falahluqmanulhakiem

Mencoba berbagi, agar senantiasa berarti

MENGENAL “10 FAKTOR PENYEBAB PASANGAN WANITA MENOLAK BERCINTA.”

Ada berbagai sebab wanita menolak bercinta dengan pasangan. Alasan utama sebagian besar adalah: Sedang tidak mood. Padahal faktor yang membuat gairah bercinta anjlok tidak hanya sedang tidak ingin saja lho. Apalagi lainnya? Yuk cari tahu!

1. Minum pil KB

  • Sejumlah wanita menyadari gairah seksualnya menurun saat mengonsumsi pil KB (bahkan alat KB lainnya seperti koyo, cincin KB).

2. Mengonsumsi antidepresan

  • Tak semua orang mengalami penurunan gairah seksual memang, tapi sebagian besar wanita mengalaminya saat mengonsumsi antidepresan.

3. Menyusui

  • Hormon prolaktin (yang dikeluarkan saat ibu menyusui bayi) menurunkan minat seksual. Tidak heran jika istri Anda memilih menjauh dari pasangan saat masa menyusui bayi.

4. Kurang tidur

  • Sebagian besar wanita merasa tidur lebih penting ketimbang melakukan seks.

5. Stres

  • Mungkin karena masalah pekerjaan, bos atau teman yang sulit diajak kerjasama, masalah keuangan, masalah keluarga besar dan isu penting lainnya dalam hidup membuat tekanan hidup meningkat. Sayangnya tak semua wanita beranggapan seks adalah solusi efektif untuk mengatasinya.

6. Beda pendapat dengan pasangan

  • Saat ‘berantem’ dengan pasangan umumnya wanita menolak seks sebelum masalah terselesaikan.

7. Hormon testosteron rendah Low levels of free testosterone.

  • Hormon ini bertanggung jawab terhadap munculnya gairah bercinta, baik pada laki-laki atau wanita.

8. Hormon SHBG tinggi

  • Seorang wanita dengan kadar sex hormone binding globulin (SHBG) tinggi, kemungkinan akan mengalami penurunan gairah seksual. Ini karena kombinasi testosteron bebas yang membuat libido turun.

9. Takut keintiman

  • Ketidakmampuan menangani level keintiman dengan pasangan saat bercinta menjadi alasan yang paling sering muncul wanita ‘ogah’ bercinta.

10. Pencitraan tubuh

  • Wanita yang menilai dirinya sendiri tidak menarik bagi pasangan umumnya akan mematri anggapan itu dalam-dalam di lubuk hatinya, sehingga muncul body image negatif yang merugikan.

Sejumlah hal di atas dapat diselesaikan dengan membaca, menenangkan jiwa dan komunikasi terbuka dengan pasangan. Sementara lainnya harus dengan bantuan pakar, entah itu seksolog atau seks terapis.

Sumber : http://www.hanyawanita.com/

January 29, 2009 - Posted by | HARUSNYA ANDA KETAHUI, INFO KELUARGA, INFO SEXOLOGY | , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: