falahluqmanulhakiem

Mencoba berbagi, agar senantiasa berarti

WASPADAI “BENTURAN PADA KEPALA DAN EFEK BURUKNYA BAGI MATA”.

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui perihal benturan kepala. Kepala memang merupakan bagian tubuh yang sangat rawan karena di dalam tulang tengkorak kepala tersimpan aset kehidupan yang sangat penting yaitu otak dan sistem saraf pusat lainnya. Benturan pada kepala dari cukup ringan hingga lebih berat potensial menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Cedera kepala adalah penyebab kematian utama dari kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan pengendara motor yang tidak memakai helm. Pada kecelakaan lalu lintas atau trauma fisik lainnya, benturan yang relatif keras pada kepala dapat menimbulkan berbagai gangguan seperti gegar otak (commotion serebri), retak dan patah tulang tengkorak, perdarahan dalam tengkorak dan tidak jarang berbuntut pada koma. Mungkin hal tersebut sudah umum diketahui khalayak, termasuk juga efek benturan kepala yang lebih ringan yang dapat menimbulkan benjol (hematoma).

Efek benturan kepala yang masih kurang dipublikasikan adalah efek terhadap gangguan mata. Benturan kepala atau wajah dalam kekuatan sedang-berat sudah potensial menimbulkan gangguan pada mata. Satu hal yang sering luput dibicarakan adalah terjadinya katarak post trauma benturan. Selama ini katarak dikenal sebagai penyakitnya orang berusia uzur dan merupakan faktor usia. Namun ada satu jenis katarak yang dapat berkembang setelah beberapa tahun kemudian pasca benturan pada kepala-wajah yaitu katarak traumatika.

Setiap benturan kepala akan mengguncang seluruh komponen kepala termasuk organ di dalamnya, antara lain bola mata. Goncangan pada bola mata akan mengoyak selaput lensa mata yang berfungsi sebagai pelindung dan pengatur metabolisme lensa mata. Akibatnya dalam sejak saat benturan proses metabolisme di bola mata mulai kacau dan mulai terjadi proses katarak.

Katarak pasca benturan tersebut tidak dapat diprediksi kapan munculnya, tapi jika seseorang yang berusia relatif muda datang dengan katarak, riwayat benturan kepala memang seringkali dijumpai. Katarak merupakan penyebab kebutaan nomor satu di Indonesia. Katarak oleh karena sebab apapun relatif tidak dapat dicegah, tetapi kebutaan karena katarak dapat diatasi dengan jalan operasi dengan berbagai tekniknya.
Katarak juga dapat terjadi pada luka tajam pada yang menusuk bola mata, dan proses ini dapat berlangsung lebih cepat daripada trauma benturan tumpul pada kepala.

Benturan pada kepala juga sangat riskan apabila menimpa seseorang dengan rabun jauh (miopi) atau berkacamata lensa negatif berat (> -6 dioptri). Pada mata orang dengan miopi berat, lapisan retina (reseptor penglihatan di dalam bola mata) nya sangatlah tipis.

Akibatnya setiap benturan yang relatif sedang-sedang saja (misal mukanya tertabrak cukup keras dengan bahu teman yang sedang berlari saat berolahraga) akan mampu merobek perlekatan retina pada dinding bola mata.

Terlepasnya retina tersebut dikenal sebagai ablation retina dan akan menimbulkan gejala kebutaan atau penurunan penglihatan tiba-tiba. Hal ini tentunya merupakan kegawatdaruratan dalam bidang kesehatan mata, sehingga apabila kondisi ini terjadi, ia harus segera dibawa ke rumah sakit yang ada spesialis bedah matanya dalam waktu 48 jam agar kebutaan permanen dapat dihindari.

January 2, 2009 - Posted by | Uncategorized | ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: