dan budaya <span id="more-1611"></span></strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Cinta dan pernikahan</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta selalu membuat orang ingin memiliki ikatan dengan yang dicintai. Namun apakah cinta selalu membuat orang berpikir untuk terikat pernikahan dengan orang yang dicintai? Belum tentu. Sebagian besar memang berpikir untuk menikahi yang dicintai. Namun, mereka yang mencintai terkadang juga takut menghadapi pernikahan. Ada yang hanya mau berpacaran saja atau ada yang hanya mau kumpul kebo.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Saat ini, cinta memang menjadi landasan untuk menikah bagi sebagian besar orang. Contohnya Anda, apakah Anda mau menikah dengan orang yang tidak ada cintai? Anda tentu memilih menikah dengan orang yang Anda cintai. Namun demikian, pernikahan boleh jadi tanpa cinta dan tidak semua pencinta yang menginginkan pernikahan, benar-benar menikah. Sebab pernikahan bukan hanya tentang cinta. Begitulah budaya kita. Di Uni Soviet, pada tahun 1986 dilaporkan hanya 50% orang menikah karena cinta. Di Amerika Serikat, sekitar 87% menikah karena cinta. Bagaimana dengan di Indonesia? Lagi-lagi tidak ada data yang tersedia.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anda pasti sering mendengar adanya orang yang menikah karena dipaksa. Nah, mereka tentu menikah tanpa cinta. Mereka berasumsi, jika sudah terbiasa, nantinya cinta akan tumbuh juga. Begitu pun Anda pasti sering mendengar adanya hubungan cinta yang dilarang. Orang tua melarang anak gadisnya berpacaran dengan orang yang dicintai sang gadis karena menilai kurang menjanjikan. Akibatnya cinta sang gadis tidak pernah berlanjut ke pernikahan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sampai saat ini masih sangat banyak yang beranggapan bahwa menikah akan membuat orang berbahagia selamanya. ‘Living happily ever after’, demikian istilahnya dalam bahasa inggris. Benarkah hal tersebut? Banyak ilmuwan mengatakannya sebagai mitos. Rasa bahagia pasti menurun pada saat-saat tertentu dan naik pada saat yang lain. Lagi pula tidak ada pernikahan yang tanpa masalah sedikitpun.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sebuah survei nasional di Amerika Serikat oleh National Opinion Research Center, pada tahun 2001, menunjukkan bahwa hanya sebesar 40% orang dewasa yang menikah, 23% yang tidak pernah menikah, 19% yang dalam kondisi bercerai, dan 16% yang hidup terpisah, melaporkan mengalami rasa sangat bahagia dalam hidup mereka. Hal yang kurang lebih sama ditemukan di Kanada dan Eropa. Bagaimana dengan di Indonesia? Tidak ada survei yang diketahui telah dilakukan. Namun mungkin angkanya tidak akan jauh berbeda. Nah, bukankah 60% mereka yang menikah melaporkan kurang bahagia?!</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Akan tetapi jelas bahwa mereka yang menikah lebih banyak yang merasakan bahagia. Diketahui bahwa mereka yang menikah umumnya lebih berbahagia daripada mereka yang tidak menikah. Laki-laki menikah dan perempuan menikah lebih bahagia daripada mereka yang tidak pernah menikah, bercerai atau berpisah. Pada orang-orang yang tidak menikah, rata-rata bunuh diri dan depresinya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang menikah. Sebuah survei yang dilakukan National Institute of Mental Health di Amerika Serikat menemukan bahwa rata-rata tingkat depresi meningkat dua sampai empat kali lipat lebih besar pada orang dewasa yang tidak menikah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Cinta dan kekerasan</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta tidak selalu damai. Ia juga bisa menimbulkan kekerasan. Mereka yang cemburu bisa melakukan kekerasan. Begitu pun mereka yang hubungannya kurang bahagia. Mereka akan lebih banyak tidak sepakat pada banyak hal, saling memerintah, saling mengkritik, dan saling mengabaikan satu sama lain. Kekerasan domestik atau kekerasan dalam rumah tangga (domestic violence)  adalah hal yang umum terjadi. Anda pasti biasa mendengar ada seorang pria yang memukuli pacarnya, atau suami memukul istrinya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kekerasan domestik adalah pola kekerasan dan perilaku koersif  di mana seseorang mencoba untuk mengontrol pikiran, keyakinan, atau perilaku dari pasangan intimnya atau untuk menghukum pasangan bila menolak kontrol. Hubungan cinta yang tidak setara memungkinkan lebih besar terjadinya kekerasan. Alasan cinta sering digunakan ketika melakukan kekerasan seksual pada pasangan. “Jika kamu benar-benar mencintaiku, maka kita harus melakukannya. Jika tidak, bagaimana aku bisa percaya padamu”, demikian kata-kata yang sering digunakan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kekerasan dalam hubungan cinta mencakup kekerasan fisik (misalnya menampar dan memukul), kekerasan emosional verbal (misalnya mengkritik, membuat pasangan merasa bersalah dan menghina), ketergantungan finansial (misalnya mencegah pasangan berpenghasilan sendiri dan mengontrol semua aspek keuangan), isolasi sosial (misalnya membatasi pergaulan dan melarang pasangan bertemu orang lain), kekerasan seksual (misalnya selingkuh, sadomasokisme, dan memaksa seks), pengabaian (misalnya membiarkan pasangan dan menyalahkan pasangan), intimidasi/ancaman (misalnya mengancam mau meninggalkan dan mau memukul).</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kekerasan bisa terus berlangsung dalam hubungan cinta, justru karena cinta itu sendiri. Banyak yang sudah dianiaya pasangan, tetap saja tidak mau berpisah karena merasa masih mencintainya. Karena rasa cinta, maka apapun tindak kekerasan yang dilakukan pasangan selalu dimaafkan. Inilah sebab kekerasan terus berjalan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Cinta dan kesepian</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa yang terjadi pada orang yang mencari cinta tapi tak kunjung mendapatkannya? Rasa kesepian. Orang merasa sepi dalam hidupnya jika tanpa cinta. Tidak jarang, rasa kesepian merupakan pendorong bagi seseorang untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Bukankah biasa kita mendengar mereka yang menikah hanya karena takut akan kesepian pada masa senjanya?!</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kesepian adalah perasaan kekurangan dalam hubungan sosial yang menyediakan kesempatan untuk keintiman atau kedekatan emosional dan persahabatan. Orang bisa merasa sepi dalam keramaian, dan merasa ramai dalam kesepian, sebab rasa sepi sangat subjektif. Meskipun dikelilingi puluhan orang setiap hari, mereka yang merasa kurang memiliki hubungan yang intim, hangat dan akrab dengan seseorang tetap akan merasa sepi. Sebaliknya ada juga yang hanya bertemu dengan satu orang saja sehari sekali, tidak merasa sepi karena yang ditemui dirasakan mampu memberikan rasa dekat.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Remaja sering sekali melaporkan rasa kesepian. Mereka merasa sepi, meskipun banyak memiliki teman. Oleh karena kematangan perkembangan, remaja seolah-olah dituntut untuk memiliki hubungan cinta. Jika mereka gagal, mereka juga merasa gagal dalam hampir seluruh aspek. Oleh sebab itu kegagalan menjalin cinta bisa mengakibatkan seorang remaja sangat kesepian. Nah, rasa kesepian itu akan mendorong mereka untuk berupaya menjalin cinta. Jika gagal, kesepian akan kembali mendera. Jika berhasil, maka kesepian akan lenyap.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Biasanya, kaum perempuan lebih mudah merasa kesepian daripada laki-laki. Hal itu disebabkan karena adanya perbedaan sebab kesepian. Perempuan umumnya menilai dirinya kesepian atau tidak, berdasarkan kualitas hubungan, seperti dukungan sosial, kedekatan emosional, dan lainnya. Oleh karena lebih sulit untuk mendapatkan hubungan yang berkualitas, maka perempuan lebih mudah merasa kesepian. Berbeda dengan laki-laki, mereka menilai dirinya kesepian dari sisi jumlah hubungan sosial. Jika Anda laki-laki maka Anda cenderung melihat diri kesepian bila kurang adanya teman berkegiatan bersama. Sepanjang ada teman yang bisa diajak memancing bersama, olahraga bersama, dan semacamnya, maka kaum laki-laki kurang merasa kesepian.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Cinta dan seksualitas</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika Anda mencintai seseorang, apakah Anda tidak ingin melakukan hubungan seks dengannya? Sangat mungkin Anda menginginkannya. Cinta itu sendiri mengandung elemen ketertarikan seksualitas. Mereka yang menarik secara seksual, juga menarik untuk dicintai. Ini artinya terdapat hubungan yang sangat erat, atau malah integral antara cinta dan seksualitas.  Sebagian peneliti cinta bahkan tidak menganggap berbeda antara cinta penuh hasrat (passionate love) dengan hasrat seksual. Namun, tentu lebih diterima jika mengatakan, ‘aku cinta kamu’ daripada mengatakan ‘aku berhasrat padamu’.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta lebih memungkinkan terjadi hubungan seksual. Jika tidak ada hubungan seksual, maka tidak ada keturunan. Jika tidak ada keturunan, maka punahlah umat manusia. Namun, kenyataan membuktikan bahwa manusia beranak pinak sedemikian banyaknya. Pada kira-kira tahun 1000 Masehi, di seluruh dunia ada sekitar 300 juta umat manusia. Hanya dalam 1000 tahun berikutnya, jumlah umat manusia sudah membengkak menjadi sekitar 10 miliar. Terjadi peningkatan 33 kali lipat. Nah, cinta merupakan salah satu faktor yang menyumbang terjadinya pembengkakan jumlah itu.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Terdapat perbedaan strategi antara laki-laki dan perempuan dalam hal upaya reproduksi karena adanya perbedaan fisiologis. Hal ini juga berpengaruh terhadap cinta yang dialami. Perempuan akan lebih mudah jatuh cinta pada mereka yang memiliki sumber daya berlimpah. Anggapan bahwa perempuan itu ‘matre’, ada benarnya. Namun, itu sama sekali bukan keburukan. Itu adalah strategi alamiah yang dimiliki perempuan untuk bertahan hidup dan survival. Sementara laki-laki lebih mudah jatuh cinta pada daya tarik fisik pada diri perempuan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">Strategi reproduksi perempuan</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Perempuan dapat menghasilkan anak dalam jumlah terbatas dan hanya dalam kurun waktu tertentu</strong><strong><br />
</strong><strong> Perempuan mencari laki-laki yang memiliki sumber daya untuk melindunginya dan keturunannya</strong><strong><br />
</strong><strong> Perempuan menilai laki-laki berdasarkan kapasitasnya dalam hal pendapatan, ambisi, status, dan kepemilikan.</strong><strong><br />
</strong><strong> Perempuan tertarik pada laki-laki yang menunjukkan sumber-dayanya </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#ff0000;">Strategi reproduksi laki-laki</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Laki-laki dapat menghasilkan anak dari masa pubertas sampai mati.</strong><strong><br />
</strong><strong> Laki-laki mencari perempuan yang dapat bereproduksi</strong><strong><br />
</strong><strong> Laki-laki menilai perempuan berdasarkan kemudaan, kesehatan dan kecantikan</strong><strong><br />
</strong><strong> Laki-laki tertarik pada perempuan yang menunjukkan adanya kapasitas bereproduksi</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Cinta, agama dan budaya</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hampir tidak ada budaya dan agama yang tidak mengatur cinta. Misalnya, ajaran Islam menghendaki pernikahan sebagai wujud cinta. Jika mencintai, maka menikahlah dengannya. Nah, dalam pernikahan-lah orang bebas untuk mengekspresikan cinta. Hubungan seksual juga baru boleh dilaksanakan dalam ikatan pernikahan. Ekspresi cinta apapun di luar pernikahan dianggap sebagai tabu.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta, meskipun kemunculannya benar-benar bebas. Tapi ekspresinya tidaklah bebas. Ia terkungkung norma budaya. Misalnya saja, adalah hal biasa di negara barat, setelah mengatakan cinta, kemudian melakukan hubungan seksual. Jam 8 malam mengatakan cinta, lalu jam 10 malam melakukan hubungan seksual. Sementara itu, di Indonesia, umumnya orang akan menunggu cukup lama sebelum hubungan seksual bisa dilakukan. Bahkan masih sangat banyak yang tidak mau melakukan hubungan seksual sebelum menikah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Begitu juga tinggal bersama menjadi tabu bagi sebagian budaya tapi menjadi budaya di beberapa negara. Misalnya saja, di Inggris, adalah hal biasa tinggal bersama kekasih tanpa ada ikatan pernikahan. Jika Anda penggemar sepak bola, Anda pasti sering mendengar pemain-pemain bola yang baru menikah setelah bertahun-tahun hidup bersama dan bahkan memiliki anak. Tapi tidak di Yogyakarta. Kalau berani melakukannya, bakal di grebeg habis. Kalau cuma diusir masih mendingan, tidak jarang sampai dipukuli karena dipandang sebagai noda. Mereka yang tetap nekad tinggal bersama akan membekali diri dengan surat nikah palsu.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pacaran adalah hubungan cinta yang semakin lama semakin diperbolehkan. Dulu, tidak ada anak muda yang diperbolehkan pacaran. Saat ini, hampir tidak ada anak muda yang tidak pacaran. Kegiatan yang dilakukan dalam pacaran pun sangat berbeda. Dulu, jangankan memegang tangan, melihat pun harus dari lubang jendela. Sekarang ini, tidak hanya ciuman, hubungan seksual mulai biasa dilakukan oleh mereka yang berpacaran. Tidak heran jika angka kehamilan di luar nikah semakin naik dari tahun ke tahun.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kepada siapa orang boleh mencintai pun budaya memberi batasan. Mencintai istri orang merupakan tabu. Itu cinta terlarang. Lebih terlarang lagi mencintai (dalam arti cinta romantik) kepada ibu, ayah, anak, saudara kandung, dan saudara sedarah lainnya. Bahkan, perempuan yang mencintai pria jauh lebih tua juga kurang diterima, begitu pun sebaliknya. Misalnya anak gadis belasan tahun menikah dengan bapak-bapak umur 60 tahun. Pasti bakal dicurigai hubungannya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bagaimana cinta sesama jenis? Nah, dalam hal ini terjadi perbedaan antar budaya dalam menyikapinya. Secara umum, di Amerika Serikat, Perancis, Jerman, dan beberapa negara lain, cinta seperti itu sah-sah saja. Bahkan Belanda telah membuat undang-undang yang memungkinkan pernikahan sesama jenis. Sementara itu, di Indonesia umumnya masyarakat masih mengecam cinta sesama jenis. Mereka yang mengalaminya jadi enggan menunjukkan diri. Namun ke depan, agaknya masyarakat akan lebih terbuka dengan fenomena tersebut.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta secara umum tidak hanya mempengaruhi sektor privat. Ia juga mempengaruhi sektor publik. Banyak kehidupan ekonomi didorong oleh adanya cinta. Misalnya, Anda melakukan kegiatan ekonomi tertentu karena cinta. Anda membeli hadiah untuk yang Anda cintai, adalah salah satunya. Namun, bukan itu kegiatan ekonomi sebenarnya. Kegiatan ekonomi yang secara langsung didorong cinta adalah produksi barang dan jasa untuk para pecinta. Mulai dari penerbitan buku-buku cinta, barang-barang bertema cinta, cokelat (yang identik dengan kue cinta), kebun bunga, percetakan dan sebagainya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Salah satu kegiatan ekonomi yang banyak mendorong kegiatan ekonomi masyarakat adalah saat hari Valentine pada tanggal 14 Februari setiap tahunnya. Hari itu ditasbihkan sebagai hari milik cinta. Umumnya anak muda saat ini merayakannya. Mulai dari memberi hadiah-hadiah spesial pada yang dicintai, ikut dalam berbagai acara musik dan hiburan, melakukan perjalanan bersama, sampai makan di restoran nan romantis. Semuanya mendorong naiknya volume perdagangan. Pada saat Valentine Day, banyak produksi barang dikeluarkan untuk menyambutnya. Salah satu yang paling diuntungkan adalah produsen cokelat dan bunga mawar, sebab keduanya telah diidentikkan sebagai kue cinta dan bunga cinta. Penjualan keduanya meningkat sangat tajam. Hampir seluruh pusat perbelanjaan mempersiapkan secara khusus barang-barang untuk hari Valentine.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anda juga pasti tahu, industri hiburan umumnya digerakkan oleh tema cinta. Hampir semua lagu bertema cinta. Sangat jarang ada lagu populer yang tidak bertema cinta. Sepertinya tema cinta tidak habis-habisnya digali. Coba Anda cari lagu yang tidak bertema cinta, Anda akan menemukannya sedikit sekali dibandingkan yang bertema cinta.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pun film-film, drama dan opera produksi manapun, hampir selalu bertema cinta. Entah itu buatan India, Hongkong, Jepang, Perancis, Hollywood, sampai Iran. Jikapun cerita intinya bukan cinta, adegan cinta biasanya tetap dimasukkan di sana. Sebagai catatan, dari 10 film terlaris sepanjang masa di seluruh dunia, hampir semuanya memasukkan tema cinta di dalamnya. Tiga film terlaris, mulai Titanic (1997) yang menghasilkan $1,835,300,000, lalu The Lord of the Rings : The Return of the King (2003) yang menghasilkan $1,129,219,252, kemudian Pirates of the Caribbean : Dead Man’s Chest (2006), yang menghasilkan $1,060,332,628, adakah yang tanpa cinta?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Selamat bercinta!</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber : http://psikologi-online.com</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1611/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1611/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1611/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1611/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1611/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1611&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">falahluqmanulhakiem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGENAL &#8220;HAL-HAL SEPUTAR PERTANYAAN TENTANG CINTA (4).&#8221;</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-2/</link>
		<comments>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 07:32:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>falahluqmanulhakiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL PSIKOLOGI]]></category>
		<category><![CDATA[INFO KELUARGA]]></category>
		<category><![CDATA[INFO REMAJA DAN PERCINTAAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/?p=1609</guid>
		<description><![CDATA[Apakah cinta ada karena insting dasar manusia?
 Mengapa tertarik pada si dia?
 Mengapa jatuh cinta pada si dia?
 Apakah jatuh cinta?
 Kapan seseorang merasa mencintai? 
 
Apakah cinta ada karena insting dasar manusia?
 
Banyak ahli menyebutkan bahwa cinta merupakan salah satu emosi dasar yang dimiliki manusia, selain marah, bahagia, sedih, terkejut, jijik dan takut.  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1609&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#993366;"><strong>Apakah cinta ada karena insting dasar manusia?</strong><strong><br />
</strong><strong> Mengapa tertarik pada si dia?</strong><strong><br />
</strong><strong> Mengapa jatuh cinta pada si dia?</strong><strong><br />
</strong><strong> Apakah jatuh cinta?</strong><strong><br />
</strong><strong> Kapan seseorang merasa mencintai? <span id="more-1609"></span></strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#993366;">Apakah cinta ada karena insting dasar manusia?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Banyak ahli menyebutkan bahwa cinta merupakan salah satu emosi dasar yang dimiliki manusia, selain marah, bahagia, sedih, terkejut, jijik dan takut.  Tidak ada manusia normal yang tidak mengalami cinta dalam hidupnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kapan cinta romantik mulai dirasakan seseorang? Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak umur 3,5 tahun sudah bisa mengalami cinta yang penuh hasrat. Banyak yang masih ingat, pada saat masih sekolah dasar dulu telah mengalami jatuh cinta. Mereka begitu merindukan seseorang, bila bertemu hati berdegup kencang, dan senang sekali bisa melihatnya. Pendek kata, mereka telah jatuh cinta pada saat masih begitu muda. Perasaan cinta berhasrat itu (passionate), semakin menjadi-jadi pada saat seorang anak beranjak puber.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Penelitian yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa pada saat masih bayi, cinta sudah dirasakan. Namun berbeda bentuk dengan cinta pada orang dewasa. Ini yang membuat orang berkesimpulan bahwa cinta sudah ada dalam gen manusia. Merupakan hal alamiah seseorang memiliki cinta. Cinta yang dialami seseorang pada saat dewasa diketahui tergantung pada tipe kelekatan yang dimiliki saat orang itu masih kecil.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Bayi akan memiliki kelekatan aman (secure) pada ibunya jika mendapat afeksi yang dalam dan dibiarkan independen. Pada saat dewasa, mereka akan merasa aman dengan keintiman dan mampu untuk percaya dan bergantung pada orang lain. Bayi yang memiliki kelekatan ambivalen (disebabkan karena dibiarkan tergantung pada ibu, mengalami takut dikendalikan atau dikerasi), maka ketika dewasa, mereka akan mudah jatuh cinta, sangat khawatir diabaikan, dan ingin mencari kedekatan yang sedekat-dekatnya dengan orang lain. Adapun bayi yang memiliki kelekatan menghindar karena banyak diabaikan secara emosional, pada saat dewasa akan merasa kurang nyaman dengan hubungan yang intim dan dekat, serta sulit bergantung pada orang lain.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#993366;">Mengapa tertarik pada si dia?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Coba Anda ingat-ingat kira-kira mengapa Anda jatuh cinta pada kekasih Anda. Apakah karena si dia cantik? Atau si dia tampan? Apa karena si dia orang kaya? Atau si dia baik hatinya? Pastinya, Anda bisa jatuh cinta padanya, karena si dia memiliki daya tarik. Begitu pun seseorang mencintai Anda, pastilah karena Anda memiliki daya tarik. Tanpa daya tarik, Anda tidak mungkin mendapatkan seseorang yang datang mencintai Anda.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Daya tarik bisa bersumber dari macam-macam hal. Bisa karena adanya kesamaan,  adanya keakraban, adanya kedekatan fisik, dan adanya daya tarik pribadi. Mungkin saja Anda jatuh cinta karena semua hal itu sekaligus. Namun, mungkin saja hanya karena sebagian hal saja.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kesamaan. Seseorang cenderung menyukai orang yang memiliki kemiripan, baik secara fisik, karakteristik kepribadian, nilai-nilai, sikap, ataupun latar belakang. Biasanya orang cenderung untuk menjalin hubungan cinta dengan orang yang dirasakan sama dalam hal daya tarik fisik  Bila seseorang merasa tidak terlalu cantik, maka mungkin dia tidak akan mencintai orang yang terlalu tampan. Ia akan memilih orang yang kurang lebih setara dalam daya tarik fisik. Jika Anda secantik Julie Estelle, apakah Anda akan menjalin hubungan cinta dengan orang yang jelek? Kemungkinan tidak. Begitu pun kita lebih tertarik pada orang yang sama-sama menyukai kegiatan tertentu, misalnya sama-sama suka jalan-jalan. Lalu sama-sama satu agama, sama-sama memiliki pandangan terhadap yang hidup yang serupa, sama dalam hal tingkat ekonomi, dan berbagai kesamaan lainnya. Anda bisa melihat, sebagian besar pasangan memiliki banyak kesamaan di antara mereka. Umumnya pasangan relatif setara dalam hal etnisitas, kondisi ekonomi keluarga, umur, keyakinan, pendidikan, dan lainnya. </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Keakraban. Apakah Anda menyukai orang yang akrab dengan Anda? Tentu saja Anda suka. Nah, semakin akrab diri kita dengan seseorang maka kita akan cenderung semakin tertarik padanya. Mereka yang semakin akrab juga akan ‘merasa’ semakin memiliki banyak kesamaan. Tidaklah mengherankan bila banyak hubungan cinta terbangun setelah melalui proses menjadi akrab. Banyak yang mula-mula berteman saja akhirnya menjadi sepasang kekasih.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kedekatan fisik. Pasti Anda pernah tahu ada orang yang menikah dengan tetangganya, dulunya teman sekerja, atau dulunya satu kampus. Jangan-jangan Anda juga melakukannya. Nah, orang yang berada dekat secara fisik, cenderung lebih disukai. Interaksi mereka lebih kerap sehingga memungkinkan tumbuhnya rasa tertarik.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Daya tarik pribadi. Inilah sumber utama daya tarik seseorang. Pada umumnya orang menilai seseorang memiliki daya tarik atau tidak tergantung pada daya tarik pribadi yang dimiliki. Daya tarik pribadi mencakup daya tarik fisik, daya tarik kepribadian, dan daya tarik sosial. Sebuah penelitian tentang daya tarik yang dilakukan di Yogyakarta menunjukkan bahwa pada umumnya orang lebih mengukur faktor psikis seperti nilai-nilai, kepribadian, kecerdasan, prestasi, dan keberhasilan daripada faktor yang bersifat fisik seperti ketampanan atau kecantikan dan kedekatan fisik.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kita cenderung menyukai orang yang memiliki daya tarik fisik yang relatif mirip dengan kita. Namun kita berkecenderungan untuk menilai yang kita cintai memiliki daya tarik fisik yang sedikit lebih tinggi dibandingkan diri kita. Hal itu menjadikan seseorang lebih puas karena merasa mendapatkan cinta dari seseorang yang lebih menarik. Secara umum, perempuan yang cantik dan laki-laki yang tampan adalah yang paling disukai dalam hubungan cinta. Kalau Anda tampan atau cantik, maka Anda lebih memiliki daya tarik. Daya tarik fisik rupa-rupanya tidak dinilai paling penting sebagai daya tarik. Seseorang yang tidak terlalu tampan akan tetapi berkepribadian menyenangkan akan memiliki daya tarik yang lebih besar daripada bila seseorang tampan tapi berkepribadian tidak menyenangkan atau jelek.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Apa yang membuat Anda tertarik dengan mereka yang pintar? Tidak lain karena secara sosial, mereka memiliki status lebih tinggi. Nah, status sosial yang dimiliki seseorang merupakan daya tarik kuat. Status sosial bisa berupa, kekuatan ekonomi atau finansial, kekuasaan, reputasi, ketenaran, dan lainnya. Daya tarik sosial juga tidak berarti hanya apa yang telah dimiliki oleh seseorang tetapi juga potensi seseorang untuk memperoleh status sosial yang tinggi. Anda lebih menyukai yang pintar karena mereka berkesempatan lebih besar untuk memperoleh status sosial yang tinggi. Begitu pun, mereka yang berpendidikan tinggi, dan belajar di perguruan tinggi terkemuka, lebih memiliki daya tarik karena mereka memiliki potensi lebih besar mendapatkan status sosial tinggi.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#993366;">Mengapa jatuh cinta pada si dia?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Di atas telah dikupas tentang daya tarik yang bisa menyebabkan seseorang tertarik pada seseorang dan lantas jatuh cinta. Di luar sumber-sumber daya tarik yang dimiliki seseorang, ada beberapa hal lain yang juga berpengaruh dalam menimbulkan cinta. Hal tersebut adalah adanya penguatan positif dari seseorang, adanya asosiasi seseorang dengan sesuatu, dan adanya keseimbangan dalam hubungan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><span style="color:#993366;">1. Penguatan</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Seseorang akan menyukai orang yang memberikan respons positif atas sikap dan tindakan yang diambilnya. Jika Anda jalan-jalan sore hari berjalan kaki lalu Anda dicela, tentu saja Anda kurang menyukai si pencela. Sebaliknya jika jalan-jalan Anda dipuji, maka Anda akan lebih menyukai yang memuji. Nah, mereka yang lebih banyak memberikan pujian dan persetujuan pada apa yang kita pikirkan dan kita lakukan akan cenderung lebih kita sukai. “I love you, because you love me’, begitu kita sering mendengar, adalah kata-kata yang muncul dari adanya prinsip penguatan, khususnya prinsip resiprositas. Emosi positif akan dibalas dengan emosi positif. Cinta akan dibalas cinta. Jadi, mencintailah maka Anda akan dicintai.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>2. Asosiasi</strong><strong><br />
</strong><strong> Jika Anda laki-laki dan bertemu seorang gadis yang diasosiasikan dengan dunia hitam, misalnya pelacur, apa Anda akan menyukainya? Begitupun jika Anda dikenal dekat dengan sesuatu yang negatif, misalnya dikenal sebagai Johan si pemabuk, Johan si pemadat, Johan si pencuri, Johan si pelaku kekerasan, apakah Anda bakal menarik bagi gadis-gadis? Sudah pasti Anda tidak menarik bagi mereka. Sebab, seseorang cenderung menyukai orang yang diasosiasikan dengan hal-hal baik. Agar disukai, Anda harus dikenal lewat sesuatu yang positif, misalnya Johan si penolong atau Johan si baik hati.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><span style="color:#993366;">3. Pertukaran yang seimbang</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Merupakan sesuatu yang alamiah bila kita memperhitungkan keuntungan dan kerugian dari suatu hubungan, meskipun tidak selalu eksplisit. Jika Anda sangat memperhatikan seseorang, menyediakan banyak waktu untuknya, namun si dia hanya memberikan sedikit waktu buat Anda dan juga kurang memperhatikan, maka Anda akan cenderung kurang menyukainya. Kalaupun Anda merasa jatuh cinta pada pandangan pertama, rasa cinta akan memudar seiring waktu.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#993366;">Apakah jatuh cinta?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kapan Anda menyadari bahwa Anda mencintai seseorang? Tentu saja saat Anda menyadari telah jatuh cinta padanya. Cinta adalah sebuah proses, dan jatuh cinta adalah proses pertamanya. Ibarat cinta adalah lari maraton, maka jatuh cinta adalah langkah pertamanya. Jadi, jatuh cinta terjadi saat di mana seseorang menyadari bahwa dirinya mencintai seseorang. Ia merupakan transisi dari tidak mencintai kepada mencintai. Namun tidak hanya itu, jatuh cinta juga mensyaratkan adanya dorongan kuat untuk dekat dan membangun hubungan romantis. Saat itulah di mana seorang pecinta akan berusaha agar yang disadari dicintainya, bisa digandeng untuk dijadikan pasangan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Jatuh cinta kadang seperti berkah dari langit yang datangnya tiba-tiba. Bertemu dengan seseorang sekali di bus, lantas Anda merasa jatuh cinta. Jika Anda begitu, tentu saja jenis cinta Anda adalah passionate love, sebuah cinta yang penuh hasrat.. Namun boleh jadi, seseorang kurang menyadari sedang jatuh cinta, karena cinta terbangun melalui proses persahabatan dan keakraban yang lama. Mereka yang bertahun-tahun menjadi sahabat, mungkin tidak menyadari bahwa di antara mereka telah terjalin cinta yang cukup dalam. Banyak dari mereka bahkan tetap tidak sadar, meskipun telah menikah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Seseorang yang jatuh cinta akan menghayati peran jenisnya secara sungguh-sungguh. Jika Anda laki-laki dan jatuh cinta pada perempuan, bukankah Anda jadi menyadari kelelakian Anda? Begitu pun jika Anda perempuan, dan jatuh cinta pada laki-laki, maka Anda semakin memantapkan kepribadian Anda sebagai perempuan. Coba Anda bayangkan, jika Anda menganggap diri laki-laki tapi hanya bisa jatuh cinta pada laki-laki, bukankah Anda akan bertanya-tanya apakah Anda laki-laki sejati atau bukan?!</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Apa yang terjadi pada saat seseorang jatuh cinta? Mereka yang jatuh cinta mengalami perubahan konsep diri, harga diri dan efikasi diri. Jika Anda jatuh cinta, maka Anda sebetulnya cukup merasa percaya diri untuk terlibat dan bergabung bersama orang lain. Anda akan menilai diri Anda lebih positif. Dengan penilaian lebih positif, maka Anda merasa harga diri meningkat. Dengan harga diri meningkat, Anda akan mengubah konsep diri. Misalnya jika mula-mula Anda merasa tidak cukup berharga untuk menjalin hubungan dengan seseorang, saat jatuh cinta Anda lantas memiliki keberanian besar untuk menjalin hubungan. Tidak jarang mereka yang jatuh cinta akan mengalami perubahan drastis dalam dirinya. Ada yang dulunya pendiam jadi tidak lagi pendiam. Ada yang dulunya malas, jadi rajin. Ada yang dulunya kumal, jadi rapi jali.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Adakah orang yang tidak mampu untuk jatuh cinta? Ya, ada orang yang tidak mampu jatuh cinta. Mereka adalah orang yang menilai diri sendiri sangat rendah dan memiliki harga diri yang juga sangat  rendah. Mereka merasa diri tidak layak bagi siapa pun. Meskipun mereka bisa saja menyadari adanya rasa cinta pada seseorang, namun tidak ada dorongan kuat untuk menjalin hubungan cinta. Oleh sebab itu, tidak ada jatuh cinta, sebab jatuh cinta adalah saat seseorang menyadari jatuh cinta dan muncul dorongan kuat menjalin hubungan cinta.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#993366;">Kapan seseorang merasa mencintai?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Nah, akhirnya kita sampai pada pertanyaan, kapan seseorang merasa dirinya mencintai seseorang. Kita menganggap cinta hadir dalam hidup kita karena hadirnya orang lain (terutama lawan jenis), adanya keterbangkitan fisiologis yang kemudian disebut cinta, dan adanya situasi-situasi dipelajari yang disebut cinta. Pertama, hadirnya orang lain. Kehadiran lawan jenis sangat jelas merupakan penanda pertama kemunculan cinta. Lawan jenis yang bisa memunculkan cinta adalah yang memiliki daya tarik tertentu, seperti tampan, sehat dan sebagainya, seperti yang telah dibahas di atas.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kedua, keterbangkitan fisiologis. Anda tahu Anda jatuh cinta pada saat Anda merasakan adanya suatu perbedaan dalam diri Anda. Anda merasakan sesuatu yang lain padanya. Ketika bertemu dengannya, Anda mengalami hal yang tidak dialami ketika bertemu orang lain. Anda mungkin mengalami cemas, gelisah, gembira berlebihan, dan lainnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Ketiga, pengaruh situasi yang dipelajari. Anda mungkin berharap seseorang akan datang untuk mengatakan cinta, karena begitulah lagu-lagu dan film menceritakan pada Anda. Nah, jika Anda belajar bahwa situasi-situasi tertentu merupakan ekspresi cinta, maka ketika Anda menghadapinya, Anda akan merasa jatuh cinta. Jika tidak ada orang lain yang menganggapnya sebagai cinta, maka Anda tidak akan menganggapnya cinta. Dulu, pada saat cinta tidak se-masif sekarang pengaruhnya, orang tidak terlalu peduli tentang cinta, dan tidak mengharapkannya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Sumber : http://psikologi-online.com</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1609/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1609/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1609/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1609&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">falahluqmanulhakiem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGENAL &#8220;HAL-HAL SEPUTAR PERTANYAAN TENTANG CINTA (3).&#8221;</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-3/</link>
		<comments>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-3/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 07:27:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>falahluqmanulhakiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL PSIKOLOGI]]></category>
		<category><![CDATA[INFO KELUARGA]]></category>
		<category><![CDATA[INFO REMAJA DAN PERCINTAAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/?p=1607</guid>
		<description><![CDATA[Benarkah ada tipe cinta yang berbeda?
 Segitiga cinta dari Robert Stenberg
 Enam warna cinta dari John Allan Lee
 Kuis: tentukan tipe cintamu 
 
Benarkah ada tipe cinta yang berbeda?
 
Apa cinta yang Anda rasakan? Boleh jadi bergelora dan penuh hasrat. Namun orang lain mungkin merasakan cinta tidak seperti Anda. Mereka tidak bergelora dalam merasakan cinta. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1607&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ffff;"><strong>Benarkah ada tipe cinta yang berbeda?</strong><strong><br />
</strong><strong> Segitiga cinta dari Robert Stenberg</strong><strong><br />
</strong><strong> Enam warna cinta dari John Allan Lee</strong><strong><br />
</strong><strong> Kuis: tentukan tipe cintamu <span id="more-1607"></span></strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">Benarkah ada tipe cinta yang berbeda?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa cinta yang Anda rasakan? Boleh jadi bergelora dan penuh hasrat. Namun orang lain mungkin merasakan cinta tidak seperti Anda. Mereka tidak bergelora dalam merasakan cinta. Nah, sejak dulu para ahli menyadari perbedaan itu dan telah mencoba menyingkapkan perbedaan-perbedaan cinta yang dialami manusia.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Banyak ahli membedakan adanya 2 tipe cinta yang berbeda, yakni cinta yang penuh hasrat (passionate love) dan cinta yang penuh keintiman (companionate love). Keduanya berbeda dalam intensitas emosi yang dialami. Cinta yang penuh hasrat ditandai adanya intensitas emosi yang tinggi, dan penuh gelora. Sedangkan cinta yang penuh keintiman kurang adanya intensitas emosi, namun adanya kelekatan, keintiman dan komitmen tinggi terhadap cinta.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sebagian ahli menemukan bahwa cinta tidak hanya terpolarisasi dalam 2 kutub berbeda seperti di atas. Berdasarkan penelitian, mereka mengidentifikasi tipe-tipe cinta yang lain, yang harus dibedakan menjadi tipe cinta tersendiri. Salah satu peneliti cinta, yakni ahli psikologi Robert Sternberg, berhasil mengidentifikasi suatu model cinta yang disebut segitiga cinta atau ‘triangle of love’. Menurutnya, cinta memiliki tiga dimensi utama, yakni hasrat (passion), keintiman/kedekatan (intimacy), dan komitmen (commitment). Peneliti lain menemukan hal yang tidak jauh berbeda. John Allan Lee, seorang antropolog, berhasil mengidentifikasi bahwa cinta terdiri dari 6 jenis yang berbeda. Identifikasinya dikenal dengan sebutan enam warna cinta atau ‘six color of love’. Lee membedakan ada tiga cinta primer, yakni eros, ludus, dan storge, serta tiga jenis cinta sekunder, yakni mania, pragma, dan agape. Sementara itu Clyde Hendrick &amp; Susan Hendrick juga berhasil mengidentifikasi enam tipe cinta berbeda, yaitu passionate love, game-playing love, friendship love, practical love, dependent love, dan selfless love.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Selain ketiga tipologi cinta di atas, masih ada pembagian tipe-tipe cinta yang berbeda. Hampir setiap kebudayaan memiliki pembagian tersendiri. Misalnya ada yang membagi cinta dalam 4 jenis, yakni tipe cinta api, cinta air, cinta udara, dan cinta tanah. Ada juga yang membaginya berdasarkan mitologi binatang , misalnya cinta anjing, cinta merpati, dan lainnya. Pendek kata, cinta memang memiliki tipe-tipe.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Buku ini hanya akan membahas tipologi cinta menurut Robert Sternberg yakni segitiga cinta dan enam warna cinta dari John Allan Lee. Keduanya dibahas di sini karena keduanya merupakan tipologi yang paling banyak digunakan di dunia akademik, oleh karena itu cukup teruji kebenarannya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">Segitiga cinta dari Robert Sternberg</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Menurut tipologi ini, cinta memiliki tiga dimensi, yakni hasrat (passion), keintiman/kedekatan (intimacy), dan komitmen (commitment). Dimensi hasrat (passion) memfokuskan pada intensnya perasaan dan keterbangkitan yang muncul dari daya tarik fisik dan daya tarik seksual. Mereka yang mengalami jenis cinta ini mengalami ketertarikan fisik yang nyata, selalu memikirkan yang dicintai sepanjang waktu, melakukan kontak mata yang intens bila bertemu, mengalami perasaan indah terlambung ke awan, mengagumi dan terpesona dengan pasangan, detak jantung meningkat bila berjumpa, mengalami perasaan sejahtera, ingin selalu bersama yang dicintai, memiliki energi besar untuk melakukan sesuatu demi pasangan, merasa memiliki kesamaan dalam banyak hal, dan merasa sangat berbahagia.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dimensi keintiman (intimacy) menekankan pada kedekatan perasaan antara dua orang dan kekuatan yang mengikat mereka untuk bersama. Sebuah hubungan akan mencapai keintiman emosional manakala kedua pihak saling mengerti, terbuka, dan saling mendukung, dan bisa berbicara apapun tanpa merasa takut ditolak. Mereka mampu untuk saling memaafkan dan menerima, khususnya ketika mereka tidak sependapat atau berbuat kesalahan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dimensi komitmen (commitment) diartikan sebagai keputusan untuk tetap bersama seorang pasangan dalam hidupnya. Komitmen berarti pula mencurahkan perhatian, melakukan sesuatu yang menjaga suatu hubungan tetap langgeng, dan melindungi hubungan itu dari bahaya, dan  memperbaikinya bila hubungan itu dalam keadaan kritis.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong>Kombinasi dari tiga dimensi cinta utama, menghasilkan adanya 8 tipe cinta berbeda. Satu tipe adalah <span style="color:#00ffff;">nonlove,</span> berarti tidak ada cinta. Kebanyakan hubungan antar manusia merupakan nonlove, misalnya antara guru dan murid, antara penumpang dan sopit taksi, antara pembeli dan penjual, dan sebagainya. Oleh karena itu sebenarnya hanya ada 7 tipe cinta yang benar-benar mengandung cinta.</strong><strong><br />
</strong><strong> <span style="color:#00ffff;">Liking (intimacy)</span>. Hubungan secara esensial dimaknai sebagai persahabatan. Tipe cinta ini mengandung kehangatan, keintiman, kedekatan, dan  emosi positif lainnya, akan tetapi kurang adanya hasrat (passion) dan commitment.</strong><strong><br />
</strong><strong> <span style="color:#00ffff;">Infatuation (Passion)</span>. Dalam tipe cinta ini ‘cinta pada pandangan pertama’ menjadi cerita yang paling menonjol. Daya tarik satu sama lain sangat kelihatan dan menggetarkan. Gelora dan hasrat sangat tampak.</strong><strong><br />
</strong><strong><span style="color:#00ffff;"> Empty love (Commitment)</span>. Dalam cinta ini, antar pasangan memiliki komitmen untuk saling setia dan setia pula terhadap hubungan itu. Akan tetapi mereka kurang memiliki keterhubungan  emosi yang dalam dan tidak pula memiliki hasrat yang mendalam.</strong><strong><br />
</strong><strong> <span style="color:#00ffff;">Romantic love (Intimacy + passion)</span>. Pasangan memiliki rasa dekat dan keterhubungan serta daya tarik fisik yang kuat.  Mereka memiliki hasrat yang menyala dan memiliki kedekatan emosional. Mereka yang memiliki tpe cinta ini tidak memiliki komitmen untuk setia terhadap hubungan dan terhadap pasangan.</strong><strong><br />
</strong><strong> <span style="color:#00ffff;">Companionate love (intimacy + commitment)</span>. Dalam hubungan cinta tipe ini terdapat persahabatan yang stabil dan jangka panjang. Mereka yang memiliki tipe cinta ini memiliki kedekatan emosional yang tinggi, berkeputusan untuk mencintai pasangan, dan komitmen untuk selamanya dalam hubungan itu. Tipe hubungan ini sering disebut ‘persahabatan terbaik, dimana tidak ada ketertarikan seksual ataupun kalau ada dalam pernikahan jangka panjang daya tarik seksual akan memudar dan tidak diangggap penting.</strong><strong><br />
</strong><strong><span style="color:#00ffff;"> Fatuous love (passion + commitment)</span>. Hubungannya penuh gelora dan hangat. Akan tetapi biasanya hubungan seperti ini tidak stabil dan berisiko cepat berakhir.</strong><strong><br />
</strong><strong> <span style="color:#00ffff;">Consummate love (intimacy + passion + commitment)</span>. Ini adalah cinta yang lengkap dimana setiap orang ingin mencapainya. Dalam tipe cinta ini terdapat hasrat, terdapat keintiman, dan sekaligus terdapat komitmen.  Inilah tipe cinta yang diidealkan.</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">Enam warna cinta dari John Allan Lee</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>John Allan Lee adalah seorang antropolog yang banyak mempelajari cinta. Ia mengemukakan bahwa cinta memiliki 3 jenis cinta yang utama dan 3 jenis cinta sekunder. <span style="color:#00ffff;">Tiga jenis cinta primer adalah eros, ludus, dan storge</span>. <span style="color:#00ffff;">Sedangkan tiga jenis cinta sekunder adalah mania, pragma, dan agape</span>. <span style="color:#00ffff;">Tipe cinta sekunder merupakan perpaduan antara tipe-tipe cinta primer</span>. <span style="color:#00ffff;">Tipe cinta mania merupakan perpaduan antara tipe cinta eros dan tipe cinta ludus. Tipe cinta pragma adalah tipe cinta sebagai hasil perpaduan tipe cinta ludus dan storge. Sedangkan tipe cinta agape adalah perpaduan tipe cinta eros dan tipe cinta storge.</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul style="text-align:left;">
<li><strong>Berikut adalah ciri-ciri masing-masing tipe cinta, baik tipe cinta primer maupun tipe cinta sekunder.</strong><strong><br />
</strong><strong> <span style="color:#00ffff;">1. Tipe cinta primer eros.</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Daya tarik fisik dan emosional yang kuat, komitmen terhadap yang dicintai</strong><strong><br />
</strong><strong> Penuh gairah akan cintanya</strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta pada orang yang diidealkan</strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta pada pandangan pertama, berdasarkan daya tarik fisik dan keterbangkitan fisik.</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#00ffff;">2. Tipe cinta primer ludus</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta dianggap sebagai suatu permainan (game-playing Love)</strong><strong><br />
</strong><strong> Tidak ada komitmen terhadap cinta dan pasangan</strong><strong><br />
</strong><strong> Tidak pernah ada kecemburuan yang sesungguhnya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Tanpa adanya komitmen dan kecemburuan, maka cinta terbebas dari kecemasan dan selalu menyenangkan. Bagi mereka hal inilah yang dinilai sebagai cinta yang sesungguhnya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Dapat mencintai lebih dari satu orang pada saat bersamaan</strong><strong><br />
</strong><strong> Dapat dengan mudah mencintai seseorang lalu beralih ke yang lainnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">3. Tipe cinta primer storge</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Perasaan yang ada kurang berkobar-kobar tetapi mengandung afeksi yang dalam.</strong><strong><br />
</strong><strong> Komitmen kuat terhadap hubungan yang telah dibuat</strong><strong><br />
</strong><strong> Lebih sebagai  hubungan persahabatan yang membutuhkan kepercayaan satu sama lain sepanjang waktu untuk membangunnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">4. Tipe cinta sekunder mania (kombinasi eros dan ludus)</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta yang obsesif, sangat intens, penuh kecemasan, dan posesif.</strong><strong><br />
</strong><strong> Orang yang dicintai dipikirkan terus menerus</strong><strong><br />
</strong><strong> Ada kebutuhan yang sangat besar untuk dicintai</strong><strong><br />
</strong><strong> Ada kebutuhan untuk menjamin cinta akan terus bertahan sampai kapanpun</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">5. Tipe cinta sekunder pragma (kombinasi ludus dan storge)</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta dipandang sebagai sesuatu yang realistik dan praktis.</strong><strong><br />
</strong><strong> Dalam menemukan yang dicintai dilihat kesamaan demografi dan kualitas kepribadian yang dibutuhkan untuk kecocokan dan lebih dari itu untuk keberlanjutan hubungan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">6. Tipe cinta sekunder agape (kombinasi eros dan storge)</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Penuh perhatian pada yang dicintai tanpa adanya kepentingan pribadi.</strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta dilihat sebagai sesuatu yang intens dan penuh persahabatan.</strong><strong><br />
</strong><strong> Mereka menambahkan kualitas cinta dengan keinginan saling menolong (altruisme), dimana kebutuhan yang dicintai didahulukan daripada kebutuhan-kebutuhannya sendiri</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">Kuis Cinta</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Silakan jawab pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan seakurat mungkin. Jika Anda tidak sedang memiliki pasangan atau kekasih, jawab pertanyaan berikut dengan orang yang paling baru menghiasi pikiran Anda. Jika tidak, jawablah berdasarkan perkiraan respons Anda terhadap pernyataan-pernyataan yang ada.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Skala</strong><strong><br />
</strong><strong> Sangat setuju</strong><strong><br />
</strong><strong> Setuju</strong><strong><br />
</strong><strong> netral</strong><strong><br />
</strong><strong> tidak setuju</strong><strong><br />
</strong><strong> sangat tidak setuju</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">Skoring</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Skor cintamu bisa Kamu peroleh dengan memberikan nilai berdasarkan skala di atas pada setiap item. Jumlahkan dan bagi 7. Nilai terkecil yang Kamu dapat dalam satu jenis cinta berarti itulah jenis cinta yang Kamu miliki. Bisa jadi Kamu khas memiliki salah satu jenis cinta yang ada namun bisa juga kombinasi dari tipe-tipe.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">Eros</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Pasangan saya dan saya saling tertarik segera setelah pertama kali berjumpa</strong><strong><br />
</strong><strong> Percintaan kami sangat intens dan memuaskan</strong><strong><br />
</strong><strong> Pasangan saya dan saya bisa dengan cepat saling terlibat secara emosional</strong><strong><br />
</strong><strong> Pasangan saya dan saya sungguh-sungguh saling mengerti satu sama lain</strong><strong><br />
</strong><strong> Pasangan saya dan saya memiliki fisik yang benar-benar sangat sesuai satu sama lain seperti campuran kimia.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa bahwa pasangan saya sangatlah berarti, dan saya sangat berarti baginya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Pasangan saya memenuhi standar ideal saya akan sebuah kecantikan/ketampanan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">Ludus</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Saya berusaha menjaga agar pasangan sedikitpun tak ragu akan kesetiaan saya terhadapnya</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya dapat dengan mudah melakukan selingkuh terhadap pasangan saya</strong><strong><br />
</strong><strong> Bila pasangan saya terlalu tergantung pada saya, saya akan sedikit mundur</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya menikmati percintaan saya dengan beberapa pasangan saya</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya percaya bahwa pasangan saya tidak akan mengetahui kalau saya menyakitinya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya kadang-kadang harus menjaga pasangan saya agar tidak menemukan cinta saya yang lain.</strong><strong><br />
</strong><strong> Pasangan saya akan terganggu bila ia tahu tentang beberapa hal yang pernah saya lakukan bersama orang lain.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">Storge</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Sangat sulit untuk mengatakan bahwa persahabatan saya dengannya mulai beralih menjadi cinta</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya ingin selalu menjadi sahabat bagi pasangan saya</strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta kami didasari persahabatan yang dalam, bukan atas dasar emosi mistis yang misterius.</strong><strong><br />
</strong><strong> Untuk menjadi terlihat nyata, cinta kami memerlukan  sejenak perhatian.</strong><strong><br />
</strong><strong> Cinta kami adalah cinta yang paling baik karena tumbuh setelah melalui persahabatan yang panjang.</strong><strong><br />
</strong><strong> Persahabatan kami secara perlahan berubah menjadi cinta.</strong><strong><br />
</strong><strong> Hubungan cinta kami adalah yang paling memuaskan karena dibangun dari persahabatan yang baik.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">Pragma</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Saya memikirkan apa yang pasangan saya akan lakukan dalam hidupnya sebelum saya memiliki komitmen terhadapnya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya telah berusaha merencanakan hidup saya secara hati-hati sebelum memilih pasangan.</strong><strong><br />
</strong><strong> Menurut saya, pasangan cinta yang terbaik adalah yang memiliki latar belakang yang sama.</strong><strong><br />
</strong><strong> Sebelum melibatkan diri secara mendalam dengan pasangan saya, saya berusaha membayangkan kecocokan latar belakang keturunannya dengan latar belakang saya dalam rangka kemungkinan pemilikan anak</strong><strong><br />
</strong><strong> Bagi saya, pertimbangan utama memilih pasangan  adalah persetujuan keluarga saya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Bagi saya, faktor penting dalam memilih pasangan adalah apakah ia akan menjadi orangtua yang baik atau tidak.</strong><strong><br />
</strong><strong> Bagi saya, salah satu pertimbangan dalam memilih pasangan adalah bagaimana ia akan dapat membantu karier saya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">Mania</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Ketika terjadi sesuatu yang tidak benar antara saya dan pasangan saya, perut saya mengalami gangguan</strong><strong><br />
</strong><strong> Bila pasangan saya dan saya bertengkar, saya merasa tertekan sekali bahkan kadang saya berpikir untuk bunuh diri</strong><strong><br />
</strong><strong> Kadangkala saya mendapatkan kesenangan yang luar biasa dalam merasakan cinta terhadap pasangan saya yang membuat saya tidak dapat tidur</strong><strong><br />
</strong><strong> Semenjak saya jatuh cinta terhadap pasangan saya, saya mengalami gangguan konsentrasi dan berbagai hal lainnya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Ketika pasangan saya tidak membalas  perhatian yang saya berikan padanya, saya  merasa sakit.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya tidak dapat bersantai bila saya tahu/mengira bahwa pasangan saya sedang bersama orang lain</strong><strong><br />
</strong><strong> Bila pasangan saya mengabaikan saya untuk beberapa waktu, saya kadang-kadang merasa melakukan tindakan bodoh untuk mendapatkan perhatiannya kembali.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="color:#00ffff;">Agape</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Saya berusaha selalu membantu pasangan saya melalui waktu-waktu yang sulit baginya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya biasanya berkeinginan untuk mengorbankan keinginan saya demi pasangan saya agar mencapai apa yang diinginkannya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Bila pasangan saya marah terhadap saya, saya tetap mencintainya sepenuhnya dan tanpa syarat.</strong><strong><br />
</strong><strong> Apapun yang saya miliki adalah milik pasangan saya untuk digunakannya, bilamana ia memilihnya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya lebih suka saya yang menderita daripada pasangan saya yang menderita.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya tidak dapat berbahagia kecuali jika saya memberikan kebahagiaan pada pasangan saya sebelum saya sendiri.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya akan menanggung segala sesuatunya demi pasangan saya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber : http://psikologi-online.com</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1607/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1607&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">falahluqmanulhakiem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGENAL &#8220;HAL-HAL SEPUTAR PERTANYAAN TENTANG CINTA.&#8221;</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta/</link>
		<comments>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 07:17:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>falahluqmanulhakiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL PSIKOLOGI]]></category>
		<category><![CDATA[INFO KELUARGA]]></category>
		<category><![CDATA[INFO REMAJA DAN PERCINTAAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/?p=1605</guid>
		<description><![CDATA[Dominasi dalam cinta
 Penyingkapan diri dalam cinta
 Komitmen dalam cinta
 Kelekatan dalam cinta
 Kecemburuan dalam cinta
 Kepuasan dalam cinta
 Konflik dalam cinta 
 
Dominasi dalam cinta?
 
Apa yang Anda ingat tentang kata dominasi? Mungkin tentang adanya satu pihak yang menguasai lainnya. Seperti suami yang menguasai istrinya. Nah, cinta pun semacam itu. Ada dominasi yang mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1605&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Dominasi dalam cinta</strong><strong><br />
</strong><strong> Penyingkapan diri dalam cinta</strong><strong><br />
</strong><strong> Komitmen dalam cinta</strong><strong><br />
</strong><strong> Kelekatan dalam cinta</strong><strong><br />
</strong><strong> Kecemburuan dalam cinta</strong><strong><br />
</strong><strong> Kepuasan dalam cinta</strong><strong><br />
</strong><strong> Konflik dalam cinta <span id="more-1605"></span></strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Dominasi dalam cinta?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa yang Anda ingat tentang kata dominasi? Mungkin tentang adanya satu pihak yang menguasai lainnya. Seperti suami yang menguasai istrinya. Nah, cinta pun semacam itu. Ada dominasi yang mungkin terjadi dalam cinta. Tentunya tidak semua cinta, karena cinta sejati mungkin tanpa dominasi. Sekarang coba Anda ingat, siapa yang diharapkan lebih patuh, Anda atau kekasih Anda? Setara?! Jika setara, siapa yang lebih banyak menentukan keputusan tentang hidup Anda berdua? Siapa yang lebih sering memutuskan mau pergi ke mana dan mau apa? Siapa yang lebih kerap memutuskan mau membeli apa dan mau makan apa? Anda atau kekasih Anda?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Nah, siapa yang lebih banyak menentukan bagaimana hubungan cinta berjalan adalah pemegang dominasi. Ia penguasa dalam hubungan cinta Anda. Pernah kan mendengar tentang ikatan suami takut istri? Hal itu ada karena adanya dominasi dalam hubungan. Seorang istri mendominasi hubungan, di mana sang suami hanya patuh belaka pada istrinya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sampai saat ini, umumnya masyarakat masih menilai bahwa laki-laki adalah pihak yang sepantasnya berperan dominan dalam hubungan cinta dengan perempuan. Pihak perempuan diharapkan untuk lebih menurut apa kehendak laki-laki. Sejarah panjang dominasi laki-laki telah menjadikan perempuan menyerahkan dominasi kepada laki-laki baik secara sadar ataupun tidak. Laki-laki diberi hak untuk mengatur dan mengelola hubungan. Laki-laki secara otomatis diserahi jabatan sebagai pemimpin rumah tangga hanya karena ia laki-laki.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dominasi juga bersumber dari sumber daya pribadi dan tingkat ketergantungan terhadap hubungan. Mereka yang memiliki sumber daya pribadi lebih tinggi biasanya akan lebih dominan dalam hubungan. Beberapa sumber daya pribadi misalnya penghasilan yang lebih besar, tingkat pendidikan dan pengetahuan yang lebih tinggi, daya tarik fisik yang lebih tinggi, melalui kekerasan dan ancaman, dan lainnya. Dalam hal ketergantungan, semakin tergantung seseorang di dalam hubungan maka orang itu juga akan memiliki kekuasaan mengatur dan mengelola hubungan yang semakin rendah. Bila Anda sangat tergantung pada kekasih Anda, maka akan sangat mungkin Anda didominasi kekasih Anda.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penyingkapan diri dalam cinta</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penyingkapan diri adalah kegiatan membagi perasaan dan informasi yang akrab pada orang lain, dalam hal ini pada pasangan cinta Anda. Seseorang yang mencintai pasangannya akan banyak menyingkapkan dirinya. Semakin banyak dan dalam informasi serta perasaan yang disingkapkan, maka hubungan itu bisa dinilai semakin mendalam. Mereka yang hubungannya bertahan lama dan memuaskan adalah mereka yang menyingkapkan diri lebih banyak. Jadi, jika hubungan ingin bertahan lebih lama dan lebih memuaskan, percayailah pasangan Anda dengan menyingkapkan diri Anda sedalam-dalamnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa yang disingkapkan kepada pasangan? Mereka yang memiliki cinta yang dalam benar-benar menyingkapkan diri seluruhnya. Tidak ada rahasia sedikit pun. Semua perasaan yang dirasakan, peristiwa yang dialami, kisah masa lalu, rahasia pribadi, kebiasaan-kebiasaan buruk, dan semuanya yang lain disingkapkan kepada pasangan. Sedangkan mereka yang baru pada tahap awal hubungan cinta, biasanya menyingkapkan diri hanya pada beberapa hal saja. Namun, seiring waktu, secara bertahap mereka akan menyingkapkan diri seluruhnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ada satu prinsip yang harus Anda taati dalam proses penyingkapan diri, yakni singkapkanlah sebanyak yang disingkapkan orang. Biasanya orang cenderung tidak nyaman jika orang lain menyingkapkan diri lebih banyak. Oleh karena itu mereka bisa menarik diri dari hubungan lebih lanjut. Agar hubungan bisa terus berlanjut dengan nyaman, jagalah keseimbangan dalam penyingkapan diri.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Komitmen dalam cinta</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta adalah sebentuk emosi. Sebagaimana bentuk emosi lain, sulit untuk bisa bertahan sangat lama. Padahal orang selalu berharap untuk memiliki cinta selamanya. Nah, oleh karena itu harus ada komitmen untuk melanggengkan cinta. Jika cinta surut, bisa dikuatkan kembali dengan adanya komitmen. Adanya komitmen inilah yang menjamin keberlanjutan hubungan cinta. Jika tidak ada komitmen, maka pada saat cinta surut hubungan akan bubar. Mereka-mereka yang kawin-cerai berkali-kali biasanya hanya memiliki cinta tapi tidak memiliki komitmen.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Lalu apa sesungguhnya komitmen? Komitmen diartikan sebagai keadaan psikologis di mana seseorang merasa terikat atau terhubung dengan seseorang, dan secara langsung mempengaruhi keputusan seseorang untuk melanjutkan atau mengakhiri hubungan. Jika Anda memiliki komitmen tinggi, maka Anda merasa sangat terikat dengan pasangan dan tidak akan mengakhiri hubungan. Jika hubungan rusak, Anda akan berupaya memperbaikinya. Sebaliknya jika Anda memiliki komitmen rendah, maka Anda kurang terikat dengan pasangan. Boleh jadi Anda akan selingkuh atau malah berniat mengakhiri hubungan. Sedangkan jika Anda mengakhiri hubungan sama sekali, tentu saja Anda akan disebut tidak berkomitmen.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Komitmen lebih sering merupakan hasil dari suatu proses, ketimbang muncul tiba-tiba.  Biasanya komitmen akan muncul jika kepuasan dalam hubungan meningkat, semakin langkanya alternatif hubungan (misalnya sulit mendapatkan kekasih baru), dan telah sedemikian besar investasi yang ditanam dalam hubungan (misalnya pengalaman menjalani kesulitan bersama).</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Secara umum komitmen bisa dibagi ke dalam 2 kategori berdasarkan motivasinya, yakni komitmen mendekat dan komitmen menjauh. Jenis komitmen mendekat adalah komitmen yang ditandai dengan keinginan melanjutkan hubungan karena bisa mendapatkan sesuatu yang positif. Misalnya percaya bahwa jika berkomitmen akan membuat hidupnya lebih bahagia. Sedangkan jenis komitmen menghindar ditandai dengan keinginan melanjutkan hubungan karena khawatir dampak negatif jika hubungan bubar. Misalnya was-was bakal sulit mendapatkan pengganti sepadan, takut kehilangan sumber finansial, takut dikecam keluarga dan lainnya. Orang yang memiliki tipe komitmen menghindar ini pada umumnya memiliki kepuasan hidup yang rendah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Kelekatan dalam cinta</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelekatan atau ‘attachment’ dalam bahasa inggris, adalah konsep yang kurang begitu dikenal di luar lingkungan psikologi. Namun sebenarnya konsep ini merupakan konsep mendasar yang ada pada diri manusia tentang bagaimana seseorang berhubungan dengan orang lain. Kelekatan biasa didefinisikan sebagai keadaan keterhubungan seseorang dengan orang lain yang berkait dengan keintiman dan kepercayaan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Seberapa lekat Anda terhubung dengan pasangan cinta Anda? Maka Anda harus menjawab dengan menerangkan tentang seberapa intim dan seberapa percaya Anda kepada pasangan Anda. Lalu bagaimana model kelekatan Anda? Terdapat 3 model kelekatan yang umumnya dimiliki orang, yakni aman (secure), menghindar (avoidant), dan ambivalen (anxious/ambivalent).</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">1. Tipe kelekatan aman.</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mereka yang memiliki tipe aman memiliki kepercayaan penuh terhadap yang dicintai. Terdapat dorongan untuk dekat dengan yang dicintai tapi dengan tetap menjadi dirinya sendiri. Mereka yakin bahwa pasangannya adalah orang yang layak diperhatikan serta sebaliknya sangat memperhatikan dirinya. Mereka merasa nyaman bila bergantung pada yang dicintai.  Sebaliknya mereka juga merasa nyaman bila yang dicintai bergantung pada mereka. Mereka tidak merasa khawatir ditinggalkan oleh yang mereka cintai.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong>Berikut adalah beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe kelekatan aman. Jika Anda merasa pernyataannya banyak sesuai dengan Anda, maka mungkin inilah tipe kelekatan Anda:</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa nyaman dengan kedekatan dan atau independence</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa cukup mudah merasa dekat dengan orang lain</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa nyaman bergantung pada seseorang</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa nyaman seseorang bergantung pada saya</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya tidak merasa khawatir ditinggalkan</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya tidak merasa khawatir seseorang menjadi sangat dekat dengan saya.</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">2. Tipe  kelekatan menghindar</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tipe kelekatan menghindar ditandai dengan perasaan kurang nyaman mengalami suatu keintiman atau kedekatan. Mereka enggan untuk percaya dan bergantung pada orang yang dicintai. Mereka akan berusaha menjaga hubungan agar tidak terlalu dekat atau intim.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong>Berikut adalah beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe kelekatan menghindar. Jika Anda merasa pernyataannya banyak sesuai dengan Anda, maka mungkin inilah tipe kelekatan Anda:</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya memerlukan keberanian besar untuk independen</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa tidak nyaman menjadi lebih dekat dengan orang lain</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya menemukan kesulitan untuk mempercayai orang lain seutuhnya</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya sulit untuk membiarkan diri saya tergantung pada orang lain</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya gugup ketika seseorang menjadi begitu dekat dengan saya</strong><strong><br />
</strong><strong> Pasangan yang saya cintai menginginkan hubungan yang lebih intim, lebih dari yang saya rasakan nyaman melakukannya.</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">3. Tipe kelekatan ambivalen</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mereka yang memiliki tipe ambivalen mempunyai dorongan untuk meleburkan diri sepenuhnya dengan orang yang dicintai. Mereka merasa tidak sanggup untuk berdiri sendiri tanpa ada yang dicintai. Akibatnya mengalami kecemasan tinggi akan ditinggalkan. Mereka juga sangat takut akan diabaikan. Terkadang, muncul juga kekhawatiran bahwa mereka tidak sungguh-sungguh dicintai oleh pasangan mereka.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong>Berikut adalah beberapa pernyataan yang menggambarkan tipe kelekatan ambivalen. Jika Anda merasa pernyataannya banyak sesuai dengan Anda, maka mungkin inilah tipe kelekatan Anda:</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya memerlukan keberanian besar untuk menjadi lebih dekat dengan seseorang.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa bahwa orang lain enggan untuk ‘dekat’ dengan saya seperti yang saya inginkan.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya sering khawatir bahwa pasangan saya tidak sungguh-sungguh mencintai saya</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya sering merasa khawatir pasangan saya tidak sungguh-sungguh ingin tinggal bersama saya</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya ingin menyatu seluruhnya dengan orang lain, dan dorongan ini kadang membuat orang lain menjauh dari saya</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Kecemburuan dalam cinta</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anda pernah merasa cemburu? Jangan bilang belum daripada Anda dituduh berbohong. Siapa yang pernah jatuh cinta, mesti pernah juga cemburu. Banyak orang yakin bahwa cemburu juga merupakan salah satu tanda cinta. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang sukses dalam hubungan cinta adalah mereka yang pada awal hubungan memiliki cemburu yang lebih tinggi.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cemburu adalah emosi yang muncul sebagai reaksi terhadap ancaman yang mungkin bisa membuat seseorang kehilangan afeksi dari seseorang yang bernilai penting baginya, di mana afeksi itu diberikan pada orang lain. Jadi, Anda cemburu pada pasangan Anda ketika dia berbicara pada orang lain, tidak lain karena Anda takut kehilangan afeksi darinya karena afeksinya bisa pindah ke orang yang diajak bicara. Cemburu juga bisa dialami kepada seseorang yang belum jadi pasangan. Apabila Anda diam-diam mencintai seseorang, Anda akan cemburu bila seseorang itu bertingkah mesra dengan orang lain.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa yang dilakukan orang ketika cemburu? Setidaknya ada lima hal yang mungkin dilakukan orang ketika cemburu. Pertama, melakukan komunikasi integratif. Pada saat cemburu, seseorang mencoba menilainya sebagai sesuatu yang wajar. Jika Anda cemburu pasangan Anda berbicara dengan orang asing, maka Anda mungkin mengatakan pada pasangan bahwa meluaskan pergaulan sangatlah penting baginya. Kedua, memberikan kompensasi. Pada saat cemburu, seseorang akan lebih memperhatikan, lebih sensitif terhadap keinginan pasangan, kerap memberi hadiah dan lainnya. Ketiga, mengawasi. Bak elang, pasangan akan diawasi di manapun berada. Keempat, memanipulasi. Pada saat cemburu, seseorang melakukan tindakan-tindakan agar pasangan lebih memperhatikan. Misalnya pura-pura sakit. Terakhir, melakukan kekerasan. Adapun kekerasan yang dilakukan bisa verbal atau nonverbal. Misalnya menampar, memaki, menghina dan lainnya. Termasuk di dalamnya adalah ketika seseorang mengatakan pada pasangan bahwa tidak akan ada yang mau padanya lagi.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Semakin serius dan eksklusif hubungan cinta, biasanya kecemburuan cenderung meningkat. Intensitas cemburu seseorang yang baru pacaran sangat mungkin lebih rendah bila dibandingkan dengan seseorang yang sudah 5 tahun pacaran. Bukankah Anda sering mendengar banyak keluhan bahwa semakin lama pacaran, sang pacar semakin cemburuan? Padahal umumnya orang berharap semakin lama pacaran maka cemburu juga semakin berkurang karena percaya telah terbangun kuat. Biasanya semakin tinggi cemburu dalam suatu hubungan cinta maka kepuasan hubungan juga cenderung semakin tinggi. Tentu dengan catatan, bila sungguh-sungguh mencintai pasangan. Jika kurang mencintai pasangan tetapi pencemburu, maka tentu saja hubungan tidak akan memuaskan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Diakui ada tipe pribadi tertentu yang lebih mudah menjadi pencemburu ketimbang yang lain. Mereka yang cenderung menjadi pencemburu adalah mereka yang memiliki tipe kepribadian egoistik, cenderung mementingkan diri sendiri, ambisius, dan berpandangan sempit. Demikian juga orang yang memiliki tipe kelekatan ambivalen umumnya sangat pencemburu.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong>Apakah Anda pencemburu? Berikut adalah sebuah kuis bagi Anda untuk menguji apakah Anda sangat pencemburu atau kurang pencemburu. Pernyataan-pernyataan yang menggambarkan kecemburuan di bawah, coba Anda cocokkan dengan diri Anda. Apabila lebih dari 10 pernyataan sesuai dengan Anda, maka Anda sangat pencemburu:</strong><strong><br />
</strong><strong> Ketika pasangan saya tidak berada dalam pandangan saya, saya khawatir bahwa dia akan tertarik pada orang lain.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya sering khawatir pasangan saya akan meninggalkan saya untuk orang lain</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya sering khawatir bahwa pasangan saya tidak sungguh-sungguh mencintai saya</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa frustrasi bila pasangan saya tidak berada di sisi saya sebanyak yang saya inginkan.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya tidak merasa nyaman jauh dari pasangan saya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa tidak nyaman ketika sedang asyik berdua dengan pasangan saya lalu tiba-tiba ada teman yang ikut nimbrung.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya enggan mendengarkan kisah cinta masa lalu pasangan saya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya tidak suka bila pasangan saya menceritakan kebaikan-kebaikan orang lain selain saya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa sering diabaikan pasangan saya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya ingin pasangan saya menceritakan seluruh kegiatannya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya ingin selalu mengawasi pasangan saya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya ingin pasangan saya meminta izin kepada saya sebelum melakukan sesuatu.</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya tidak suka pasangan saya pergi bersama orang lain lawan jenis</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya merasa cemas bila pasangan saya terlihat sangat cantik/tampan</strong><strong><br />
</strong><strong> Saya tidak suka pergi ke tempat-tempat dimana pasangan saya menjadi pusat perhatian.</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Kepuasan dalam cinta</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa yang diinginkan dalam menjalin hubungan cinta? Sudah tentu bahagia. Nah, dari mana bahagia berasal? Tidak lain dari rasa puas terhadap hubungan cinta yang dijalani. Mereka yang puas mengalami perasaan sejahtera, aman, nyaman, tenteram, dan tidak menginginkan adanya hubungan yang lain. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bubarnya hubungan cinta tidak disebabkan oleh hilangnya cinta, tetapi karena ketidakpuasan dan ketidakbahagiaan yang terbangun.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mereka yang puas dalam hubungan cinta akan semakin terikat dalam hubungan. Bukankah jika Anda puas dengan pasangan, Anda tidak akan meninggalkannya? Namun begitu, bukan berarti jika tidak puas maka akan meninggalkan hubungan. Banyak orang merasa tidak puas dalam hubungan, tapi tetap tidak mau meninggalkan hubungan. Anda mungkin pernah mendengar ada seorang gadis yang sering disakiti pacarnya. Sang pacar sering selingkuh dan memukulnya. Namun sang gadis tidak mau putus. Mau tahu kenapa? Karena si gadis merasa telah banyak menanamkan investasi dalam hubungan itu berupa ‘having sex’ bersama. Ia menyerahkan kegadisannya pada sang pacar. Jika putus, ia merasa tidak percaya diri untuk bisa mendapatkan pengganti yang mau mengerti.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong>Hubungan yang memuaskan adalah jika hubungan cinta berjalan seperti yang diidealkan, memiliki kualitas hubungan yang tinggi dan hubungan terus berlanjut. Berikut ciri-ciri umum hubungan yang memuaskan. Jika hubungan Anda tidak memenuhi satu ciri pun, maka boleh jadi hubungan cinta Anda kurang memuaskan.</strong><strong><br />
</strong><strong> Adanya rasa cinta kepada pasangan</strong><strong><br />
</strong><strong> Memiliki keinginan untuk selalu membantu pasangan</strong><strong><br />
</strong><strong> Kebutuhan pasangan dan kebutuhan diri menjadi sama</strong><strong><br />
</strong><strong> Mengalami eksklusivitas (tidak ada orang ketiga di antaranya)</strong><strong><br />
</strong><strong> Adanya rasa suka pada pasangan</strong><strong><br />
</strong><strong> Adanya penghormatan pada pasangan sebagai pribadi tersendiri</strong><strong><br />
</strong><strong> Mengalami evaluasi hubungan yang positif</strong><strong><br />
</strong><strong> Merasakan kesamaan antara diri dan pasangan</strong><strong><br />
</strong><strong> Mengalami kepuasan pada umumnya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Persetujuan yang luas antar pasangan</strong><strong><br />
</strong><strong> Mengalami afeksi yang positif dan puas dalam hubungan seksual.</strong><strong><br />
</strong><strong> Memiliki jumlah kegiatan bersama antar pasangan yang tinggi.</strong><strong><br />
</strong><strong> Senang, nyaman dan merasa aman bersama pasangannya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Adanya kestabilan hubungan</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Di atas telah dibahas ciri-ciri dari hubungan cinta yang memuaskan. Nah, sekarang saatnya untuk mengupas sebab-sebab yang bisa menimbulkan kepuasan dalam hubungan. Setidaknya ada empat hal yang membuat hubungan cinta menimbulkan kepuasan, yakni keadilan dan keseimbangan dalam hubungan, perasaan dimengerti (kindred spirit), mendapatkan hubungan cinta yang diidealkan, dan strategi memecahkan masalah (coping) yang sama.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">1. Keadilan dan keseimbangan dalam hubungan</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Sebuah survei menunjukkan bahwa pasangan yang melaporkan ketidakpuasan dalam hubungan cinta mereka, sebagian besar memiliki interaksi yang tidak adil dan tidak seimbang diantara mereka. Salah satu pasangan merasa melakukan terlalu banyak untuk hubungan sementara yang lain sangat sedikit melakukannya. Keadilan dalam hubungan bisa dilihat dari keseimbangan pertukaran dalam hubungan. Apabila yang dipertukarkan pasangan tidak seimbang maka terjadilah ketidakadilan dalam hubungan. Akibatnya muncullah ketidakpuasan. Adapun hal-hal yang dipertukarkan bisa berupa tenaga, waktu, finansial, dukungan emosional, rahasia pribadi, hasrat seksual, dan sebagainya. Misalnya Anda selalu ada waktu untuk pacar Anda, tapi pacar selalu tidak ada waktu untuk Anda.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">2. Merasa dipahami dan dimengerti (kindred spirit)</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Perasaan dipahami dan dimengerti atau kindred spirit yang muncul dalam hubungan cinta akan membuat pelakunya merasakan perasaan sejahtera. Mereka percaya pasangannya memberikan perhatian yang sama, mengerti mereka dan berbagi pengalaman dengan mereka. Biasanya mereka merasa memiliki kesamaan yang besar meski sesungguhnya mungkin kesamaan-kesamaan yang ada tidak sebesar yang mereka kira.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">3. Mendapatkan hubungan cinta ideal</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Seperti apa hubungan cinta yang Anda idealkan? Jika Anda mengidealkan hubungan cinta yang penuh hasrat dan bergelora, dan Anda mendapatkannya, maka tentu saja Anda akan puas. Semakin jauh dari ideal, maka kepuasan juga semakin menurun.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">4. Strategi memecahkan masalah yang sama</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Masalah adalah keniscayaan dalam hubungan cinta. Wajar saja, sebab mempersatukan dua orang yang berbeda. Jadi, yang terpenting adalah bagaimana menangani masalah. Pasangan yang menyelesaikan konflik dengan cara yang sama, maka akan muncul kepuasan pada mereka. Secara bersama menyelesaikan masalah dengan cara memperbaiki masalah secara langsung, akan sama memuaskannya dengan mereka yang sama-sama menyelesaikan masalah dengan cara melakukan penyesuaian emosional.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff0000;">Konflik dalam cinta</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anda pernah bertengkar dengan pasangan Anda? Anda pernah memarahinya atau Anda dimarahinya? Hampir semua pasangan pasti pernah mengalami konflik. Namun begitu, kebanyakan konflik antar pasangan sebenarnya hanyalah hal-hal kecil belaka. Ibarat kata, hanya kerikil yang menggelitik tapak kaki. Namun begitu, kadangkala konflik membahayakan hubungan cinta.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Terjadinya konflik cenderung semakin banyak seiring interaksi yang semakin erat, semakin banyak waktu yang dihabiskan bersama, dan semakin banyak kegiatan yang dilakukan bersama. Jarang ada yang berkonflik pada saat mulai membangun hubungan cinta. Justru setelah lama menjalin hubungan, konflik bisa sering muncul. Anda mungkin pernah mendengar keluhan tentang pasangan yang ketika pacaran tidak pernah bertengkar, tapi setelah menikah justru sering bertengkar. Sebenarnya hal itu wajar karena semakin kerapnya interaksi.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Berdasarkan sumber penyebabnya, konflik bisa dibedakan dalam 3 kelompok besar, yakni konflik yang bersumber dari perilaku spesifik pasangan, dari norma peran, dan karena disposisi pribadi. Sumber konflik karena perilaku spesifik pasangan misalnya bertingkah jorok, asusila, membuat malu, kecanduan narkoba, dan sebagainya. Termasuk di dalamnya adalah tidak mengikuti keinginan pasangan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Konflik karena norma peran berkait hal-hal di sekitar hak dan kewajiban pasangan yang terlibat. Jenis sumber konflik itu misalnya karena ingkar janji, kurang seimbangnya hubungan timbal balik (salah satu pihak merasa memiliki tugas yang lebih banyak), dan melalaikan tugas yang disepakati bersama. Affair atau selingkuh merupakan salah satu sumber konflik besar yang berasal dari norma peran.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Salah satu sumber konflik adalah karena adanya disposisi pribadi. Seseorang berperilaku khas dalam menanggapi perilaku pasangan. Mereka yang pemarah, akan selalu marah untuk hal-hal sepele misalnya lambat mencuci piring. Mereka yang berpikiran negatif akan selalu menilai negatif hal-hal yang dilakukan pasangan. Misalnya hanya karena ada sms mengatakan ‘apa kabar’, langsung dicemburui habis-habisan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber : http://psikologi-online.com</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1605/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1605&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">falahluqmanulhakiem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGENAL &#8220;HAL-HAL SEPUTAR PERTANYAAN TENTANG CINTA (1).&#8221;</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-1/</link>
		<comments>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 07:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>falahluqmanulhakiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL PSIKOLOGI]]></category>
		<category><![CDATA[INFO KELUARGA]]></category>
		<category><![CDATA[INFO REMAJA DAN PERCINTAAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/?p=1603</guid>
		<description><![CDATA[Apakah arti cinta?
 Apakah ada cinta sejati?
 Apakah perilaku yang ada dalam cinta?
 Bagaimana cinta yang ideal?
 Apakah cinta selalu mewujud dalam hubungan? 
 
Apakah arti cinta?
 
Siapa tak mengenal kata cinta? Setiap orang pastilah mengenal kata cinta. Hampir-hampir susah ditemui adanya lagu atau film yang tidak bertema cinta. Pun nyaris semua orang mengklaim diri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1603&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"><strong>Apakah arti cinta?</strong><strong><br />
</strong><strong> Apakah ada cinta sejati?</strong><strong><br />
</strong><strong> Apakah perilaku yang ada dalam cinta?</strong><strong><br />
</strong><strong> Bagaimana cinta yang ideal?</strong><strong><br />
</strong><strong> Apakah cinta selalu mewujud dalam hubungan? <span id="more-1603"></span></strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">Apakah arti cinta?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Siapa tak mengenal kata cinta? Setiap orang pastilah mengenal kata cinta. Hampir-hampir susah ditemui adanya lagu atau film yang tidak bertema cinta. Pun nyaris semua orang mengklaim diri pernah jatuh cinta dalam hidupnya. Apakah Anda pernah jatuh cinta?! Tentunya pernah. Tapi apa arti kata cinta sesungguhnya? Nah, yang ini tidak setiap orang memahami sepenuhnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sebelum membahas lebih jauh, pertama harus dibatasi dahulu cinta apa yang akan dibicarakan. Dalam buku ini hanya akan dibicarakan cinta romantik antara 2 orang dewasa; antara laki-laki kepada perempuan, antara perempuan kepada laki-laki, atau antara pasangan gay dan pasangan lesbian. Jadi, Anda harus ingat, cinta di sini hanyalah cinta romantik. Tidak akan dibahas tentang cinta kepada sesama manusia, cinta kepada Tuhan, cinta kepada anak dan semacamnya. Cinta yang dibahas, adalah cinta seorang Romeo kepada Juliet, cinta Layla kepada Majnun.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta adalah sebentuk emosi yang yang mengandung ketertarikan, hasrat seksual, dan perhatian pada seseorang. Cinta membuat seseorang ingin memiliki hubungan khusus dengan orang lain melalui cara-cara tertentu yang khusus pula. Cara-cara itu terdiri dari beberapa hal. Pertama, keterhubungan secara fisik (physically). Jika Anda mencintai seseorang, maka Anda ingin dekat secara fisik dengannya. Anda ingin berdekatan dengannya. Jika jauh, maka Anda merindukannya. Keterhubungan fisik juga berarti adanya keinginan untuk berhubungan seksual dengannya. Ada hasrat seksual di dalam cinta.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua, keterhubungan pengalaman dan keterlibatan emosional. Jika Anda mencintai seseorang, maka Anda ingin memiliki pengalaman bersamanya. Pun pengalaman Anda ingin dibagi padanya. Anda ingin menjadi bagian dari pengalaman yang dimilikinya. Anda ingin, Anda penting bagi yang Anda cintai. Anda juga memiliki keterlibatan emosional yang mendalam padanya. Jika ada yang berbicara kurang baik tentangnya, Anda cenderung tidak suka pembicaraan itu.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketiga, berbagi dalam sebuah pengalaman yang penuh keintiman. Jika Anda mencintai seseorang, maka Anda ingin berada dalam suasana yang intim. Anda ingin tidak ada orang lain yang berada dalam hubungan itu. Hanya berdua saja yang ada dalamnya. Pergi ke mana-mana ingin berdua saja. Jika ada seseorang yang nimbrung, Anda kurang menyukainya. Pendek kata, Anda ingin berintim ria. </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Nah, dari tiga hal di atas, menjadi jelas bahwa cinta itu mesti mengandung perhatian, kelekatan dan keintiman. Jika salah satu tidak ada, maka bukan cinta namanya. </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">Apakah ada cinta sejati?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta sejati itu apa? Banyak orang tidak memahaminya. Namun begitu banyak yang percaya bahwa cinta sejati pasti ada bagi setiap manusia. Hanya seseorang itu akan menemukannya atau tidak. Seolah-olah cinta sejati itu akan dibawa oleh sosok misterius yang datangnya entah dari mana, yang akan membawa cinta dalam genggamannya dan memberikannya pada Anda.  Bila belum menemukannya, maka akan dicari sampai dapat, sampai kapan pun. Banyak orang berkata,”Aku akan menanti cinta sejatiku tiba, kapan pun, di manapun!” Seolah-olah cinta sejati adalah berkah yang datangnya dari langit.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tapi cinta, tidak datang tiba-tiba. Ia bukanlah berkah. Ia hadir dalam kehidupan kita sebagaimana kita makan atau minum. Tidak luar biasa. Menurut Abraham Maslow, salah seorang tokoh psikologi terkemuka, cinta sejati itu ada. Cinta sejati adalah ketika kita mencintai diri orang lain apa adanya, tidak adanya kebutuhan terhadap cinta, dan tidak mencintai diri sendiri. Cinta sejati dicirikan dengan ketika perhatian  terhadap yang dicintai menimbulkan kepuasan sebagaimana ketika mendapatkan perhatian darinya. Ciri lain dari cinta sejati adalah menghormati yang dicintai, dan memotivasi apa yang menjadi minatnya. Kebahagiaan merupakan perpaduan antara apa yang terbaik untuknya dan apa yang diinginkan untuk diri sendiri. Perhatian akan berakhir untuknya dan tidak akan pernah berakhir. Kita menghormati yang kita cintai sebagai pribadi yang terpisah dari diri kita bukan untuk  memanipulasi, menguasai, dan mengontrolnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Perhatian dalam cinta sejati mestilah tulus. Ketika perhatian merupakan representasi dari kurangnya cinta (defisiensi love), perhatian itu barangkali dimanipulasi (saya menunjukkan perhatian padamu karena saya mengharapkan sesuatu darimu), menekan/menyesakkan (saya memperhatikanmu tidak peduli apakah kamu memerlukan perhatianku atau tidak), menimbulkan ketergantungan (saya memperhatikanmu karena saya tidak ingin kamu menjadi bebas), agresif (saya memperhatikanmu, jadi kamu seharusnya memberikan perhatian lebih kepadaku).</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">Pertanyaannya, apakah Anda memiliki cinta sejati itu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff6600;">Apakah perilaku yang ada dalam cinta?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bisakah Anda mendeteksi seseorang yang sedang mabuk cinta? Kadangkala hal itu bisa dideteksi dengan mudah karena cinta, sebagai sebuah emosi tercermin dalam banyak hal, seperti ekspresi wajah dan tindakan verbal maupun nonverbal. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang memiliki cinta yang dalam, menghabiskan jauh lebih banyak waktu untuk saling memandang daripada pasangan yang kurang dalam cintanya. Jadi, jika si dia yang Anda cintai jarang mau saling memandang dengan Anda, mungkin si dia memang kurang dalam cintanya terhadap Anda. Sekurang-kurangnya tidak seperti Anda mencintainya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa sajakah perilaku yang mencerminkan cinta? Berikut adalah beberapa perilaku yang mencerminkan cinta, yaitu:</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">1. Ekspresi fisik yang mencerminkan cinta</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta membuat seseorang berbahagia. Maka, mereka yang mencintai akan menunjukkan ekspresi wajah yang bahagia. Mereka tersenyum lebih banyak. Mata berbinar dan terlihat cerah. Wajahnya juga menunjukkan minat yang tinggi terhadap yang dicintai. Mereka memeluk dengan mesra.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">2. Tindakan verbal yang mencerminkan cinta</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tindakan verbal yang mencerminkan cinta yang paling gampang diketahui adalah mengatakan “Aku mencintaimu”,  “I love  u”,  “Aku sayang kamu”,  “Kamulah cintaku”, dan semacamnya ungkapan cinta. Tentu saja ucapannya diucapkan dengan penuh perasaan. Kadang, seseorang yang sedang mabuk cinta, menuliskan nama yang dicintai di buku-buku, di dinding, di manapun, bahkan sampai menjadikan nama yang dicintai sebagai alamat email.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mungkin Anda pernah melihat ada sebuah buku yang terdapat halaman persembahannya. Di sana ditulis ungkapan-ungkapan cinta, seperti; “untuk Jane, tersayang”,  “untuk Vina, ibu anak-anakku”, “untuk Dora, yang menemaniku sepanjang jalan”, semuanya adalah bentuk perilaku cinta.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">3. Tindakan nonverbal yang mencerminkan cinta</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Perilaku cinta berupa tindakan nonverbal adalah perilaku cinta yang paling banyak dilakukan oleh orang yang mencintai. Pertama adalah menunjukkan sikap penuh cinta. Di dalamnya adalah menunjukkan kepercayaan pada yang dicintai, mengatakan kejujuran, menunjukkan penghormatan, menghargai pendapatnya, memberikan dukungan semangat, menunjukkan rasa tertarik pada kegiatan-kegiatan yang dicintai. Kedua, menyingkapkan diri. Mereka yang mencintai akan membuka diri seluas-luasnya pada yang dicintai. Informasi apapun tentang diri akan diberikan pada yang dicintai. Mereka akan berusaha menjadi yang terdekat bagi yang dicintai. Ketiga, memberikan materi. Biasanya, materi adalah berupa hadiah-hadiah. Tidak jarang berupa bantuan materi pada saat yang dicintai kesulitan. Keempat, melakukan komunikasi nonverbal. Mereka menunjukkan rasa santai dan nyaman bila sedang bersama.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">Bagaimana cinta yang ideal?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apakah Anda merasa bahwa cinta yang Anda alami berada dalam kondisi ideal? Artinya Anda menemukan pasangan ideal yang Anda idam-idamkan dan juga memiliki hubungan yang ideal seperti yang Anda bayangkan? Jika ya, beruntunglah Anda. Itu artinya kehidupan cinta Anda luar biasa dan membuat Anda benar-benar bahagia.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta ideal adalah cinta yang dipikirkan seseorang seharusnya terjadi. Konsep cinta ideal terdiri atas dua hal, yakni konsep tentang pasangan yang ideal dan konsep tentang hubungan yang ideal.  Sebagian orang beruntung berkesempatan mencari cinta seperti yang idealkan. Jika berhubungan dengan satu orang tidak terasa ideal, maka bisa mencari yang lain. Namun, sebagian orang kurang beruntung. Konsep cinta ideal tetap hanya sebagai konsep belaka. Mereka gagal mewujudkannya karena dijodohkan mungkin, tidak cukup berusaha, atau terlalu tinggi berharap.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">1. Pasangan cinta ideal</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Seperti apa pasangan cinta ideal Anda? Jika Anda laki-laki, seperti apakah putri impian Anda? Jika Anda perempuan, seperti apa pangeran Anda? Tipe yang diidealkan setiap orang bisa berbeda-beda. Namun, secara umum, hampir semua orang mempunyai tiga standar untuk pasangan yang ideal. Pertama, kapasitas seseorang untuk menjalin  keintiman dan kepercayaan (misalnya jujur, baik hati, tanggung jawab, setia, dan cukup berkualitas untuk menjadi orangtua). Kedua, daya tarik dan vitalitas (misalnya seksi, muda, sehat, sex appeal, cantik, dan tampan). Ketiga, sumberdaya dan status yang dimiliki seseorang (misalnya keadaan finansial, status sosial, intelektualitas, kesuksesan, dan pekerjaan yang baik).</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mereka yang percaya bahwa kesuksesan hubungan cinta ditentukan keintiman dan kepercayaan akan cenderung mengidealkan kejujuran, baik budi, baik hati, setia, bertanggung jawab, dan seterusnya. Mereka yang percaya kesuksesan hubungan ditentukan oleh adanya hasrat dalam hubungan itu, kriteria idealnya menekankan pada tubuh yang bagus, seksi, cantik, tampan, sehat, petualang dan seterusnya. Sedangkan mereka yang percaya kesuksesan hubungan ditentukan oleh suatu jaminan sumberdaya untuk hidup, maka pasangan yang ideal bagi mereka adalah mereka yang memiliki rumah bagus, memiliki pekerjaan bagus, memiliki sumber finansial yang memadai, memiliki gaya hidup aktif, dan seterusnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tipe individu yang umumnya diinginkan sebagai pasangan cinta:</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul style="text-align:center;">
<li><strong>Tepercaya</strong><strong><br />
</strong><strong> Jujur</strong><strong><br />
</strong><strong> Komunikatif</strong><strong><br />
</strong><strong> Menarik</strong><strong><br />
</strong><strong> Suka melucu (good fun)</strong><strong><br />
</strong><strong> Pengertian</strong><strong><br />
</strong><strong> Suportif</strong><strong><br />
</strong><strong> Memiliki selera humor yang baik</strong><strong><br />
</strong><strong> Baik budi</strong><strong><br />
</strong><strong> Penuh perasaan</strong><strong><br />
</strong><strong> Baik hati</strong><strong><br />
</strong><strong> Ramah</strong><strong><br />
</strong><strong> Berpandangan luas</strong><strong><br />
</strong><strong> Bisa dipercaya</strong><strong><br />
</strong><strong> Sensitif</strong><strong><br />
</strong><strong> Pendengar yang baik</strong><strong><br />
</strong><strong> Hangat</strong><strong><br />
</strong><strong> easygoing</strong><strong><br />
</strong><strong> Cerdas-intelek</strong><strong><br />
</strong><strong> Independen</strong><strong><br />
</strong><strong> Matang</strong><strong><br />
</strong><strong> Stabil</strong><strong><br />
</strong><strong> Penuh kesadaran diri</strong><strong><br />
</strong><strong> Percaya diri Petualang (Adventurous)</strong><strong><br />
</strong><strong> Kritis</strong><strong><br />
</strong><strong> Romantis</strong><strong><br />
</strong><strong> Gaya hidup yang aktif</strong><strong><br />
</strong><strong> Seksi</strong><strong><br />
</strong><strong> Atraktif</strong><strong><br />
</strong><strong> Spontan</strong><strong><br />
</strong><strong> Ramah</strong><strong><br />
</strong><strong> Tidak merokok</strong><strong><br />
</strong><strong> Murah hati</strong><strong><br />
</strong><strong> Asertif</strong><strong><br />
</strong><strong> Ambisius</strong><strong><br />
</strong><strong> Memiliki tubuh yang bagus</strong><strong><br />
</strong><strong> Kreatif</strong><strong><br />
</strong><strong> Menyukai anak-anak</strong><strong><br />
</strong><strong> Sporty dan atletis</strong><strong><br />
</strong><strong> Sukses</strong><strong><br />
</strong><strong> Memiliki selera berpakaian yang baik</strong><strong><br />
</strong><strong> Berkemampuan finansial yang baik</strong><strong><br />
</strong><strong> Memiliki pekerjaan yang bagus</strong><strong><br />
</strong><strong> Usia yang sesuai</strong><strong><br />
</strong><strong> Memiliki rumah  yang bagus</strong><strong><br />
</strong><strong> Kesamaan etnik</strong><strong><br />
</strong><strong> Religius</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">2. Hubungan cinta ideal</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Umumnya, hubungan cinta ideal  yang dimiliki setiap orang bisa dibedakan ke dalam 2 kelompok besar, yakni hubungan yang penuh keintiman dan kesetiaan, serta hubungan yang penuh hasrat. Mereka yang lebih percaya hubungan ideal harus dipenuhi keintiman dan kesetiaan biasanya menganggap lebih penting hal-hal seperti perhatian, keterbukaan, penghormatan, kejujuran, kepercayaan dan dukungan. Mereka biasanya memiliki kualitas hubungan cinta yang lebih baik dan juga lebih langgeng. Sedangkan mereka yang lebih percaya hubungan ideal harus penuh hasrat akan menganggap lebih penting hal-hal seperti kesenangan, kebebasan, romantisme, dan kegairahan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">Tipe hubungan ideal yang umumnya diinginkan orang:</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Penuh kejujuran</strong><strong><br />
</strong><strong> Penuh persahabatan</strong><strong><br />
</strong><strong> Saling percaya</strong><strong><br />
</strong><strong> Komunikasi yang baik</strong><strong><br />
</strong><strong> Saling menghormati</strong><strong><br />
</strong><strong> Adanya kesetiaan</strong><strong><br />
</strong><strong> Monogami</strong><strong><br />
</strong><strong> Saling menjaga</strong><strong><br />
</strong><strong> Kesetaraan</strong><strong><br />
</strong><strong> Saling pengertian</strong><strong><br />
</strong><strong> Bergelora (In love)</strong><strong><br />
</strong><strong> Penuh humor-menyenangkan</strong><strong><br />
</strong><strong> Saling mendukung</strong><strong><br />
</strong><strong> Penuh perasaan</strong><strong><br />
</strong><strong> Adanya komitmen Penuh rasa humor</strong><strong><br />
</strong><strong> Saling berbagi</strong><strong><br />
</strong><strong> Independen</strong><strong><br />
</strong><strong> Membuat nyaman (Relaxed)</strong><strong><br />
</strong><strong> Penuh penerimaan</strong><strong><br />
</strong><strong> Penuh hasrat</strong><strong><br />
</strong><strong> Kompromis</strong><strong><br />
</strong><strong> Menggairahkan</strong><strong><br />
</strong><strong> Romantis</strong><strong><br />
</strong><strong> Menghadapi konflik</strong><strong><br />
</strong><strong> Kesetaraan intelektualitas</strong><strong><br />
</strong><strong> Kesamaan minat</strong><strong><br />
</strong><strong> Menantang</strong><strong><br />
</strong><strong> Kesamaan kepribadian</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff6600;">Apakah cinta selalu mewujud dalam hubungan?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anda tentu pernah mendengar tentang mencintai diam-diam. Seseorang memendam cinta pada seseorang tapi tak bisa mengungkapkannya. Cinta benar-benar dirasakan, tapi tidak sanggup mengatakan pada yang dicintai. Berarti, tidak ada hubungan cinta, yang ada hanya rasa cintanya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anda pernah menonton film yang berjudul ‘jomblo’? Dalam film itu ada seorang tokoh yang bernama Olip, seorang mahasiswa asal Aceh, yang jatuh cinta pada Astri. Selama 3 tahun ia memotret Astri diam-diam, membuat puisi-puisi cinta tentangnya, mengamatinya dari jauh, tanpa ada keberanian untuk mendekat dan mengatakan cinta. Tapi meski begitu, Olip begitu yakin bahwa dirinya mencintai Astri. Nah, pernahkah Anda mengalami hal yang serupa itu? Jangan-jangan Anda pernah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kesimpulannya rasa cinta tidak selalu berkait dengan hubungan cinta. Namun, rasa cinta pasti membuat seseorang memiliki keinginan untuk menjalin hubungan cinta dengan yang dicintai. Saat ini, rupa-rupa hubungan cinta banyak macamnya. Mulai dari pacaran yang paling sederhana, tunangan, menikah, sampai kumpul kebo.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta bisa saja bertepuk sebelah tangan. Anda mungkin mencintai seseorang, tapi ia tak merasakan hal yang sama pada Anda. Seperti Olip kepada  Astri. Malahan, Astri tidak tahu ada seseorang yang namanya Olip. Pernah juga kan mendengar seseorang yang jatuh cinta berkali-kali, dan ditolak cintanya berkali-kali juga?! Sungguh kurang beruntung yang mengalaminya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber : http://psikologi-online.com</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1603/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1603&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-tentang-cinta-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">falahluqmanulhakiem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGENAL &#8220;HAL-HAL SEPUTAR PERTANYAAN SEKSIOLOGI (4).&#8221;</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-seksiologi-4/</link>
		<comments>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-seksiologi-4/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 06:59:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>falahluqmanulhakiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[HARUSNYA ANDA KETAHUI]]></category>
		<category><![CDATA[INFO KELUARGA]]></category>
		<category><![CDATA[INFO REMAJA DAN PERCINTAAN]]></category>
		<category><![CDATA[INFO SEXOLOGY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/?p=1601</guid>
		<description><![CDATA[Apakah gender itu?
 Apakah maskulin dan feminin itu?
 Seks, pernikahan dan perselingkuhan
 Komersialisasi seks : pelacuran dan pornografi
 Kontrasepsi dan aborsi
 Masa depan seks : reproduksi buatan
 Budaya, moral dan seksualitas 
 
Apakah gender itu?
 
Pada bab pertama telah dibahas singkat tentang gender, yakni suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikontruksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1601&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="color:#99cc00;"><strong>Apakah gender itu?</strong><strong><br />
</strong><strong> Apakah maskulin dan feminin itu?</strong><strong><br />
</strong><strong> Seks, pernikahan dan perselingkuhan</strong><strong><br />
</strong><strong> Komersialisasi seks : pelacuran dan pornografi</strong><strong><br />
</strong><strong> Kontrasepsi dan aborsi</strong><strong><br />
</strong><strong> Masa depan seks : reproduksi buatan</strong><strong><br />
</strong><strong> Budaya, moral dan seksualitas <span id="more-1601"></span></strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#99cc00;">Apakah gender itu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pada bab pertama telah dibahas singkat tentang gender, yakni suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikontruksi secara sosial maupun kultural, bukan karena perbedaan biologis. Termasuk dalam persoalan gender adalah pembagian peran antara laki-laki dan perempuan (di luar peran biologis yakni hamil dan menyusui pada perempuan serta membuahi pada laki-laki), serta kepribadian.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Peran gender. Laki-laki memiliki tugas mencari nafkah, memimpin rumah tangga, melakukan pekerjaan kasar, memperbaiki atap, menggali sumur. Perempuan mengurus anak, membersihkan rumah, memasak, mencuci baju. Nah, peran laki-laki dan perempuan di atas adalah peran gender, yakni peran yang diharapkan dari seorang laki-laki dan perempuan karena budaya menghendaki demikian. Oleh sebab budaya selalu berubah, demikian juga peran gender. Tahun 90-an, perempuan tidak ada yang boleh bekerja jadi sopir, saat ini mulai banyak sopir perempuan. Jaman dulu laki-laki tidak mengasuh anak dan tidak mencuci baju, saat ini laki-laki mengasuh anak dan mencuci baju. Boleh jadi, pada suatu saat nanti tidak akan ada lagi peran gender.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kepribadian. Masyarakat pada umumnya membedakan adanya sifat kepribadian tertentu yang dianggap khas milik perempuan dan sebagian yang lain khas miliki laki-laki. Sifat-sifat yang dianggap khas perempuan misalnya lemah lembut, bijaksana, cerewet, religius, peka terhadap perasaan orang lain, sangat memperhatikan penampilan, mudah menangis, tergantung atau kurang mandiri, dan memiliki kebutuhan rasa aman yang besar. Sifat-sifat yang khas laki-laki misalnya agresif, mandiri, kurang emosional, objektif, kurang peka terhadap perasaan orang lain, ambisius, dominan, logis, dan suka bersaing. Pertanyaannya, apakah hal tersebut benar?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Boleh jadi sifat-sifat yang khas itu memang benar. Kekhasan itu muncul karena sejak kecil masing-masing jenis kelamin memang telah dididik untuk selaras dengan sifat-sifat itu. Misalnya saja agresivitas. Sejak kecil laki-laki dididik untuk agresif, perkelahian anak laki-laki lebih dimaklumi. Permainan mereka berkisar pada persaingan dan peperangan. Sebaliknya anak perempuan dididik kurang agresif. Mereka dilarang melakukan permainan agresif. Permainan yang diberikan pun bukan permainan agresif. Maka kemudian menjadi wajar jika laki-laki lebih agresif ketimbang perempuan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#99cc00;">Apakah maskulin dan feminin itu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anda tentu sering mendengar kata maskulin dan feminin. Kedua istilah itu sangat dekat dilekatkan dengan seksualitas. Maskulin dianggap khas laki-laki dan feminin dianggap khas perempuan. Secara umum, maskulin diartikan sebagai sesuatu yang memiliki sifat-sifat kejantanan, baik berupa kepribadian, perilaku, pekerjaan, benda atau lainnya. Misalnya agresif, dominan, ambisius, tanpa emosi, balap motor, naik motor besar, senjata api, tinju, bina raga, buruh bangunan, sopir truk, adalah hal-hal yang dianggap maskulin. Sebaliknya, feminin diartikan sebagai sesuatu yang memiliki sifat-sifat keperempuanan. Misalnya lembut, perasa, mudah menangis, boneka, pegawai perpustakaan, sekretaris, aerobik, perawatan wajah, adalah hal-hal yang dinilai feminin.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Di antara maskulin dan feminin ada androgini yakni tidak bersifat maskulin maupun feminin alias bisa dianggap maskulin maupun feminin sekaligus. Orang yang bersifat androgini mengombinasikan dalam dirinya sifat-sifat maskulin maupun feminin. Misalnya rajin memasak di dapur tapi bekerja sebagai buruh kapal atau sangat tegas ketika bekerja tapi sangat lembut ketika di rumah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#99cc00;">Seks, pernikahan dan perselingkuhan</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Semua masyarakat mengenal adanya pernikahan, yakni ikatan antara laki-laki dan perempuan dewasa di mana hubungan seksual legal dilakukan. Bahkan dalam banyak masyarakat, hanya hubungan seks dalam pernikahanlah yang diakui. Hubungan seks di luar nikah dikecam sebagai dosa. Tidak jarang pelakunya diusir, dihinakan sampai dihukum mati. Pada beberapa masyarakat yang lain, pernikahan hanyalah salah satu bentuk ikatan antar pasangan seksual (bisa pasangan heteroseksual atau pasangan homoseksual). Hubungan seks di luar nikah tidak menimbulkan kegaduhan dan dimaklumi bersama. Beda pernikahan dengan pacaran dan kumpul kebo hanyalah dari sisi legal. Hanya pernikahanlah yang dilindungi secara legal oleh hukum.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dalam pernikahan orang diharapkan untuk mengekspresikan seksualitasnya dengan sebebas-bebasnya. Namun faktanya bisa berlainan. Penelitian menunjukkan bahwa hanya dalam setahun sejumlah 20% istri dan 10% suami mengalami penurunan dorongan seksual yang sangat jauh. Nyaris 50% pasangan melakukan hubungan seks tidak sebanyak yang mereka inginkan. Tapi meskipun begitu, diketahui bahwa umumnya orang yang menikah mengalami kehidupan yang lebih berbahagia ketimbang yang tidak menikah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sisi lain kehidupan seksual karena adanya pernikahan adalah adanya perselingkuhan, yakni melakukan hubungan seks bukan dengan pasangan sahnya (termasuk juga menyelingkuhi pacar atau teman kumpul kebo). Menurut sebuah survei, 40% orang Jerman, 50% orang Amerika, 42% orang Inggris, 40% orang Meksiko, 36% orang Prancis dan 22% orang Spanyol melakukan perselingkuhan. Jadi, selingkuh adalah hal lumrah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Salah satu bentuk perselingkuhan yang dimaklumi adalah pertukaran pasangan seksual. Masing-masing pihak sepakat agar diri dan pasangannya bertukar pasangan sementara dalam melakukan hubungan seks. Disinyalir beberapa budaya memiliki tradisi ini. Di Amerika Serikat, diperkirakan antara 2 sampai 5% pasangan pernah melakukan pertukaran pasangan atau dikenal sebagai ‘swinging’. Di sana bahkan berdiri asosiasi klub swing, yakni North American Swing Club Association. Setiap tahun ribuan pasangan ‘swing’ hadir dalam konferensinya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#99cc00;">Komersialisasi seks : pelacuran dan pornografi</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Segala sesuatu yang menjadikan seksualitas manusia menjadi komoditas ekonomi diistilahkan sebagai komersialisasi seksual. Muaranya ada dua, yakni pelacuran dan pornografi. Pelacuran adalah melakukan aktivitas seksual untuk mendapatkan imbalan. Jika Anda mendapatkan pelayanan seksual dari pelacur, maka Anda mesti membayar atas pelayanan yang Anda dapatkan. Perputaran uang dalam bisnis seks di Indonesia diperkirakan menyerap tidak kurang dari 3 miliar dolar atau kira-kira 2,7 triliun rupiah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Saat ini pelacuran bukan hanya sebagai sarana pemuasan hasrat seksual orang-orang setempat. Pelacuran telah menjadi bisnis wisata seks. Orang melakukan kunjungan ke suatu tempat, bahkan lintas negara, agar dapat melakukan hubungan seksual. Biasanya, sasarannya adalah pelacur anak-anak atau di bawah usia 18 tahun. Oleh sebab itu wajar jika pelacuran anak-anak sangat tinggi. Diperkirakan 60% pelacur di Indonesia adalah anak-anak. Unicef memperkirakan jumlahnya antara 40 ribu sampai 150 ribu orang. Di Cina, jumlah pelacur anak disinyalir antara 200 ribu sampai 500 ribu orang. Di Filipina terdapat sekitar 60 ribu sampai 100 ribu pelacur anak.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pornografi adalah mengungkapkan seksualitas yang bersifat pribadi ke ruang publik, misalnya membuat gambar telanjang atau seronok dan film seks (ketelanjangan dan hubungan seksual dianggap bersifat pribadi dan maka ketika diungkapkan ke publik menjelma menjadi pornografi). Pornografi sebenarnya bersifat kenyal alias sulit didefinisikan secara tegas, sebab sesuatu bersifat porno bagi satu orang mungkin bukan hal porno bagi orang lain. Goyang ngebor Inul Daratista mungkin porno bagi Rhoma Irama sehingga Inul ingin dicekal. Namun bagi yang lain, goyang tersebut tidaklah porno. Karena kekenyalannya inilah, pornografi selalu menimbulkan perdebatan hangat.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#99cc00;">Kontrasepsi dan aborsi</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>“Kontrasepsi paling aman, ya jangan berhubungan..” demikian sepenggal lirik lagu salah satu grup musik Indonesia yang cukup populer. Lirik itu benar adanya. Tidak berhubungan seksual adalah cara paling ampuh untuk menghindari terjadinya kehamilan. Tingkat keberhasilannya 100%.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kontrasepsi adalah upaya pencegahan reproduksi akibat hubungan seksual. Caranya beragam. Secara garis besar terdapat 4 cara kontrasepsi yakni cara tradisional, cara hormonal, cara mekanis, dan cara aborsi. Cara tradisional mencakup 4 jenis, yakni selibat atau tidak berhubungan seks, pantang berkala atau dikenal dengan istilah KB kalender, coitus interuptus (saat mau ejakulasi penis dikeluarkan dari vagina sehingga cairan semen tumpah di luar vagina), dan menggunakan jamu-jamuan pencegah kehamilan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kontrasepsi dengan cara hormonal bekerja dengan cara mengacaukan siklus menstruasi. Cari ini terdiri dari 3 model. Pertama, meminum pil anti kehamilan atau pil KB yang dilakukan setiap hari atau berkala beberapa hari sekali. Kedua, menyuntikkan hormon.  Biasanya dilakukan beberapa bulan sekali. Ketiga, memasang implan atau susuk. Biasanya implan bertahan sampai selama 2 tahun dan dipasang di lengan kanan, punggung atau yang lain.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Secara mekanik sekurangnya terdapat 5 model kontrasepsi. Pertama, memasang IUD (intra uterine device) yang bertujuan menghambat sperma agar tidak masuk ke daerah pembuahan. Kedua,  melakukan tubektomi dan vasektomi, yakni memotong saluran telur dan saluran sperma, yang oleh karenanya bersifat permanen. Bisa juga kedua saluran itu hanya diikat, dan ketika menginginkan anak ikatan itu bisa dibuka kembali. Ketiga, menggunakan kondom atau tampon. Penggunaan kondom sangat populer. Penis dibungkus agar sperma tidak tumpah ke dalam vagina. Tampon adalah kondom untuk perempuan. Cara kerjanya sama dengan kondom, hanya saja bersifat menampung sperma sehingga tidak masuk ke dalam daerah pembuahan. Keempat, menggunakan spermiside atau pembunuh sperma. Zat pembunuh sperma yang biasanya berbentuk gel, pil atau bubuk atau cairan, atau bahkan tisu dimasukkan atau dioleskan ke dalam vagina sebelum hubungan seks. Begitu sperma masuk ke dalam vagina, maka otomatis sperma akan mati terkena spermiside.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cara kontrasepsi terakhir adalah aborsi atau pengguguran kandungan. Kadangkala, aborsi dilakukan atas alasan medis yakni terancamnya keselamatan ibu jika kandungan diteruskan. Namun demikian, sebagian besar aborsi dilakukan karena kehamilan tidak diinginkan. Meskipun di Indonesia tindakan aborsi masih digolongkan ilegal alias melawan hukum, disinyalir angka aborsi cukup tinggi. </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sebuah studi pada tahun 2001 menunjukkan bahwa aborsi mencapai 2 juta kasus setiap tahun. Itu artinya 37 aborsi pada setiap 1000 perempuan berumur 15 sampai 49 tahun, atau 43 aborsi per 100 kelahiran hidup. Penelitian lain menunjukkan angka 2,3 juta aborsi setiap tahun, di mana 1 juta terjadi spontan (keguguran), 600 ribu karena gagal kontrasepsi, dan 700 ribu karena tidak menggunakan kontrasepsi. Sekitar 89% pelaku aborsi adalah perempuan sudah menikah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#99cc00;">Masa depan seks : reproduksi buatan</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Perkembangan teknologi reproduksi buatan akan membuat seks semakin berkembang terpisah dari persoalan reproduksi. Hubungan seks yang dilakukan akan tidak lagi berkaitan dengan fungsi reproduksi. Hal itu semata-mata dilakukan untuk rekreasi atau kesenangan. Reproduksi akan menjadi sesuatu yang berbeda. Saat ini beberapa teknologi yang terkait dengan reproduksi sedang dikembangkan secara intensif. Beberapa teknologi itu adalah :</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Fertilisasi in vitro dan pemindahan embrio. Sperma dan ovum diambil dari ayah dan ibu lalu dipertemukan di laboratorium. Setelah menjadi embrio dipindahkan lagi ke rahim ibu sampai melahirkan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Gamet intrafallopian transfer. Ovum dari ovarium dipindahkan ke tuba fallopi bersamaan dengan sperma.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Zigot intrafallopian transfer. Mirip dengan Fertilisasi in vitro hanya saja yang dipindahkan adalah zigot atau belum berupa embrio. Pemindahannya juga bukan ke rahim tapi ke tuba fallopi.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kloning, yakni menduplikasi manusia. Prosedurnya adalah mengosongkan inti sel telur sehingga tidak lagi memiliki kromosom pembawa DNA, lalu dimasuki inti sel somatik donor yang mengandung DNA dan komponen genetik lengkap (tidak bisa sperma karena sperma hanya memiliki separuh kromosom). Sel telur itu lalu dikembangkan dalam rahim. Sang anak hasil kloning akan identik secara genetik dengan donor. Saat ini, kloning manusia masih wacana karena dianggap tidak etis.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#99cc00;">Budaya, moral dan seksualitas</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Budaya memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap seksualitas. Hampir semua aspek seksualitas dipengaruhi budaya. Pengaruhnya dimulai dari cara mendidik anak dalam membangun identitas seksual dan gender, pembentukan orientasi seksual, dan pembagian peran gender. Budaya mengatur mana yang baik dan mana yang tidak baik serta mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dalam perkara seksualitas. Misalnya saja saat ini homoseksualitas bisa mendapatkan hukuman mati di 8 negara, yakni Afghanistan, Iran, Mauritania, Pakistan, Saudi Arabia, Sudan, United Arab Emirates, dan Yaman. </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Perselingkuhan juga bisa dihukum mati di negara Iran, Pakistan, Saudi Arabia, dan Yaman. Kita tahu bahwa di Amerika, Inggris atau Prancis, kumpul kebo adalah hal lazim dilakukan. Tidak jarang kita mendengar ada yang baru menikah setelah memiliki anak. Sebaliknya di Indonesia, pelaku kumpul kebo akan diusir warga. Hanya kota-kota besar semacam Jakarta saja tempat di mana kumpul kebo mungkin bisa dilakukan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Aturan moral tentang seksualitas diatur oleh budaya. Nah, karena budaya selalu berubah, maka aturan moral tentang seksualitas pun ikut berubah. Dulu, berpacaran hanya boleh dilakukan dengan saling mengintip dari lubang dinding. Saat ini pacaran sudah melakukan semua hal, dari ciuman sampai hubungan seksual. </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dulu, homoseksual diusir warga kampung, sekarang ini kaum homoseksual mulai diterima di masyarakat. Dulu menggunakan kontrasepsi dianggap dosa, sekarang pemakaian kontrasepsi telah menjadi keharusan. Oleh sebab itu cukup ada alasan untuk mengira bahwa masa depan mungkin akan ditandai dengan kebebasan seks, jika mengingat semakin bebasnya manusia mengekspresikan seksualitasnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber : http://psikologi-online.com</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1601/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1601/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1601/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1601/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1601/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1601/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1601&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-seksiologi-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">falahluqmanulhakiem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGENAL &#8220;HAL-HAL SEPUTAR PERTANYAAN SEKSIOLOGI (3).&#8221;</title>
		<link>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-seksiologi-3/</link>
		<comments>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-seksiologi-3/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 06:43:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>falahluqmanulhakiem</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[HARUSNYA ANDA KETAHUI]]></category>
		<category><![CDATA[ILMU PENGETAHUAN UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[INFO KELUARGA]]></category>
		<category><![CDATA[INFO REMAJA DAN PERCINTAAN]]></category>
		<category><![CDATA[INFO SEXOLOGY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/?p=1598</guid>
		<description><![CDATA[Apakah kesehatan seksual itu?
 Ragam jenis persoalan kesehatan seksual
 Penyakit seksual
 Apakah AIDS itu?
 Gangguan seksual
 Kelainan dan penyimpangan seksual
 Kekerasan seksual 
 
Apakah kesehatan seksual itu?
 
Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar istilah kesehatan seksual? Mungkin Anda memikirkan tentang terbebasnya seseorang dari penyakit-penyakit seksual. Anda benar. Namun, bebas dari penyakit seksual hanyalah salah satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1598&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong>Apakah kesehatan seksual itu?</strong><strong><br />
</strong><strong> Ragam jenis persoalan kesehatan seksual</strong><strong><br />
</strong><strong> Penyakit seksual</strong><strong><br />
</strong><strong> Apakah AIDS itu?</strong><strong><br />
</strong><strong> Gangguan seksual</strong><strong><br />
</strong><strong> Kelainan dan penyimpangan seksual</strong><strong><br />
</strong><strong> Kekerasan seksual <span id="more-1598"></span></strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">Apakah kesehatan seksual itu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar istilah kesehatan seksual? Mungkin Anda memikirkan tentang terbebasnya seseorang dari penyakit-penyakit seksual. Anda benar. Namun, bebas dari penyakit seksual hanyalah salah satu aspek dari kesehatan seksual. Secara umum, kesehatan seksual didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik, psikologis, dan sosial yang terkait dengan seksualitas dan terjadi secara terus menerus. Jadi, kesehatan seksual mencakup banyak hal.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anda sehat secara seksual jika Anda bisa secara bebas dan bertanggung jawab mengekspresikan seksualitas yang bisa meningkatkan kehidupan pribadi dan sosial Anda. Sehat berarti juga harus tidak ada penyakit seksual (misalnya tidak menderita sifilis atau gonore), tidak mengalami disfungsi seksual (tidak vaginismus atau impotensi), dan tidak memiliki kekurangan kemampuan seksual (misalnya Anda menjadi sulit orgasme). Seksualitas Anda secara keseluruhan sehat, itulah maksudnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul><strong>Kita tahu bahwa kesehatan adalah hak asasi manusia. Oleh sebab itu, kesehatan seksual juga merupakan hak asasi manusia. Artinya, kesehatan seksual harus diakui dan dilindungi setiap orang karena setiap orang berhak untuk mendapatkannya. Organisasi kesehatan dunia atau WHO, telah merumuskan hak-hak seksual setiap manusia yang merupakan hak asasi. Melalui World Association for Sexology, dirumuskanlah hak seksual manusia sebagai berikut :</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk memperoleh kebebasan seksual</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk memperoleh otonomi seksual, integritas seksual, dan seksualitas tubuh yang aman</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk memperoleh privasi seksual</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk memperoleh keadilan seksual</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk memperoleh kenikmatan seksual</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk mengekspresikan seksualitas secara emosional</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk menyatakan kebebasan secara seksual</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk bebas dan bertanggung jawab menentukan pilihan reproduksi</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk memperoleh informasi seksual berdasarkan kajian ilmiah</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk memperoleh pendidikan seksual yang komprehensif</strong><strong><br />
</strong><strong> Hak untuk memperoleh perawatan kesehatan seksual</strong></ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li><strong>Sebelas poin di atas adalah hak seksualitas manusia yang dimiliki seorang manusia karena ia manusia. Artinya, siapa pun memiliki hak itu. Pelanggaran atas hak-hak di atas berarti pelanggaran atas hak asasi. Lantas, apa dan bagaimana ciri-ciri seseorang yang memiliki kesehatan seksual yang baik? Para ahli telah merumuskannya untuk Anda. Berikut adalah beberapa ciri yang harus dimiliki oleh orang dewasa yang memiliki kesehatan seksual yang baik.</strong><strong><br />
</strong><strong> Menghargai tubuh sendiri</strong><strong><br />
</strong><strong> Mencari informasi lebih lanjut mengenai reproduksi jika memerlukan </strong><strong>Mengakui bahwa perkembangan manusia mencakup perkembangan seksualitas yang boleh jadi mengandung pengalaman seksual yang terkait dengan reproduksi atau genital.</strong><strong><br />
</strong><strong> Berinteraksi dengan semua jenis kelamin dengan perhormatan dan cara-cara yang sesuai</strong><strong><br />
</strong><strong> Mengekspresikan cinta dan keintiman dengan cara-cara yang sesuai</strong><strong><br />
</strong><strong> Membangun dan menjaga hubungan yang penuh makna</strong><strong><br />
</strong><strong> Menghindari hubungan yang eksploitatif dan manipulatif</strong><strong><br />
</strong><strong> Bertanggung jawab atas perilakunya sendiri</strong><strong><br />
</strong><strong> Berkomunikasi secara efektif dengan keluarga, teman dan pasangan</strong><strong><br />
</strong><strong> Nyaman dengan seksualitasnya dan mengekspresikannya sepanjang hayat</strong><strong><br />
</strong><strong> Mengekspresikan seksualitasnya dan sekaligus menghormati hak-hak orang lain</strong><strong><br />
</strong><strong> Mencari informasi baru untuk meningkatkan seksualitasnya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Membedakan antara hidup yang meningkatkan perilaku seksual dengan yang membahayakan diri dan orang lain</strong><strong><br />
</strong><strong> Menggunakan kontrasepsi secara efektif untuk menghindari kehamilan tidak diinginkan</strong><strong><br />
</strong><strong> Mencegah kekerasan seksual</strong><strong><br />
</strong><strong> Mencari perawatan prenatal (bayi dalam kandungan) sejak dini</strong><strong><br />
</strong><strong> Menghindari penyebaran atau transmisi penyakit seksual menular</strong><strong><br />
</strong><strong> Mempraktekkan perilaku pro-kesehatan, seperti cek kesehatan teratur, mendeteksi potensi kesehatan sejak dini, dan lainnya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Menunjukkan toleransi terhadap orang-orang dengan nilai-nilai seksual dan gaya hidup berbeda</strong><strong><br />
</strong><strong> Mencari tahu pengaruh keluarga, budaya, agama, media, dan masyarakat terhadap pikiran, perasaan, nilai-nilai dan perilaku yang berhubungan dengan seksualitasnya.</strong><strong><br />
</strong><strong> Mengampanyekan hak-hak semua orang untuk mendapatkan informasi tentang seksualitas yang akurat</strong><strong><br />
</strong><strong> Menghindari perilaku yang menunjukkan prasangka dan  fanatisme</strong><strong><br />
</strong><strong> Menolak stereotip tentang seksualitas dari kelompok berbeda.</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ragam jenis persoalan kesehatan seksual</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa saja persoalan kesehatan seksual? Segala sesuatu yang menyebabkan kesehatan seksual tidak dapat dicapai adalah persoalan kesehatan seksual. Rentangnya dari sindrom klinis yang terkait dengan fungsi seksual, cinta atau kelekatan emosi, perilaku seksual kompulsif, reproduksi, identitas gender, kekerasan dan penipuan, infeksi seksual menular, dan lainnya. Masing-masing memiliki varian turunannya sendiri.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pertama, persoalan kesehatan terkait fungsi seksual. Persoalan kesehatan yang satu ini lebih dikenal sebagai disfungsi seksual. Jenis-jenisnya adalah gangguan hasrat seksual hipoaktif, aversi seksual (membenci hal-hal yang berbau seksual), gangguan dorongan seksual perempuan, disfungsi ereksi laki-laki, gangguan orgasme pada perempuan, gangguan orgasme pada laki-laki, ejakulasi dini, vaginismus (vagina tegang dan menutup rapat), dan hubungan seksual yang menyakitkan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua, persoalan kesehatan terkait emosi kelekatan atau cinta. Sindrom ini dikenal juga sebagai parafilia. Ragam jenisnya adalah eksihibionisme, fetisme,  froteurisme, pedofili, masokisme seksual, sadisme seksual, fetisme-transvertisme, voyeurisme, dan parafilia tidak spesifik.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketiga, persoalan kesehatan terkait perilaku seksual kompulsif. Penderitanya memiliki kecenderungan untuk terus menerus melakukan suatu perilaku seksual tertentu. Termasuk didalamnya adalah kegemaran melakukan hubungan seksual dengan selalu berganti-ganti pasangan untuk menjelajahi berbagai variasi pengalaman seksual, hanya terobsesi seksual pada pasangan yang tidak dapat diraihnya, melakukan tindakan oto-erotisme (termasuk masturbasi) yang kompulsif, dan  selalu melakukan perselingkuhan atau affair. Jika pasangan seksual Anda ingin selalu mengulangi urutan dan gaya melakukan hubungan seksual persis sama secara terus menerus, itupun termasuk perilaku seksual kompulsif.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Keempat, persoalan kesehatan yang terkait konflik identitas gender. Terdapat konflik dalam diri individu dalam menghayati identitas gendernya. Jenisnya adalah disporia gender pada anak-anak, remaja dan dewasa, lalu ada inter-seks dan konflik identitas gender lainnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelima, persoalan kesehatan seksual terkait kekerasan dan penipuan. Jenis-jenisnya adalah kekerasan seksual yang dialami anak-anak (termasuk post-traumatic stress disorder atau gangguan stres pasca trauma), kekerasan seksual yang diikuti sindrom klinis, perkosaan yang diikuti gangguan atau sindrom klinis,  fobia klinis yang terkait seksualitas (misalnya homofobia dan erotofobia), sindrom klinis yang mengikuti suatu kekerasan seksual (misalnya depresi dan gagal ereksi setelah memperkosa), dan perilaku seks yang tidak aman yang bisa menimbulkan infeksi penyakit.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Keenam, persoalan kesehatan seksual terkait persoalan reproduksi. Jenis-jenis persoalannya adalah ketidaksuburan, kemandulan, kehamilan tidak diinginkan dan komplikasi aborsi. Kehamilan tidak diinginkan dan komplikasi aborsi adalah persoalan kesehatan seksual yang banyak dialami remaja.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketujuh persoalan kesehatan seksual terkait infeksi seksual menular. Ragam jenis persoalannya adalah peradangan alat genital, peradangan mulut, peradangan dubur, penurunan fungsi saluran kencing, saluran vagina maupun anus, dan infeksi beragam jenis penyakit seperti HIV, sifilis, gonore, dan lainnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Terakhir, persoalan kesehatan yang terkait hal-hal lainnya. Boleh jadi, persoalan kesehatan muncul karena gangguan seksual akibat penuaan atau kekurangan fisik, karena adanya penyakit mental maupun fisik, karena sedang berada di dalam terapi medis atau yang lainnya. </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">Penyakit seksual</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penyakit seksual adalah penyakit-penyakit yang timbul akibat dari kegiatan seksual, menyerang organ-organ seksual serta ditularkan melalui hubungan seksual. Jadi, penyakit seksual bisa menular dan bisa juga tidak. Umumnya penyakit seksual yang paling dikenal adalah penyakit seksual menular, seperti AIDS, sipilys atau gonore.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penyakit yang menyerang organ seksual. Jenis penyakit yang tergolong ke dalam kelompok ini di antaranya kanker dan tumor payudara, kanker ovarium, kanker mulut rahim, keputihan, dan semacamnya. Salah satu penyakit yang umum dijumpai (sekitar 60% perempuan pernah mengalami) adalah penyakit payudara fibrokista yakni suatu keadaan yang terdiri dari nyeri, kista dan benjolan jinak pada payudara. Pendek kata, segala jenis penyakit yang menyerang organ seks yang tidak menular ada dalam kategori ini.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penyakit yang ditimbulkan akibat dari kegiatan seksual. Misalnya penggunaan alat bantu seks yang dimasukkan ke dalam vagina atau anus bisa menimbulkan peradangan dan luka. Bahkan kegiatan oral seks disinyalir menyebabkan terjadinya kanker mulut.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penyakit Menular Seksual (PMS). Umumnya orang menganggap bahwa penyakit seksual idem dito dengan jenis penyakit seksual menular. Namun tidak seperti anggapan orang bahwa PMS adalah kasus langka, PMS merupakan kasus umum. Diperkirakan 1 dari 3 orang di seluruh dunia pernah mengidap PMS. Separuhnya terjadi di Asia. Sekitar 1 juta orang meninggal setiap tahun karenanya. Itu di luar meninggal karena AIDS. Pada tahun 2002, WHO melaporkan bahwa terdapat lebih dari 11 juta kasus baru PMS khusus untuk jenis sifilys, klamidia dan gonore saja.  Dari jumlah itu, 3 juta lebih terjadi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>PMS disebabkan oleh virus, bakteri sampai arthropoda. Beberapa PMS yang disebabkan oleh virus adalah AIDS, herpes, dan genital warts. Penanganan terhadap PMS yang disebabkan oleh virus masih belum ditemukan standar baku. Namun gejala yang menyertai penyakit itu bisa ditangani. Adapun gonore, klamidia, dan sifilis adalah contoh PMS yang disebabkan oleh bakteri. Oleh karena itu penanganannya bisa menggunakan antibiotik.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Manusia diketahui tidak dapat membangun antibodi terhadap beberapa PMS sehingga tidak ada peluang bagi pelaku hubungan seksual untuk tidak terjangkit PMS apabila berhubungan seksual dengan pasangan yang telah terjangkit PMS. Suatu hal yang umum adalah tidak munculnya gejala PMS pada tahap awal atau bahkan tidak muncul gejala sama sekali. Tahu-tahu sudah parah dan merusak jaringan tubuh. Itu sebabnya harus sering cek kesehatan jika Anda memiliki risiko tertular PMS.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Terdapat sekitar 40 jenis penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Sebagai contoh adalah  AIDS, herpes, klamidia, gonore, sifilis, genital warts, hepatitis B, kutu kemaluan, infeksi saluran kencing, granuloma, limpogranuloma, molluscum, trikomoniosis, radang pelvik, dan vaginitis. Berikut adalah ragam jenis penyakit menular seksual yang umum ditemui dalam masyarakat, sehingga telah sangat dikenal.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff00ff;">1. Herpes</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Herpes disebabkan oleh virus yang diberi nama herpes simplex virus. Gejalanya berupa kemunculan gelembung merah pada kulit yang hilang-timbul. Biasanya penderita mengeluh karena menjadi demam, sakit ketika kencing, rasa terbakar dan nyeri pada organ genital atau gejala lainnya. Gejala tersebut muncul setelah 2 sampai 20 hari tertular. Penularannya melalui hubungan seksual, pergesekan kulit dan pertukaran cairan tubuh.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff00ff;">2. Klamidia</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Penyakit ini disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis. Diperkirakan terjadi pada 200 orang di antara 100 ribu orang, atau sekitar 0,2 % dari seluruh populasi.  Pada perempuan, gejalanya berupa rasa nyeri saat berhubungan seks dan kencing, demam dan lainnya. Pada laki-laki gejalanya bisa berupa iritasi sekitar penis, peradangan testis,  nyeri dan terbakar saat kencing, dan lainnya. Klamidia bisa menyebabkan kemandulan dan kehamilan di luar rahim atau hamil anggur.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff00ff;">3. Genital Warts (kutil kelamin) atau HPV</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Penyakit ini disebabkan oleh human papillomaviruses (HPVs). Para peneliti mempercayai bahwa 90-95% terjadinya kanker mulut rahim disebabkan karena genital warts. Selain kanker mulut rahim, penyakit ini juga dituding sebagai penyebab bagi tumor vulva, vagina dan penis. Gejalanya adalah gatal atau rasa terbakar pada organ seks dan tumbuhnya kutil.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff00ff;">4. Gonore atau kencing nanah</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Gonore diderita oleh 0,2% seluruh populasi penduduk. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri neisseria gonorrhoea. Bakteri ini menyerang vagina, mulut rahim dan rahim, penis, kerongkongan, anus, dan alat genital lainnya. Pada laki-laki muncul nanah berwarna putih atau kuning kehijauan dari penis. Pada perempuan bisa muncul perdarahan, demam, iritasi anus, sakit saat berhubungan seksual dan pada saat menstruasi terjadi perdarahan berlebihan. Saat kencing terasa panas, nyeri dan gatal. Sejumlah 10% kemandulan disebabkan oleh penyakit ini.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff00ff;">5. Sifilis atau raja singa</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Penyakit ini disebabkan oleh bakteri treponema pallidum. WHO melaporkan sekitar 4.200.000 orang menderita sifilis di seluruh dunia pada tahun 2002. Itu artinya sejumlah 0,2 %  dari seluruh populasi. Adapun yang meninggal pada tahun itu berkisar 150.000 orang. Sifilis bisa menyerang semua organ tubuh., termasuk jantung dan syaraf. Pada tahap parah, sifilis bisa menyebabkan kebutaan, gangguan mental, gangguan syaraf, abnormalitas jantung dan bahkan kematian. Penularannya melalui hubungan seksual vaginal, anus, maupun oral. Jika ibu menderita sifilis, maka 60-80% bayinya sangat mungkin tertular. Hampir 50% bayi yang terinfeksi dalam kandungan akan meninggal sesaat sebelum atau sesudah dilahirkan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff00ff;">6. Hepatitis B</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Penyakit ini menyerang hati dan disebabkan oleh virus hepatitis B. Pada stadium lanjut, bisa menimbulkan sirosis (pengerutan hati) dan kanker hati. Belum ada obat yang diketahui bisa mengobati penyakit ini. Namun vaksinasi diketahui cukup ampuh mencegah timbulnya hepatitis B. WHO melaporkan pada tahun 2002 saja terjadi infeksi hepatitis B pada sekitar 2,170,000 orang di seluruh dunia. Khusus di Asia tenggara hampir 600 ribu orang terjangkit oleh penyakit ini.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff00ff;">7. Trikomoniosis</span></strong><strong><br />
</strong><strong> Penyakit ini disebabkan protozoa bersel satu yang disebut trichomonas vaginalis. Pada perempuan gejalanya bisa berupa gatal, nyeri dan rasa terbakar pada vagina, kencing berlebihan, menghasilkan cairan berbusa yang berwarna putih, hijau keabuan atau kekuningan dengan bau yang tidak sedap, gatal sangat hebat atau lainnya. Pada laki-laki gejalanya berupa rasa sakit dan sulit kencing, rasa menggelitik di dalam penis, dan lainnya. Berbeda dengan PMS lainnya yang mati begitu di luar tubuh, bakteri atau protozoa penyebab trikomoniosis bisa hidup di luar tubuh selama beberapa jam. Bisa berada di toilet, di handuk basah, cairan tubuh dan lainnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">Apakah AIDS itu?</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>AIDS (Acquired immuno deficiency syndrome) merupakan penyakit paling populer di dunia pada saat ini. Penyebarannya seperti wabah. Sejak ditemukan pertama kali pada tahun 1981 di Afrika, AIDS telah menyebar ke seluruh penjuru dunia dengan kecepatan luar biasa. WHO atau organisasi kesehatan dunia memperkirakan pada tahun 2002 telah terdapat 84,458,000 orang penderita AIDS di seluruh dunia (sekitar 5,7% dari penduduk bumi). Sejumlah 42,663,000 penderita adalah laki-laki. Sisanya sebanyak 41,795,000 penderita adalah perempuan. Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, penderitanya mencapai lebih dari 10 juta orang. Pada tahun tersebut meninggal sebanyak 2.777.000 orang penderita AIDS, atau sekitar 4,9% dari seluruh populasi penderita.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>AIDS disebabkan oleh virus yang disebut human immunodeficiency virus (HIV). Virus tersebut menyerang T-cells, yang memproduksi antibodi. Akibatnya kekebalan tubuh seseorang akan terus menurun jika terserang HIV. Apabila ada infeksi penyakit tertentu, maka tubuh tidak akan mampu menahannya. Flu yang pada saat sehat tidak akan mematikan, berubah menjadi sangat mematikan jika telah terinfeksi HIV. Demikian juga bakteri-bakteri dalam tubuh yang tidak berbahaya saat sehat akan berubah menjadi sangat berbahaya setelah terinfeksi HIV.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>HIV ditularkan melalui cairan tubuh obatan-obatan yang dipakai bersama dengan penderita. Termasuk dalam cairan tubuh adalah darah, semen, air susu, sari makanan dari ibu ke anak di dalam kandungan, dan lainnya. Jadi, semua orang bisa terinfeksi virus HIV. Tidak peduli bayi, remaja sampai orangtua. Akan tetapi memang benar, bahwa berganti-ganti pasangan akan sangat memperbesar risiko terserang AIDS.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">Gangguan seksual</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Gangguan seksual adalah gangguan yang dialami seseorang sehingga tidak dapat memperoleh kepuasan seksual. Berdasarkan gangguan yang terjadi, gangguan seksual dapat dikelompokkan ke dalam tiga kelompok berbeda, yakni kesulitan mencapai orgasme, hambatan dorongan seksual, dan hambatan melakukan hubungan seksual.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">1. Hambatan mencapai orgasme</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jenis gangguan ini umum terjadi, yakni jika seseorang tidak mampu mencapai orgasme seperti yang diharapkan oleh dirinya sendiri maupun oleh pasangannya. Bukan karena tidak atau kurang berhasrat, tetapi karena adanya kendala fisik atau psikologis sehingga sulit orgasme. Pada laki-laki ada dua jenis disfungsi jenis ini yakni ejakulasi dini dan ejakulasi terlambat (terlalu lama). Sedangkan pada perempuan dikenal sebagai female orgasmic disorder (gangguan orgasme perempuan).</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ejakulasi dini. Inilah gangguan seksual pada laki-laki yang sangat terkenal. Ejakulasi dini artinya adalah ejakulasi sebelum, pada saat atau segera setelah penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina). Penderitanya mengeluarkan cairan semen sangat cepat. Oleh sebab itu pasangannya bisa sangat tidak puas. Diperkirakan 30% laki-laki mengalami gangguan ini.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ejakulasi terlambat. Berbalik dengan ejakulasi dini, ejakulasi terlambat justru sangat lama. Bahkan ada yang sampai berpuluh-puluh menit melakukan penetrasi ke dalam vagina tetap belum bisa ejakulasi. Ejakulasi terlambat sangat mengganggu perempuan karena lama kelamaan akan merasakan sakit pada vagina.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Gangguan orgasme perempuan. Orgasme yang terhambat adalah suatu kelainan di mana seorang perempuan tidak pernah mengalami orgasme, atau orgasmenya tertunda lebih lama daripada yang diinginkan olehnya dan oleh mitra seksualnya, atau sulit mencapai orgasme meskipun rangsangannya sudah memadai.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">2. Hambatan dorongan seksual</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hambatan ini ditandai dengan kurangnya minat terhadap seks. Seseorang benar-benar kurang atau tidak tertarik sama sekali terhadap seks. Pada umumnya kaum perempuan lebih banyak yang menderita hambatan jenis ini ketimbang laki-laki. Ada istilah khusus untuk perempuan yang tidak tertarik seks, yakni frigiditas.  Penderitanya sangat dingin terhadap seks. Sebagian bahkan sampai membenci seks. Istilahnya adalah aversi seksual.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">3. Hambatan melakukan hubungan seksual</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Gangguan ini ditandai dengan kurangnya kemampuan untuk berhubungan seks. Penderitanya kesulitan dalam melakukan hubungan seksual. Laki-laki mengalami gangguan ereksi dan perempuan mengalami vaginismus atau gangguan lubrikasi vagina. Ada juga dispareunia atau hubungan seksual menyakitkan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Gangguan ereksi. Istilah lain untuk gangguan ereksi yang lebih dikenal adalah impotensi. Penisnya sulit atau bahkan tidak bisa ereksi sama sekali. Tidak bisa ‘hidup’ meskipun hasrat seksualnya menggelegak. Gejala ini sangat banyak terjadi dan paling ditakuti kaum laki-laki. Disinyalir, pada umur 50-an sekitar 30% laki-laki mengalami gangguan impotensi.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Vaginismus. Penderita vaginismus mengalami kontraksi yang tidak disadari pada otot vagina bagian bawah yang menghalangi masuknya penis ke dalam vagina. Hal tersebut terjadi jika perempuan secara tak sadar ingin mencegah penetrasi penis. Mungkin karena khawatir hamil atau mengalami ketakutan lain.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dispareunia. Inilah istilah untuk Anda yang mengalami rasa nyeri pada kelamin atau di dalam panggul saat melakukan hubungan seksual. Perempuan maupun laki-laki bisa mengalaminya. Namun perempuan lebih umum menjadi penderita. Biasanya dispareunia disebabkan karena penyakit, namun bisa juga karena luka, lecet atau gangguan fisik lain.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">Kelainan dan penyimpangan seksual</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelainan seksual adalah perilaku seksual manusia yang tidak normal. Termasuk dalam kelainan seksual, adalah abnormalitas dalam hal hubungan seksual, abnormalitas dalam hal dorongan seksual dan kelainan identitas seksual.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">1. Kelainan dorongan seksual</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelainan dorongan seksualitas artinya terdapat penyimpangan dorongan seksual yang dirasakan oleh seseorang, alias berbeda dengan norma moral masyarakat. Dulu, homoseksual merupakan penyimpangan seksual. Namun saat ini hal itu bukan lagi penyimpangan karena telah diterima sebagai gejala normal.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Nimpomania dan hipomania. Nimpomania adalah isilah untuk seseorang yang memiliki hasrat seksual sangat tinggi. Dorongan seksualnya selalu meletup-letup dan selalu ingin melakukan hubungan seksual, di mana saja dan kapan saja. Sebaliknya, hipomania adalah istilah untuk seseorang yang gairah seksualnya sangat rendah.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Nekrofilia. Nekrofilia adalah istilah untuk hasrat seksual yang terdapat pada laki-laki untuk melakukan hubungan seksual dengan mayat perempuan. Pada beberapa kasus, laki-laki penderita nekrofilia cukup memandangi mayat perempuan (biasanya sambil onani) untuk memperoleh kepuasan seksual. Namun demikian banyak kasus terjadi di mana penderita nekrofilia benar-benar melakukan kontak seksual dengan mayat perempuan, baik memasukkan penis ke dalam vagina mayat, maupun metode lainnya. Diyakini penderita nekrofilia cukup banyak, namun karena ketiadaan kesempatan, maka sangat jarang kasus nekrofilia terungkap. Penderita nekrofilia sangat menyukai pekerjaan yang terkait dengan mayat, seperti misalnya pembalsem jenazah, penjaga mayat, penggali kubur dan semacamnya.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Eksihibionisme. Kelainan ini hanya diderita laki-laki. Penderitanya memiliki dorongan untuk mempertontonkan alat kelaminnya pada perempuan. Kepuasan seksual diperoleh dengan mendengar teriakan atau melihat ekspresi kaget dari lawan jenis. Oleh karena itu biasanya mereka menunjukkan alat kelaminnya pada saat yang tak terduga dan mengejutkan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Fetisisme. Penderitanya tertarik secara seksual pada pakaian, terutama pakaian dalam, baik celana  dalam, rok dalam ataupun BH. Mereka kurang tertarik pada barang baru dan lebih tertarik pada barang yang masih dipakai. Oleh karena itu mereka biasanya menjadi pencuri pakaian dalam.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Transvetisme. Penderita kelainan ini baru bergairah jika menggunakan pakaian lawan jenis. Laki-laki penderita fetisisme akan memakai pakaian perempuan agar terangsang. Pada tahap lanjut, penderitanya akan merasa sangat cemas jika tidak memakai pakaian lawan jenis. Oleh sebab itu laki-laki penderitanya biasa memakai BH yang disembunyikan dalam baju berlapis.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Voyeurisme. Anda suka mengintip orang mandi? Maka mungkin Anda penderita kelainan voyeurisme. Penderita voyeurisme tertarik secara seksual alias hanya terangsang dengan melihat orang menanggalkan pakaian, baik saat mau mandi, mau tidur atau lainnya. Mereka juga terangsang melihat orang melakukan hubungan seksual, namun hanya jika dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Jika dilakukan terbuka justru tidak bisa terangsang.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">2. Hubungan seksual menyimpang</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hubungan seksual menyimpang adalah hubungan seksual yang dilakukan terhadap objek-objek yang tidak normal dan di luar norma moral masyarakat. Termasuk hubungan seksual menyimpang adalah jika hubungan seksual dilakukan dengan cara-cara menyimpang.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Masokisme. Penderita masokisme terangsang secara seksual dan mampu mengalami orgasme jika disakiti. Dirinya akan minta dipukul, dicambuk atau lainnya yang menyakitkan agar bisa mencapai orgasme.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sadisme. Berbalik dengan masokisme, penderita sadisme memperoleh kepuasan seksual diperoleh dengan cara menyakiti pasangan seksualnya pada saat akan berhubungan seksual. Adakalanya penderita sadistik memerlukan erangan kesakitan yang sangat, adakalanya hanya perlu penyiksaan ringan, dan adakalanya cukup dengan fantasi sadistik.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Incest. Incest adalah dorongan seksual yang dirasakan terhadap keluarga sedarah. Mereka tertarik secara seksual terhadap orang-orang dalam lingkaran keluarga. Ayah atau ibu tertarik anak, anak tertarik ayah atau ibu, dan anak tertarik saudara sedarah lainnya. Incest lebih bersifat moral. Artinya, bisa saja pelaku incest tertarik secara seksual pada orang lain.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pedofilia. Penderita pedofilia memiliki kecenderungan untuk melakukan aktivitas seksual dengan anak-anak kecil. Biasanya digunakan standar umur di bawah 13 tahun dan penderitanya minimal 5 tahun lebih tua.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#ff00ff;">3. Kelainan identitas seksual</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kelainan identitas seksual adalah adanya keinginan untuk memiliki jenis kelamin yang berlawanan dengan kenyataan kelamin yang dimiliki. Perempuan ingin menjadi laki-laki. sebaliknya, laki-laki ingin menjadi perempuan. Penderitanya merasa terjebak dalam tubuh lawan jenis. Oleh sebab itu tidak jarang mereka merasa jijik dengan alat kelamin miliknya sendiri.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kekerasan seksual</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kekerasan seksual adalah kekerasan yang terjadi karena persoalan seksualitas.  Ibarat awan dan hujan, demikianlah hubungan antar seks dan kekerasan. Di mana terdapat seks maka kekerasan hampir selalu dilahirkan. Termasuk dalam kekerasan seksual adalah perkosaan, pelecehan seksual (penghinaan dan perendahan terhadap lawan jenis), penjualan anak perempuan untuk prostitusi, dan kekerasan oleh pasangan.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Perkosaan. Perkosaan adalah jenis kekerasan yang paling mendapat sorotan. Diperkirakan 22% perempuan dan 2% laki-laki pernah menjadi korban perkosaan. Untuk di Amerika saja, setiap 2 menit terjadi satu orang diperkosa. Hanya 1 dari 6 perkosaan yang dilaporkan ke polisi. Sebagian besar perkosaan dilakukan oleh orang yang mengenal korban alias orang dekat korban.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kekerasan seksual terhadap anak-anak. Suatu tinjauan baru-baru ini terhadap 17 studi dari seluruh dunia menunjukkan bahwa di manapun, sekitar 11% sampai dengan 32% perempuan dilaporkan mendapat perlakuan atau mengalami kekerasan seksual pada masa kanak-kanaknya. Umumnya pelaku kekerasan adalah anggota keluarga, orang-orang yang memiliki hubungan dekat, atau teman. Mereka yang menjadi pelaku kekerasan seksual terhadap anak biasanya adalah korban kekerasan seksual pada masa kanak-kanak.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kekerasan seksual terhadap pasangan. Kekerasan ini mencakup segala jenis kekerasan seksual yang dilakukan seseorang terhadap pasangan seksualnya. Sebesar 95% korban kekerasan adalah perempuan. Temuan penelitian yang dilakukan Rifka Annisa bersama UGM, UMEA University, dan Women’s Health Exchange USA di Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia, pada tahun 2000 menunjukkan bahwa 22% perempuan mengalami kekerasan seksual. Sejumlah 1 dari 5 perempuan (19%) melaporkan bahwa biasanya mereka dipaksa untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan mereka selama dipukuli. Termasuk kekerasan seksual adalah kekerasan yang dilakukan seorang laki-laki terhadap seorang perempuan, semata-mata karena sang korban adalah perempuan. Istilah untuk ini adalah kekerasan berbasis gender.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber : http://psikologi-online.com</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/falahluqmanulhakiem.wordpress.com/1598/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=falahluqmanulhakiem.wordpress.com&blog=6012366&post=1598&subd=falahluqmanulhakiem&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://falahluqmanulhakiem.wordpress.com/2009/03/06/mengenal-hal-hal-seputar-pertanyaan-seksiologi-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">falahluqmanulhakiem</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>