falahluqmanulhakiem

Mencoba berbagi, agar senantiasa berarti

FAKTA-FAKTA “SEPUTAR PENYAKIT AIDS/HIV”

INILAH FAKATA-FAKTA SEPUTAR PENYAKIT AIDS/HIV YANG MUNGKIN BELUM ANDA KETAHUI :

• Pada tahun 1982, penyakit AIDS yang masih belum punya nama lebih banyak ditemukan pada kaum gay. Kasus pertama ditemukan di San Francisco pada seorang gay tahun 1981. Makanya banyak orang yang menyebutnya dengan istilah gay compromise syndrome. Ada juga yang menyebutnya dengan gay-related immune deficiency (GRID) maupun acquired immunodeficiency disease atau AID. Dan ada juga yang menyebutnya kanker kaum gay.

• Dalam tahun 1982 muncul kasus-kasus AIDS yang juga menyerang orang-orang non-homoseksual. Akhirnya, nama-nama penyakit yang masih berhubungan dengan kaum homoseksual ini diganti dalam sebuah pertemuan di Washington, Amerika, pada bulan Juli. Pada bulan Agustus 1982, nama AIDS dipakai dalam koran dan jurnal-jurnal ilmu kesehatan. Nama AIDS yang merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome didefinisikan secara resmi oleh The Centers for Disease Control and Prevention pada bulan September 1982.

• Menurut situs http://www.thewellproject.org, AIDS adalah penyebab kematian utama bagi para wanita berusia 15 dan 49 tahun. Dalam laporan yang ditulis oleh Kaiser Family Foundation ditemukan bahwa cewek-cewek remaja di Amerika sudah banyak terinfeksi virus HIV. Dari laporan yang ditulis pada Maret 2006 lalu ini, setengah penderita HIV ini berusia 13-19 tahun.

• Terkena darah dari orang dengan HIV+ atau AIDS enggak bisa langsung bikin kita terinfeksi HIV. Dengan syarat, anggota tubuh kita yang terkena sama sekali enggak ada luka, ya. Tapi kita harus tetap hati-hati dengan memakai sarung tangan atau mungkin plastik untuk membungkus tangan kita kalau, misalnya, harus menolong penderita yang berdarah karena kecelakaan.

• Papua memiliki angka tertinggi untuk jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia dan nomor tiga di Asia setelah China dan India. Data HIV/AIDS di Kabupaten Merauke dari tahun 1992 sampai September 2006 nunjukkin bahwa jumlah ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV+ dan terkena AIDS telah meningkat sebesar 8,83 persen. Sekarang ini sudah ditemukan 872 orang yang terkena HIV+.

• The Centers for Disease Control and Prevention atau biasa disingkat CDC memperkirakan bahwa 25 persen dari penderita HIV+ enggak sadar dengan kondisi kesehatan dan status HIV mereka. Banyak dari penderita ini merasa sehat banget dan sama sekali enggak sadar bahwa mereka sebelumnya berisiko terkena HIV dan memang sudah terinfeksi.

• Sejumlah 75-85 persen penularan terjadi melalui hubungan seks (5-10 persen di antaranya melalui hubungan homoseksual), 5-10 persen akibat alat suntik yang tercemar (terutama pada pemakai narkotika suntik), 3-5 persen melalui transfusi darah yang tercemar.

• Infeksi HIV sebagian besar (lebih dari 80 persen) diderita oleh kelompok usia produktif (15-49 tahun), terutama laki-laki, tetapi proporsi penderita wanita cenderung meningkat.

• Infeksi pada bayi dan anak, 90 persen terjadi dari ibu yang mengidap HIV. Sekitar 25-35 persen bayi yang dilahirkan oleh ibu pengidap HIV akan menjadi pengidap HIV melalui infeksi yang terjadi selama dalam kandungan, selama proses persalinan, dan melalui pemberian ASI. Dengan pengobatan antiretroviral pada ibu hamil trimester terakhir, risiko penularan dapat dikurangi menjadi hanya 8 persen.

Sumber: Kompas

Advertisements

January 3, 2009 - Posted by | ARTIKEL KESEHATAN, HARUSNYA ANDA KETAHUI, ILMU PENGETAHUAN UMUM | , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: